Rahmad Ade Putra, Rahmad Ade
Universitas Muhammadiya Jakarta

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA IMPLEMENTASI ARSITEKTUR MICROSERVICES BERBASIS KONTAINER PADA KOMUNITAS PENGEMBANG PERANGKAT LUNAK SUMBER TERBUKA (OPENDAYLIGHT DEVOPS COMMUNITY) Putra, Rahmad Ade
JUST IT : Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi dan Komputer Volume 9 no 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/justit.9.2.150-162

Abstract

Pada penelitian yang ditulis dalam Tesis ini, bertujuan untuk dapat meneliti dari faktor keberhasilan terhadap implementasi arsitektur microservices kontainer pada komunitas pengembangan perangkat lunak sumber terbuka Opendaylight project. Faktor-faktor tersebut adalah source code commit, merge source code, installed dependency, connection latency to  master node, construction Time. Hasil dari uji test pada data yang terpublish untuk impelemtasi arsitektur microservices menunjukan bahwa dengan menggunakan model regresi dapat menemukan tingkat pengaruh dari variabel yang ada saat proses implementasi berlangsung. Faktor yang paling mempengaruhi dari tingkat keberhasilan implementasi menurut uji coba yang dilakukan adalah merge source code, installed dependency, connection latency dan constrcution time.Kata kunci : Microservices Arsitektur, Opendaylight, Kontainer
PEMBUATAN APLIKASI PACKAGE DEPENDENCY MERGER BERBASIS SISTEM OPERASI DEBIAN GNU/LINUX Hendra, Hendra; Putra, Rahmad Ade
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan di bidang teknologi jaringan komputer menyangkut perangkat keras, perangkat lunak maupun database dari jaringan tersebut. Banyak cara yang di gunakan untuk membuat komunikasi semakin mudah, Salah satu perubahan paling menonjol pada teknologi komunikasi jaringan computer adalah penggunaan teknologi wireless. Sistem keamanan yang paling umum digunakan pada wireless LAN adalah dengan metode enkripsi Wired Equivalent Privacy (WEP). WEP menggunakan satu kunci enkripsi yang digunakan bersama-sama oleh para pengguna wireless. Hal ini menyebabkan metode WEP tidak cocok diterapkan pada hotspot yang dipasang di tempat-tempat umum karena lubang keamanan yang dimiliki WEP sangat rentan di susupi, sehingga dapat dimasuki oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Dengan adanya server Remote Access Dial In User (RADIUS) yang bertindak sebagai authentication, authorization and accounting membuat administrator dapat memantau dan mengetahui identitas yang jelas dari user. RADIUS merupakan sebuah protocol yang memungkinkan keamanan jaringan wireless melakukan autentikasi, autorisasi, dan akuntansi untuk meremote user yang ingin mengakses suatu sistem atau layanan dari pusat server jaringan komputer.