Articles

Found 9 Documents
Search

TUNE-UP MOTORCYCLE: SMALL ENGINE REPAIR SERVICE DI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN-UNTIRTA Nurtanto, Muhammad
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.252 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i1.13962

Abstract

Pendidikan Teknik Mesin-Untirta melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai perwujudan kompetensi yang diperoleh pada mata kuliah Teknik Sepeda Motor dan Motor Kecil. Kompetensi ini membekali peserta didik agar mampu melaksanakan servis pada small engine atau kendaraan roda dua. Sebagai bentuk integrasi pengabdian, sejumlah mahasiswa dalam pengawasan dosen menyelenggarakan kegiatan tune-up motorcycle 4th. Sebanyak 45 kendaraan dalam waktu 2 hari berhasil diselesaikan. Tujuan pengabdian yaitu memberikan layanan jasa kepada masyarakat dan meningkatkan ketrampilan bagi mahasiswa. Metode pelaksanaan terdiri dari analisis situasi, jasa pelayanan (sikap, sistem, prosedur dan metode kerja, pengorganisasian tugas dan layanan), dan evaluasi kegiatan dan hasil. Hasil layanan tune-up motorcycle yaitu: (1) pelaksanaan pengabdian sesuai prosedur dengan kategori meningkat, (2) kesadaran masyarakat meningkat terutama pada tindakan awal berupa pemeriksaan tekanan ban, nyala lampu, dan fungsi rem, (3) pemahaman edukasi sebelum tindakan 22% melakukan perawatan dengan adanya edukasi 56% memahami; dan (4) pada pekerjaan tune-up total, sistem kemudi, rem dan penggantian oli memerlukan pengauatan khusus pada pengabdian selanjutnya. Pengabdian terintegrasi pendidikan merupakan bentuk perpaduan tridharma yang dapat diterapkan pada kegiatan lainnya.
TINGKAT PENGGUNAAN BAHAN TERSERTIFIKASI HALAL BERDASARKAN USULAN BIDANG AUDIT KEPADA TIM KOMISI FATWA MUI PROVINSI BANTEN Susihono, Wahyu; Irhamni, Irhamni; Rodani, Rodani; Febriasari, Arifina; Samsudin, Samsudin; Uswatun Khasanah, Anis; Langitasari, Indah; Eva Wijayanti, Imas; Nurtanto, Muhammad; Yuanita, Tanty; Nurhayati, Nurhayati
Indonesia Journal of Halal Vol 1 (1) 2018
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v1i1.3113

Abstract

Abstrak?Produk yang sudah tersertifikasi halal dapat beredar di berbagai wilayah di Indonesia. Saat ini, proses pengajuan sertifikasi halal, dilayani di LPPOM MUI. Bahan baku yang digunakan oleh produsen menjadi bagian dari keharusan untuk didaftarkan dalam borang matrix bahan baku tanpa terkecuali. Bidang audit mengusulkan kepada komisi fatwa berupa sekumpulan hasil borang audit yang telah lolos dalam rapat post audit. Tujuan penelitian ini adalah melihat tingkat penggunaan bahan tersertifikasi halal dan asal produk dari perusahaan yang mengajukan sertifikasi halal di Banten selama tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka terhadap bahan dari tiap produsen yang diusulkan oleh bidang audit LPPOM MUI Banten kepada komisi Fatwa MUI di tahun 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa? asal sertifikasi halal? yang digunakan oleh sebagian besar produsen di Provinsi Banten secara berturut-turut berasal dari LPPOM Pusat 75,78%; LPPOM Banten 7,08%; LPPOM Jawa Barat 5,21%; LPPOM Jawa Timur 4,70%; LPPOM DKI 2,22%. Produsen di Banten, sebagian besar menggunakan kelompok Roti dan Kue (bakery) 37,97%; kelompok makanan ringan (snack) 17,62%; kelompok daging dan produk daging olahan 11,56%; kelompok restorant 8,92% dan kelompok katering 6,57%. Semakin tinggi rangking kelompok produk yang digunakan oleh produsen, maka semakin tinggi frekuensi produk ditemukan oleh auditor LPPOM MUI Banten..?Kata kunci: sertifikasi halal, bisang audit, komisi fatwa, LPPOM, MUI
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN SERVIS SEPEDA MOTOR DITINJAU DARI KRITERIA PENDIDIKAN, TAMPILAN PROGRAM DAN KUALITAS TEKNIS Nurtanto, Muhammad
VANOS Journal of Mechanical Engineering Education Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan jurusan Jurusan Pendidikan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1044.694 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah multimedia pembelajaran servis sepeda motor yang telah dibuat dan dikembangkan sudah layak atau efektif berdasarkan karakteristik media pembelajaran yang baik. Pengembangan multimedia pembelajaran menggunakan model ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluate. Validasi kelayakan media menggunakan validasi ahli dan validasi pengguna. Teknik pengumpulan data berupa angket atau kuesioner. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif berdasarkan perolehan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) media pembelajaran yang baik harus memenuhi karakteristik media berupa kriteria pendidikan, tampilan program dan kualitas teknis dan (2) hasil penelitian berdasarkan kriteria pendidikan, tampilan program dan kualitas teknis masing-masing diperoleh rerata secara keseluruhan sebagai berikut 89,99%; 83,34% dan 83,02%. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran yang telah dibuat dan dikembangkan telah memenuhi karakteristik media pembelajaran yang baik dengan kategori “sangat baik”. 
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PSIKOMOTOR DENGAN METODE PROBLEM BASED LEARNING Nurtanto, Muhammad; Fawaid, Moh
TAMAN VOKASI Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : TAMAN VOKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.828 KB)

Abstract

Learning process at SMK Ma’arif 2 Sleman still passive and uncontrolled, this condition affects to the student learning outcomes. The role of the teacher in the learning process needs to be improved with the right methods to make students more active and encourage student solve the problems. Problem Based Learning (PBL) is one of learning method which the characteristics capable of demanding learners actively and directly involved in the learning. The Aim of this study is want to know affect PBL method can increase the activity and psychomotor learning outcomes of students. The subjects were students of class XI SMK Ma’arif 2014/2015 academic year. Collecting data used in this research is qualitative descriptive analysis. The results showed an increase in activity of learners by 12.98% and psychomotor learning outcomes by implementing PBL increased 9.01%. The conclution using PBL method was known that activities of learners increase practical subject.
Problem-Based Learning Implementation: Improvement in Learning Process and Results in Vocational Higher Education Nurtanto, Muhammad; Nurhaji, Soffan; Baser, Jamil Abd; Yadin, Yadin
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 24, No 2 (2018): (October)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v24i2.19519

Abstract

Problem Based Learning (PBL) is a learning method considered to be capable of changing the students’ perception in facing the challenges of the 21st century. This study was aimed to improve soft skills in the form of critical thinking, motivation, and group dynamics and hard skills in the form of psychomotor ability by applying PBL. This study was designed with an action research design. The research subjects were 30 students at the age of 19 to 22 years old. Data were collected with performance appraisal, observation sheet and questionnaires. The results indicated that (1) the students’ critical thinking works effectively during problem identification and problem hypothesis, (2) increasing motivational ability indicated by time discipline, and (3) improved group dynamics skills during group discussions and groups activities. The results for psychomotor ability showed an increase of 16.6 or 17%. This confirmed that PBL improved the students’ soft skills and hard skills reflected in positive and effective group activities.
Implementasi problem-based learning untuk meningkatkan hasil belajar kognitif, psikomotor, dan afektif siswa di SMK Nurtanto, Muhammad; Sofyan, Herminarto
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol 5, No 3 (2015): November
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v5i3.6489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan pembelajaran dan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar sistem pengapian konvensional dalam mengimplementasikan metode problembased learning. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) keaktifan siswa meningkat sebesar 11,20%; (2) keaktifan siswa kategori sangat tinggi sebanyak 36 siswa dan kategori tinggi sebanyak 3 siswa; (3) hasil belajar siswa aspek kognitif, psikomotor, dan afektif mengalami peningkatan masing-masing sebesar 5,32%, 5,03%, dan 2,05%; dan (4) hasil belajar siswa aspek kognitif, psikomotor dan afektif yang mencapai kompetensi minimal masingmasing sebanyak 36 siswa (92,31%), 36 siswa (92,31%), dan 38 siswa (97,40%) dari 39 jumlah siswa melalui penerapan problem-based learning. Kata kunci: problem-based learning, aspek kognitif, aspek psikomotor, aspek afektif, hasil belajar THE IMPLEMENTATION OF PROBLEM-BASED LEARNING TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES OF COGNITIVE, PSYCHOMOTOR, AND AFFECTIVE OF STUDENTS IN VOCATIONAL SCHOOLAbstractThis study aims to improve the learning activities and learning outcomes in learning conventional ignition system by implementing problem-based learning method. This study used a classroom action research which was conducted in two cycles, each cycle consisted of four phases: planning, implementation, observation, and reflection. The data were analyzed descriptively. The study results show that: (1) the learning activities increase as much as 11,20%, (2) the category of learning activities is very high for 36 students and high for 3 students, (3) the cognitive, psychomotor, and affective aspects in learning outcomes of students increasing which each part is 5,32%, 5,03%, and 2,05%, (4) the cognitive, psychomotor, and affective aspects in the learning outcomes reach minimum value criteria which each part is 36 students (92,31%), 36 students (92,31%), and 38 students (97,40%) from 39 students with the implementation of problem-based learning
FAKTOR PENGARUH MINAT MASUK PERGURUAN TINGGI DI SMK SERANG Nurtanto, Muhammad; Fawaid, Moh; Fargianti, Yusti; Ramdani, Sulaeman Deni; Nurhaji, Soffan
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 14, No 1 (2017): Edisi Januari 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v14i1.8656

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar minat masuk perguruan tinggi bagi siswa kelas XII program keahlian Teknik Mesin dan Teknik Otomotif di SMK Serang masuk tahun 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian diambil dengan teknik Proportional Random Sampling sejumlah 165 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket  (kuesioner). Uji validitas instrument dilakukan dengan construct validity melalui experts judgment dengan metode factor analysis. Uji reliabititas menggunakan Alpha. Besarnya minat diuji dengan statistic regresi ganda dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahawa minat masuk perguruan tinggi di Serang dengan rerata persentase 71.76%. Minat tersebut dipengaruhi oleh faktor dalam diri sendiri, faktor lingkungan keluarga, dan faktor lingkungan sekolah dengan koefisien regresi masing-masing sebesar 0.199; 0.190; dan 0.090. Faktor diri sendiri dan lingkungan keluarga secara bersama-sama mempengaruhi minat masuk perguruan tinggi sebesar 37,6%. Kata kunci: Minat, Perguruan Tinggi, Diri Sendiri, Sekolah, dan Keluarga
PEMBERDAYAAN PEMUDA KARANG TARUNA DI LINGKUNGAN RW 19 KELURAHAN UNYUR SERANG SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI KREATIF MELALUI KERAJINAN DARI LIMBAH BAN BEKAS (UPCYCLING) Damanhuri, Damanhuri; Nurtanto, Muhammad; Nurhaji, Soffan; Ramdani, Sulaeman Deni
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.613 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10590

Abstract

Limbah ban bekas merupakan permasalahan yang serius dan berdampak pada pencemaran lingkungan bila dibiarkan begitu saja terlebih dilakukan pembakaran. Karakteristik ban bekas yang tidak mudah terurai, diperlukan kreatifitas yang mampu merubah nilai jual dalam bentuk peningkatan ekonomi kreatif bagi masyarakat. Sehingga diperlukan alternative berupa upcycling yaitu cara mengatasi limbah secara cepat dan mudah menjadi produk. Melalui kegiatan PPM limbah ban bekas dapat diberdayagunakan oleh sekelompok pemuda karang taruna dalam peningkatan ekonomi, pelengkapan property rumah tangga dan kebersamaan bermasyarakat. Tujuan dari kegiatan ini diantarannya (1) menciptakan aktivitas warga yang mampu meningkatkan perkonomian; (2) memanfaatkan limbah ban bekas menjadi industry kerajinan rumah tangga dalam upanya membangun ekonomi kreatif pada masyarakat, dan; (3) meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kelompok mitra peduli pada lingkungan. Metode pelaksanaan yang dilaksanakan meliputi: (1) ceramah, tanya jawab, dan diskusi melalui kegiatan sosialisasi dan pengarahan; (2) simulasi dan praktik melalui kegiatan pelatihan, dan pendampingan; serta (3) observasi melalui kegiatan monitoring kemajuan. Hasil pengabdian tahap sosialisasi dan pengarahan dengan rerata 4,4 pada kategori sangat baik dalam memberikan wawasan dan pemahaman, jumlah peserta yang bertanya sebanyak 8 (24) orang antausias bertanya dan hasil diskusi diperoleh tahapan pembuatan dan rancangan desain, sedangkan kegiatan pelatihan dan pendampingan diikuti dan dilakukan seluruh pemuda dengan baik, sampai tahap produksi. Setelah dilakukan analisis produk berdasarkan aspek produksi masih menggunakan tenaga manual dengan jumlah 10/minggu dan aspek kualitas dalam kategori rendah. Hal ini diperlukan penguatan pada bidang pengemasan dan pemasaran. Secara keseluruhan pemanfaatan limbah ban bekas memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya pemuda.Kata kunci: limbah ban bekas, upcycling, pemberdayaan pemuda, ekonomi kreatif
KARAKTERISTIK DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR MINYAK SOLAR DENGAN MINYAK KEMIJEN PADA MOTOR DIESEL Nurtanto, Muhammad
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.443 KB) | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i2.1457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bahan bakar (minyak solar, minyak kemiri dan minyak wijen), karakteristik campuran bahan bakar, dan mengetahui besarnya konsumsi bahan bakar dengan variasi putaran mesin. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan analyzer stargas 898. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan menggambarkan secara grafis dan fenomena terukur. Hasil pengujian diketahui bahwa: (1) karakteristik minyak kemiri, minyak wijen memenuhi karakteristik bahan bakar; (2) campuran bahan bakar minyak solar 80% dengan minyak kemiri 10% dan minyak wijen 10% menghasilkan karakteristik yang lebih baik; dan (3) konsumsi bahan bakar terhadap putaran mesin 1600 rpm, 2000 rpm, dan 2300 rpm yang lebih stabil pada campuran bahan bakar minyak solar 80% dengan minyak kemiri 10% dan minyak wijen 10%  masing-masing SFC yang diperoleh sebagai berikut 0.279882, 0.288938, dan 0.281213.