Articles

Found 8 Documents
Search

Klasifikasi Diabetik Retinopati Menggunakan Wavelet Haar dan Backpropagation Neural Network Sanjaya, Suwanto; Priyatno, Arif Mudi; Yanto, Febi; Afrianty, Iis
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.251 KB)

Abstract

Diabetik retinopati merupakan penyakit yang menyerang retina mata dan dapat menyebabkan kebutaan. Tingkat keparahan diabetik retinopati terbagi atas empat yaitu Normal, Diabetik Retinopati Non-proliferative (NPDR), Diabetik Retinopati Proliferative (PDR) dan Makula Endema (ME). Pada dasarnya diabetik retinopati dapat diamati menggunakan kamera fundus tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama. Sehingga pada penelitian ini diterapkan ilmu pengolahan citra dan Jaringan Syaraf Tiruan sebagai cara lain untuk mengelompokkan penyakit diabetik retinopati. Wavelet Haar digunakan sebagai ekstraksi ciri citra retina mata dan Backpropagation Neural Network (BPNN) digunakan sebagai Metode klasifikasinya. Data yang digunakan bersumber dari messidor database. Jumlah data yang digunakan adalah sebanyak 612 citra (153 data setiap kelas). Berdasarkan hasil pengujian, akurasi tertinggi sebesar 56,25% dengan ukuran citra 2440 x 1448 piksel, haar level ke-4 serta persentase perbandingan data latih dan data uji 95%:5%, Learning rate 0,01. Berdasarkan hasil tersebut, algoritme wavelet haar kurang mampu mengenali ciri dari diabetik retinopati.
Identifikasi Iris Mata Menggunakan Alihragam Wavelet Haar dan Transformasi Hough M, Okta Silvia; Yanto, Febi
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2015: SNTIKI 7
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.988 KB)

Abstract

Biometrik merupakan pengenalan bentuk manusia berdasarkan pada satu atau lebih ciri-ciri fisik atau tingkah laku yang unik. Iris mata adalah salah satu bagian dari organ mata yang dijadikan dasar bagi pengenalan biometrik. Berbagai penelitian telah dilakukan dengan berbagai metode yang digunakan seperti Alihragam Wavelet Haar dan Transformasi Hough. Wavelet Haar merupakan salah satu metode yang masih jarang digunakan dalam pengenalan biometrik. Berdasarkan hal tersebut, maka penulis melakukan Identifikasi Iris Mata Menggunakan Metode Alihragam Wavelet Haar dan Transformasi Hough. Dari 249 data pemilik mata yang didapat dari CASIA, diambil 12 data pemilik mata karena ada sebagian data mata yang tidak lengkap sehingga total citra masukan adalah 96 citra mata. Hasil pengujian kecocokan yang didapat dari penelitian ini sebesar 58.3% untuk pengujian data latih diluar data uji yang dilakukan pada aras dekomposisi 1, dan ketidakcocokan sebesar 37.5%. Pengujian kecocokan terhadap citra diluar data uji dan data latih sebesar 16.67% dan ketidakcocokan sebesar 66.7%. Sedangkan pengujian kecocokan citra dirotasi sebesar 25% dan ketidakcocokan sebesar 62.5%. Untuk persentase identifikasi rata-rata sebesar 94.25%. Secara keseluruhan, maka penggunaan metode ini memiliki akurasi yang cukup baik dalam mengidentifikasi iris mata.Kata kunci: biometrik, Canberra Distance, Transformasi Hough, Wavelet Haar.
Kriptografi Dan Kompresi Pesan Singkat Pada Android Pizaini, Pizaini; Yanto, Febi
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2012: SNTIKI 4
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.079 KB)

Abstract

Communication via Short Message Service (SMS) messaging is a technology that still has some problems that limited message size and message content security. Message size is greater than 140 bytes are sent over the SMS and the message can be read by others if they have access to the SMS Center. Implementation of cryptographic and compression on the SMS message can increase security and improve the efficiency of the delivery of the message. Algorithm Advanced Encryption Standard (AES) is one of the reliable cryptographic methods to secure data and combined with Huffman compression that uses statistical principles to produce data that are smaller. The combination of encryption and compression can result in four modes, namely messaging Only Compress, Compress and Encrypt, Encrypt and Compress and Encrypt Only. Only Compress delivery mode can reduce the size of the message with a compression ratio of 72.87%. Only while the Encrypt transmission mode can improve the security of a message, but it produces a larger message of the original message. If the combined compression and encryption menghasilakan compression ratio of 75.94%.Keywords: AES, Encryption, Huffman, Compression, SMS
Analisa dan Perbaikan Algoritma Line Maze Solving Untuk Jalur Loop, Lancip, dan Lengkung pada Robot Line Follower (LFR) Yanto, Febi; Welly, Irma
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 1, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.097 KB)

Abstract

Pengujian robot line follower pada penelitian ini menggunakan arduino uno. Pada penelitian sebelumnya algoritma line maze solving yang digunakan sebagai metode pada robot line follower masih menyisakan kendala, di mana robot belum bisa melewati maze dengan jalur loop, jalur lengkung lebih dari 225 derajat, dan jalur lancip kurang dari sudut 45 derajat. Oleh karena itu dilakukan perbaikan, dan didapatkan algoritma yang baru. Algoritma ini kemudian diuji kembali pada robot dan berhasil menyelesaikan maze dengan jalur loop, jalur lengkung lebih dari 225 derajat , dan jalur lancip kurang dari 45 derajat.
PENERAPAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY PADA MEDIA PEMBELAJARAN LAPISAN PERMUKAAN BUMI BERBASIS 3D Afdal, M.; Irsyad, Muhammad; Yanto, Febi
Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Vol 4, No 1 (2018): Februari
Publisher : Department of Information System of UIN SUSKA Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi pada bahan ajar untuk siswa dinilai sangat membantu dalam memberikan materi pelajaran geografi lapisan permukaan bumi yang bersifat abstrak, karena perangkat ajar berbasis multimedia dapat mendukung sistem pembelajaran di sekolah yang cenderung mengunakan metode ceramah (konvensional). Untuk mempermudah pemahaman dalam materi lapisan permukaan bumi tersebut, dirancang sebuah Buku ARLitosfer yang memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR). Selain mampu menggabungkan objek virtual dengan realita sebenarnya, teknologi AR memungkinkan pengguna melakukan interaksi 3 dimensi secara langsung sehingga lebih mampu memberikan kesan tersendiri pada pengguna. Buku ARLitosfer merupakan buku fisik biasa, namun dalam beberapa halamannya terdapat marker yang digunakan untuk objek virtual yang ingin ditampilkan berupa objek 3D, kemudian ditambahkan dalam penggabungan animasi, audio dan video pada interface multimedia pembelajaran. Telah dilakukan pengujian terhadap sejumlah responden untuk mengetahui ketepatan dalam materi dan kemudahan dalam pengunaan aplikasi ARLitosfer ini, hasilnya 81.87% presentase yang diinterpretasikan dalam kategori sangat setuju diberikan oleh guru bidang studi geografi dan 76.25% presentase yang diinterpretasikan dalam kategori sangat setuju diberikan oleh siswa.
Rancang Bangun Perangkat Lunak Transformasi Wavelet Haar Level 3 Pada Least Significant Bit (Lsb) Steganography Haris, Abdul; Yanto, Febi
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2015: SNTIKI 7
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.645 KB)

Abstract

Least Significant Bit Steganography bekerja dengan menyisipkan beberapa bit teks informasi kebeberapa bit terakhir citra carrier dan hanya menyebabkan perubahan beberapa bit pada citra carriertersebut sehingga tidak berbeda jauh dari sebelumnya, minimal tidak dapat dibedakan oleh indra visualmanusia. Dalam steganografi, setiap informasi yang disisipkan harus dapat di-retrieve kembali untukdibaca. Retrieving informasi dilakukan dengan cara mengumpulkan kembali bit-bit rahasia pada citracarrier yang telah ditanami bit-bit informasi tersebut. Untuk mengumpulkan bit-bit rahasia ini makadiperlukan informasi dimana persisnya letak bit-bit tersebut. Dalam transformasi wavelet haar, citra carrierakan didekomposisi menjadi 4 subband baru untuk menggantikan citra semula. Pengembangan penelitianini, transformasi akan dilakukan 3 level sehingga subband area penyisipan akan berukuran 1/64 kalicarrier asli dan keseluruhan subband atau kombinasi subband level 3 akan digunakan sebagai areaembedding. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemilihan kombinasi subband terhadapkualitas citra steganografi dan informasi yang telah disisipkan. Dari hasil pengujian, nilai PSNR yangberbeda membuktikan bahwa pemilihan kombinasi subband terbukti berpengaruh terhadap citrasteganografi dan terhadap informasi yang telah disisip, dengan hasil pengujian kombinasi subband LLsebagai subband terbaik untuk penyisipan informasi dan menghasilkan citra steganografi yang berkualitastinggi yaitu 72.2628 dB untuk penyisipan maksimal informasi yang dapat disisip pada kombinasi tunggalsubband citra carrier.Kata kunci : Carrier, Least Significant Bit, PSNR, Steganografi, Subband, Transformasi Wavelet Haar
Pengenalan Jenis Khat Huruf Hijaiyah Tunggal Menggunakan Metode Template Matching Erlina, Nining; Yanto, Febi
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2016: SNTIKI 8
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan komputerisasi karakter huruf hijaiyah masih perlu diteliti. Karakter huruf hijaiyah mempunyai banyak jenis huruf yang memiliki bentuk cita rasa seni dan keindahan yang bisa dinikmati saat ini. Tidak semua jenis huruf hijaiyah dapat dikenali oleh semua orang dikarenakan bentuk yang rumit dan sulit untuk dipahami. Penelitian ini dibangun untuk mengenali jenis huruf hijaiyah tunggal berdasarkan jenis khat yang digunakan. Metode yang digunakan untuk pengenalan karakter huruf hijaiyah tunggal ini adalah metode template matching. Metode template mathing mampu mencari suatu template pada keseluruhan objek. Karakter yang diuji akan melewati fase pre-processing dan segmentasi menggunakan metode profile projection untuk memisahkan setiap karakternya. Pengujian dilakukan terhadap 79 karakter huruf hijaiyah tunggal dari media internet dan 147 karakter huruf hijaiyah tunggal dari software kelk menghasilkan persentase keberhasilan huruf benar dan khat benar 85.3982%, huruf benar khat salah 4.8673%, huruf salah dan khat benar 4.8673%, huruf salah dan khat salah 4.8673%. Kesimpulan pengujian menunjukan bahwa metode template matching mampu mengenali jenis huruf hijaiyah berdasarkan jenis huruf yang digunakan dengan persentase akurasi keberhasilan yang tertinggi adalah 85.398%.Kata kunci: pengenalan karakter, profile projection, software kelk, template matching
Fuzzy C-Means Dan Background Subtraction Untuk Mengetahui Perubahan Luas Hutan Yanto, Febi
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.379 KB)

Abstract

Provinsi Riau merupakan salah satu Provinsi yang mengalami perubahan luas area hutan setiap tahunnya. Upaya mengetahui kondisi luas hutan yang mengalami perubahan dapat dilihat melalui citra landsatdenganmenerapkan metode fuzzy c means (FCM)untuk membedakan hutan dan non-hutan,dan metode background subtraction untuk menghitung perubahan luas hutan. Setelah didapat cluster dari data citra tahun 2000,  2005,  2009 dan 2013, citra diubah ke bentuk biner dengan nilai 1 menunjukkan hutan dan 0 menunjukkan non-hutan. Kemudian dilakukan pengurangan citra untuk perubahan area menggunakan metode background subtraction. Pengujian ini menggunakan 4-7 cluster untuk segmentasi dan pengurangan citra terhadap tahun berikutnya. Hasil pengujian diperoleh dengan membandingkan hasil implementasi dengan data asli hutan pada tahun yang sama. Dari hasil penguijan segmentasi yang telah dilakukan didapatkan hasil terbaik mengunakan 6 cluster. Didapatkan selisih luas pengurangan untuk perubahan area hutan pada tahun 2000-2005 149.985,07ha, tahun 2005-2009 809.162,08 ha dan tahun 2009-2013 9.099,62ha.Kata kunci: area hutan, background subtraction, citra landsat,  fuzzy c means.