0
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VIDYA SAMHITA
I Gusti Made Widya Sena, I Gusti Made
Articles
1
Documents
KONSEP KOSMOLOGI DALAM PERSPEKTIF AGAMA BUDDHA

VIDYA SAMHITA Vol 1, No 1 (2015): RELASI KUASA GENDER DAN IDENTITAS BERAGAMA
Publisher : VIDYA SAMHITA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ajaran kosmologi atau penciptaan dan pemeliharaan alam semesta merupakan salah satu ajaran yang penting dalam dharma atau kebenaran. Ajaran ini dapat membuka mata manusia dalam mencoba untuk meneliti, memahami dan pada akhirnya dapat menarik benang merah dari ajaran Buddha kepada umatnya melalui berbagai diskusi dan dialog-dialog yang tertuang di dalam dharma.Pengetahuan secara tepat dan mengimplementasikan secara benar akan konsep ini, khususnya mengenai Konsep Kosmologi dalam perspektif Agama Buddha sangat penting dikedepankan menuju pada pemahaman yang tepat dalam kehidupan sehari-hari serta bagi umat non Buddha dapat mengenal ajaran Buddha di dalam meningkatkan nilai-nilai toleransi keberagamaan.Siddharta Gautama dilahirkan sekitar tahun 60 S.M di taman Lumbhini di kerajaan Kapilawastu, India Utara, sekitar 100 mil dari Benares. Ayahnya Suddhodhana, adalah seorang Raja yang memerintah suku Sakya, dan ibunya adalah Ratu Maya.Menurut Perspektif Agama Buddha, kosmos Buddha terbagi dalam tiga alam besar, yakni alam indria, alam bermateri halus dan alam tanpa materi. Masing-masingnya terdiri dari sejumlah alam-alam kecil, yang totalnya berjumlah 31 alam kehidupan. Makhluk-makhluk yang berdiam di 31 alam kehidupan ini masih mengalami kelahiran, penderitaan dan kematian. Begitu juga halnya dengan 31 alam kehidupan ini, semuanya tidak kekal. Kata Kunci: Kosmologi, Perspektif, Buddha