Asi Tritanti, Asi
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Video Pembelajaran Dodot Pengantin Puteri Gaya Solo Basahan Juniastuti, Eni; Yuswati, Yuswati; Tritanti, Asi
Home Economics Journal Vol 2, No 2 (2018): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.131 KB) | DOI: 10.21831/hej.v2i2.23294

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengembangkan naskah program video pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan, 2) untuk menguji kelayakan video pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development). Subyek penelitian adalah mahasiswa semester 3 dan semester 5 prodi D3 Tata Rias dan kecantikan FT UNY tahun angkatan 2008 yang sudah mengambil Mata Kuliah Pengantin Indonesia II dan angkatan 2009 yang belum mengambil Mata Kuliah Pengantin Indonesia II. Data penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif secara sederhana, yakni dengan membandingkan nilai rerata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengembangan Video Pembelajara Dodot pengantin gaya solo basahan terdiri dari beberapa tahapan antara lain: a)Terdapat perencanaan dalam merumuskan tujuan, disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa agar dapat tercapai kompetensi dibidang Tata Rias Pengantin.b) Pembuatan produk Video Pembelajara Dodot pengantin gaya Solo Basahan dengan prosedur yang direncanakan.c) Uji coba Video untuk memvalidasi produk, dengan validasi ahli materi,dan  ahli media yang berkompeten di bidang Tata Rias Pengantin Terutama penganti Gaya Solo Basahan . d) Merevisi hasil produk dan memperbaiki sebelum dilakukan uji coba dilapangan.e) Uji coba produk dilapangan atau pada pengguna produk tersebut.f) membuat laporan hasil sesuai dengan data yang diperoleh dilapangan baik dari ahli materi, ahli media dan pengguna Video Dodot pengantin gaya Solo Basahan 2) penelitian Video Pembelajaran Dodot Pengantin Putri Gaya Solo Basahan Puteri ini dalam kategori sangat layak sebagai sumber belajar menurut ahli media dan ahli materi, dan baik berdasarkan hasil uji coba di lapangan. 
Limbah Kulit Pisang Sebagai Alternatif Pengganti Pewarna Sintetis Pada Bedak Tabur Tritanti, Asi; Pranita, Ika
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 22, No 3 (2015): (Mei)
Publisher : Faculty of Enginnering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.096 KB)

Abstract

This research aims at finding out (1) the process of making banana peel powder that can be used as an alternative for synthetic dyes, (2) the characteristics of banana peel powder product, (3) the result of banana peel coloring powder compared to synthetic coloring, yellow metanil. This study can be categorized as experimental study using two groups of subjects; one group was given a specific treatment while another was used as the control group. The data of the study were collected using labsheets, questionnaires and laboratory testing. Data analysis technique used descriptive statistics, T-Test, and Anova Test. The findings showed that control dye had a bright yellow color while the samples treated with A2 had a dark yellow. Tukey test of A2 treatment showed the score of Tukeytable 3,25< 3,80. It means color intensity from A2 treatment was similar to the control group. The result of laboratory testing showed that the sample of banana peel powder with A2 treatment had the water content of 3,72% in the first test and 3,87 in the second test. Meanwhile, pH value was 6,7 in the first test and 6,6 in the second test.
Kajian Tracer Study LulusanJurusan PTBB FT UNY Tahun 2012 Fitrihana, Noor; Ekawatiningsih, Prihastuti; Chayati, Ichda; Asiatun, Kapti; Tritanti, Asi
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 22, No 1 (2014): (Mei)
Publisher : Faculty of Enginnering, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.436 KB)

Abstract

The objectives of this study were: (1) to describe the graduates’ profile of the Department of Fashion Design and Hospitality Education of 2010-2012 that is required by the National Accreditation Commision for Higher Education, (2) to examine the gap between the graduates’ competencies with the market needs. This tracer study is a descriptive survey study conducted from June to November 2012. The population were 241 graduates of the academic year of 2012. 87 samples were succesfully interviewed through telephone interviews. The instruments of this study was a questionnaire. Quantitative data was analysed using crosstab and percentages. While the qualitative data was analysed by categories. The results showed: (1) the graduates of the Fashion Design, the Hospitality, and the Make-up and Beauty Therapy Programmes who understand the job application process were 85%, 78%, and 86% respectively (b) the graduates of Fashion Design, Hospitality, and Make-up and Beauty Therapy Programmes with the less than 6 months waiting period before the first employement were 85%, 100%, 80%  respectively (c) The graduates of Fashion Design, Hospitality, and Make-up and Beauty Therapy Programmes who get job vacancies from advertisements and direct application to the company were 15% and 85%, 43% and 57%, 80% and 20% respectively. d. the graduates of Fashion Design, Hospitality, and Make-up and Beauty Therapy Programmes who are employed in the fields related to their study were 61.5% 71%, 60% respectively (2) The graduates’ competencies compared to the market needs were as follows: (a) Competencies required were integrity, mastery of science, English, information technology, communication, teamwork, self-development, mastery of skills, special expertise, leadership, and organizational management.  (b) 98% of the graduates have excellent performance in terms of integrity, expertise, science, English, information technology, communication, teamwork, and self-development.
PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PADA LABORATORIUM TATA RIAS DAN KECANTIKAN Tritanti, Asi; Siregar, Ika Pranita
Home Economics Journal Vol 2, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) mengetahui penerapan K3 di lingkungan prodi tata rias baik penerapan K3 pada diri sendiri, alat dan bahan praktik, serta area kerja praktik, (2) membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan prinsip K3 untuk kegiatan praktik tata kecantikan kulit, (3) membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan prinsip K3 untuk kegiatan praktik tata kecantikan rambut, dan (4) membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan prinsip K3 untuk kegiatan praktik tata rias pengantin. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif khususnya deskriptif kualitatif yang mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi tata rias dan kecantikan yang sedang menempuh mata kuliah di semester genap pada tahun akademik 2015/2016, dan sedang menempuh mata kuliah di semester ganjil pada tahun akademik 2016/2017, dosen dan laboran Prodi Tata Rias. Data dikumpulkan dengan lembar observasi, kuisioner dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif kualitatif dan analisis data menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan prodi tata rias baik penerapan pada diri sendiri, alat dan bahan praktik, serta area kerja praktik sudah diterapkan. Mahasiswa, laboran dan dosen pengampu memiliki komitmen untuk melakukan K3, memiliki pengetahuan dasar K3, dan bersedia menerapkan K3 sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku, (2) Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan prinsip K3 untuk bidang keahlian tata kecantikan kulit dibuat dengan memperhatikan prinsip-prinsip dasar dan kompetensi tata kecantikan kulit, (3) Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan prinsip K3 untuk bidang keahlian tata kecantikan rambut dibuat dengan memperhatikan prinsip-prinsip dasar dan kompetensi tata kecantikan rambut, dan (4) Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan prinsip K3 untuk kegiatan praktik tata rias pengantin dibuat dengan memperhatikan konsep dasar tata rias pengantin, dan jenis-jenis tata rias pengantin dengan kompetensi rias pengantin Indonesia, pengantin Barat, dan Pengantin Muslim 
UPAYA TAMPIL SEHAT DAN MENARIK DI USIA REMAJAPADA SISWA SMPN 1 SANDEN BANTUL YOGYAKARTA MELALUI PELATIHAN GROOMING KECANTIKAN Juniastuti, Eni; Pranita, Ika; Novita, Elok; Tritanti, Asi
Home Economics Journal Vol 3, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk:  1). Meningkatkan pengetahuan siswa SMP tentang cara perawatan wajah yang tepat sesuai jenis kulit wajah dan perawatan kulit kepala, 2). Meningkatkan kemampuan siswa dalam pengaplikasikan perawatan wajah dan rambut sesuai dengan kondisi kulit dan kulit kepala masing-masing siswa supaya terjaga kesehatan kulit wajah serta kulit kepala, 3) kebermanfaatan dan kepuasan peserta melalui pelatihan grooming kecantikan. Metode kegiatan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah (1) ceramah, untuk menyampaikan konsep dan teori dasar tentang kosmetika aman, diagnosa kulit wajah, kulit kepala dan rambut, perawatan wajah, serta perawatan kulit kepala dan rambut secara kering, 2) demonstrasi, untuk memberikan contoh perawatan wajah, serta perawatan kulit kepala dan rambut secara kering, 3) Praktek cara mendiagnosa, perawatan wajah, serta perawatan kulit kepala dan rambut secara kering. Hasil kegiatan:  1) terselenggaranya  kegiatan pelatihan Grooming kecantikan sebagai bentuk pengetahuan penampilan diri yang tepat untuk usia pubertas. Melalui pelatihan peserta dapat menentukan kulit wajah, menentukan jenis kulit kepala dan rambut, kosmetika yang tepat untuk jenis kulit wajah maupun rambut dan mendapatkan keterampilan dalam merawat kulit wajah dan kulit kepala dan rambut.2) Para peserta dapat mengaplikasikan keterampilan tersebut dirumah agar menambah rasa percaya dirinya dalam sebuah pergaulan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat maupan sekolah. 3). evaluasi terhadap  pelaksanaan kegiatan  dapat dilihat pada respon peserta terhadap tingkat kebermanfaatan  kegiatan pelatihan grooming kecantikan menunjukan  bahwa  kegiatan pelatihan ini bermanfaat dengan rerata skor 3,42 dan respon peserta terhadap kegiatan pelatihan adalah puas dengan rerata 3,47. Kepuasan peserta terlihat pada setiap aspek, yaitu aspek penyamapaian materi, aspek materi, aspek fasilitas yang diperoleh, dan aspek hasil yang diperoleh
Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Laboratorium Tata Rias dan Kecantikan Tritanti, Asi; Siregar, Ika Pranita
Home Economics Journal Vol 1, No 1 (2017): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.689 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i1.23285

Abstract

Penelitian bertujuan: (1) mengetahui penerapan K3 di prodi tata rias untuk  diri sendiri, alat dan bahan praktik, serta area kerja, (2) membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai K3 untuk kegiatan praktik (2) tata kecantikan kulit, (3) tata kecantikan rambut, dan (4) tata rias pengantin. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif model interaktif Miles dan Huberman. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi tata rias  semester genap 2015/2016 dan semester ganjil 2016/2017, dosen dan laboran Prodi Tata Rias. Data dikumpulkan dengan lembar observasi, kuisioner dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif  kualitatif. . Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di prodi tata rias pada diri sendiri, alat dan bahan praktik, serta area kerja praktik sudah diterapkan. Mahasiswa, laboran dan dosen pengampu memiliki komitmen melakukan K3, memiliki pengetahuan dasar K3, dan bersedia menerapkan K3 sesuai dengan SOP yang berlaku, Standar Operasional Prosedur yang sesuai prinsip K3 untuk (2) bidang keahlian tata kecantikan kulit dibuat dengan memperhatikan prinsip dasar dan kompetensi tata kecantikan kulit, (3) tata kecantikan rambut dibuat dengan memperhatikan prinsip dasar dan kompetensi tata kecantikan rambut, dan (4) praktik tata rias pengantin dibuat dengan memperhatikan konsep dasar dan jenis tata rias pengantin dengan kompetensi rias pengantin Indonesia, pengantin Barat, dan Pengantin Muslim