Articles
12
Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEMATIK-INTEGRATIF TEMA MENGHARGAI JASA PAHLAWAN BERBASIS SOSIOKULTURAL DI SEKOLAH DASAR

Jurnal Prima Edukasia Vol 3, No 2: Juli 2015
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perangkat pembelajaran tematik-integratif berbasis sosiokultural yang layak bagi peserta didik dan mengetahui efektivitas perangkat pembelajaran tematik-integratif berbasis sosiokultural dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Pengembangan dilakukan dengan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall yang dikelompokkan ke dalam lima tahapan yaitu ekplorasi, perencanaan, pengembangan produk, uji produk dan finalisasi. Subjek uji coba penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV SD Negeri Serayu Yogyakarta pada semester kedua tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 72 peserta didik terdiri dari 22 peserta didik uji utama dan 50 peserta didik uji coba terbatas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi ahli, praktisi dan rekan sejawat menunjukkan perangkat pembelajaran tematik-integratif berbasis sosiokultural layak digunakan dengan kategori sangat baik. Keefektifan ditinjau dari hasil posttest menunjukkan ada peningkatan rata-rata 36% dengan ketuntasan belajar 84%. Ada perbedaan keefektifan perangkat pembelajaran yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan signifikansi p=0,001≤0,05. Kata Kunci: pembelajaran tematik-integratif, perangkat pembelajaran, sosiokultural.   DEVELOPING A THEMATIC-INTEGRATIVE LEARNING EQUIPMENT THE THEME MENGHARGAI JASA PAHLAWAN WITH SOCIOCULTURAL BASIS AT ELEMENTARY SCHOOL Abstract The aims of this research are to determine of learning equipment of thematic-integrative with sociocultural basis suitable to students and determine the effectiveness of learning equipment of thematic-integrative with sociocultural basis in improving student learning outcomes elementary school. This research used the research and development. Development referred to the Borg and Gall development model which is classified into five stages consist of exploratory research, planning, product development, product testing, and finalization. Subjects of the research were fourth grade students of SD Negeri Serayu Yogyakarta at semester two in the academic year of 2013/2014 with the total number of students 72 which consist of 22 main test learners and 50 learners of field operational test. The results show that results of validation experts, practitioners, and colleagues demonstrated thematic-integrative learning equipment based sociocultural can be used with the excellent category. Effectiveness in terms of the results of posttest show an increase with an average of 36 % with a 84 % passing grade. There are significant differences in the effectiveness of the learning equipment between the experimental class and the control class with the significance p=0.001 ≤0.05. Keywords: thematic-integrative learning, learning equipment, sociocultural

Penggunaan Bahasadan Variasi Bahasa dalam Berbahasadan Berbudaya

JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 1, No 1 (2015): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan keadaan geografis telah memisahkan masyarakat menjadi kelompok-kelompok yang terdiri dari berbagai suku  bangsa. Keberagaman suku bangsa tersebut telah melahirkan perbedaan kebudayaan termasuk di dalamnya bahasa dan variasinya. Faktor status sosial, situasi berbahasa, waktu, budaya, dan individual juga telah menyebabkan munculnya variasi-variasi bahasa. Bahasa dan budaya saling berpengaruh. Dalam penggunaan bahasa dapat diketahui bahwa ada hubungan antara struktur sosial dan cara masyarakat dalam menggunakan bahasa tersebut yang dapat mengarah pada pembentukan perilaku linguistik tersebut.

BERKOMUNIKASI DENGAN BERBAHASA YANG EFEKTIF DAPAT MENINGKATKAN KINERJA

JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Vol 2, No 2 (2016): JURNAL SIMBOLIKA OKTOBER
Publisher : Communication Sciences Department Faculty of Social and Political Sciences Medan Area Univ

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa dan komunikasi memiliki hubungan yang sangat erat dan. Hubungan keduanya tercermin dalam pengertian bahasa menurut rumusan linguistik dan tinjauan komunikasi, yaitu bahasa sebagai alat atau media komunikasi yang digunakan oleh manusia dalam berinteraksi dengan sesamanya. Sebaliknya komunikasi, membutuhkan media yaitu bahasa. Komunikasi terbagi dua yaitu komunikasi verbal dan nonverbal. Komunikasi verbal adalah bentuk yang disampaikan komunikator kepada komunikan dengan cara tertulis atau lisan. Komunikasi nonverbal menempati porsi penting. Banyak komunikasi verbal tidak efektif hanya karena komunikatornya tidak menggunakan komunikasi nonverbal dengan baik dalam waktu bersamaan. Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, setiap organisasi cenderung merupakan kesatuan yang kompleks, yang berusaha mengalokasikan sumber dayanya secara rasional demi tercapainya tujuan. Walaupun rasionalisasi yang sempurna jarang tercapai, usaha mencapainya tetap merupakan ciri manajemen modern. Manajemen yang baik adalah manajemen yang dapat memanfaatkan sumber daya yang tersedia dengan tujuan untuk mencapai dan memelihara tingkat operasi yang efektif. Penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan perusahaan akan menciptakan kesesuaian kerja, pendelegasian wewenang dan tanggung jawab serta komunikasi yang baik, dapat mempertinggi tingkat efisiensi.

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF TEMA MENGHARGAI JASA PAHLAWAN BERBASIS SOSIOKULTURAL DI SEKOLAH DASAR

Jurnal Pendidikan Dasar Vol 2, No 2 (2014): Desember 2014
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 03 NANGA PINOH

Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this research were to: (1) Find out studentslearning outcome before and after been taught with process skill approachin the class IV SDN 03 Nanga Pinoh; (2) Find out students learningoutcome before and after been taught with conventional learning methodin the class IV SDN 03 Nanga Pinoh; (3) Find out significant influenceof students learning outcome science subject used skill process approachand conventional learning method in the class IV SDN 03 Nanga Pinoh.This research was quasi experimental, that used Nonequivalent ControlGroup Design. The research population was all students in grade IV SDN03 Nanga Pinoh. The research sample was class IV A consist of 24students as a experiment class and class IV B consist 23 students as acontrol class. The result of research showed that: (1) The studentslearning outcome before and after been taught with process skill approachreach the averages value 30,834 and 73,75; (2) The students learningoutcome before and after been taught with conventional learning methodreach the averages value 30,435 and 33,043; (3) There was significantinfluence on learning outcome of science subject used skill processapproach and conventional learning method thit > ttab, (11,837 > 2,074).Keywords: Process Skill Approach, Learning Outcome.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui hasil belajar IPAsiswa sebelum dan sesudah diajarkan dengan pendekatan keterampilanproses di kelas IV SD Negeri 03 Nanga Pinoh; 2) Mengetahui hasilbelajar IPA siswa sebelum dan sesudah diajarkan dengan metodekonvensional di kelas IV SD Negeri 03 Nanga Pinoh; 3) Mengetahuipengaruh yang signifikan hasil belajar IPA menggunakan pendekatanketerampilan proses dan metode konvensional di kelas IV SD Negeri 03Nanga Pinoh. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen semu dengandesain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian yaituseluruh siswa kelas IV SD Negeri 03 Nanga Pinoh. Sampel penelitianyaitu kelas IV A berjumlah 24 siswa sebagai kelas eksperimen dan IV Bberjumlah 23 siswa sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkanbahwa: 1) Hasil belajar IPA siswa sebelum dan sesudah diajarkanpendekatan keterampilan proses rata-rata 30,834 dan 73,75; 2) Hasil belajar IPA siswa sebelum dan sesudah diajarkan metode konvensionalrata-rata 30,435 dan 33,043; 3) Terdapat pengaruh yang signifikan padahasil belajar IPA menggunakan pendekatan keterampilan proses danmetode konvensional thitung > ttabel (11,837 > 2,074).Kata Kunci: Pendekatan keterampilan proses, Hasil Belajar.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP ASPEK PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK USIA DINI TK NEGERI PEMBINA

Jurnal Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.146 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of cooperative learning model of ‘make a match’ type to cognitive and social emotional development of children in early childhood. This research was conducted at Negeri Pembina Kindergarten, Nanga Pinoh. The research method used Quantitative research while the type of the research was a quasi experimental research with one shot case study design. The population of this study were the students of class B at Negeri Pembina Kindergarten. Sampling was used with purposive sampling technique. The sample of this research was B1 class student with the total of 25 students. The results showed significant influence with the calculation of t-statistical analysis obtained tcount = 0.328> ttable = -1,708 to aspects of cognitive and social emotional development, with an average of 73.29 on cognitive development and 75.24 for emotional social development.Keywords: application of cooperative learning model of ‘make a match’ type, cognitive and social emotional development.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model  pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap perkembangan kognitif dan sosial emosional pada anak usia dini dilakukan di TK Negeri Pembina Nanga Pinoh. Metode penelitian menggunakan penelitian Kuantitatif dengan jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan design one shot case study. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas B TK Negeri Pembina. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian yaitu siswa kelas B1 dengan jumlah siswa 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan hasil perhitungan analisis statistik uji-t diperoleh thitung = 0,328 > ttabel = -1,708 terhadap aspek perkembangan kognitif dan sosial emosional, dengan rata-rata 73,29 pada perkembangan kognitif dan 75,24 untuk perkembangan sosial emosional.Kata kunci: penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match,  perkembangan kognitif dan sosial emosional.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP ASPEK PERKEMBANGAN MOTORIK DAN BAHASA PADA ANAK USIA DINI

Jurnal Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.598 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to see the influence and effectiveness ofcooperative learning model type ‘make a match’ on the motorial development aspect and language in early childhood of children at PAUD Mutiara Hati, Kelakik, Nanga Pinoh Subdistrict. The method used in this research was pre-exprimental design by using one shot case study design, nonparameter statistics with construct validity and cronbach alpha reliability with Mann Whitney hypothesis test. The results showed that the aspect of motorial development obtained an average of 83 from three meetings while the developmental aspects of the language obtained an average of 81 of the three meetings. Mann Whitney hypothesis testing obtained U arithmetic 256 and U table 0,533 with the tangible level of 0.05 therefore using the applied learning model proven to be influential and effective on  motorial development aspect and language.Keywords: make a match type, motorial development and languageAbstrak : Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dan efektifitas model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap aspek perkembangan motorik dan bahasa pada anak usia dini PAUD Mutiara Hati Desa  Kelakik Kecamatan Nanga Pinoh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  pre exprimental disgn dengan menggunakan desain one shot case study,  statistika nonparameter dengan  validitas konstruk dan reliabilitas cronbach alpha dengan pengujian hipotesis mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan aspek perkembangan motorik memperoleh rerata  83 dari tiga kali pertemuan dan aspek perkembangan bahasa memperoleh rerata 81 dari tiga kali pertemuan. Pengujian hipotesis Mann Whitney memperoleh U hitung 256 dan U tabel 0,533 dengan taraf nyata 0,05 sehingga menggunakan model pembelajaran yang diterapkan berpengaruh dan efektif terhadap aspek perkembangan motorik dan bahasa.Kata Kunci: model make a match, perkembangan  motorik dan bahasa. 

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Jurnal Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.238 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to: know the influence of cooperative learning type Team Asissted Individualization (TAI) with scientific-based approach on mathematics studyresult of students atPublic Elementary School Number 13 Nanga Pinoh. The research method used was quantitative research type quasi experiments with one-group pretest-posttest design. The population of this study were the fifth grade students at SD Negeri 13 Nanga Pinoh academic year 2015/2016. Sampling was used with purposive sampling technique class V A with the total of 25 students. The result showed significant influence, with the calculation of t-statistical analysis obtained tcount = 4.04938> ttabel = 1.708 with an average score of 78,on students following the application of cooperative learning type TAI with scientific-based approach. The pretest value of the students prior getting the treatment is an average of 22.8. Meanwhile, followingthe application of TAI learning model based with scientific-based approach, there was significant influence obtained through Posttest with the average score of 78. Therefore, the result of research indicate that application of cooperative learning type TAI with scientific-based approach has a significant effect to mathematics study result of students.Keywords: team asissted individualization (TAI), scientific based, and mathematics study result.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe team asissted individualization (TAI) berbasis pendekatan saintifik terhadap hasil belajar matematika di Sekolah Dasar Negeri No. 13 Nanga Pinoh. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif degan jenis eksperimen semu dengan bentuk one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa V SD Negeri 13 Nanga Pinoh tahun ajaran 2015/2016. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling kelas V A dengan jumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan hasil perhitungan analisis statistik uji-t diperoleh thitung = 4,04938 > ttabel = 1,708 dengan rata-rata 78 pada siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis pendekatan saintifik. Nilai pretest siswa sebelum mendapatkan perlakuan yaitu dengan rata-rata 22,8. Setelah diterapkan model pembelajaran TAI berbasis pendekatan saintifik maka berpengaruh signifikan diperoleh melalui Posttest dengan rata-rata 78. Artinya hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis pendekatan saintifik berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika.Kata Kunci: team asissted individualization (TAI), berbasis saintifik, dan hasil belajar  matematika.

PEMEROLEHAN FONOLOGI DALAM PERKEMBANGAN BAHASA ANAK

JURNAL DIVERSITA Vol 2, No 1 (2016): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.464 KB)

Abstract

Pemerolehan fonologi adalah satu bagian dari pemerolehan bahasa yang sering disebut perkembangan atau pertumbuhan bahasa. Bagian yang lain adalah pemerolehan sintaksis dan semantik, ketiga-tiganya dipisahkan hanya untuk memudahkan pengkajian pemerolehan bahasa itu. Jadi bukan karena ketiga komponen bahasa itu diperoleh atau berkembang  (tumbuh) secara terpisah. Pendapat yang sangat berpengaruh di kalangan ahli-ahli pemerolehan bahasa termasuk fonologi yang tradisional (behavioristik) mengatakan perubahan fonetik berlaku karena ketidaksempurnaan peniruan ucapan orang dewasa dan anak-anak. Oleh karena itu menurut teori klasik ini perubahan fonetik tidak terjadi di kalangan orang dewasa. Jakobson telah menerapkan teori ini ke tingkat fonemik, sedangkan Halle mengusulkan bahwa perubahan fonetik mencerminkan penambahan satu proses (rumus) kepada fonologi dan orang dewasa. Kata kunci: fonologi, fonetik, fonemik

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENGEMBANGKAN ASPEK MOTORIK, BAHASA,KOGNITIF, DAN SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK USIA DINI

Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This research is experimental implementation of cooperative learning model make a match based scientific approaches to foster the development of motor, language, social and emotional kognif early childhood to early childhood and kindergarten Melawi. The process of implementing a series of activities carried out in collaboration between teachers, students, and faculty. Research conducted learning model is based on scientific. This is in line with the principle of the curriculum in 2013 which greatly accentuate its implementation with a scientific approach to student-centered learning. The sample was early childhood on Nanga Pembina State kindergarten and early childhood Pinoh Permata Hati many as 40 children. It accommodates two research studies conducted by students in order to construct a thesis. Therefore, research will be done in collaboration (collaboration classroom action research) by students with early childhood teachers.  The results showed that the application of cooperative learning model make a match the type of influence on aspects of motor development, language, cognitive, social and emotional early childhood on PAUD Melawi. The influence of the application of cooperative learning model type make a match on every aspect of early childhood development appears the growth of development of each aspect. In the aspect of the motor of growth seem significant increase in scores occurred 80% of the first meeting, a second meeting 83%, and the third meeting amounted to 85.5%. In the aspect of language is also apparent from the growth scores increase significantly going from 78% the first meeting, a second meeting 81%, and the third meeting amounted to 84.25%. Furthermore, on aspects of cognitive development seems to increase growth score occurs significantly, but the overall score is below the motor and language aspects of the first meeting of the 70%, 73% the second meeting, and the third meeting of 76%. This happens on the emotional aspects of social development where balanced growth of 66% in the first meeting, a second meeting 69%, and the third meeting by 72%.Thus the type of cooperative learning model make a match can be implemented to foster the development of motor, language, cognitive, social and emotional early childhood on ECD Melawi.Key words: learning model, kooperatiftipe make a match, scientific, developmental aspects, PAUD Melawi Abstrak : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match Berbasis Pendekatan Saintifik untuk Menumbuhkan Perkembangan Motorik, Bahasa, Kognif dan Sosial Emosional Anak Usia Dini (PAUD). Proses penerapan dilakukan dalam rangkaian kegiatan kolaborasi antara guru, mahasiswa, dan dosen. Penelitian model pembelajaran yang dilakukan adalah berbasis pada saintifik. Hal ini sejalan dengan prinsip kurikulum 2013 yang implementasinya sangat menonjolkan pendekatan saintifik dengan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Sampel penelitian ini adalah anak usia dini pada TK Negeri Pembina Nanga Pinoh dan PAUD Permata Hati sebanyak 40 anak. Studi ini mengakomodasi dua penelitian  yang dilakukan oleh mahasiswa dalam rangka menyusun skripsi. Oleh karena itu penelitian akan dilakukan secara kolaborasi (collaboration classroom action research) oleh mahasiswa dengan guru PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran koperatif tipe make a match berpengaruh terhadap aspek perkembangan motorik, bahasa, kognitif, dan social emosional anak usia dini pada PAUD Kabupaten Melawi. Pengaruh penerapan model pembelajaran koperatif tipe make a match pada setiap aspek perkembangan anak usia dini nampak adanya pertumbuhan  perkembangan masing-masing aspek. Pada aspek motorik pertumbuhan tampak dari peningkatan skor  secara signifikan terjadi dari pertemuan pertama 80%, pertemuan kedua 83%, dan pertemuan ketiga sebesar 85,5%. Pada aspek bahasa juga pertumbuhan nampak dari peningkatan skor  secara signifikan terjadi dari pertemuan pertama 78%, pertemuan kedua 81%, dan pertemuan ketiga sebesar 84,25%. Selanjutnya pada aspek perkembangan kognitif pertumbuhan Nampak pada peningkatan skor  yang terjadi secara signifikan , namun skor secara keseluruhan berada di bawah aspek motorik dan bahasa yakni  pertemuan pertama 70%, pertemuan kedua 73%, dan pertemuan ketiga sebesar 76%. Hal ini terjadi pada aspek perkembangan social emosional dimana skor pertumbuhan pada pertemuan pertama 66%, pertemuan kedua 69%, dan pertemuan ketiga sebesar 72%. Dengan demikian model pembelajaran koperatif tipe make a match  dapat diterapkan untuk menumbuhkan  perkembangan motorik, bahasa, kognitif, dan social emosional anak usia dini pada PAUD Kabupaten MelawiKey words: Model pembelajaran, kooperatiftipe make a match,saintifik, Aspek perkembangan, PAUDMelawi