Fuad Abd. Rachman, Fuad Abd.
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Kemampuan Awal dan Sikap terhadap MIPA dengan Prestasi Belajar MIPA Mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA

Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 3, No 3 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2827.619 KB)

Abstract

The purpose of this research was to examine correlations between cognitive entry behavior and attitude toward mathematics and science (MIPA), and achievement in mathematics and science. The population of the study was the students of MIPA FKIP-UNSRI. There were 140 subjects sample chosen from the population. The Pearsons Product Moment and Multiple Correlation were applied to analyze the data. The results showed that: there was correlation between cognitive entry behavior and achievement in mathematics and science; there was correlation between attitude toward mathematics and science, and achievement in mathematics and science; achievement in mathematics and science can be predicted from cognitive entry behavior and attitude toward mathematics and science.

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (Nht) Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa di SMP PGRI Palembang

Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.523 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar fisika siswa di SMP PGRI 1 Palembang. Populasi penelitian ini adalah 192 siswa seluruh kelas VII SMP PGRI 1 Palembang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas eksperimen (VII 2) yang berjumlah 31 siswa dan kelas kontrol (VII 1) yang berjumlah 31 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quisi Experimental. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Tes untuk menganalisis data digunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal. Selain itu kedua varians kelas dalam penelitian ini bersifat homogen. Setelah kedua kelas berdistribusi normal dan bersifat homogen barulah data dianalisis menggunakan uji-t. Dari hasil analisis diperoleh nilai thitung= 4,231, sedangkan ttabel= 2,000 (thitung>ttabel) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh positif model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar fisika siswa kelas VII di SMP PGRI 1 Palembang.

Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS)terhadap Akivitas dan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Kayuagung

Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.165 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktivitas belajar siswa kelas X yang diterapkan model pembelajaran Think Pair Share (TPS). Serta untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh positif model pembelajaran TPS terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 2 Kayuagung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian quasi experiment. Bentuk desain penelitian yaitu posttest only control design. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Kayuagung pada semester gazal tahun ajaran 2017/2018. Populasi penelitian yaitu siswa kelas X MIPA. Sampel penelitian dipilih dengan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian yaitu dua kelas siswa yang masing-masing terdiri dari 36 siswa. Pengumpulan data menggunakan instrumen observasi dan tes. Hasil analisis data observasi menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar setiap pertemuan. Persentase rata-rata aktivitas belajar siswa di kelas yang diterapkan model pembelajaran TPS berada dalam kategori tinggi. Dari data tes yang terkumpul, diketahui bahwa nilai rata-rata tes hasil belajar siswa kelas kontrol 67,5 sedangkan kelas eksperimen 74,5. Hasil analisis data tes menunjukkan bahwa data berdisribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis didapatkan hitung t = 2,37 > tabel t = 1,99 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh positif model pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 2 Kayuagung

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Pada Mata Pelajaran Fisika Kelas X SMA Negeri 1 Tempilang Kabupaten Bangka Barat

Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.086 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa signifikan pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemahaman konsep pada mata pelajaran Fisika kelas X SMA Negeri 1 Tempilang kabupaten Bangka Barat. Model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) yaitu pembelajaran yang berpusat pada siswa untuk memecahkan suatu masalah melalui tahaptahap metode ilmiah, siswa dapat mempelajari pengetahuan yang berhubungan dengan masalah tersebut. Pembelajaran berbasis masalah memfokuskan siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran dan mendorong siswa agar lebih kreatif dalam memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapinya. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tempilang Kabupaten Bangka Barat. Sampel penelitian ini adalah kelas X.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.3 sebagai kelas kontrol. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian ekperimen yaitu Quasy Experimental Design, bentuk desain yang digunakan dalam penelitian yaitu Pretest-Posttest Control Group Design dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan dokumentasi. Dari hasil perhitungan statistik uji-t satu fihak, pada hasil pretest diperoleh = 1,76 dan hasil posttest diperoleh = 6,21 dengan = 1,671; dengan taraf signifikan α = 0,05. Dengan demikian berarti dari hasil posttest dinyatakan bahwa > , maka Ha diterima. Hal tersebut menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemahaman konsep pada mata pelajaran Fisika kelas X SMA Negeri 1 Tempilang kabupaten Bangka Barat

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar di SMPN 2 Tanjung Lago

Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.043 KB)

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas VII SMPN 2 Tanjung Lago. TGT merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament yang dapat memotivasi siswa, saling membantu dan kerja sama dalam kelompok serta pertandingan tim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode True Experimental dengan desain Posttest Only Control Group dengan teknik pengambilan cluster random sampling terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Tes untuk menganalisis data tes hasil belajar siswa digunakan statistic uji-t dan observasi untuk melihat aktivitas siswa selama digunakannya model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) di kelas eksperimen. Hasil analisis diperoleh nilai thitung = 5,799, sedangkan ttabel = 2,000 (thitung > ttabel) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh positif model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa di SMPN 2 Tanjung Lago dengan rata-rata kelas eksperimen 75,39 dan kelas kontrol 63,37. Aktivitas siswa selama digunakannya model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) tergolong aktif dengan rata-rata keseluruhan yaitu 77,6 %.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GI-GI (GROUP INVESTIGATION-GUIDED INQUIRY) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS X SMA NEGERI 8 PALEMBANG

JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 5, No 2 (2018): Kajian Fisika dan Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.845 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran yang kurang melatih keterampilan proses sains pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif model pembelajaran GI-GI (Group Investigation-Guided Inquiry) terhadap keterampilan proses sains siswa kelas X SMA Negeri 8 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan desain pre-test-post-test control group design. Populasi dalam penelitian seluruh kelas X SMA Negeri 8 Palembang. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan observasi. Teknik analisis data tes menggunakan teknik uji-t dan data observasi menggunakan analisis data statistik deskriptif (rata-rata). Berdasarkan hasil analisis data tes, diperoleh nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 81,30, sedangkan kelas kontrol 76,27. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t pada taraf signifikan 5% diperoleh thitung > ttabel yakni 3,57 > 1.667. Analisis data observasi diperoleh skor rata-rata keseluruhan keterampilan proses sains siswa sebesar 2,70 dengan kategori tinggi (dalam rentang 1-4). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran GI-GI (Group Investigation-Guided Inquiry) berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains siswa kelas X SMA Negeri 8 Palembang.