Articles

Found 8 Documents
Search

UMMATAN WASAṬAN MENURUT M. QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISBAH DAN RELEVANSINYA DENGAN NILAI-NILAI PANCASILA Rauf, Abdur
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Vol 20, No 2 (2019): Juli
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.091 KB) | DOI: 10.14421/qh.2019.2002-06

Abstract

Quran idealizes Muslims as ummatan wasa?an, but in reality Muslims are still far from the idealism of the Quran. This article discusses the ummatan wasa?an according to Quraish Shihab in Tafsir al-Misbah. The aim is to find out the interpretations and concepts of ummatan wasa?an according to Quraish Shihab, as well as the relevance of their interpretation to the values of Pancasila. This research is a library research. This research uses documentation techniques and descriptive-analytical methods. This research also uses the comparison method. The results of this study found that: according to Quraish Shihab, ummatan wasa?an were moderate people, who were not inclined to the left and right so that led to a fair attitude, and the people who became witnesses and were witnessed by all parties so that he was made an example. The characteristics of ummatan wasa?an according to Quraish Shihab are eight. (a) Faith in Allah and His Messenger; (b) Firmness; (c) Wisdom; (d) Unity and cohesion and brotherhood; (e) Justice; (f) Modeling; (g) Balance; and (h) Inclusive. M. Quraish Shihab?s interpretation of ummatan wasa?an is relevant to the values of Pancasila as the basis of the Republic of Indonesia.?Keywords: M. Quraish Shihab, Ummatan Wasa?an, Moderate
Penerapan Teori Akad pada Perbankan Syariah Rauf, Abdur
Al-Iqtishad: Journal of Islamic Economics Vol 4, No 1: January 2012
Publisher : Faculty of Shariah and Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aiq.v4i1.2081

Abstract

This article discuss about theory concept of transaction in Islamic banking products. In collecting and distributing funds, Islamic banking used variaety of transactions, such as deposit transactions, (wadiah yad amanah, wadiah yad dhamanah), transactionn for results (mudharabah, musyarakah), buying and selling (murabahah, salam, istishna), lease transaction (ijarah, ijarah wa iqtina, or ijarah muntahiya bi al-tamlik), loan transactions (qardh), and transaction with other patterns (wakalah, kafalah, hiwalah, rahn). Murabahah and salam transactions are used for funding. Meanwhile, ijarah and wakalah are used in loan transactions that implemented in a bank guaranteeDOI: 10.15408/aiq.v4i1.2081
ASURANSI DALAM PANDANGAN ULAMA FIKIH KONTEMPORER Rauf, Abdur
Al-Iqtishad: Journal of Islamic Economics Vol 2, No 2: July 2010
Publisher : Faculty of Shariah and Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2489

Abstract

Dalam khazanah fiqh Islam klasik permasalahan asuransi dalam bentuk implementasinya yang sekarang ini memang belum dikenal, karena itu tidak didapatkan status hukumnya dalam kitab-kitab mereka. Namun demikian, kajian tentang asuransi dalam perspektif Islam kontemporer sebenarnya sudah cukup banyak dilakukan oleh para ahli hukum, baik ahli hukum Islam secara khusus maupun ahli ekonomi Islam secara umum. Mengingat asuransi ini adalah masalah yang relatif baru yang belum ada kejelasan status hukumnya pada masa pra Islam, maka perdebatan yang terjadi sekitar hukum asuransipun tidak bisa dielakkan. Sebagian ulama ada yang mengharamkannya dengan alasan adanya unsur riba, sama dengan perjudian, mengandung penipuan, ekploitasi, dan lain-lain.DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2489
PENERAPAN TEORI AKAD PADA PERBANKAN SYARIAH Rauf, Abdur
Al-Iqtishad: Journal of Islamic Economics Vol 4, No 1: January 2012
Publisher : Faculty of Shariah and Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aiq.v4i1.2536

Abstract

This article discuss about theory concept of transactions in Islamic banking products. In collecting and distributing funds, Islamic banking used variety of transactions, such as deposit transactions (wadî’ah yad amânah, wadî’ah yad dhamânah), transactions for results (mudhârabah, musyârakah), buying and selling  (murâbahah, salâm, istishnâ’), lease transactions (ijârah, ijârah wa iqtinâ’, atau ijârah muntahiyah bi al-tamlîk), loan transactions (qardh), and transactions with other patterns (wakâlah, kafâlah, hiwâlah, rahn). Murâbahah and salâm transactions are used for collecting the funds and mudhârabah muthlaqah and wadî’ah are used for funding. Meanwhile, ijârah and wakâlah are used in loan transactions that implemented in a bank guarantee.DOI: 10.15408/aiq.v4i1.2536
NILAI KOEFISIEN LIMPASAN (C) SUB DAS TARIPA DI KECAMATAN TOAYA KABUPATEN DONGGALA PROVINSI SULAWESI TENGAH Paramitha, Tirtha Ayu; Rauf, Abdur
Jurnal Warta Rimba Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The coefficient of surface runoff (denoted by C), in this case is strongly influenced by the watershed conditions such as gradients, soil infiltration, land use and surface water deposits. This value of C can be used as an indicator in assessing the level of damage of the watershed. Forest and land of Taripa sub-watershed in taripa village is functioned as a regulator of hydrology and also a source of water for irrigation in Sumari village, Lero and Toaya. The Taripa sub-watershed has a very important role for life. To know the tendency of hydrological characteristic of Taripa sub-watershed is better or worse, it can be investigated by observing the tendency of Taripa sub-watershed flow by calculating the runoff coefficient value (C). To calculate the runoff coefficient value, firstly the water discharge and rainfall is analyzed.This research was conducted with the aim to know the value of runoff coefficient (C) and the its function (C) of Taripa sub watershed in Taripa Village of Donggala Regency of Central Sulawesi Province. This research was planned to be implemented from September 2016 until April 2017 in Taripa Village of Toaya District of Donggala Regency, Central Sulawesi Province. The results of this study are expected to be an early information of the condition of land capability of sub-watershed Taripa in order to control the water by knowing the runoff coefficient value (C). Based on the results of the research, the daily debit value is the total of daily debit, 523,048,50 m3 reduced by the Base Flow, 78,697 m3 equals to 442,157,5 m3 with rainfall totaled 163 mm, where the highest rainfall happened on Tuesday, June 13, 65 mm, and on Wednesday, 21 June, 27 mm. The value of runoff coefficient (C) of Taripa river, based on the calculation, is 0.37. This value illustrates that the hydrologic system in the Taripa sub watershed of Taripa Village is in moderate level.
PENGARUH TANAH HUTAN DAN TANAH KRITIS TERHADAP JUMLAH BINTIL AKAR YANG TERBENTUK PADA AKAR SEMAI MANGIUM Paramitha, Tirtha Ayu; Rauf, Abdur
MATOA : JURNAL ILMU KEHUTANAN Vol 5, No 10 (2017): MATOA: JURNAL ILMU KEHUTANAN
Publisher : MATOA : JURNAL ILMU KEHUTANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan media sangat penting untuk pertumbuhan vegetasi; tanah menyediakan vegetasi berupa nutrisi yang diperlukan untuk proses tumbuh dan dapat menyimpan air. Jenis tanah yang berbeda memiliki perbedaan karakteristik dalam hal sifat fisik, kimia maupun biologis.Sifat-sifat tanah dapat menentukan jenis nutrisi atau zat makanan dalam tanah, volume air yang dapat disimpan dalam tanah dan sistem perakaran yang mencerminkan sirkulasi pergerakan air di dalam tanah. Mengingat begitu luasnya lahan kritis serta laju degradasi lahan yang semakin tinggi, maka usaha-usaha untuk merestorasi dan menekan laju lahan kritis sudah menjadi kebutuhan yang mendesak. Usaha konservasi tanah dan air secara fisik, kimia dan biologi sudah banyak dilakukan, namun hasil yang diperoleh belum maksimal, upaya lain harus diusahakan sebagai pelengkap dari usaha-usaha yang telah dilakukan. Salah satu di antaranya adalah pemanfaatan tanaman yang mempunyai bintil akar yang diyakini mampu memperbaiki kondisi tanah. Dalam penelitian ini dipilih tanaman mangium (Acacia mangium Willd.).Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh tanah hutan dan tanah kritis terhadap jumlah bintil akar yang terbentuk pada akar semai mangium. Penelitian ini dilaksanakan untuk dilaksanakan mulai bulan April sampai November 2014 di Persemaian Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palu.       Hasil penelitian ini menjadi dasar untuk memberikan informasi atau gambaran awal mengenai kemungkinan keberhasilan mangium tersebut bila ditanam di tapak yang berbeda kesuburan tanahnya. Perbedaan asal tanah berpengaruh terhadap pembentukan bintil akar, yang mana tanah dari hutan sekunder sangat baik untuk pembentukan bintil akar pada semai mangium, sedangkan pembentukan bintil akar pada tanah kritis sedikit terhambat meski demikian masih terjadi pembentukan bintil akar dengan jumlah yang tidak sebanding dengan pembentukan bintil akar pada hutn sekunder, namun dengan adanya perlakuan serta pemeliharaan tanaman mangium tersebut dapat menjaga pertumbuhannya pada tanah kritis.
PERSEPSI PUBLIK TERHADAP PENGELOLAAN HUTAN POPULASI DI DESA SALUBOMBA, KECAMATAN BANAWA TENGAH KABUPATEN DONGGALA Ardiansyah, Ardiansyah; Gailea, Rosmaniar; Rauf, Abdur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.234 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.476

Abstract

Hutan rakyat mempunyai manfaat yang sangat penting bagi lingkungan dan kehidupan manusia sehingga perlu dikelola dengan baik untuk memperoleh manfaat ekonomi dan ekologis, maka dibutuhkan usaha untuk mempertahan keberadaan/kelestariannya. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pengelolaan hutan rakyat. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Salubomba Kecamatan Banawa Tengah Kabupaten Donggala yang berlangsung bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2017. Penentuan responden dilakukan dengan metode purposive sampling (sengaja) dengan pertimbangan bahwa responden tersebut merupakan masyarakat yang terlibat langsung/berpartisipasi dalam pengelolaan hutan rakyat. Untuk mengukur tingkat persepsi masyarakat terhadap pengelolaan hutan rakyat di Desa Salubomba Kecamatan banawa Tengah Kabupaten Donggala yang dilakukan dengan metode Skala Likert. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa pengelolaan hutan rakyat  di Desa Salubomba sudah tergolong tinggi. Yang di tandai dengan sebanyak 30 orang atau persepsi lebih besar dari 53,95 % sedangkan persepsi tidak baik sebanyak 20 orang atau sebesar 0–59,94 %.
HIDAYAH AL-QURAN TENTANG AL-AN’AM rauf, Abdur
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 19, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v19i1.156

Abstract

Allah SWT sangat bijaksana untuk membuktikan kemahakuasaan-Nya, keindahanciptaan-Nya, keluasan karunia dan rahmat-Nya untuk para hamba-Nya. Di antara bukti-buktitersebut, seperti yang dijelaskan dalam ayat 5-7 dan 66 pada surat al-Nahl adalah tentangpenciptaan al-An’am (unta, sapi dan kambing), manfaat bulu, daging dan tenaganya serta susuyang dihasilkannya. Begitu juga proses penciptaannya yang sangat unik.