Baru Sadarun, Baru
Universitas Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT USAHA WISATA TERUMBU KARANG TAMAN PENDIDIKAN LAUT BINTANG SAMUDERA

Jurnal Bisnis Perikanan Vol 1, No 1 (2014): Journal of fishery business
Publisher : Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UHO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.823 KB)

Abstract

The purpose of this study were to analysic the costs incued in the management of coral reefs in the Garden tour Education of Ocean Bintang Samudra, to know the benefits derived from coral reef business tourism and the feasibility of reef tourism business in TPL BS Konawe Southeast Sulawesi in order to provide sustainable economic benefits. This research was carried out in September to October 2013. Data was collected through direct observation and depth interviews to tourists and management of TPL BS related economic activity in reef tourism activities. Research results obtained that the total cost incurred in the management of coral reefs tourism in the TPL BS Rp191.566.665. Gains from reef tourism business is Rp313.433.335, obtained from the reduction of total cost and total benefit derived from such business

ANALISIS MANFAAT UPAYA PENANGKAPAN IKAN KARANG DI DESA WAWATU KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN

Jurnal Bisnis Perikanan Vol 1, No 1 (2014): Journal of fishery business
Publisher : Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UHO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.897 KB)

Abstract

The research goals is to analyze the value of the advantages of each type of fishing gear and assess the benefits of reef fish resources through fishing effort in the village Wawatu. The research was conducted using survey method, i.e. direct observation and interviews. The sample in this study was determined by census technique and all members of the population used as samples. Based on the survey results revealed that reef fishing effort carried out by using fishing gear fishing, bottom trawling (gill net), and a combination of fishing and bottom trawling. Each obtained value of the benefit or advantage that Rp3.694.937, Rp3.520.390, and 3,202,165 respectively. And the value of direct benefits reef fishing effort is Rp4.273.000 pertrip. Where fishermen doing fishing effort as much as 29 times per month, meaning the value of the benefits of reef fishing at Rp67.010.850 per month or Rp804.130.200 /year/ 25.24 ha, or Rp31.859.359 /year/ha. The low value of the reef fish resources direct benefits in the Wawatu village is due to the less optimal utilization by the society. It is needed the socialize benefits of resources in order to get more optimal utilization and to improve the welfare of society

POTENSI KEANEKARAGAMAN JENIS DAN SEBARAN SPONS DI PERAIRAN PULAU SAPONDA LAUT KABUPATEN KONAWE

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 1, No 1 (2016): SAPA LAUT
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.805 KB)

Abstract

Penelitian potensi keanekaragaman jenis dan sebaran spons di Perairan Pulau Saponda Laut Kabupaten Konawe dilaksanakan pada bulan Juni 2015. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biodiversitas, kepadatan, frekuensi kemunculan, dan sebaran jenis spons berdasarkan kedalaman. Penelitian ini menggunakan metode transek sabuk (belt transek) dengan ukuran 500m­­2. Pengamatan dilakukan di tiga titik stasiun penelitian yang diambil berdasarkan keberadaan spons. Kepadatan berturut-turut didapatkan sebesar 0,5  ind/10m2 (Utara),  0,3 ind/10m2 (Selatan), dan 0,2 ind/10m2 (Timur). Frekuensi kemunculan tertinggi didapat pada spons jenis Stylotella sp. yang tersebar di kedalaman 2, 4 dan 9 m di semua titik stasiun penelitian. Jumlah species spons yang ditemukan di Perairan Pulau Saponda Laut sebanyak 12 species yang masuk dalam 10 family 9 ordo. Secara umum index keanekaragaman spons di lokasi penelitian masuk dalam kategori sedang.

STUDI STRUKTUR KOMUNITAS TERIPANG BERDASARKAN KONDISI SUBSTRAT Dl PERAIRAN DESA SAWAPUDO KABUPATEN KONAWE

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 1, No 1 (2016): SAPA LAUT
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.907 KB)

Abstract

Teripang adalah salah satu sumber daya ekonomis  penting  hayati  laut  dan  memiliki  peluang  pasar  yang  cukup  baik.  Tujuan  dari penelitian ini untuk menentukan komposisi jenis, kepadatan, distribusi dan keragaman teripang. Penelitian ini dilakukan di perairan Sawapudo Kabupaten Konawe. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Januari-Maret 2015. Metode transek yang digunakan dalam penelitian ini adalah transek kuadrat, dibagi menjadi 3 stasiun. Pengamatan menunjukkan bahwa terdapat 11 spesies teripang yang diklasifikasikan ke dalam 5 genus (Actinopyga, Holothuria, Bohadschia, Stichopus dan Thelenota). Hasil studi menunjukkan bahwa tipe komposisi di stasiun I (64,40%) dari jenis Thelenota ananas yang merupakan nilai tertinggi, di stasiun II (6,25%) dari jenis  H. leucospita dan stasiun III (58,06%) dan  Holothuria scabra yang merupakan jenis  niliai nilai kerapatan tertinggi adalah antara (0,04-0,14 individul nr). Indeks penyebaran (0-0,75) dan diklasifikasikan dalam kategori pola penyebaran seragam, dan indeks keanekaragaman tertinggi ditemukan pada stasiun T    sebesar 2,95. Parameter kualitas  air yang diukur dalam  lokasi penelitian memiliki kondisi kualitas lingkungan yang dianggap baik untuk kehidupan teripang.

Toksisitas Akut Senyawa Metabolit Sekunder dari Spons Laut Clathria sp.

Pharmauho Vol 3, No 1 (2017): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.894 KB)

Abstract

Isolasi dan penentuan struktur senyawa metabolit sekunder dari ekstrak metanol spons laut Clathria sp serta uji toksisitasnya terhadap larva udang Artemia salina Leach telah dilakukan. Tahapan isolasi dimulai dengan ekstraksi menggunakan teknik maserasi dengan pelarut metanol dilanjutkan, selanjutnya dilakukan pemisahan dengan teknik kromatografi, meliputi kromatografi kolom vakum (KKV), dan kromatografi radial (KR). Struktur senyawa hasil pemurnian dianalisis dengan metode spektroskopi menggunakan FTIR dan NMR-1D (1H dan 13C-NMR) serta dibandingkan dengan data sejenis dari literatur. Isolat diperoleh berupa padatan berwarna putih 3β-(hydroxymethyl)-A-nor-5α-cholest-l5-ene. Hasil uji toksisitas akut isolat terhadap larva A. salina menunjukkan isolat tidak bersifat toksik dengan nilai LC50 sebesar 497,58 ppmKata kunci: Clathria, spons, steroid, toksisitas, A. salina

Senyawa Steroid Spons Xestospongia sp. dari Perairan Sulawesi Tenggara

Pharmauho Vol 4, No 1 (2018): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.882 KB)

Abstract

Telah dilakukan isolasi dan identifikasi senyawa kimia spons Xestospongia sp. dari perairan Sulawesi Tenggara serta uji aktivitasnya sebagai antibakteri. Ekstrak spons diperoleh dengan teknik maserasi menggunakan pelarut metanol. Pemisahan senyawa kimia dari ekstrak tersebut dilakukan dengan teknik kromatografi kolom vakum (KCV), kromatografi radial (KR), dan kromatografi lapis tipis (KLT). Identifikasi isolat menggunakan spektroskopi infra merah serta spektroskopi NMR-1D (1H dan 13C-NMR). Bakteri uji menggunakan Escherichia coli ATCC 35218 dan Staphylococcus aureus ATCC 25923 dengan metode difusi cakram. Isolat diperoleh sebagai padatan berwarna putih, dan hasil analisis spektroskopi infra merah maupun NMR-1D (1H dan 13C-NMR) memperlihatkan bahwa isolat merupakan senyawa dengan kerangka steroid sarangosterol. Uji aktivitas senyawa isolat  menunjukkan tidak adanya aktivitas terhadap bakteri E. coli ATCC 35218 dan  S. aureus ATCC 25923.Kata kunci: Xestospongia, spons, isolasi, antibakteri, E. coli, S. aureus

KEANEKARAGAMAN DAN KEPADATAN KARANG LUNAK DI PERAIRAN WAWORAHA KECAMATAN SOROPIA

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 3, No 1 (2018): SAPA LAUT
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karang lunak merupakan salah satu anggota Cnidaria yang berperan dalam pembentukan terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kepadatan karang lunak di Perairan Waworaha Kecamatan Soropia. Pengambilan data dilakukan    pada bulan April 2017 dengan menggunakan metode belt transect. Luas area pemantauan 700 m², dengan spesifikasi panjang 70 m dan lebar 10 m.  Jenis karang lunak yang ditemukan berjumlah 8 jenis, yaitu 5 Lobophytum crassum, 13 Sarcophyton glaucum, 2 Sinularia flexibilis, 4 Sinularia leptoclados, 8 Lemnalia flava,  2 Dendronephtya hemprichii, 2 Litophyton, dan 7 Capnella fungiforms kukenthal. Kepadatan karang lunak yang diperoleh pada stasiun I sebesar 0,007 koloni/m², stasiun II sebesar 0,34 koloni/m², dan stasiun III sebesar 0,020 koloni/m². Frekuensi kemunculan diperoleh sebesar 33,33-66,67%.Kata kunci: Keanekaragaman, Kepadatan, Karang lunak, Perairan Waworaha.