Articles

Found 6 Documents
Search

Perbandingan Penggunaan Bilangan Prima Aman Dan Tidak Aman Pada Proses Pembentukan Kunci Andrian, Yudhi
Creative Information Technology Journal Vol 1, No 3 (2014): Mei - Juli
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.872 KB) | DOI: 10.24076/citec.v1i3.21

Abstract

Algoritma ElGamal merupakan algoritma dalam kriptografi yang termasuk dalam kategori algoritma asimetris. Keamanan algoritma ElGamal terletak pada kesulitan penghitungan logaritma diskret pada bilangan modulo prima yang besar sehingga upaya untuk menyelesaikan masalah logaritma ini menjadi sangat sukar. Algoritma ElGamal terdiri dari tiga proses, yaitu proses pembentukan kunci, proses enkripsi dan proses dekripsi. Proses pembentukan kunci kriptografi ElGamal terdiri dari pembentukan kunci privat dan pembentukan kunci public. Pada proses ini dibutuhkan sebuah bilangan prima aman yang digunakan sebagai dasar pembentuk kunci public sedangkan sembarang bilangan acak digunakan sebagai pembentuk kunci privat. Pada penelitian sebelumnya digunakan bilangan prima aman pada proses pembentukan kunci namun tidak dijelaskan alasan mengapa harus menggunakan bilangan prima aman tersebut. Penelitian ini mencoba membandingkan penggunaan bilangan prima aman dan bilangan prima tidak aman pada pembentukan kunci algoritma elgamal. Analisa dilakukan dengan mengenkripsi dan dekripsi sebuah file dengan memvariasikan nilai bilangan prima aman dan bilangan prima tidak aman yang digunakan untuk pembentukan kunci public dan kunci privat. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan bilangan prima aman maupun bilangan prima tidak aman, proses pembentukan kunci, enkripsi dan dekripsi tetap dapat berjalan dengan baik, semakin besar nilai bilangan prima yang digunakan, maka kapasitas cipherteks juga semakin besar.Elgamal algorithm is an algorithm in cryptography that is included in the category of asymmetric algorithms. The security of Elgamal algorithm lies in the difficulty in calculating the discrete logarithm on large number of prime modulo that attempts to solve this logarithm problem becomes very difficult. Elgamal algorithm is consists of three processes, that are the key generating, encryption and decryption process. Key generation of elgamal cryptography process is consisted of the formation of the private key and public key. In this process requires a secure prime number is used as the basis for forming public key while any random number used as forming of the private key. In the previous research is used secure prime number on key generating process but does not explain the reasons of using the secure primes. This research tried to compare using secure and unsecure primes in elgamal key generating algorithm. The analysis is done by encrypting and decrypting a file by varying the value of secure and unsecure of prime numbers that are used on generating of a public and a private key. From the analysis it can be concluded that using secure and unsecure of prime numbers, the process of key generating, encryption and decryption can run well, the greater value of prime numbers are used, the greater the capacity of the ciphertext.
PENERAPAN METODE FUZZY SAW UNTUK PENERIMAAN PEGAWAI BARU (STUDI KASUS : STMIK POTENSI UTAMA) Verina, Wiwi; Andrian, Yudhi; Rahmad, Iwan Fitrianto
SISFOTENIKA Vol 5, No 1 (2015): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.088 KB) | DOI: 10.30700/jst.v5i1.23

Abstract

AbstrakProses penerimaan pegawai baru yaitu harus sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.Untuk membantu dalam menseleksi penentuan seseorang yang layak menjadi pegawai, maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk sistem pendukung keputusan yaitu menggunakan FMADM (Fuzzy Multiple Addective Decission Making). Dimana pada penelitian ini menggunakan metode SAW (Simple Addictive Weighted) yaitu mencari alternatif terbaik dari beberapa alternatif. Dimana alternatif terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Metode ini dipilih karna mampu memilih alternatif terbaik yaitu pelamar terbaik berdasarkan kriteria yang dimasukkan, kemudian mencari nilai bobot dari setiap atribut, setelah proses mencari perangkingan untuk mendapatkan alternatif terbaik yaitu Pegawai baru.Kata kunci— Sistem pendukung Keputusan, FMADM, metode SAW, Kriteria.
ROBOT PENYORTIR BENDA BERDASARKAN WARNA MENGGUNAKAN SENSOR WARNA TCS3200 Andrian, Yudhi
SISFOTENIKA Vol 3, No 2 (2013): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.297 KB) | DOI: 10.30700/jst.v3i2.57

Abstract

Abstract : Color Based Sortir Robot Using TCS3200 Color Sensor. A robot arm that can sort objects based on color has been designed. Color sensor that has been used is TCS3200 that can recognize RGB color of an object. Objects that will be sorted, it’s moved by conveyor to the color objects reading room. When the infrared sensor hit the object, the conveyor will stop, so that the position of the object is exact below the color sensor then the color sensor reads the object color. DFRobot Adjustable Infrared Sensor Switch is used to determine whether the objects that have come out of the color reading room was ready to lifted by a robotic arm to be moved into the place. Robot arm consists of 4 pieces of servo, that each has a different function. A robot arm consists of gripper, elbow, shoulder, and site. From the research it can be concluded that the TCS3200 sensor can read RGB color of objects very well, a very small percentage of errors reading that’s 0.04%, a very high of sensor accuracy that’s reaches 99.96%. Keywords: Color Sensor, Robot Arm, Microcontroller, AVR ATMega8535, TAOSTM TCS3200D, DT Sense Color
Perancangan Dan Implementasi Lampu Jalan Otomatis Dengan Menggunakan Solar Cell Berbasis ATMEGA 8535 Sugiarto, Sugiarto; Andrian, Yudhi; Sianturi, Edy Victor Haryanto; Rosnelly, Rika
Jurnal Eksplora Informatika Vol 4 No 1 (2014): Eksplora Informatika
Publisher : Bagian Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.556 KB)

Abstract

Lampu merupakan sumber kehidupan pada zaman teknologi sekarang ini, untuk membantu meringankan aktifitas manusia. Seperti hal lampu pada jalan yang digunakan untuk menerangi jalan bagi pengendara, namun sangat dirugikan jika listrik bersubsidi digunakan untuk menerangi lampu setiap hari baik siang mau pun malam. Sementara pada saat ini perkembangan populasi penduduk semakin meningkat sehingga terus membutuhkan lampu bersubsidi. Dengan ini agar lampu dapat dihemat dan digunakan oleh masyarakat, maka lampu jalan digantikan dengan solar cell agar dapat menghemat lampu bersubsidi.Solar cell merupakan alat yang dapat mengubah cahaya matahari menjadi sumber energi listrik untuk menghidupkan lampu tanpa listrik bersubsidi lagi. Solar cell ini akan tempat kan pada lampu jalan dengan menggunakan mikrokontroler agar dapat menghidupkan lampu pada saat malam hari maupun cuaca mendung. Dan solar cell ini dapat mengisi energi pada siang hari dan menyimpannya pada baterai dan digunakan saat malam hari untuk menerangi jalan. Solar cell bekerja apabila sensor mendeteksi cuaca sudah gelap maka lampu secara otomatis akan menyala tanpa bantuan dari orang.  
SISTEM PENGUKURAN ENERGI LISTRIK DIGITAL DILENGKAPI DENGAN TAMPILAN BIAYA PENGGUNAAN BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA8535 Andrian, Yudhi
CSRID (Computer Science Research and Its Development Journal) Vol 5, No 1 (2013): CSRID Februari 2013
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.46 KB) | DOI: 10.22303/csrid.5.1.2013.31-40

Abstract

ABSTRAKSI Sistem kWh meter merupakan suatu alat ukur pemakaian listrik yang banyak dipakai baik dilingkungan perumahan, perkantoran maupun industri. Pada penelitian ini telah dilakukan pengembangan KWH meter digital yang dilengkapi dengan tampilan daya dan biaya penggunaan. Sistem pengukur energi listrik ini dibuat dengan menghitung putaran piringan KWH meter analog yang telah diberi tanda hitam kemudian dideteksi dengan sensor. Adanya beban pada input akan menyebabkan piringan berputar sesuai dengan besarnya daya input. Saat sinar infra merah mengenai permukaan hitam, maka sinar tidak akan dipantulkan, namun saat sinar mengenai permukaan putih, maka sinar akan dipantulkan. Pantulan sinar akan mengenai fotodioda dan sinar tersebut akan dikuatkan kemudian dikirimkan ke mikrokontroller dalam bentuk sinyal digital dengan logika low. sebaliknya saat mengenai permukaan hitam, maka rangkaian penguat akan mengirimkan logika high ke mikrokontroller. Perubahan logika low menjadi high dikenali oleh mikrokontroller sebagai 1 putaran lempengan. Banyaknya putaran akan dikalikan dengan bilangan tertentu untuk menghasilkan daya pemakaian dan biaya pemakaian. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa satu putaran penuh pada piringan adalah 1 Watt. Beban input yang memiliki nilai daya yang besar, akan menyebabkan putaran piringan pada KWH meter semakin cepat.
ALAT PEMANTAU RUANGAN DENGAN KAMERA PEREKAM DAN SENSOR GERAK Andrian, Yudhi; Rosnelly, Rika; Puspasari, Ratih
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 6, No 1: Pebruari 2010
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

???Rangkaian pemancar akan mengirimkan sinyal infra merah ke rangkaian penerima. Dalam kondisi normal, maka sinyal infra merah dari rangkaian pemancar akan terus ? menerus mengenai rangkaian penerima. Namun jika ada yang menghalangi, maka rangkaian penerima akan mengirimkan sinyal tertentu ke computer sebagai tanda bahwa ada orang yang menghalangi sensor. Komputer yang menerima sinyal akan mengaktipkan webcam untuk kemudian mulai merekam gambar yang ditangkap oleh webcam. Dengan demikian pemilik akan mengetahui orang yang memasuki ruangan tanpa izin tersebut.?Webcam akan mengirimkan datanya ke personal computer (PC) melalui kabel USB untuk ditampilkan pada PC. PC melalui program port parallel dengan program visual basic, akan mengendalikan pergerakan motor stepper yang di atasnya? diletakkan webcam tersebut. Pergerakan motor stepper akan menyebabkan pergerakan webcam. ?Kata Kunci :? webcam, sensor infra merah, motor stepper