Andi Riswandi Buana Putra, Andi Riswandi Buana
Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF PESERTA DIDIK DI SMKN 2 PALANGKA RAYA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.71 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dan objek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling dan siswa. Insrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) penyebab peserta didik berperilaku agresif adalah sebagian besar karena karakter peserta didik yang keras dan cenderung menganggap bahwa perilaku yang mereka lakukan adalah sebuah kewajaran dan karena kurangnya pengawasan, perhatian dan kasih sayang dari orang tua sehingga anak cenderung merasa dapat melakukan apapun yang dinginkan dan (2) peran guru Bimbingan dan Konseling dalam menurunkan perilaku agresif peserta didik SMKN 2 Palangkaraya cukup baik yaitu dengan memberikan konseling individual.

Peran Guru Bimbingan Konseling Mengatasi Kenakalan Remaja di Sekolah

Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 1 (2015): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : ?Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja seringkali dihubungkan dengan penyimpangan dan ketidakwajaran. Kenakalan remaja merupakan suatu tindakan atau bentuk gejala patologis sosial yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya para remaja mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. Kenakalan remaja disebabkan oleh adanya perubahan pada pribadi remaja, hal tersebut menunjukkan adanya usaha remaja untuk meningkatkan kualitas kepribadiannya. Remaja yang melakukan perbuatan nakal memerlukan perhatian bukan cacian ditimpakan pada mereka. Guru BK mempunyai peran yang sangat penting untuk menangani masalah kenakalan remaja yang terjadi di sekolah.

Analisis Aspek-Aspek Yang Mempengaruhi Harga Diri Peserta Didik

Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 1 (2018): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.466 KB)

Abstract

The objectives in this study are: analysing the aspects that affect the self-esteem of students in Marikit Middle School 1. The population in this study amounted to 254 students. The total sample consisted of 63 students. Sampling is determined by random sampling technique. Data collection techniques use observation, and scale aspects that affect self-esteem, data analysis techniques using the percentage formula. The results of the study show that the self-esteem of students in Marikit Middle School tends to be low. The aspects that affect students' self-esteem are weak, namely: 1) Feelings of quality aspects, (the small category that is 51%); 2) Aspects of feeling capable (medium category, ie 57%); and 3) Feelings accepted (a low grade that is 39%). Based on the results of the analysis of aspects of self-esteem possessed by students in 1 Marikit Middle School tend to be low influenced by elements of feelings of worth and characters of feeling accepted.

Pelaksanaan Bimbingan Kelompok Untuk Menumbuhkan Solidaritas di Kelas Viii-A SMP Guppi Palangka Raya

Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3 No 1 (2017): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.272 KB)

Abstract

The purpose of this study was to find out the form of solidarity of students in class VIII-A and Implementation of Group Guidance in Growing Solidarity in Class VIII-A GUPPI Middle School Palangka Raya. The approach used in this study was to use qualitative methods, while data instruments were used are observation, interviews, and documentation. The objects in this study are BK teachers, Principals, Deputy Principals for Student and Student Fields. Analysis of the data used by using case studies. The results showed that group guidance services had been carried out and carried out in the GUPPI Palangka Raya Middle School and group guidance services could be used as a forum for students to get closer and foster a sense of solidarity in class VIII-A, because through group guidance students could overcome the problem of solidarity and realize this solidarity by instilling a sense of empathy, a sense of togetherness, cooperation, mutual respect and tolerance for students. So that students can apply the values โ€‹โ€‹of solidarity in their daily lives both in socializing in the school environment or socializing in their daily living environment.

Analisis Sikap Apatis Peserta Didik Kelas XI Sar-1 di SMK Negeri 2 Palangka Raya

Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2017): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.263 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai sikap apatis peserta didik si kelas XI SAR-1 SMK Negeri 2 Palangka Raya. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, guru mata pelajaran, dan 4 peserta didik SMK Negeri 2 Palangka Raya. Penentuan subjek penelitian dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpuan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap apatis peserta didik di kelas XI SAR-1 SMK Negeri 2 Palangka Raya terlihat pada saat pembelajaran berlangsung dalam bentuk tidak berani berpendapat, tidak berani mengutarakan jawaban, tidak mau dan tidak berani maju ke depan kelas, merasa tidak mampu melakukan sesuatu, takut gagal, tidak mau bekerja sama, tidak peduli dengan pertanyaan teman dan guru maupun lingkungan disekitarnya

Konseling Kelompok Menggunakan Musik Untuk Menurunkan Stress Belajar Peserta Didik di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya

Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2019): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.196 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layanan konseling kelompok menggunakan musik untuk menurunkan stress belajar peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan Mix Method dengan bentuk strategi Eksplanatoris Sekuensial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya yang berjumlah 358 orang dengan sampel 7 orang peserta didik yang teridentifikasi memiliki tingkat stress belajar yang tinggi. Data di analisis dengan uji T Test Menggunakan aplikasi Software SPSS versi 22.00. teknik pengumpulan data menggunakan skala stress belajar, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan ketujuh peserta didik yang diberikan treatment mengalami perubahan yang positif antara sebelum diberikan treatment dengan sesudah pemberian treatment yang diketahui dari hasil perbandingan Pre-test โ€“ Post-test.