Articles

Found 10 Documents
Search

STUDI EKSPLORASI FASILITAS WORKSHOP TEKNIK OTOMOTIF SMK NEGERI 2 GARUT BERDASARKAN STANDAR SARANA PRASARANA Rahman, Faisal; Supriawan, Dedi; Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 2, No 1 (2015): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.388 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v2i1.1152

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang sarana dan prasarana di workshop Teknik Mekanik Otomotif SMK Negeri 2 Garut dan pemenuhan standar uji kompetensi Teknik Mekanik Otomotif SMK berdasarkan instrumen verifikasi SMK penyelenggara ujian praktik kejuruan. Penelitian ini mengambil lokasi di workshop Otomotif SMK Negeri 2 Garut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan peneliti adalah hasil dari observasi dan dokumentasi, berupa pedoman observasi/checklist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sarana di workshop Teknik Mekanik Otomotif SMKN 2 Garut 85,7% telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan. (2) Prasarana di workshop Teknik Mekanik Otomotif SMKN 2 Garut 50%g sudah memenuhi Standar Nasional Pendidikan atau kategori kurang layak. (3) Sarana dan prasarana yang terdapat di workshop Teknik Mekanik Otomotif SMKN 2 Garut 98,7% telah memenuhi standar uji kompetensi. Kesimpulan penelitian ini SMKN 2 Garut sangat layak untuk dijadikan tempat pelaksanaan ujian kompetensi.
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMK PADA STANDAR KOMPETENSI MERAWAT BATERAI Wahyudin, Trio; Supriawan, Dedi; Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 2, No 2 (2015): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.171 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v2i2.1493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran multimedia lebih baik dari pada penggunaan media pembelajaran klasikal pada standar kompetensi Memelihara Baterai di SMK Negri 6 Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian menggunakan Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X TKR SMK Negri 6 Bandung. Sampel yang diambil dalam penelitian ini hanya dua kelas yaitu kelas X TKR 2 sejumlah 33 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X TKR 4 sejumlah 33 siswa sebagai kelas kontrol. Hasil analisis data mendapatkan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran multimedia lebih baik dari pada media klasikal, Hal ini bisa dilihat dari nilai rata-rata hasil akhir (Posttest). Nilai rata-rata pada kelas yang menggunakan multimedia (kelas eksperimen) sebesar 82,42 sedangkan kelas yang menggunakan pembelajaran klasikal (kelas kontrol) sebesar 74,91 dengan skala penilaian 0-100.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PEMBELAJARAN KELISTRIKAN Bisri, Hasim; Supriawan, Dedi; Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.945 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v3i1.3196

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa melalui penerapan metode pembelajaran pemecahan masalah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas  yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari dua  pertemuan tatap muka mengajar yang dilakukan pada kelas XI TKR 2 SMKN 8 Bandung sebanyak 28 siswa. Metode pembelajaran pemecahan masalah adalah suatu rencana berupa pola yang didesain dengan pendekatan pemecahan masalah melalui tahap demi tahap yang dilakukan siswa selama mengikuti proses pembelajaran. Pengumpulan data yang dilakukan untuk mengukur aktivitas belajar siswa yaitu dengan menggunakan lembar observasi dan pengumpulan data untuk mengukur hasil belajar siswa yaitu dengan menggunakan test. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya peningkatan aktivitas belajar siswa pada siklus I dan siklus II berturut-turut dalam kategori sedang dan kategori tinggi dan peningkatan hasil belajar siswa dengan n-gain ternormalisasi pada siklus I dan siklus II berturut-turut dalam kategori sedang dan kategori tinggi. Kesimpulannya bahwa dengan penerapan metode pembelajaran pemecahan masalah dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa pada materi pembelajaran kelistrikan Kompetensi Dasar Memperbaiki Sistem Pengapian.
KONTRIBUSI PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA BIDANG OTOMOTIF El-khomaen, Amri R.; Supriawan, Dedi; Sukrawan, Yusep
Journal of Mechaninal Engineering Education Vol 1, No 1 (2014): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.98 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa di SMK Negeri 8 Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa angket dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil pengolahan data menunjukkan bahwa tingkat pelaksanaan pembelajaran kewirausahaan di SMK Negeri 8 Bandung tergolong dalam kategori cukup baik, sedangkan minat berwirausaha siswa di SMK Negeri 8 Bandung berada dalam kategori sedang. Hasil pengujian koefisien determinasi antara pembelajaran kewirausahaan dan minat berwirausaha menunjukkan bahwa besarnya kontribusi dari pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada bidang otomotif siswa kelas XII TSM SMK Negeri 8 Bandung berada pada kategori sedang.
Model Pembelajaran E-Learning (LMS) Untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Termodinamika Teknik Sumardi, Kamin; Supriawan, Dedi
Innovation of Vocational Technology Education Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v7i1.6077

Abstract

The purpose of this research is to produce an e-learning teaching model in order to enhance to comprehension of the thermodynamic technology. There are to main activities, i.e.: identifying the need of teaching material (including the data of category and the topics of suitable lecture material for e-learning, and the pedagogic aspects) and making the e-learning model. Our research subjects are 84 students of mechanical engineering department FPTK UPI who has taken thermodynamic technology lecture. The results of this research are as follows: (a) The LMS (e-learning) thermodynamic technology becomes the centre of student activities (community web based distance learning); (b) Interaction in the student groups, through discussion; and (c) The student administrations system, including attendance, tasks, tests and achievement will be more complete, various and up to date. The research results concerning the thermodynamic technology material are as follows: (a) new information; (b) clear teaching goal formulation; (c) integration between new substance content with loose lecture material; (d) students can show the level of their comprehension through exercise; (e) the concise, short, and compact material explanation; (f) feedback against the evaluation conducted.
Pengaruh Pembelajaran Menggunakan Multimedia Animasi terhadap Peningkatan Penguasaan Konsep Materi Gaya pada Siswa SMK Ridwan, Ari; Supriawan, Dedi; Ariyano, Ariyano
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.098 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran menggunakan multimedia animasi terhadap peningkatan penguasaan konsep siswa SMK pada materi gaya dengan metode multimedia animasi dibandingkan dengan media diktat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimental dengan desain nonequivalent control group design. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes pilihan ganda, tes dilakukan sebelum dan sesudah siswa diberikan treatment. Hasil penelitian yang dilihat dari nilai rata-rata N-Gain dari masing-masing kelompok menunjukkan pengaruh penggunaan multimedia animasi terhadap peningkatan penguasaan konsep. Kelas yang menggunakan multimedia animasi berada pada kategori sedang, sedangkan kelas yang menggunakan media diktat yang berada pada kategori rendah, sehingga terlihat terdapat  pengaruh penggunaan multimedia animasi terhadap peningkatan penguasaan konsep pada pembelajaran materi gaya.
Penerapan Media Interaktif Mata Pelajaran Pemeliharaan Sistem Electronic Fuel Injection Rustandi, Rustandi; Supriawan, Dedi; Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.046 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v4i2.9638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media interaktif yang berpengaruh pada hasil belajar siswa dan motivasi siswa setelah diterapkan pembelajaran dengan perangkatmedia interaktif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini dilakukan dengan cara dilihat dari rata-rata nilai dikelas paa tahun sebelumnya dan didapat siswa kelas XI TKR 1 SMK Al Farisi Leles Garut tahun ajaran 2015/2016. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penelitian ini terdiri dari tiga siklus yaitu siklus awal, siklus I dan siklus II, yang mana persentasi mengenai motivasi dan hasil belajar adalah sebagai berikut, untuk motivasi belajar dari siklus awal sampai siklus II persentsinya yaitu siklus awal 47,5%, siklus I 69,024% dan siklus II 78,26%. Sedangkan untuk hasil belajar prsentasinya yaitu siklus awal 10,33%, siklus I 55,26% dan siklus II 76,31. Penggunaan media interaktif dapat meningkatkan pemahaman siswa, maka sebaiknya untuk mata pelajaran yang sifatnya aplikatif digunakan media pembelajaran untuk membantu siswa dalam memahami materi materi yang diberikan guru. Media pembelajaran interaktif tentang ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa yang signifikan.
PENGGUNAAN MULTIMEDIA BERBASIS VIDEO UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK MESIN Karim, Muhammad T.; Supriawan, Dedi; Sukrawan, Yusep
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.92 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4553

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peningkatan pemahaman siswa dalam penggunaan multimedia berbasis video setelah melakukan proses pembelajaran. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian pretest-postest control grup design. Sampel adalah siswa kelas XI berjumlah 56 siswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan multimedia berbasis video dan kelompok kontrol yang menggunakan media power point. Instrumen yang digunakan pada berupa soal tes. Hasil penelitian menunjukan peningkatan pemahaman siswa dilihat dari rerata hasil tes siswa menggunakan multimedia berbasis video dengan N-Gain 0,60 termasuk dalam kategori sedang dibandingkan dengan penggunaan media power point dengan rerata N-Gain 0,22 yang termasuk dalam kategori rendah. Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan multimedia berbasis video terhadap peningkatkan pemahaman siswa kelas XI TP pada mata palajaran gambar teknik materi gambar potongan di SMK Tunas Bangsa.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DRILL TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK Mustaqim, Zalil; Supriawan, Dedi; Solehudian, Agus
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.043 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran drill dengan yang menggunakan metode ceramah dan demonstrasi pada mata pelajaran Gambar teknik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian yang dignakan yaitu nonequivalent control group design. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling, sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas X TM  di SMK Negeri 2 Bandung dengan kelas X TM 8 sebagai kelas kontrol dan kelas X TM 11 sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukan tidak adanya peningkatan hasil belajar peserta didik pada kelas yang menggunakan metode drill (kelas eksperimen) dengan kelas yang menggunakana metode ceramah dan demonstrasi (kelas kontrol) nilai rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 0,53 yang termasuk pada kategori sedang,sedangkan pada kelas kontrol nilai rata-rata N-Gain msebesar 0,48 yang termasuk pada kategori sedang.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together terhadap Hasil Belajar Siswa SMK Syakuro, Abdan; Supriawan, Dedi; Permana, Enda
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.86 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7434

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan gambaran dan perbedaan peningkatan hasil belajar siswa antara yang menerapkan model pembelajaran langsung dengan yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together pada mata pelajaran mekanika teknik dan elemen mesin. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan peningkatan hasil belajar siswa yang lebih baik pada kelas yang menerapkan model pembelajaran numbered heads together dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,80 yang termasuk pada kategori tinggi, sedangkan kelas yang menerapkan model pembelajaran langsung (kelas kontrol) nilai rata-rata N-Gain mencapai 0,73 yang termasuk pada kategori tinggi.