Articles

Found 29 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK Mardiah, Enok; Hamdani, Aam; Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v3i1.3193

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar siswa antara yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dengan yang menerapkan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Mekanika Teknik dan Elemen Mesin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian yang digunakan yaitu nonequivalent control group design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Siswa kelas X TPM di SMK Negeri 6 Bandung dengan kelas X TPM 2 sebagai kelas kontrol dan kelas X TPM 3 sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang lebih baik pada kelas yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (kelas eksperimen) dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,71 yang termasuk pada kategori tinggi, sedangkan kelas yang menerapkan model pembelajaran konvensional (kelas kontrol) nilai rata-rata N-Gain mencapai 0,49 yang termasuk pada kategori sedang.
Design and Developement Multimedia Animation Corrosion and Coating Process Sukrawan, Yusep; Permana, Enda; Komaro, Mumu; Solehudin, Agus
Innovation of Vocational Technology Education Vol 14, No 1 (2018): February
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v14i1.11046

Abstract

The purpose of this research is to create an animation-based learning media of corrosion processes in the subject of corrosion and coating. The media produced is a learning media program in the form of .swf file that can be directly installed and accessed on personal computer. This development research (R&D) was started with concept exploration to find out the necessary product model, followed by its development through many test steps (expert judgment, limited test, and application test) and correction procedure until the proper product was determined.  The last step was an experimental process to validate the product. The research has result an animation-based interactive media which has good criteria according to the media expert judgment value of 78.3 %, students’ response of 83.0 % and subject matter expert judgment value of 89.0 %. Validity test show that the media has a significant effect to increase a number of students who reach minimum standard competency.
Penggunaan Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan Teknik Mesin Sukrawan, Yusep; Komaro, Mumu
Innovation of Vocational Technology Education Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v7i1.6080

Abstract

Basic Competency in Vocational subjects in Mechanical Engineering, vocational students have always faced the problems associated with engineering science to be done to establish the expected curriculum vocational competence. One solution that is considered suitable to solve the problem is the application of problem based learning, problem-solving method based discussion group. With the implementation of the model is expected to improve learning outcomes and student activities. The research method is a method of Classroom Action Research. The results showed that the application of problem based learning-based discussion group can improve student learning outcomes in the cognitive domain of the N-Gain 0.71 in the high category. The average value of 82.12 in the affective domain of the positive category and the average value of 90.9 in the psychomotor domain of very good category, while the average value of student activities at the low category.
MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL TUTORIAL UNTUK PENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK Setyo, Bangkit A.; Komaro, Mumu; Ariyano, Ariyano
Journal of Mechaninal Engineering Education Vol 1, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perbandingan peningkatan tentang kemampuan siswa yang belajar menggunakan multimedia interaktif model tutorial dengan yang menggunakan handout pada materi ajar dimension. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode eksperemental semu (quasi eksperimental research). Teknik pengumpulan data dilakukan penggunakan soal tes sebagai soal pretest dan posttest serta lembar respon siswa. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan hasil belajar (kemampuan siswa) yang lebih tinggi pada kelas yang menggunakan multimedia interaktif model tutorial dengan nilai rata-rata N-Gain 0,587 dibandingkan dengan kelas yang menggunakan Handout dengan nilai rata-rata N-Gain yang hanya mencapai 0,350. Penerapan multimedia interaktif model tutorial juga mendapat serpon yang positif dari siswa hingga mencapai persentase 89% yang termasuk dalam katergori tinggi.
Penerapan Modul dan Wall Chart untuk Meningkatkan Kompetensi Sistem Kopling Kamal, Musthafa; Wiharna, Ono; Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7448

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa serta peningkatan hasil belajarnya, setelah menggunakan bahan ajar modul dan bahan ajar wall chart pada kompetensi sistem kopling. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen true experimental design dengan desain pre-test posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri Bantarkalong Tasikmalaya teknik kendaraan ringan yang berjumlah 4 kelas sebanyak 125 orang. Sampel penelitian dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen yang menggunakan bahan ajar modul dan kelas kontrol yang menggunakan bahan ajar wall chart. Instrumen yang digunakan pre test yang dilaksanakan sebelum siswa melaksanakan proses pembelajaran dan post test setelah siswa melaksanakan proses pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada skor post test setelah menggunakan bahan ajar modul sebesar 75,39 dan rata-rata hasil belajar pada skor post testsiswa setelah menggunakan bahan ajar wall charts ebesar 72,14. Peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan bahan ajar modul sebesar 57%  dan peningkatan hasil belajar menggunakan bahan ajar wall chart sebesar 49%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar modul berada pada kategori sedang dengan peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang juga; (2) Rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar wall chart berada pada kategori rendah, dengan peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang.
PENGARUH MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI PERBAIKAN DIFFERENTIAL Radityan, Fatwa T.; Kuntadi, Iwa; Komaro, Mumu
Journal of Mechaninal Engineering Education Vol 1, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh multimedia interaktif terhadap hasil belajar siswa setelah melakukan proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi experiment dengan desain non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMKN 6 Bandung kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan yang berjumlah 70 siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa soal pre test yang dilaksanakan sebelum siswa melaksanakan proses pembelajaran dan post test setelah siswa melaksanakan proses pembelajaran, kedua soal tes tersebut digunakan untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan multimedia interaktif yaitu 0,67 lebih tinggi dibandingkan pembelajaran menggunakan media visual dengan peningkatan 0,41, sehingga dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pada kompetensi perbaikan differential.
PENGGUNAAN MULTIMEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN MATERI BIDANG GESER Falah, Ferdian; Komaro, Mumu; Yayat, Yayat
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kelompok unggul, menengah dan rendah (upper, middle dan lower). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pre-experimental designs, dengan one-group pretest-posttest design. Pengumpulan data menggunakan tes essay, yang dilakukan sebelum dan sesudah mahasiswa diberikan treatment. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan multimedia animasi dalam pembelajaran materi bidang geser dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada kelompok lower, middle, maupun upper.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PENGUJIAN LOGAM PADA SISWA SMK Ridha, Muhammd R; Komaro, Mumu; Ariyano, Ariyano
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v5i1.12620

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi pengujian logam dengam  pembelajaran menggunakan media audio visual di SMKN 1 Katapang. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru mata pelajaran dasar perancangan teknik mesin, guru kesulitan menjelaskan materi pengujian logam disebabkan tidak adanya alat-alat pengujian logam, sehingga guru tidak bisa melakukan demonstrasi proses pengujian logam. Tidak bisa dilakukannya demonstrasi pengujian logam, menyebabkan siswa hanya mendapat pengalaman belajar yang lebih sedikit melalui media gambar. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan rancangan control group pre-test post-test. Teknik analisis data menggunakan uji homogenitas untuk data pre-test dan post-test, perhitungan N-gain, dan uji-t untuk pengujian hipotesis. Populasi dan Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas X di SMKN 1 Katapang. Berdasarkan hasil analisis data peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran materi pengujian logam yang menggunakan media audio visual lebih besar dari media gambar. Respon siswa terhadap media audio visual juga berkategori baik.
KESESUAIAN ANTARA PENILAIAN BELAJAR OLEH GURU PRODUKTIF DENGAN STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI DASAR OTOMOTIF Fatah, Pipit A; Kusumah, Inu H; Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v5i1.12622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara penilaian belajar oleh guru produktif SMK dengan Standar Penilaian Pendidikan pada mata pelajaran Teknologi Dasar Otomotif di SMKN 6 Bandung. Data diperoleh dengan menyebarkan angket kepada responden yaitu para siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan di SMKN 6 Bandung, serta dengan meninjau dokumen-dokumen pendukung penilaian belajar. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 210 siswa dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase dengan hasil kesesuaian 87,1% pada tahap persiapan penilaian belajar, 77% pada tahap pelaksanaan penilaian belajar, 43,22% pada tahap tindak lanjut penilaian belajar, serta 83,3% pada tahap pelaporan penilaian belajar. Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan penilaian belajar di SMKN 6 Bandung khususnya pada mata pelajaran Teknologi Dasar Otomotif, lebih dari setengahnya telah sesuai dengan Standar Penilaian Pendidikan.
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG METODE PEMBELAJARAN TEAM TEACHING TERHADAP MOTIVASI PENYELESAIN TUGAS GAMBAR TEKNIK Solihin, Amin; Wiharna, Ono; Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v3i1.3188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui memperoleh gambaran persepsi siswa tentang pelaksanaan metode pembelajaran team teaching, motivasi siswa dalam penyelesaian tugas gambarnya dan dan hubungan persepsi siswa tentang metode pembelajaran team teaching terhadap motivasi siswa dalam penyelesaian tugas gambar. Pengambilan data menggunakan angket. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 8 Bandung sebanyak 230 siswa dan jumlah sampel sebanyak 58 responden. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi Y = 36.33 + 0,27 X, dengan koefisien determinasi menunjukkan persentase sebesar 7,3%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah persepsi siswa tentang metode pembelajaran team teaching dalam kategori baik. Motivasi penyelesaian tugas gambar cenderung dalam kategori yang cukup tinggi. Ada hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi siswa tentang metode pembelajaran team teaching terhadap motivasi penyelesain tugas gambar pada mata pelajaran gambar teknik. Persepsi siswa tentang metode pembelajaran team teaching  akan mempengaruhi motivasi penyelesain tugas gambar pada mata pelajaran gambar teknik.