Camellia Panatarani, Camellia
Universitas Padjadjaran

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh suhu konversi termal pada kualitas film tipis PPV

Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 1, No 2 (2005)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.633 KB)

Abstract

Dalam tulisan ini dilaporkan proses pembuatan polimer PPV menggunakan teknik prekursor yang diawali dengan pembuatan monomer garam sulfonium (sulphonium salt) dari senyawa − dikloro-p-silen dan tetrahidrotiofen, kemudian dilanjutkan dengan polimerisasi prekursor menggunakan teknik kondensasi, dan diakhiridengan proses konversi termal. Studi difokuskan pada pengaruh suhu yang digunakan dalam konversi termal terhadap kualitas film tipis PPV. Berdasarkan hasil pengukuran spektroskopi inframerah didapatkan bahwa kualitas film tipis PPV yang dihasilkan sangat bergantung pada suhu yang dipakai dalam proses konversi termal.

PEMBUATAN ELEKTRODE NANOPARTIKEL EMAS BERBASIS GRAFIT UNTUK SENSOR KROMIUM

Jurnal ICA ( Indonesian Chemia Acta ) Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kromium digunakan begitu luas dalam perindustrian, sehingga limbah dari senyawa kromium tersebut juga banyak terbentuk. Kromium yang memiliki tingkat toksisitas yang paling tinggi adalah dalam bentuk Cr(VI), dan untuk menurunkan tingkat toksisitasnya, kromium direduksi menjadi Cr(III) karena tingkat toksisitasnya lebih rendah dan dalam jumlah tertentu bersifat essensial bagi tubuh. Untuk itu diperlukan suatu metode yang tepat untuk bisa membedakan antara Cr(III) dan Cr(VI). Prosedur yang akan dilakukan adalah pembuatan nanopartikel emas dan membuat elektrode grafit yang dilapisi nanopartikel emas, mengukur sinyal kromium (VI). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa nanopartikel emas dapat dibuat dari garam HAuCl4 dengan pereduksi NaBH4, dan elektrode grafit dapat dimodifikasi dengan nanopartikel emas dengan metode self assembly dan dapat diaplikasikan untuk mendeteksi Cr(VI) dengan rentang linieritas pada 100- 500 μg/mL dengan koefisien regresi 0,965 dan keterulangan yang dinyatakan dalam koefisien variansi sebesar 7,06 %.Kata kunci: Cr(VI), Elektrode grafit, Nanopartikel emas, Voltammetri

Efek Penambahan Suspensi Nanokitosan pada Edible Coating terhadap Aktivitas Antibakteri

Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 21, No 1 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 21(1)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.035 KB)

Abstract

Edible coating atau edible film didefinisikan sebagai lapisan tipis yang dapat dikonsumsi dan berfungsi melindungi makanan dari kerusakan akibat kelembaban, oksigen, dan perpindahan zat terlarut. Komponen penyusun edible coating dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu hidrokoloid, lipid dan komposit. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan edible coating berbasis karaginan-pati termodifikasi dengan penambahan suspensi nanokitosan hasil proses beads-milling sebagai bahan antibakteri dan aplikasinya pada buah strowberi. Suspensi edible dibuat dengan mengkombinasikan karaginan jenis kappa dengan pati termodifikasi dan penambahan larutan nanokitosan sebesar 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% (v/v). Pengujian antibakteri dilakukan dengan metode zona hambat dan efek dari penggunaan edible coating ditentukan melalui susut bobot buah strawberry. Karakteristik edible coating yaitu ketebalan dan tingkat transparansi diukur dengan cara mencetak edible pada plat plastik sehingga membentuk film. Penambahan suspensi nanokitosan 1% v/v pada larutan edible cukup efektif menghambat pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus,hal ini terbukti setelah satu minggu, susut bobot buah strowberi yang dipapar dengan E.coli 6,13% lebih kecil jika dibandingkan dengan S.aureus  sebesar 6,26%.  Suspensi edible memilikiketebalan 0,065 mm dengan tingkat transparansi sebesar 82,56. sesuai standar Chroma Meter.