Akhmad Aminuddin Bama, Akhmad Aminuddin
Universitas Sriwijaya

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengkuantuman Tak Setara dan Statistika Kuantum bagi Sistem Zarah Identik Tanpa Spin Bama, Akhmad Aminuddin
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dikaji pengkuantuman tak setara dan kaitannya dengan statistika kuantum bagi sistem zarah identik tanpa spin. Pengkuantuman tak setara bagi sistem berpadanan-(1-1) dengan wakilan uniter tak tersusutkan (WUTT) grup fundamental π1(QN(Ʃ)) bagi ruang konfigurasi sistem QN(Ʃ) yang isomorfis dengan grup braid BN(Ʃ). Statistika bagi sistem diberikan oleh wakilan yang berbeda bagi çN(Ʃ) yang merupakan subgrup bagi BN(Ʃ) yang dibangkitkan oleh permutasi zarah σ. Dari elaborasi yang telah dilakukan tampak bahwa untuk sistem zarah identik tak berspin, statistika skalar yang berpadanan-(1-1) dengan WUTT berdimensi-1 bagi grup braid BN(Ʃ) terrangkum dalam statistika- ϴ (statistika fraksional) dengan statistika Bose dan Fermi merupakan kasus khusus bagi statistika itu. Sementara WUTT berdimensi lebih tinggi bagi BN(Ʃ) akan memberikan berbagai jenis statistika yang lebih kaya.
History-like Path of Identical Particle Systems in Topological SpaceM Bama, Akhmad Aminuddin
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 6, No 2 (2010)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.712 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v6i2.924

Abstract

In this paper, a new concept has been introduced related to the construction of inequivalent quantizations for a system, which is called “history-like path” for particles. This is a collection of non-causal homotopical paths. Each homotopy class of paths will be labelled with a “word” constructed from the generators of fundamental group 1(QN(i)) of a configuration space of the system in a space-like i which is a deformation retract of Mi region that is a sub-space-time of M in which there is no singular slice (a slice Mc in M that contains a singular point). The labels determine the generators and their relations in constructing the fundamental group 1(QN) of the system.
Pendekatan Alternatif Pembuktian Hubungan Spin-statistika Sistem Zarah Identik Bama, Akhmad Aminuddin
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 1 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah diturunkan hubungan spin-statistika sebagai alternatif pembuktian tanpa melibatkan teori medan kuantum relativistik. Pembuktian didasarkan pada teori kuantum fundamental dengan mengobservasi lebih lanjut fungsi gelombang dalam sitem koordinat bola sebagai produk fungsi radial, harmonik sferis, dan spinor. Hasilnya, perotasian sebesar π yang dibangkitkan oleh komponen operator momentum sudut total arah-z terhadap fungsi gelombang sistem dua-zarah identik mengakibatkan munculnya faktor tanda Pauli (−1)2ms , yang merupakan hubungan wajar antara spin dan statistika untuk sistem itu.
Pengaruh Suhu dan Waktu Sintering terhadap Sifat Bahan Porselen untuk Bahan Elektrolit Padat (Komponen Elektronik) Ramlan, Ramlan; Bama, Akhmad Aminuddin
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah diteliti pengaruh suhu sintering terhadap sifat fisis maupun sifat listrik bahan keramik porselen. Proses sintering dilakukan untuk memperkecil atau menghilangkan pori dalam bahan padat sehingga bahan lebih mampat. Bahan porselen dibuat dari bahan dasar kaolin [Al2O3.SiO2.xH2O], feldspar [K/Na/Ca/BaAlSi3O8], dan quartz [SiO2] melalui proses reaksi padatan dengan variasi suhu sintering, kemudian sifat fisis dan sifat listriknya dikarakterisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu sintering sangat mempengaruhi sifat bahan. Kenaikan suhu sintering memberikan nilai densitas antara 2,3-2,5 gram/cm3, kuat patah 180-659 kg/cm2, kuat tembus 6-12 kV/mm; porositasnya menurun 7,6-0,35%. Berdasarkan hasil pengujian kuat tembus dan resistivitas listriknya, bahan porselen yang dibuat dapat diaplikasikan sebagai bahan isolator listrik tegangan menengah.
Perubahan Topologi Spasial di dalam Fisika Bama, Akhmad Aminuddin
Jurnal Penelitian Sains Vol 13, No 3 (2010)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam makalah ini dibahas mengenai dapat-tidaknya ruang-waktu fisis mengalami perubahan topologi spasial. Ruang topologis atau manifol yang tidak kompak selalu dapat dijadikan sebagai ruang-waktu fisis. Sementara manifol kompak dapat dijadikan sebagai ruang-waktu fisis hanya bila karakteristik Euler-nya sama dengan nol. Untuk ruang-waktu kompak tanpa batasan M berdimensi genap ((d + 1) genap) dengan _I dan _F adalah kobordan bakruang, perubahan topologi spasial dapat terjadi apabila karakteristik Euler bagi M sama dengan nol, _(M) = 0, sedangkan untuk (d + 1) gasal, perubahan topologi dapat terjadi jika dipenuhi kaidah seleksi Reinhardt-Sorkin, yaitu _(_I) = _(_F). Meskipun dapat dilakukan pengeliminasian kaedah Reinhardt-Sorkin untuk dapat terjadinya perubahan topologi bagi ruang-waktu berdimensi gasal, namun pengeliminasian itu masih menyisakan beberapa batasan yang cukup tegas. Batasan itu muncul terkait dengan kehadiran kurva bak-waktu tertutup (sepanjang ruang-waktu kompak) untuk setiap perubahan topologi yang terjadi. 
Studi Perbandingan Penentuan Posisi Geografis Berdasarkan Pengukuran dengan GPS (Global Positioning System), Peta Google Earth, dan Navigasi.Net Rianandra, Rianandra; Arsali, Arsali; Bama, Akhmad Aminuddin
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Global potisioning system (GPS) merupakan sistem satelit navigasi dan sistem penentuan posisi geografis dengan menggunakan satelit. Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan dan digunakan untuk menentukan posisi, kecepatan, arah dan waktu. Konsep ini lah yang digunakan untuk menentukan posisi geografis pada daerah Bundaran Air Mancur Kota Palembang, dengan ditentukan titik titik pengukuran pada lokasi penelitian yang kemudian dibandingkan dengan beberapa sumber lainnya yaitu pada peta google earth dan pada navigasi. net. Pada pengukuran menggunakan GPS tingkat ketelitian data yang di dapat relatif lebih tepat dibanding menggunakan google earth dan navigasi.net.
Telaah Teoritis dan Perhitungan Komputasi untuk Penentuan Posisi Geografis dengan Menggunakan Global Positioning System (GPS) Nigsih, Tri Wahyu; Arsali, Arsali; Bama, Akhmad Aminuddin
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Global Positioning System (GPS) merupakan alat penentuan posisi benda di bumi dengan bantuan sinyal satelit yang ditampilkan pada pengguna GPS dalam bentuk garis lintang, bujur dan ketinggian. Perubahan sinyal satelit menjadi posisi pengguna di muka bumi secara teoritis diselesaikan dengan menggunakan Deret Taylor. Perhitungan posisi dilakukan secara komputasional dengan bantual program Matlab. Perhitungan komputasional dilakukan dengan bantuan empat satelit. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa semakin dekat posisi perkiraan semakin cepat konvergenannya. Meskipun demikian nilai perhitungan ini tidak dapat dibandingkan lagi pada iterasi keempat untuk beberapa kasus pada penelitian ini.
Menentukan Hisab Awal Bulan Hijriyah 1436 H dengan Metode Ephemeris Sari, Septi; Purwanto, Agus; Bama, Akhmad Aminuddin
Jurnal Penelitian Sains Vol 19, No 3 (2017)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian/perhitungan yang terkait dengan penentuan hisab awal bulan Hijriyah dengan Me-tode Ephemeris. Dalam penelitian/perhitungan ini digunakan data peredaran matahari dan data peredaran bulan tahun 2015 untuk menentukan hisab awal bulan hijriyah selama satu tahun.Berdasarkan perhitungan yang dilakukan diperoleh bahwa awal bulan secara berurutan jatuh pada Muhar-ram: 25 Oktober 2014 (WH dan IR), Shafar: 24 November 2014 (WH dan IR), Rabiul Awal: 23 Desember 2014 (WH dan IR), Rabiul Akhir: 22 Januari 2015 (WH dan IR), Jumadil Ula: 21 Februari 2015(WH) dan 22 Februa-ri 2015 (IR), Jumadil Tsani: 22 Maret 2015 (WH dan IR), Rajab: 20 April 2015 (WH dan IR), Syaban: 19 Mei 2015 (WH dan IR), Ramadhan: 18 Juni 2015 (WH dan IR), Syawal: 17 Juli 2015 (WH dan IR), Dzulqaidah: 16 Agustus 2015 (WH dan IR), 14 September 2015 (WH) dan 15 September 2015 (IR).