I Komang Astina, I Komang
Unknown Affiliation

Published : 31 Documents
Articles

Found 31 Documents
Search

Ruang Terbuka Hijau di Kota Astina, I Komang
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (1998)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/pg.v5i1.1999

Abstract

Dalam perencanaan dan pembangunan kota, aspek kelayakan ekologis sering terabaikan, sehingga menimbulkan berbagai masalah lingkungan. Salah satu aspek ekologi yang terabaikan adalah keberadaan ruang terbuka hijau yang merupakan komponen penting lingkungan kota. Ruang­ terbuka hijau mempunyai fungsi fisis, sosial dan estetis, se­hingga keberadaanya sangat penting bagi masyarakat kota. Pada kota yang sudah jadi, keberadaan ruang ini semakin ter­desak oleh berbagai kebutuhan pembangunan fisik, sedangkan pada wilayah perkotaan yang baru sering kurang memperhatikan ruang terbuka hijau.
Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi untuk Pemodelan Spasial Pengembangan Wisata Pantai di Kabupaten Tulungagung Purwanto, Purwanto; Astina, I Komang; Suharto, Yusuf
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 20, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.772 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v20i1.281

Abstract

Abstrak: Tujuan dalam dalam penelitian ini yaitu mengkaji kesesuaian lahan untuk wisata pantai dan menentukan prioritas pengembangan pantai di Kabupaten Tuluangung. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan analisis Sistem Informasi Geografi yaitu pemodelan spasial dengan cara skoring. Analisis dilakukan dalam dua tahap yaitu tahap I untuk mencari pantai yang sesuai untuk wisata, dan tahap II untuk mencari pantai yang paling prioritas untuk dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 pantai di Kabupaten Tulungagung sebanyak 8 (delapan) pantai memiliki tingkat kesesuain S1 yaitu sesuai dan 2 pantai S2 (sesuai dengan faktor pembatas). Dari pantai yang sesuai tersebut dianalisis lebih lanjut untuk mempeoleh pantai yang paling prioritas untuk dikembangkan. Hasil analisis tahap II pantai yang paling Prioritas untuk dikembangkan yaitu pantai Bayem, Klatak, dan Gerangan. Ketiga pantai tersebut memiliki skor 290, 275, dan 260. Skor yang tinggi menunjukkan bahwa pantai tersebut memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi tempat wisata. Sedangkan pada Prioritas II yaitu pantai Sidem, dan Prioritas III pantai Brumbun, Nglarap, Sine, dan Gemah.Kata Kunci: SIG, Pemodelan Spasial, Pengembangan.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v20i12015p012
ANALISIS EVALUASI KESESUAIAN LAHAN EKOWISATA BLOK MANGROVE BEDUL KABUPATEN BANYUWANGI Susetyo, Bigharta Bekti; Herlambang, Sudarno; Astina, I Komang
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 20, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/pg.v20i2.5064

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kesesuaian lahan Ekowisata Mangrove Bedul di stasiun penelitian A, B dan C serta kesesuaian lahan ekowisata dengan penggunaan lahan di Ekowisata Mangrove Bedul. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei lapangan. Penentuan titik stasiun penelitian menggunakan metode purposive dengan metode plot dan transek garis. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan scoring. Hasilnya penelitian ini menunjukkan (1) Stasiun penelitian A, B dan C memiliki kesesuaian lahane kowisata yang berbeda. Stasiun A memiliki nilai 17 (sangat sesuai), stasiun B memiliki nilai 20 (sangat sesuai) dan stasiun C memiliki nilai 16 (Cukup sesuai). (2) Penggunaan lahan di Ekowisata mangrove Bedul didominasi oleh tipe mangrove sungai dan muara yaitu jenis Avecennia, Lumnitcera, Brugruiera, Ceriops dan Sonneratia. Kata Kunci: kesesuaian lahan, mangrove, ekowisata
PRESTASI AKADEMIK DAN MOTIVASI BERPRESTASI MAHASISWA S1 PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS NEGERI MALANG Retnowati, Devi Ratih; Fatchan, Ach.; Astina, I Komang
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.3, Maret 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.549 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i3.6181

Abstract

The purpose of writing this article aims to determine academic achievement and student achievement motivation S1 Geography Education, State University of Malang. Writing this article uses literature study literature study conducted by discussing academic achievement and achievement motivation. Based on the results of the discussion, indicating that achievement and student achievement motivation S1 Geography Education, State University of Malang influenced internal and external factors. Internal factors originating from within or students themselves as self-interest and motivation. As for external factors that come from outside such as family support, social environment, and learning facilities.Tujuan penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui prsetasi akademik dan motivasi berprestasi mahasiswa S1 Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Penulisan artikel ini menggunakan studi pustaka studi pustaka dilakukan dengan membahas prestasi akademik dan motivasi berprestasi. Berdasarkan hasil pembahasan, menunjukkan bahwa prestasi akademik dan motivasi berprestasi mahasiswa S1 Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang dipengaruhi beberapa faktor internal dan eksternal. Faktor internal yang berasal dari dalam atau diri mahasiswa itu sendiri, seperti minat dan motivasi. Adapun faktor eksternal yang berasal dari luar seperti dukungan keluarga, lingkungan pergaulan, dan fasilitas belajar.
Development of Teaching Materials on Climate Change R.B. Bunnett Model for High Schools in Fiji Prasad, Ravinesh Rohit; Fatchan, A; Astina, I Komang
Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) Vol 4, No 1: Maret 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jph.v4i1.6580

Abstract

Abstract: This study aims at the development of teaching materials for fifth form Geography students of high schools in Fiji. Teaching materials were developed due to the lack of appropriate teaching materials especially on Climate change. The design of this study is Research and Development (R & D) with the adaptation of the development proposed by Borg and Gall. The subjects of the study were ten students of the fifth form of Nukuloa College in Ba, Fiji. This study applied the following techniques of data collection; questionnaire, interviews, written documents, and rating scales. Based on the results of the try-out, some revisions were made inorder to improve the quality of the materials to match the needs of the students. The result of the try out suggested that the material developed was 92% suitable to be used as a teaching resource for fifth form students of high schools  in Fiji.Key Words: development, teaching materials, climate change, learning process, geography text book model Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Model R.B. Bunnett, Fiji tentang perubahan iklim pada mata pelajaran Geografi siswa kelas lima di Nukuloa College Ba, Fiji. Desain penelitian ini Research and De-velopment (R & D) yang diadaptasi dari pengembangan yang diusulkan oleh Borg and Gall. Data dikumpulkan dengan teknik kuesioner, wawancara, dokumen ter-tulis, dan likert scale. Berdasarkan hasil uji coba, beberapa revisi dilakukan untuk meningkatkan kualitas bahan-bahan untuk menyesuaikan kebutuhan siswa. Hasil uji coba penerapan bahan ajar menyarankan bahwa materi yang dikembangkan 92 % sesuai untuk digunakan sebagai sumber pengajaran bagi siswa kelas lima di sekolah menengah atas di Fiji.Kata kunci: Pengembangan, bahan ajar, perubahan iklim, pembelajaran, model   buku teks geografi
TANGGAPAN MASYARAKAT PANTAI LICIN SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA DI DESA LEBAKHARJO KECAMATAN AMPELGADING, MALANG Arinta, Dicky; Astina, I Komang; Buranda, Johanis Paulin
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 21, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v21i2.5901

Abstract

Abstrak: Sektor pariwisata Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu andalan untuk meningkatkan perekonomian. Provinsi Jawa Timur mulai mencoba memperkenalkan progam Visit East Java untuk memperkenalkan objek wisata yang berada di Jawa Timur. Kabupaten Malang merupakan salah satu kabupaten yang mengikuti program Visit East. Pantai Licin termasuk dalam kategori pantai yang akan dikembangkan oleh pemerintah kabupaten. Penelitian ini bermanfaat untuk (1) informasi untuk mendukung perencanaan pengembangan objek wisata Pantai Licin (2) informasi tentang adanya potensi pantai yang belum dikembangkan dan diharapkan adanya partisipasi masyarakat dalam mendukung pengembangan objek wisata Pantai Licin. Jenis penelitian ini adalah survei. Subyek penelitian ini adalah masyarakat Pantai Licin. Data tanggapan digunakan untuk mengetahui kesiapan masyarakat apabila Pantai Licin dijadikan sebagai objek wisata. Populasi penelitian sebanyak 30 orang. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, yaitu scoring dan tabulasi. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh kondisi non-fisik yang meliputi tanggapan masyarakat tergolong setuju apabila Pantai Licin dijadikan sebagai objek wisata.Kata Kunci: Tanggapan, Pantai Licin.
Analisis Evaluasi Kesesuaian Lahan Ekowisata Blok Mangrove Bedul Kabupaten Banyuwangi Susetyo, Bigharta Bekti; Herlambang, Sudarno; Astina, I Komang
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 20, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.261 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v20i2.289

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kesesuaian lahan Ekowisata Mangrove Bedul di stasiun penelitian A, B dan C serta kesesuaian lahan ekowisata dengan penggunaan lahan di Ekowisata Mangrove Bedul. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei lapangan. Penentuan titik stasiun penelitian menggunakan metode purposive dengan metode plot dan transek garis. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan scoring. Hasilnya penelitian ini menunjukkan (1) Stasiun penelitian A, B dan C memiliki kesesuaian lahane kowisata yang berbeda. Stasiun A memiliki nilai 17 (sangat sesuai), stasiun B memiliki nilai 20 (sangat sesuai) dan stasiun C memiliki nilai 16 (Cukup sesuai). (2) Penggunaan lahan di Ekowisata mangrove Bedul didominasi oleh tipe mangrove sungai dan muara yaitu jenis Avecennia, Lumnitcera, Brugruiera, Ceriops dan Sonneratia. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v20i22015p020 
Pengembangan Bahan Ajar Geografi Struktur Buku Cambridge Fundamentals of Geography untuk Kelas XI SMA/MA Materi Sebaran Barang Tambang Prawindia, Lintang; Fatchan, Achmad; Astina, I Komang
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 21, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.108 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v21i1.300

Abstract

Abstrak:Tujuan utama penelitian dan pengembangan ini yaitu untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar pada Mata Pelajaran Geografi SMA Kelas XI Materi Sebaran Barang Tambang. Penelitian ini mengadaptasi model Dick and Carey menjadi lima tahap, yaitu: (1) mengidentifikasi kompetensi inti dan kom-petensi dasar, (2) melakukan analisis bahan ajar, (3) mengembangkan bahan ajar, (4) revisi, dan (5) uji coba produk. Berdasarkan hasil uji coba, persentase pada masing-masing aspek yaitu: gambar (81,8%), bahasa (81,1%), materi (81,6%), desain (85,4%). Secara keseluruhan kelayakan produk memperoleh ni-lai sebesar 82,4% (baik). Hasil penilaian tersebut menunjukkan bahwa produk bahan ajar layak digunakan dalam pembelajaran.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v21i12016p053
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBASIS LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA Yulianto, Aris; Fatchan, A.; Astina, I Komang
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.3, Maret 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.479 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i3.8729

Abstract

The purpose of the research is to increase learning activities and learning outcomes students at MTs Sunan Kalijogo. the research is a class action (class action research) were conducted in two cycles, each cycle consisting of three meetings. The samples were students of class VII-A second semester of academic year 2014—2015 MTs Sunan Kalijogo the number of students 25 people. The results showed that the students learning activeness increased learning from the first cycle to the second cycle. Increased student activity occurs because of the learning by applying the model of project based learning is an active student based lesson study to work on worksheets, preparing and completing project tasks with his group. This shows that the project based learning ability increase learning activities and learning outcomes students.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa di MTs Sunan Kalijogo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dan tiap siklus terdiri atas tiga pertemuan. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII A semester genap tahun pelajaran 2014—2015 MTs Sunan Kalijogo dengan jumlah siswa 25 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan belajar dari siklus I ke siklus II. Peningkatan keaktifan siswa terjadi karena dalam pembelajaran dengan menerapkan model Project Based Learning berbasis Lesson Study siswa aktif untuk mengerjakan LKS, menyusun dan menyelesaikan tugas proyek bersama kelompoknya. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Service Learning terhadap Sikap Peduli Lingkungan Kasi, Kristina; Sumarmi, Sumarmi; Astina, I Komang
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 4: APRIL 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.336 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i4.10733

Abstract

Abstract: Geography is a contextual learning in the natural environment. Problems in this study to determine the effect of learning models Service Learning attitude towards environmental care. This study used a quasi-experimental (quasi-experiment)with the design of two groups: the experimental class and control class. Calculations were performed using t-test (samples independent t-test), the test results hipiotesis significant environmental care attitude of 0.000. It was concluded that there are significant differencesthe ability of environmental caring attitude among students who use learning model Learning Service and conventional. It is advisable to apply the learning model Service Learning in learning, so as to improve students attitudes environmental care. Learning with this model, to enhance the knowledge and skills of students, because students are confronted with real problems.Abstrak: Geografi merupakan pembelajaran yang kontekstual pada lingkungan alam sekitar. Permasalahan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Service Learning terhadap sikap peduli lingkungan. Penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Perhitungan dilakukan menggunakan uji-t (independent samples t-test), hasil uji hipotesis sikap peduli lingkungan signifikan sebesar 0,000. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan sikap peduli lingkungan antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Service Learning dan konvensional. Disarankan untuk mengaplikasikan model pembelajaran Service Learning dalam pembelajaran sehingga dapat meningkatkan sikap peduli lingkungan siswa. Pembelajaran dengan model ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa karena siswa dihadapkan langsung dengan permasalahan nyata.