Articles

Found 5 Documents
Search

KARYA SENI INDONESIA SEBAGAI OBJEK PERLINDUNGAN HAK CIPTA: JANGKAUAN DAN PERMASALAHAN Saryono, Djoko
Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Vol 5, No 1 (2007): IMAJI FEBRUARI
Publisher : FBS UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.282 KB) | DOI: 10.21831/imaji.v13i2.6689

Abstract

As an intellectual creation, arts have long become the objects of copyright protection. International copyright regulations have been legislated and many have been ratified. Indonesia has also established such regulations as well as ratified the international patent laws to protect art works. The regulations are relatively adequate, however, the implementation and the control are still very bad. Key words: arts works, protection, and copyright
Konstruksi Pengetahuan Multikultural dalam Buku Tematik Terpadu untuk SD/MI Kelas IV Butet, Sumirah; Saryono, Djoko; Dermawan, Taufik
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 3: MARET 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.107 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i3.10644

Abstract

This research tries to construct multiculturalism knowledge in integrated thematic textbook based on multiculturalism indicator. The outlines of indicators of multiculturalism outline consist of (1) an appreciation of the reality of cultural plurality in society, (2) recognition of human dignity and human rights, (3) development of world community responsibility, and (4) development of human responsibility towards Earth. The four indicators of multiculturalism are spelled out in units of Teks Ayo Membaca, Teks Latihan, dan Teks Literasi. The method used in this research is hermeneutic Ricoeur. Based on the four descriptions of indicators of multiculturalism found a number of developments that make up the construction. The construction of multiculturalism formed can be likened to a building consisting of foundation (Indonesian diversity), pole (fourth indicator of multiculturalism, and roof (equality).Penelitian ini berusaha mengonstruksi pengetahuan multikulturalisme dalam buku teks tematik terpadu berdasarkan jabaran indikator multikulturalisme. Jabaran indikator multikulturalisme secara garis besar terdiri atas (1) apresiasi terhadap adanya kenyataan pluralitas budaya dalam masyarakat, (2) pengakuan terhadap harkat manusia dan hak asasi manusia, (3) pengembangan tanggung jawab masyarakat dunia, dan (4) pengembangan tanggung jawab manusia terhadap planet bumi. Keempat indikator multikulturalisme dijabarkan pada beberapa unit Teks Bacaan yakni Teks Ayo Membaca, Teks Latihan, dan Teks Literasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah hermeneutik Ricoeur. Berdasarkan keempat jabaran indikator multikulturalisme tersebut ditemukan sejumlah pengembangan yang membentuk konstruksi. Konstruksi multikulturalisme yang terbentuk dapat diibaratkan sebuah bangunan yang terdiri atas pondasi (keragaman Indonesia), tiang (keempat indikator multikulturalisme, dan atap (keseteraan).
ESTETIKA PROFETIK NOVEL MUHAMMAD: LELAKI PENGGENGGAM HUJAN KARYA TASARO G. K. SEBAGAI SUMBER PENDIDIKAN KARAKTER Wulananda, Ramadhaniar; Saryono, Djoko; Suwignyo, Heri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.7, Juli 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.852 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i7.6564

Abstract

This study aimed to describe the prophetic aesthetics of novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan by Tasaro G.K. as a source of character education. This study used a qualitative approach in the study of literary texts. The research found that the humanism aspect includes four sub aspects; they are strengthening activities (1) personality, (2) assertiveness, (3) socialization, and (4) spirituality. Liberaze aspects of the novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan includes freeing and liberating activity of political repression, freeing and liberating activity of state repression, freeing and liberating activity of economic injustice, and freeing and liberating activity of gender injustice. Trancendence aspects of the novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan includes khauf, raja’, tawakkal, qana’ah, syukur, and ikhlas. These three aspects are representing the components of good character, that moral knowledge, moral feeling, and moral action.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan estetika profetik novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan karya Tasaro G. K. sebagai sumber pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam kajian teks sastra. Dari hasil penelitian ditemukan aspek humanisasi novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan yang meliputi aktivitas memperkuat personalitas, aktivitas memperkuat asertivitas, aktivitas memperkuat sosialisasi, dan aktivitas memperkuat spiritualitas. Aspek liberasi novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan yang ditemukan meliputi aktivitas membebaskan dan memerdekakan dari penindasan politik, aktivitas membebaskan dan memerdekakan dari penindasan Negara, aktivitas membebaskan dan memerdekakan dari ketidakadilan ekonomi, dan aktivitas membebaskan dan memerdekakan dari ketidakadilan gender. Aspek transendensi novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan yang ditemukan khauf, raja’, tawakkal, qana’ah, syukur, dan ikhlas. Ketiga aspek tersebut merepresentasikan komponen karakter yang baik, yaitu pengetahuan moral, perasaan moral, dan tindakan moral.
MODEL PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SEKOLAH DI PROVINSI JAWA TIMUR Saryono, Djoko
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.047 KB) | DOI: 10.21776/ub.waskita.2017.001.01.9

Abstract

Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang sudah memiliki komitmen untuk mengembangkan dan mengimplementasikan pendidikan karakter bangsa berbasis kearifan lokal. Pendidikan karakter bangsa berbasis kearifan lokal dapat diperankan atau Artikel ini memfokuskan pada model pendidikan karakter bangsa berbasis kearifan lokal yang sudah dikembangkan dan diimplementasikan di sekolah-sekolah di Provinsi Jawa Timur; menemukan gambaran mengenai faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang sedang dikembangkan dan diimplementasikan di sekolah-sekolah di Provinsi Jawa Timur; memperoleh gambaran mengenai strategi implementasi model pendidi- kan karakter bangsa berbasis kearifan lokal di sekolah-sekolah di Provinsi Jawa Timur; dan; memperoleh gambaran mengenai rekomendasi ihwal strategi pengembangan model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di sekolah-sekolah di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bercampur atau ber- kombinasi dengan pendekatan kuantitatif (mixing methods). Hasil penelitian mengacu pada model pendidikan karakter bangsa berbasis kearifan lokal yang dikembangkan dan diimplementasikan secara berke- sinambungan dan berkelanjutan di sekolah di Provinsi Jawa Timur telah memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dan keunggulan sekolah baik dari sisi intelektualitas maupun karakter peserta didik. Sejumlah faktor internal dan eksternal sekolah yang ikut mempengaruhi keberhasilan implementasi model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di sekolah di Provinsi Jawa Timur. Pada umumnya model pendidikan karakter bangsa berbasis kearifan lo- kal di sekolah-sekolah di Provinsi Jawa Timur diimplementasikan dengan menggunakan dua strategi pokok. Model pendidikan karakter bangsa berbasis kearifan lokal di sekolah-seko- lah di Provinsi Jawa Timur harus terus dikembangkan secara berkesinam- bungan dan berkelanjutan.
Pemetaan Penelitian Mahasiswa Pasca Sarjana Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang Tahun 2012-2016 Menggunakan Kajian Bibliometrika Dluha, Nurud; Saryono, Djoko; Darmono, Darmono
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.556 KB) | DOI: 10.17977/um008v2i22018p096

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui arah perkembangan topik penelitian berdasarkan kemunculan subjek dan visualisasi sebaran artikel hasil penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berupa 64 artikel. Berdasarkan analisis data diperoleh dua simpulan sebagai berikut. Pertama, subjek penelitian yang muncul sebanyak 67 subjek. Adapun bidang kajian yang paling diminati berupa manajemen personalia dan manajemen kurikulum. Kedua, visualisasi berdasarkan multidimensional scaling menunjukkan terdapat penggunaan subjek yang sama antarkelompok artikel.Keyword: pemetaan, tren penelitian, bibliometrika