Dina Dina, Dina
FKIP Universitas Tadulako

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA MENGEMUKAKAN PENDAPAT PADA PEMBELAJARAN PKn MELALUI METODE DISKUSI KELOMPOK DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 SIRENJA Dina, Dina
EDU CIVIC Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.628 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah motivasi siswa mengemukakan pendapat dapat ditingkatkan melalui metode diskusi pada pembelajaran PKn di kelas VIII SMP Negeri 1 Sirenja. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan motivasi siswa dalam mengemukakan pendapat pada pembelajaran PKn melalui metode diskusi kelompok di Kelas VIII SMP Negeri 1 Sirenja. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan model yang digunakan mengacu pada model Kurt Lewin yaitu dilaksanakan secara bersiklus. Data kualitatif diperoleh dari hasil observasi siswa dan hasil observasi guru. Indikator   keberhasilan tindakan dalam pembelajaran dapat dilihat dari aktivitas siswa dan guru. Pembelajaran dikatakan berhasil jika aktivitas siswa dan guru telah berada dalam kategori baik  yaitu 70 % atau sangat baik dengan persentase 80 %. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus pada siklus I motivasi siswa dalam mengemukakan pendapat dengan aspek-aspek penilaian menyangga pertanyaan mencapai 64%, mendengarkan arahan guru 45%, dalam mengajukan pertanyaan sekitar 44% dan aspek menjawab pertanyaan mencapai 39%, sedangkan jika dilihat dari keseluruhan aspek penilaian hanya mencapai 48% atau dengan kriteria kurang, dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 6 orang. Siklus II motivasi siswa dalam mengemukakan pendapat dengan aspek-aspek penilaian meningkat menjadi menyangga pertanyaanmencapai 65%, mendengarkan arahan guru 61%, dalam mengajukan pertanyaan sekitar 61% dan aspek menjawab pertanyaan mencapai 63%, sedangkan jika dilihat dari keseluruhan aspek penilaian mencapai 60% dengan kriteria baik dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 15 orang. Peningkatan motivasi siswa dalam mengemukakan pendapat didukung oleh penggunaan metode diskusi dengan baik ternyata dapat memotivasi dan menarik minat siswa dalam belajar. Berdasarkan hasil penilaian tersebut dapat dikatakan penggunaan metode diskusi dapat meningkatkan motivasi siswa mengemukakan pendapat siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sirenja.   Kata Kunci : Motivasi, Diskusi Kelompok, Pembelajaran PKn
PENGOLAHAN MACAROON DI BAGIAN PASTRY AND BAKERY ASTON TROPICANA HOTEL BANDUNG Andriani, Rian; Dina, Dina
Jurnal Pariwisata Vol 3, No 1 (2016): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDunia pariwisata tidak bisa dipisahkan dengan dunia perhotelan, karena hotel merupakan suatu industri yang berperan penting dalam perkembangan ekonomi pariwisata, dalam dunia perhotelan salah satu departemen yang memiliki peran penting adalah F&B Product, salah satunya Pastry And Bakery Section yang menyajikan berbagai makanan penutup yang sifatnya manis, seperti ice cream, pudding, cake, dan yang paling menarik perhatian adalah Macaroon. Macaroon ini selain enak, juga mempunyai tekstur yang lembut, bentuk yang menarik, rasa yang menggugah selera, dan disenangi banyak kalangan, tetapi macaroon ini menggunakan bahan yang mewah atau Exclusive maka dari itu penulis mengambil judul tersebut. Dalam studi ini, dilakukan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dan untuk pengumpulan data diperoleh melalui wawancara,  observasi, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengolahan macaroon dibagian Pastry And Bakery Aston Tropicana Hotel Bandung cukup rumit karena berbeda dengan pengolahan cake atau cookies lainnya, seperti menggunakan bahan dasar yang cukup sulit dicari karena tidak semua toko bahan kue menyediakan almond powder, dalam cara mengocok meringue harus dengan kecepatan yang stabil, setelah di cetakpun harus di resting agar permukaan macaroon mongering sebelum dibakar dan alat yang digunakan harus menggunakan silpat agar macaroon tidak lengket saat dikelupas. Kata Kunci : Hotel, Pastry, Bakery, Macaroon. ABSTRACTWorld tourism can not be separated from the world of hospitality, because the hotel is an industry that plays an important role in the economic development of tourism, in the world of hospitality one of the departments that have an important role is the F & B Product, one Pastry And Bakery Section which serves a variety of desserts that are sweet , such as ice cream, pudding, cake, and the most attention is the Macaroon. Besides delicious macaroon, also has a soft texture, shape attractive, appetizing flavors, and resented by many people, but this macaroon using luxury materials or Exclusive therefore the writer take the title. In this study, conducted descriptive qualitative research method. And for the collection of data obtained through interviews, observation, literature study, and documentation. These results indicate that the processing macaroon section Pastry And Bakery Aston Tropicana Hotel Bandung is quite complicated because it is different from the processing of cake or cookies, such as using a basic material that is quite difficult to find because not all grocery store cake provide almond powder, in a way whisk meringue should steady pace, after resting in cetakpun must in order macaroon surface dried before being burned and the tools used must be used in order macaroon silpat not sticky when peeled.  Keywords: Hotel, Pastry, Bakery, Macaroon.
Pelatihan Biosand Filter Untuk Mengangani Masalah Kesadahan (Kadar Kapur) Dalam Air Minum Bagi Masyarakat Kelurahan Giritontro, Kabupaten Wonogiri Astono, Juli; Sumarna, Sumarna; Agustika, Dyah Kurniawati; Eka Nugraheni, Anggiyani Ratnaningtyas; Dina, Dina
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, kesadahan dalam air layak minum tidak dapat lebih dari nilai baku mutu sebesar 500 mg/l. Tingginya kadar kapur didaerah Wonogiri yang dapat menyebabkan terganggunya kesehatan menimbulkan kesadaran masyarakat untuk mengolah air minum. Oleh karenanya dilakukan program pengabdian kepada masyarakat (PPM) di daerah kelurahan Giritontro, Kabupaten Wonogiri yang bertujuan mengangani masalah kesadahan (kadar kapur) dalam air minum dengan menggunakan Biosand Filter. Pada PPM ini, diperoleh hasil bahwa teknologi Biosand Filter dapat mengurangi tingkat kesadahan hingga 78%.
Penyuluhan Alat Deteksi Kesadahan Dalam Air Berbasis Light Dependent Resistor Di Kelurahan Giritontro, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri Sumarna, Sumarna; Agustikasa, Dyah Kurniawati; Purwanto, Agus; Kadarisman, Nur; Nugraheni, Anggiyani Ratnaningtyas Eka; Dina, Dina
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 2, No 2 (2018): Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa daerah di Wonogiri memiliki tanah yang mengandung kapur, sementara itu sebagian masyarakat mengonsumsi air yang berasal dari dalam tanah. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat tahun 2016 ditemukan permasalahan dalam masyarakat di kelurahan Wonogiri yaitu sulitnya mendeteksi adanya kapur dalam air yang mereka konsumsi. Sebagai akibatnya banyak masyarakat yang menderita penyakit dalam yang diakibatkan pengendapan kapur di dalam tubuh mereka seperti penyakit ginjal. Oleh karenanya, tim PPM Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta membangun sistem pendeteksi adanya kapur dalam cairan berbasis Light Emitting Diode (LED) dan Light Dependent Resistor (LDR). LED digunakan untuk menyinari cairan dengan kadar kapur yang berbeda-beda, kemudian LDR akan mendeteksi cahaya LED yang melewati cairan tersebut. Besar kecilnya nilai luaran LDR akan bergantung kadar kapur dalam cairan. Masyarakat sangat antusias dan mulai menggunakan alat ini untuk mendeteksi adanya kapur di air yang mereka konsumsi. Kata kunci: Kesadahan, LDR, LED Workshop On Detector of Water Hardness Based On Light Dependet Resistor In Giritontro Village, Giritontro District, Wonogiri RegencyAbstract           Some areas in Wonogiri contain hardness in its soil, while some people consume water that come from the soil. In community service activity in 2016, we found problems in the community in Giritontro, Wonogiri that is the difficulties to detect the hardness in the water that people consume. As a result, many people who suffer from internal diseases caused by the deposition of lime in their bodies such as kidney disease. Therefore, the PPM team of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences of Yogyakarta State University built a hardness detection system in liquid based Light Emitting Diode (LED) and Light Dependent Resistor (LDR). LEDs are used to irradiate fluids with different lime levels, then LDR will detect the LED light passing through the liquid. The size of the LDR output value will depend on the lime content in the liquid. People are very enthusiastic and start using this tool to detect the presence of limestone in the water they consume. Keywords: Hardness, LDR, LED
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN E-LEARNING TERHADAP KEMANDIRIAN DAN MINAT BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH WAWASAN DAN KAJIAN MIPA Nugraheni, Anggiyani Ratnaningtyas Eka; Dina, Dina
EDUSAINS Vol 9, No 1 (2017): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.116 KB)

Abstract

Abstract The aim of this study was to determine the effect of the implementation of e-learning to the students’ independence and interests in Science insight and Study Course. The used method was experimental post-test only control group design by questionnaire sheets. The subjects were Chemistry Education students year 2015. The results of the hypothesis-test showed that there are no significant differences of independence and interest in both of groups. However, the results of descriptive data analysis showed that the average students’ independence and interest in the experimental was higher than the control group. The experimental group mean of 3.67 (good), while the control group average of 3.48 which are at the same category. Average students’ interest in the experimental group of 4.21 (very good), while the average in the control group at 4.08 (good). In addition, based on the questionnaire of students’ responses toward e-learning obtained mean of 4.51 (very good). Keywords: e-learning; learning independent; learning interest Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran e-learning terhadap kemandirian dan minat belajar mahasiswa pada Mata Kuliah Wawasan dan Kajian MIPA. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan post-test only control group design dan instrumen lembar angket. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Kimia angkatan 2015. Hasil uji hipotesis menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kemandirian dan minat belajar pada kedua kelompok. Namun, hasil analisis data deskriptif menunjukkan bahwa rerata kemandirian dan minat belajar mahasiswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Rerata kelompok eksperimen sebesar 3,67 (baik), sedangkan rerata kelompok kontrol sebesar 3,48 yang berada pada kategori yang sama. Rerata minat belajar mahasiswa pada kelompok eksperimen sebesar 4,21 (sangat baik), sedangkan rerata pada kelompok kontrol sebesar 4,08 (baik). Selain itu, berdasarkan angket respon mahasiswa terhadap pembelajaran e-learning diperoleh rerata sebesar 4,51 (sangat baik). Kata Kunci: pembelajaran e-learning; kemandirian belajar; minat belajar  Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/es.v9i1.5458