Deni Kurniadi Sunjaya, Deni Kurniadi
Department of Public Health, Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran

Published : 19 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : GIZI INDONESIA

ANALISIS HASIL JANGKA PENDEK PELAKSANAAN KONSELING PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK MENGGUNAKAN PEMODELAN RASCH Nurwulansari, Fitria; Sunjaya, Deni Kurniadi; Gurnida, Dida Akhmad
GIZI INDONESIA Vol 41, No 2 (2018): September 2018
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The first thousand days of life is a golden period that determines the quality of life in the future. Practice of Infant and Young Child Feeding (IYCF) that are not appropriate during this period can cause stunting. One of the government’s efforts to improve IYCF practice is IYCF Counseling. IYCF counseling can improve knowledge, attitude, and encourage the occurance of IYCF behavior. This study aims to analyze the short results of IYCF counseling on the knowledge and attitude of Mothers who have and have not been given IYCF counseling in Cireunghas District, Sukabumi. The instrument was used a modified knowledge and attitude questionnaire about IYCF. Rasch modeling was used for analysis of questionnaire data, the design of this study was a survey method with a cross sectional approach in April 2018 with maternal subjects having children aged 6-23 months totaling 90 people. The items on the instrument are found to have varying discrimination, which indicates that the instrument has the ability to measure. The results show that the counseling material that needs to be emphasized during IYCF counseling is about giving breastfeeding using bottles, giving up to 2 yearsof breastfeeding, the texture of food at the beginning of complementary feeding, and responsive feeding. There needs to be increase in the quality and frequency of IYCF counseling to achieve the expected changes of knowledge and attitude. ABSTRAK Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) merupakan periode emas yang menentukan kualitas kehidupan di masa yang akan datang. Praktik Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) yang tidak tepat pada masa tersebut dapat menyebabkan terjadinya stunting. Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan praktik PMBA yaitu dengan konseling PMBA. Konseling PMBA dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan mendorong terjadinya perilaku PMBA sesuai rekomendasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil jangka pendek dari pelaksanaan konseling PMBA pada pengetahuan dan sikap ibu yang sudah dan belum diberikan konseling PMBA di Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan dan sikap tentang PMBA yang telah dimodifikasi. Pemodelan Rasch digunakan untuk analisis data kuesioner, desain penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan waktu cross sectional pada bulan April 2018 dengan subjek ibu yang mempunyai anak usia 6–23 bulan yang berjumlah 90 orang. Item pada instrumen didapati mempunyai daya diskriminasi yang beragam, yang menunjukkan instrumen mempunyai kemampuan mengukur. Hasil analisis menunjukkan bahwa materi konseling yang perlu ditekankan pada saat konseling PMBA yaitu tentang pemberian ASI menggunakan botol, pemberian ASI hingga 2 tahun, tekstur makanan pada awal MP-ASI, dan responsive feeding. Perlu adanya peningkatan kualitas dan frekuensi dari konseling PMBA untuk mencapai perubahan pengetahuan dan sikap yang diharapkan. Kata kunci: konseling PMBA, pengetahuan, sikap, pemodelan Rasch