Articles

Found 7 Documents
Search

PERSEPSI DAN EKSPEKTASI SISWA KELAS VII TERHADAP PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DI SMP N 7 PONTIANAK Sari, Ratih Kumala; Lestari, Sri; Astuti, Indri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 10 (2015): Oktober 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.289 KB)

Abstract

  Abstrak: Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi dan ekspektasi siswa kelas VII terhadap pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di SMP N 7 Pontianak. Tujuan khusus penelitian mendeskripsikan persepsi dan ekspektasi siswa kelas VII dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok tahap pembentukkan, tahap peralihan, tahap kegiatan, dan tahap pengakhiran. Metode yang digunakan deskriptif, pendekatan kuantitatif dan bentuk penelitian yang digunakan survey. Subjek kasus siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data komunikasi tidak langsung dan studi dokumentasi. Alat pengumpulan data angket dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa persepsi dan ekspektasi siswa kelas VII SMP Negeri 7 Pontianak pada tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiatan, dan tahap pengakhiran mencapai 75 % masuk dalam rentang kategori baik. Guru pembimbing dalam pelaksanaan layanan bimbingan kelompok melakukan perkenalan, guru pembimbing selalu menanyakan kesiapan anggota untuk masuk ketahap inti, guru pembimbing memberikan kesempatan untuk membahas topik secara bergantian, guru pembimbing selalu memberikan kesimpulan, mengulas kembali untuk memperkuat hasil layanan bimbingan kelompok.   Kata Kunci :Persepsi dan Ekspektasi, Bimbingan Kelompok   Abstract: The general objective of this study to find out how the perceptions and expectations of students of class VII to the implementation of group counseling services in SMP N 7 Pontianak. The specific objective of this study describes the perceptions and expectations of students of class VII in the implementation guindance services group formation stage, intermediate stage, stage activities, and termination phase. The method used descriptive. Quantitative approaches and form of research used survey. Case subject students of class VII. Data collection techniques of indirect communication and documentation. Data collection techniques tool questionnaire and documentation. The result showed that the perceptions and expectations of students of class VII SMP N 7 Pontianak at the formation stage, intermediate stage, stage activities, and termination phase reached 75% fall into either category range. Tutor in the implementation of group counseling services make introductions, the supervising teacher always asks readiness to enter to stage core members, a tutor providing an opportunity to discuss the topics in turn, the supervising teacher always gives conclusion, review the guidance to strengthen the results of the group.   Keyword: Perceptions and Expectations, Guidance Group
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN BALITA SEHAT MENGGUNAKAN PENALARAN FUZZY TSUKAMOTO (STUDI KASUS : PUSKESMAS WONOREJO SAMARINDA) Sari, Ratih Kumala; Hamdani, Hamdani
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 7, No 3 (2012): Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.215 KB) | DOI: 10.30872/jim.v7i3.99

Abstract

A healthy toddler is a toddler that responsive around them. To increase the number of healthy baby, health workers develop an activity that selection of healthy toddlers. Computer capability as tool to help people to do task easier and more efficient, especially in process rate and result accuracy that given are expected assessment team can decide in way to choose a healthy toddler. Provision of decision support systems to support the selection of healthy toddlers may allow the assessment team chose healthy toddler according to the criteria. Fuzzy reasoning could be used to resolve problem that ambiguous. Method that used in this final project is the Tsukamoto fuzzy inference system with object model of the problem that solved is the selection of healthy toddlers recommendation at the health center Wonorejo, Samarinda. Knowledge principles are built with production method (IF-THEN). Firestrength reached in every fuzzy rules for each knowledge principles and is composed with average weight. Result of average weight is an output of recommendation level. Results from research show that this decision support system help users to get healthy baby alternatives that can be recommended based criteria.
ANALISIS IMPOR BERAS DI INDONESIA Sari, Ratih Kumala
Economics Development Analysis Journal Vol 3 No 2 (2014): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v3i2.3838

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Salah satu kebijakan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan beras yaitu dengan menggenjot produksi beras dalam negeri. Namun dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk akan meningkatkan permintaan terhadap beras dan upaya peningkatan produktivitas dalam negeri tidak dapat memenuhi kebutuhan beras dalam negeri. Sehingga untuk menutupi kekurangan tersebut pemerintah mengambil keputusan untuk melakukan impor beras dari negara lain. Akan tetapi pada kenyataannya impor beras dilakukan ketika data statistik menunjukkan bahwa Indonesia sedang mengalami surplus beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi impor beras di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan model Error Correction Model (ECM). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa secara parsial maupun secara bersama-sama produksi beras, konsumsi beras, harga beras dalam negeri dan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpengaruh dan signifikan terhadap impor beras di Indonesia. Abstract ___________________________________________________________________ One of the government’s policy to fulfill the need of rice is to boost the domestic production. However, by increasing the population, the demand of rice will also increase and the effort of increasing the domestic productivity cannot supply domestic rice need. So, to cover the shortage the government make decision to import rice from other countries. Yet, in fact importing rice is occurred when the statistical data showed that the supply of rice in Indonesia is surplus. The purpose of this research is necessary to study the factors which influence the import of rice in Indonesia. The analysis method used is multiple linear regression analysis model with Error Correction Model (ECM). Based on the research proven that partially or jointly the production, the consumption, the price of rice, and the exchange rate of rupiah to US dollar influenced and being significant to importing rice in Indonesia. © 2014 Universitas Negeri Semarang  
UV-Visible Spectrophotometric as a Prospective Tool in Neonatal Sepsis Suhartono, Eko; Yunanto, Ari; Hartoyo, Edi; Kania, Nia; Utama, Adelia Anggraini; Sari, Ratih Kumala; Putri, Niarsari Anugrahing; Thalib, Iskandar
The Indonesian Biomedical Journal Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : The Prodia Education and Research Institute (PERI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.27 KB) | DOI: 10.18585/inabj.v10i1.360

Abstract

BACKGROUND: This study was aimed to employ the UV-Visible (UV-Vis) spectrophotometry techniques to detect the changes in the blood of neonatal sepsis (NS) subject for a deeper understanding in the pathomechanism of NS.METHODS: The cross-sectional study was conducted from February to May 2017 in the Neonatology Division, Department of Pediatric, Ulin General Hospital/Faculty of Medicine, Lambung Mangkurat University, Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia. Blood specimens were taken from newborns, of which 15 each of newborns at risk of sepsis and without risk of sepsis. Data were analyzed by using Mann-Whitney U test.RESULTS: The result of this study suggested that there is a significant difference in the average of absorbance ratio parameter using UV-Vis spectrophotometric methods on the case group compared to the control group. Also, there is a significant difference between advanced oxidation protein products (AOPPs) and thiocyanate (SCN) level in newborn at risk of sepsis.CONCLUSION: The present study demonstrated there were significant differences between the average of absorbance ratio parameter for protein and oxy-hemoglobin region using UV-Vis spectrophotometric methods in healthy subjects and newborn at risk of sepsis.KEYWORDS: spectrophotometric, neonatal sepsis, oxidative stress
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MORALITAS INDIVIDU TERHADAP PENCEGAHAN KECURANGAN DENGAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Sumendap, Priscillia; Hidayat, Willy hidayat; Prabowo, Anggun; Hartono, Hartono; Sartika, Sartika; Sari, Ratih Kumala; Wahyuningrum, Febryanti; Umar, Haryono
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 buku II
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pakar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.883 KB)

Abstract

Penelitian ini menguji hubungan budaya organisasi, moralitas individu dan sistempengendalian internal terhadap pencegahan kecurangan. Sistem pengendalianinternal dalam penelitian ini berperan sebagai variabel intervening. Pengujianpenelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data. Populasi daripenelitian ditujukan kepada beberapa pegawai swasta di Indonesia denganberbagai level posisi sebanyak 200 orang dan sampelnya sebanyak 102 orang.Kuesioner tersebut dianalisis dengan menggunakan SEM (Structural EquationModelling) dan di olah dengan menggunakan aplikasi AMOS Versi 24. Hasil daripengolahan data tersebut menunjukan variabel budaya organisasi, moralitasindividu dan budaya organisasi dengan sistem pengendalian internal sebagaivariabel intervening berpengaruh signifikan positif terhadap pencegahankecurangan.
PENGELOLAAN PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY(CSR) PT PERTAMINA (PERSERO) RU III PLAJU Puspita, Astri Rica; Barasani, Agga Arista; Aditya, Rahadiyand; Wiyatmoko, Angger; Puspitasari, Ita; Sari, Ratih Kumala
Empower: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.631 KB)

Abstract

 AbstrakDewasa ini, lema Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi bahasan yang makin hangat, baik di kalangan perusahaan, swasta, maupun masyarakat. Konsep CSR diejawantahkan oleh perusahaan menjadi pelbagai program pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berkutat pada kegiatan karitatif semata. Perusahaan-perusahaan seolah berlomba untuk menampilkan program-program CSR dalam versi terbaiknya. Konsep CSR tak lagi hanya dipandang sebagai persyaratan untuk memenuhi kewajiban perusahaan yang diatur di dalam perundangan, namun telah menjadi sebuah kesadaraan moral untuk berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.Dalam pengelolaan CSR, PT Pertamina RU III memiliki 3 program unggulan utama yang terbagi di wilayah ring I, ring II, dan ring III. Pada wilayah ring I, PT Pertamina RU III Plaju menggagas program Peningkatan Kesejahteraan untuk Masyarakat (PATRATURA). Program ini bergerak pada bidang pengelolaan sampah dari hulu berbasis masyarakat. Kemudian pada wilayah ring II, PT Pertamina RU III memiliki program Eco Green Fish Farming. Program tersebut fokus pada pengeloaan budidaya ikan air tawar. Terakhir, pada wilayah ring III, PT Pertamina RU III Plaju menginisiasi program Desa Mandiri Energi Pertamina yang terletak di Desa Merbau, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Oku Selatan. AbstactToday, the theme of Corporate Social Responsibility (CSR) has become an increasingly warm discussion, both among companies, the private sector, and society. The concept of CSR is embodied by the company to be a variety of community empowerment programs that are not only focused on charitable activities. Companies seemed to be competing to show their best version of CSR programs. The concept of CSR is no longer only seen as a requirement to fulfill company obligations regulated in legislation, but has become a moral awareness to contribute to improving the welfare of society. In managing CSR, PT Pertamina RU III has 3 main superior programs which are divided into ring I, ring II, and ring III areas. In the ring I area, PT Pertamina RU III Plaju initiated the Community Welfare Improvement program (PATRATURA). This program is engaged in community-based upstream waste management. Then in the ring II area, PT Pertamina RU III has the Eco Green Fish Farming program. The program focuses on managing freshwater fish farming. Finally, in the ring III region, PT Pertamina RU III Plaju initiated the Pertamina Energy Independent Village program located in Merbau Village, Banding Agung District, South Oku District. 
Hubungan antara Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Kebugaran Jasmani dengan Mengukur Vo2 Maks pada Nelayan Penyelam di Kelurahan Kedung Cowek Surabaya SARI, RATIH KUMALA; HADI, JANTO POERNOMO; WIJAYANINGRUM, LENA
Hang Tuah Medical journal Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.891 KB) | DOI: 10.30649/htmj.v16i2.117

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Indeks massa tubuh (IMT) adalah teknik yang paling sering digunakan untuk mengukur lemak tubuh. Kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas fisik. Penurunan kebugaran jasmani dan peningkatan lemak tubuh merupakan faktor penting berkembangnya komorbiditas kardiovaskular. Kebugaran jasmani dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti genetik, usia,  IMT , aktivitas fisik, dan lain - lain. Peningkatan lemak tubuh berbanding terbalik terhadap VO2 Maks, sehingga peningkatan indeks massa tubuh menyebabkan menurunnya kebugaran jasmani.Tujuan: Untuk mengetahui adanya hubungan antara indeks massa tubuh dan tingkat kebugaran jasmani dengan mengukur VO2 Maks pada nelayan penyelam di Kelurahan Kedung Cowek Surabaya.Metodologi: 49 responden diukur tinggi badan, berat badan, dan VO2 maks. IMT diukur dengan berat / tinggi badan kg/m2. VO2 Maks diukur dengan Queen’s College Step Test.  Korelasi dianalisis menggunakan Spearman’s Rho.Hasil: Hasil menunjukkan sebanyak 23 nelayan (46,9%) dengan IMT termasuk dalam kelompok normal, 10 nelayan (20,4%) kelompok gemuk tingkat ringan, 15 nelayan (30,6%) kelompok gemuk tingkat berat dan 1 nelayan yang termasuk dalam kelompok IMT kurus tingkat ringan. hasil analisis didapatkan korelasi negatif yang tidak signifikan antara IMT dan tingkat kebugaran jasmani (r= -0,010; p= 0,944).Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara IMT dan kebugaran jasmani.Kata Kunci: IMT, kebugaran jasmani, nelayan, VO2 Maks