I Nyoman Sudana Degeng, I Nyoman Sudana
Unknown Affiliation

Published : 24 Documents
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGEMBANGAN BUKU TEKS TEMATIK BERBASIS KONTEKSTUAL Su’udiah, Firdaus; Degeng, I Nyoman Sudana; Kuswandi, Dedi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.9, September 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jp.v1i9.6743

Abstract

Text book is an instructional material which is often used in learning. Text book which is used in learning should be contextual with students’ characteristic and environment. The aim of this research is to develop supplement book in learning that is thematic contextual text book which is valid, interesting, practical, and effective. Data are collected by questionnaire, test, and documentation. Based on data analysis, it shows that the text book is valid, interseting, practical, and effective to use in learning.Buku teks merupakan bahan ajar yang sering digunakan dalam pembelajaran. Buku teks yang digunakan dalam pembelajaran hendaknya kontekstual dengan karakteristik dan lingkungan siswa. Tujuan penelitian untuk mengembangkan buku suplemen dalam pembelajaran berupa buku teks tematik berbasis kontekstual yang valid, menarik, praktis, dan efektif. Data dikumpulkan melalui angket, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data, menunjukkan bahwa buku yang dikembangkan valid, menarik, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.
Pengaruh model pembelajaran student team achievement devision (STAD) dan mind mapping terhadap hasil belajar siswa kelas IV sekolah dasar Zahro, Fakhriyatu; Degeng, I Nyoman Sudana; Mudiono, Alif
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v8i2.3021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran STAD dan Mind Mapping terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment dengan rancangan non equivalent control group. Data penelitian yang dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes hasil belajar berupa soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) rata-rata nilai hasil belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran STAD dan Mind Mapping lebih unggul dibandingkan rata-rata nilai siswa yang menerapkan model pembelajaran konvensional, (2) ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran STAD dan Mind Mapping terhadap hasil belajar siswa.
MULTIMEDIA PEMBELAJARAN IPS MATERI KONDISI GEOGRAFIS WILAYAH INDONESIA PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Irmawati, Irmawati; Degeng, I Nyoman Sudana; Djatmika, Ery Tri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 5: Mei 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v2i5.9042

Abstract

The Research aimed at producing multimedia learning material IPS geographical condition of Indonesia in fifth grade elementary school students who meet the eligibility terms of validity, practicability, the attractiveness and effectiveness. This study is a Research & Development (R & D) with a model of the development of Lee & Owens (2004) with the systematic stages. The stages are analysis, design, development, implementation and evaluation. The results showed the level of validity 87.92%, 92.47% rate of practicality, the attractiveness of the level of 93.57% and 90.90% level of validity. Advice from experts and users into consideration in the improvement of the product so that the product be fit for use.Penelitian ini bertujuan menghasilkan multimedia pembelajaran IPS materi kondisi geografis wilayah Indonesia pada siswa kelas V sekolah dasar yang memenuhi kelayakan dari segi kevalidan, kepraktisan, kemenarikan dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian Research & Development (R&D) dengan model pengembangan Lee & Owens (2004) dengan tahapan yang sistematis, yaitu tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kevalidan 87,92%, tingkat kepraktisan 93,56%, tingkat kemenarikan 93,59% dan tingkat kevalidan 90,90%. Saran dari para ahli dan pengguna menjadi pertimbangan dalam perbaikan produk sehingga produk menjadi layak digunakan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS STRATEGI SINEKTIK BERBANTUAN GAMBAR PADA MATA PELAJARAN AGAMA KATOLIK DI SD YPPK SANTO TARSIUS BIANKUK MERAUKE Mahuze, Paustina Ngali; Degeng, I Nyoman Sudana; Toenlioe, Anselmus JE
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.10, Oktober 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jp.v1i10.6883

Abstract

This study aims at (1) developing learning material based on synectics strategy using the picture for Catholics Religion subject; (2) examining the eligibility of the learning materials; (3) discovering the learning outcomes of the students. This study employed descriptive qualitative design and used development model suggested by Dick and Carey as the basis to answer the above-mentioned issues. The researcher collected the data through questionnaire and validation sheet. According to the validation of material, media, design expert and the trial to subject teacher and individual, it shows that the learning material based on synectics is valid and feasible to be applied within learning activity.  Tujuan penelitian ini adalah (1) menghasilkan bahan ajar berbasis strategi Sinektik berbantuan gambar pada pelajaran agama katolik; (2) menguji kelayakan bahan ajar berbasis strategi sinektik berbantuan gambar pada pelajaran agama katolik; (3) mengetahui hasil belajar peserta didik dengan menggunakan bahan ajar berbasis strategi sinektik berbantuan media gambar pada mata pelajaran agama katolik. Penelitian ini menggunakan rancangan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan model pengembangan Dick & Carey sebagai landasan untuk menjawab tujuan di atas. Dalam hal ini, peneliti mengumpulkan data melalui angket dan lembaran validasi. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, ahli desain, uji coba guru bidang studi, dan uji coba perorangan menunjukkan hasil bahwa bahan ajar berbasis Sinektik sangat valid dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.  
PELAKSANAAN MEMBUKA DAN MENUTUP PELAJARAN OLEH GURU KELAS 1 SEKOLAH DASAR Khakiim, Uluul; Degeng, I Nyoman Sudana; Widiati, Utami
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.9, September 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jp.v1i9.6738

Abstract

Set induction and closure is one of the basic skills of teaching need to be mastered by the teacher to make learning process affective by preparing students mentally and guiding students have a summary of the learning materials. The result of the research show that the Ist grader teachers have set induction and closure by fulfilling the components. Components of set induction and closure conducted by the teachers with observing the characteristics of the Ist grader students, ability of 1st grader students and effectiveness of time, so not all indicators in each component are implemented by teachers.Membuka dan menutup pelajaran merupakan salah satu keterampilan dasar mengajar yang perlu dikuasai oleh guru untuk membantu mengefektifkan pembelajaran dengan menyiapkan mental siswa dan membimbing siswa memiliki ringkasan tentang materi yang dipelajari. Berdasarkan hasil penelitian dinyatakan bahwa guru kelas 1 telah melaksanakan  membuka dan menutup pelajaran dengan memenuhi komponen yang ada. Komponen membuka dan menutup pelajaran dilaksanakan guru dengan memerhatikan karakteristik siswa kelas 1, kemampuan siswa kelas 1 dan keefektifan waktu yang digunakan, sehingga tidak semua indikator dalam setiap komponen dilaksanakan oleh guru.
PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI RANGKUMAN DAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR KURIKULUM 2013 PADA SISWA KELAS IV Widayanti, Alvionita; Degeng, I Nyoman Sudana; Utaya, Sugeng
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 12: Desember 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v2i12.10311

Abstract

Concept maps and summaries, can facilitate students of thematic learning, resulting in a full understanding of the material being taught. The objectives of research are to know: (1) the effect of summarizing the results, (2) the effect of concept maps on the results, (3) differences in student learning outcomes in the concept and summary concept class. Type of quantitative research with experimental method. Sources of grade IV student data. The results showed that (1) the use of the summary gave 100% result but did not significantly affect the calculation of 0.576, (2) the use of the summary gives 100% result and has significant effect with the calculation of 0,026 (3) there is difference of value in grade 85 and in class class Concept 86 but no significant effect with the calculation of 0.167. The results can be used as teachers in developing teaching strategies.Peta konsep dan rangkuman, dapat memberi kemudahan siswa belajar tematik, sehingga diperoleh pemahaman penuh dari materi yang diajarkan. Penelitian bertujuan mengetahui (1) pengaruh rangkuman terhadap hasil, (2) pengaruh peta konsep terhadap hasil, (3) perbedaan hasil belajar siswa di kelas peta konsep dan rangkuman. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Sumber data siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan (1) penggunaan rangkuman memberikan hasil 100% TUNTAS tetapi tidak berpengaruh signifikan perhitungan 0.576, (2) penggunaan rangkuman memberikan hasil 100% TUNTAS dan berpengaruh signifikan dengan perhitungan 0.026 (3) ada perbedaan nilai di kelas rangkuman 85 dan di kelas peta konsep 86, tetapi tidak berpengaruh signifikan dengan perhitungan 0.167. Hasilnya dapat dijadikan acuan guru dalam mengembangkan strategi mengajar.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA KOKAMI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS Indrayani, Syilvi; Degeng, I Nyoman Sudana; Sumarmi, Sumarmi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 10: Oktober 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v2i10.10065

Abstract

This research aimed to determine the effectiveness of Teams Games Tournament model aided by Kokami media toward achievement of social studies on Economic Activity material. This is a quasiexperimental research which is using nonequivalent control group design. Subjects of this research were 181 students, with 26 students as experimental group and 26 students as control group. Collected data analized using Independent Sample T-test to test the hypothesis significance of this research. The result showed significance value is 0,001, which means significance value (p) < 0,05 hence Ha accepted. Therefore it can be concluded there were significant achievement of social studies differences between learning that use Teams Games Tournament learning model with Kokami and conventional model.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan media Kokami terhadap hasil belajar IPS pada materi Kegiatan Ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan desain Nonequivalent Control Group. Subjek pada penelitian ini berjumlah 181 orang siswa,  dengan 26 orang siswa sebagai kelas eksperimen, dan 27 orang siswa sebagai kelas kontrol. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Independent Sample T-test untuk menguji signifikansi hipotesis penelitian. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001, yang artinya signifikansi (p) < 0,05 sehingga Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara model pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan media Kokami dengan model pembelajaran konvensional.
VIDEO PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING UNTUK TENAGA PENGAJAR Nugroho, Yudho Setyo; Degeng, I Nyoman Sudana; Sihkabuden, Sihkabuden
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.3, Maret 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v2i3.8659

Abstract

The purpose of this research is producing and to examine the feasibility of instructional video cooperative learning for teachers elementary school. The model used is a model development Borg & Gall with ten steps. The product development is validated by expert of material 1 and 2 with the level of validity 92,5% and 87,5%, by expert of media 1 and 2 with the level of validity 98% and 95%, by aspect of attractiveness with a level of validity 90%, aspect of implementation NHT with a level of validity 94% means the instructors are able to implement it, aspect of implementation TPS with a level of validity 96% means the instructors are able to implement it, aspect of implementation TTW with a level of validity 95% means the instructors are able to implement it, aspect of implementation TSTS with a level of validity 95% means the instructors are able to implement it, aspect of effectiveness NHT model get the percentage of 72% might be said that it is effective, aspect of effectiveness TPS model get the percentage of 83% might be said that it is effective, aspect of effectiveness TTW model get the percentage of 86% might be said that it is effective, aspect of effectiveness NHT model get the percentage of 83% might be said that it is effective.Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan dan menguji kelayakan video pembelajaran cooperative learning untuk guru sekolah dasar. Model pengembangan yang digunakan adalah model Borg & Gall dengan sepuluh langkah. Pengembangan produk ini divalidasi oleh ahli materi 1 dengan tingkat kevalidan 92,5%, ahli materi 2 dengan tingkat kevalidan 87,5, ahli media 1 dengan tingkat kevalidan 98%, ahli media 2 dengan tingkat kevalidan 90%, uji coba kemudahan dengan tingkat kevalidan 95%, uji coba kemenarikan dengan tingkat kevalidan 90%, uji coba pelaksanaan model NHT dengan tingkat kevalidan 94% dengan kualifikasi guru mampu melaksanakan, uji coba pelaksanaan model TPS dengan tingkat kevalidan 96% dengan kualifikasi guru mampu melaksanakan, uji coba pelaksanaan model TTW dengan tingkat kevalidan 95% dengan kualifikasi guru mampu melaksanakan, uji coba pelaksanaan model TSTS dengan tingkat kevalidan 95% dengan kualifikasi guru mampu melaksanakan, uji coba keefektifan model NHT memperoleh persentase 72% sehingga dikatakan efektif, uji coba keefektifan model TPS memperoleh persentase 83% sehingga dikatakan efektif, uji coba keefektifan model TTW memperoleh persentase 86% sehingga dikatakan efektif, dan uji coba keefektifan model TSTS memperoleh persentase 83% sehingga dikatakan efektif.
ECOLITERACY SISWA SD DALAM KEGIATAN PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI GROUP INVESTIGATION BERBASIS OUTDOOR STUDY Karlina, Fanny; Degeng, I Nyoman Sudana; Amirudin, Ach.
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 7: JULI 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v2i7.9713

Abstract

The aim of this research is to improve the student’s ecoliteracy in waste managing activities on social studies trough group investigation based outdoor study. This research is Classroom Action Research toward fourth graders have been held on two cycles. The conclusion of this research is student’s ecoliteracy cognitive aspect increases is 20%, application aspect increases is 49,6%, and attitude aspect increases is 19,4% after the two cycle action with group investigation based outdoor study.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan ecoliteracy siswa dalam kegiatan pengelolaan sampah dalam pembelajaran IPS melalui group investigation berbasis outdoor study. Penelitian ini menerapkan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) terhadap siswa kelas IV SD yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menyimpulkan adanya peningkatan ecoliteracy siswa dari aspek pengetahuan sebesar 20%, aspek aplikasi sebesar 49,6%, dan aspek sikap sebesar 19,4% setelah mengikuti dua siklus pembelajaran dengan group investigation berbasis outdoor study.
PERAN KELUARGA DAN GURU DALAM MEMBANGUN KARAKTER DAN KONSEP DIRI SISWA BROKEN HOME DI USIA SEKOLAH DASAR Savitri, Desy Irsalina; Degeng, I Nyoman Sudana; Akbar, Sa’dun
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.5, Mei 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jp.v1i5.6288

Abstract

This study aims to describe in depth observations on the role of the family and teachers in building the character of students broken home at primary school age. This study used a qualitative approach - a case study. Technique data collecting by interview and observation (at school and home visit) in depth. Subjects of the study included two students broken home. This study menunjukkan that parents (mother) and another family (grandparents, aunts, uncles) that play a role in the childs everyday life. The results of this study are expected to package and represent the role of parents and teachers in building the character of students broken home. So as to cover all levels of students victims of a broken home.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil pengamatan secara mendalam tentang peran keluarga dan guru dalam membangun karakter kepada siswa broken home di usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif - studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, dan observasi (di sekolah dan home visit) secara mendalam. Subjek dari penelitian mencakup 2 siswa broken home. Penelitian ini menujnjukkan bahwa orangtua (ibu) dan keluarga lain (kakek, nenek, bibi, paman) yang berperan dalam keseharian anak. Hasil penelitian ini diharapkan mampu mengemas dan mewakili peran orangtua dan guru dalam membangun karakter siswa broken home. Sehingga mampu mengcover semua lapisan siswa korban keluarga broken home.