Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS KEGAGALAN KONSTRUKSI DARI PERSPEKTIF SOCIO – ENGINEERING SYSTEM Saputra, Riki; Suraji, Akhmad; Hakam, Abdul
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.247 KB) | DOI: 10.25077/jrs.12.1.61-70.2016

Abstract

Salah satu penyebab utama kerentanan fisik dan lingkungan adalah kegiatan manusia dalam membangun lingkungan-binaannya, dan hal ini sangat erat terkait dengan sektor konstruksi. Cara membangun yang salah, baik dari segi perencanaan dan perancangan maupun dari segi pelaksanaan dan pengawasannya dapat menghasilkan infrastruktur yang rentan terhadap bencana, selain juga risiko degradasi lingkungan. Hasil studi data statistik kegagalan, memperlihatkan bahwa Practitioners mempunyai saham dan potensi yang lebih besar dari Theoreticians dalam menekan resiko kegagalan. Persentasi resiko terbesar datang dari Human Activities dan Human Attitude. Socio-Engineering berfokus pada atribut yang melekat pada seseorang seperti , sikap (attitude), keahlian (skill) , nilai/norma yang diyakini (values), relasi sesama manusia, pengakuan dan penghargaan (reward system), wewenang struktural (authority structure). Hasil penelitian ini dapat dijadikan suatu teori yang berfungsi untuk menjelaskan, meramalkan, dan mengontrol suatu gejala. Penelitian ini menganalisis Kegagalan Konstruksi dari Perspektif Socio – Engineering System. Pengaruh Socio – Engineering System terhadap kegagalan kontruksi dan bangunan sangat beresiko ( 66,7 %) dalam artinya perilaku manusia memiliki peranan yang cukup berarti dalam kegagalan konstruksi. Kegagalan konstruksi dilihat dari perspektif socio engineering system yang berpengaruh yaitu pada tahap perencanaan, dokumen perencanaan dan proses pengadaan. Pada tahap ini faktor yang dapat mengakibatkan kegagalan kontruksi, seperti persaingan yang tidak sehat ,korupsi, kolusi, nepotisme, (KKN) dan penyuapan agar memenangkan tender Pengadaan Barang dan Jasa (90,00 % ), Terjadinya persekongkolan dengan Owner untuk mengatur harga penawaran diluar prosedur pengadaan(80,00 %), Keinginan Owner untuk meraih keuntungan yang tidak normal ( Fee Proyek ) dengan menekan imbalan jasa dari konsultan Perencana / Kontraktor diluar kontrak yang telah disepakati (76,7%).Kata Kunci : Analisis kegagalan konstruksi, socio – engineering system, resiko, sikap, prilaku
EFFECT OF DIFFERENT COLORS OF UNDERWATERLAMPTO CATCH USE KELONG (LIFT NET) IN PENAAH VILLAGE DISTRICT SENAYANG LINGGA REGENCY PROVINCE KEPULAUAN RIAU Saputra, Riki; Bustari, Bustari; Hutauruk, Ronald Mangasi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 5, No 1 (2018): Wisuda April Tahun 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe research was conducted in the dark moon in Mei 2017 In Penaah Village District Senayang Lingga Regency Province Kepulauan Riau. Most of lift net fishermen in Penaah vilageconduted fishing byusing petromax lamp fishing gear. The objective of the research is to understand the effect of light colors distinchen  towards fish catch and its fish species.The method in this researchby using Experimental. The treatment of light color are transparent color, blue color and yellow colorfor three Lift Net’s. The species caught are anchovies (Stolephorus commersoni) (137,9 kg), Yellowstripe Scad(Selaroides leptolepis)(47,1 kg) squid (Loligo sp) (38 kg), FringescaleSardinella(Sardinella fimbriata) (33,4 kg), cuttlefish(Sepia.sp) (18,9 kg), Great Barracuda(Sphyraena sp) (10,3 kg), Orangefin Ponyfish(Leiognathus sp) (1,6 kg) and Tropical Silverside(Atherinomorus sp) (1 kg). The results showed that of analisis of variance have significant effect on the color of the light weight of the total catch. In the operation of the fishing gear underwaterlamp blue light is more effective than a transparent color underwaterlamp  and yellow colorunderwaterlamp.Keywords: Lift net, penaahvillage, light color
PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL MELALUI KOMITMEN ORGANISASI DAN JOBRELEVANT INFORMATION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Empiris Pada SKPD Kabupaten Bengkalis) Saputra, Riki; Hasan, Amir; Diyanto, Volta
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2015): Wisuda Oktober 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The present study aims to examine the budgetary participation and managerial performance relationship on . It also attempts to examine whether organization commitment and Job-Relevant Information mediate the budgetary participation and managerial performance relationship. To collect data of this study, survey questionnaires are used. From 68questionnaires were given to managers in a public sector organization,  questionnaires with complete answers were 53 questionnaires (77,9%). A path  analysis was utilized to examine the direct and indirect effects of budgetary participation on managerial performance. The analysis results indicate that budgetary participation and managerial performance have positive relationship and statistically significant. Budgetary  participation also directly affects organization commitment and Job-Relevant Information. But budgetary participation did not indirectly affect managerial performance via the intervening variables of organization commitment and Job-Relevant Information.   Keywords: budgetary participation, managerial performance, organization commitment, and Job-Relevant Information.
POSITIONING FILSAFAT PERENNIAL HUSTON SMITH (Kajian Pengembangan Mata Kuliah Filsafat Agama) saputra, riki
Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid Vol 19, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/tajdid.v19i1.150

Abstract

Wacana perennialisme muncul dalam kajian filsafat agama. Filsafat agama memilikijenis pendekatan filsafat analitik agama, filsafat konstruksi agama, dan filsafat religius.Perennialisme Huston Smith dengan pendekatan filsafat analitik agama, tidak terjebakmenjelaskan agama secara historis dengan mempertanyakan apakah agama itu benar atau salahdan kapan munculnya agama-agama yang dianut manusia. Perennialisme Huston Smith denganpendekatan filsafat konstruksi agama dalam menganalisis makna ajaran agama secara mendalamdengan mempertanyakan apakah agama itu–di samping bersifat Ilahiyah–bermanfaat bagi manusiadalam kehidupannya, dan bagaimana membumikan pemahaman manusia terhadap Tuhan kepadakehidupan sosialnya. Perennialisme Huston Smith dengan pendekatan filsafat religius, manusiaakan sampai pada tahap tingkat tertinggi dalam beragama yakni, pemahaman agama yang semakindalam dengan menjadi sosok yang taat dan konsisten dalam beragama. Filsafat Perennial HustonSmith terbentuk seperti sebuah hirarki, mulai dari menganalisis ajaran agama-agama, k
Analisis Kalsium (Ca) pada Ikan Petek dan Mujair dengan Metode Kompleksometri Adriani, Azmalina; Fauziah, Fauziah; Saputra, Riki
Oceana Biomedicina Journal Vol 2, No 2 (2019): Oceana Biomedicina Journal
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.861 KB) | DOI: 10.30649/obj.v2i2.30

Abstract

Fish is one ofthe example of a comestibles that contains a lot of protein and minerals, one of which is calcium. Calcium functions for the body's metabolism in the bone and tooth formation. Petek and Mujair fish contain calcium that is needed by the human body. The purpose of this study was to determine the levels of calcium contained in Petek and Mujair fish. The sampling was done by purposive sampling, which the sample used was obtained by the market in the Peunayong Banda Aceh. This research used complexometry methods. The samples of Petek and Mujair fish that had been cleared were titrated using Na2-EDTA as the titrator. The result showed that Petek and Mujair fish had different calcium levels where the calcium levels in Petek fish reach an average of 0.853% and the calcium levels in Mujair fish reach an average of 0.616%. Petek fish had higher calcium levels than Mujair fish, it was caused by their habit, where Petek fish was sea fish that contained fat, vitamins and minerals, while Mujair fish was freshwater fish that contained carbohydrates and proteins.Keywords: Calcium, Petek fish, Mujair fish, Kompleksometry.