Articles

MAKNA KOMUNIKASI SIMBOLIK HUKUM ADAT SASI DALAM PELESTARIAN ALAM LAUT DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA Warawarin, Casparina Yulina; Cangara, Hafied; Muhadar, Muhadar
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.951 KB)

Abstract

Sasi merupakan suatu bentuk tradisi budaya Kei yang digunakan untuk melindungi dan melestarikan lingkungan alam laut. Penelitian ini bertujuan menganalisis 1) Makna komunikasi simbolik hukum adat sasi dalam pelestarian alam laut, 2) Dampak pelaksanaan sasi dalam pelestarian alam laut. Penelitian ini dilaksanakan di beberapa desa yang dianggap masih melaksanakan tradisi sasi laut Kabupaten Maluku Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara bebas dan mendalam (in-depth interview) dan Studi kepustakaan merupakan teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data yang berkaitan dengan pembahasan di atas. Untuk mendapatkan informan penelitian yang memberikan data secara akurat maka  peneliti menentukan informan secara sengaja (purposive) yaitu beberapa Raja terdiri dari Raja Watlaar (Rat Maur Ohoiwut), Raja Nerong (Rat Nerong), tokoh pemuda, tokoh masyarakat serta pemerintah daerah (Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten Maluku Tenggara). Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna simbolik sasi dalam pelestarian alam laut yaitu menjaga kestabilan alam laut untuk ekosistem yang berkelanjutan guna kepentingan komunal kepada generasi berikutnya karena tindakan sasi sudah merupakan tradisi dari leluhur. Dampak pelaksanaan sasi ini berupa dampak positif yaitu orang tidak lagi melakukan pencurian, saling menjaga hak milik bersama dan hak milik orang lain, serta hubungan antara manusia dengan alam menjadi harmonis dan  dampak negatif adalah jika ada yang melanggar maka akan dikenakan sanksi moral dan magis.
Satellite Communication and Long Distance Education Cangara, Hafied
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8, No 3 (2001)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.843 KB)

Abstract

Since Indonesia introduced communication satellite for telecommunication network, the satellite has brought a number of advantages for national development in various areas, such as telephone network, mass media development, business, education, politics, security and national defence as well as regional and international cooperation. In education, satellite communication could be used for long-distance learning as implemented by 13 state universities in eastern parts of Indonesia. It is also possible to develop the Open University System in teaching and learning process, particularly since the internet technology has been intensively used
PEMBATASAN KAMPANYE DAN RENDAHNYA PARTISIPASI PEMILIH PADA PILKADA SERENTAK 2015 DI TIGA KABUPATEN DI SULAWESI SELATAN Ahmad, Andi Ayatullah; Cangara, Hafied; Hasrullah, Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.898 KB)

Abstract

Kampanye pilkada 2015 berbeda dengan pilkada sebelumnya. Tiga metode kampanye yaitu Alat Peraga Kampanye (APK), Bahan Kampanye dan Iklan Kampanye sudah dibatasi, dibiayai oleh APBD dan diambil alih KPU Kabupaten. Hasil pilkada menunjukkan partisipasi pemilih rendah, sehingga muncul asumsi bahwa pembatasan kampanye berkorelasi terhadap menurunnya partisipasi pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembatasan kampanye terhadap rendahnya partisipasi pemilih di Kabupaten Bulukumba, Pangkep dan Gowa. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, bagaimana potret pelaksanaan kampanye, serta faktor yang memengaruhi rendahnya partisipasi pemilih. Pengumpulan data menggunakan teknis purposif dengan wawancara 27 informan. Pembahasannya menggunakan pendekatan Model Komponensial Kampanye dan Teori Perilaku Pemilih Richard R. Lau dan David P. Redalawsk (2006).  Hasil penelitian menunjukkan, beberapa permasalahan terjadi saat kampanye. Sejumlah APK yang rusak atau hilang tidak digantikan oleh KPU Kabupaten, urutan nomor urut kandidat pada pemasangan APK terbalik, dan minimnya jumlah dan kualitas APK. Adapun faktor yang memengaruhi rendahnya partisipasi pemilih di tiga kabupaten bukan karena faktor pembatasan kampanye melainkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) menggelembung, serta adanya kejenuhan dan sikap apatis masyarakat sebagai pemilih. Permasalahan pelaksanaan kampanye tersebut muncul akibat regulasi pilkada yang tidak mengatur secara jelas teknis pelaksanaannya secara detail.Dengan demikian disarankan untuk mengembalikan pelaksanaan metode kampanye tersebut kepada para pasangan calon, KPU hanya menentukan ukuran, durasi, jumlah dan titik lokasi pemasangan APK dengan mempertimbangkan letak wilayah dan jumlah penduduk.
Komunikasi dalam CSR Perusahaan: Pemberdayaan Masyarakat dan Membangun Citra Positif Rasyid, Anuar; Saleh, Amiruddin; Cangara, Hafied; Priatna, Wahyu Budi
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 31, No. 2, Tahun 2015 [Terakreditasi Dikti]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dan citra postif adalah yang diinginkan dari program CSR perusahaan. Tujuan penulisan ini adalah menganalisis  implementasi komunikasi dalam CSR perusahaan PTPN V untuk pemberdayaan masyarakat dan membangun citra positif dan  hubungan komunikasi CSR perusahaan PTPN V dengan pemberdayaan masyarakat dan citra perusahaan. Penelitian menggunakan kuantitatif dan teknik survei. Populasi pada penelitian ini sebanyak 418 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 250 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan secara proporsional sampling.  Simpulan penelitian ini adalah implementasi komunikasi dalam CSR perusahaan PTPN V untuk pemberdayaan masyarakat dan membangun citra positif secara umum berjalan dengan baik. Selanjutnya terdapat hubungan yang sangat signifikan (p<0,01) antara komunikator, pesan, saluran dengan pemberdayaan masyarakat dan citra perusahaan. 
PERENCANAAN PROGRAM ‘INTERNET TERAPUNG’ DALAM RANGKA PENYEBARLUASAN DAN PEMERATAAN INFORMASI BAGI MASYARAKAT KEPULAUAN Rahim, Nuur Widya; Cangara, Hafied; Farid, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.095 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan informasi yang terjadi antara penduduk yang tinggal di pulau-pulau dengan penduduk yang tinggal di daratan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kelayakan pelaksanaan rencana program ‘Internet Terapung’ yang dicanangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bagi masyarakat pulau-pulau dalam wilayah Kabupaten Pangkep dilihat dari aspek manfaat, faktor pendorong dan penghambat, serta kesiapan Pemerintah Daerah melaksanakan program tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara mendalam dari 23 orang informan, kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan konsep perencanaan pembangunan infrastruktur komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program internet terapung layak untuk diaplikasikan di wilayah Kepulauan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan karena ada 87.931 jiwa dari 620.062 jiwa penduduk yang bertempat tinggal di pulau-pulau. Manfaat yang dapat diperoleh dari pelaksanaan program tersebut antara lain memenuhi kebutuhan pemerataan informasi untuk masyarakat dalam rangka meningkatkan kecerdasan dan kesejahteraan bagi masyarakat yang tinggal di pulau-pulau. Penelitian ini juga menyarankan bahwa untuk suksesnya program ini diperlukan regulasi sistem operasinalisasi yang berkesinambungan, untuk itu perhatian dan bantuan Pemerintah Daerah sangat diperlukan.
PENGGUNAAN MEDIA ONLINE DALAM LELANG PROYEK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DI PULAU SEMBILAN KABUPATEN SINJAI Takdir, Muhammad; Cangara, Hafied; Sadjad, Rhiza S.
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.801 KB)

Abstract

ABSTRAK Pelaksanaan lelang PLTS di Sinjai telah berlangsung sejak tahun 2013 dan telah memberikan banyak pertanyaan tentang penggunaan media online dalam prosesnya terutama dengan adanya lelang berulang kali bahkan kasusnya sampai ke ranah hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan media online serta transparansi dalam proses lelang PLTS di Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui interview, observasi dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling sebanyak 23 orang. Data dianalisa secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media online merupakan suatu bagian upaya untuk mewujudkan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah yang lebih efisien dan transparan sesuai visi dan misi Kabupaten Sinjai, walau belum sepenuhnya bias mendukung open government dan open data. Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan infrastruktur seperti ruangan khusus untuk server, gangguan koneksi internet yang sering terjadi, serta sistem yang digunakan sepenuhnya belum bisa memberikan informasi secara mendetail tentang proses lelang yang dilakukan. Untuk itu penelitian ini menyarankan agar tempat untuk server ditata dengan baik dari aspek keamanan dan aksesibilitas, meminimalisasi gangguan jaringan, dan terus mengupdate sistem lelang secara online sehingga penentuan pemenang lelang selanjutnya lebih terbuka.
TINGKAT PEMAHAMAN DAN SIKAP REMAJA TERHADAP PROGRAM PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN MELALUI FILM ‘KEMBANG DESO’ DI SMA NEGERI 5 MAKASSAR DAN MAN 2 MODEL MAKASSAR Sidabutar, Natalia Debora; Cangara, Hafied; Farid, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.154 KB)

Abstract

ABSTRAK Program Pembangunan selalu membutuhkan peran komunikasi sebagai proses penyampaian dan penerimaan pesan dalam rangka meningkatkan dan memanfaatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam mendorong agar secara sadar menerima program pengendalian kependudukan dan keluarga berencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan sikap remaja terhadap program Pendewasaan Usia Perkawinan melalui film ‘Kembang Deso’ dan melihat perbedaan pemahaman dan sikap remaja terhadap program Pendewasaan Usia Perkawinan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang berupa membandingkan dua objek penelitian yaitu siswa-siswi SMA Negeri 5 Makassar dengan siswa- siswi MAN 2 Model Makassar. Responden sebanyak 89 orang. Data dianalisis menggunakan model bivariat dengan uji T sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pemahaman terhadap program Pendewasaan Usia Perkawinan antara siswa-siswa SMA Negeri 5 Makassar dan siswa-siswa MAN 2 Model Makassar. Akan tetapi, dari sikap mereka terhadap program Pendewasaan Usia Perkawinan menunjukkan ada perbedaan yakni siswa-siswi SMA Negeri 5 Makassar berada pada kriteria setuju sedangkan siswa-siswi MAN 2 Model Makassar berada pada posisi netral. Perbedaan ini dilatarbelakangi perbedaan karakteristik sekolah yakni SMA Negeri 5 Makassar mewakili sekolah umum yang memiliki siswa yang lebih variatif dari segi etnis dan agama, sedangkan siswa MAN 2 Model Makassar adalah lembaga pendidikan yang mewakili sekolah berbasis agama (pesantren). Kata 
ISIS DAN STIGMA ISLAMOFOBIA FRAMING TENTANG KONSTRUKSI PEMBERITAAN ISIS DALAM MEDIA ONLINE Yuliarti, Astinana; Kasnawi, Muhammad Tahir; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.141 KB)

Abstract

ABSTRAK ISIS menjadi salah satu isu yang sering diangkat oleh berbagai media online. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis bagaimana media online mengkonstruksi dan memframing pemberitaan ISIS dalam membentuk stigma Islamofobia di masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis framing model Zhandong dan Gerald Kosicki dengan tipe penelitian analisis kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa teks berita ISIS, baik berupa teks, foto maupun gambar dalam portal online Al Jazeera.com, CNN.com, Kompas.com, dan Republika.co.id. Hasil penelitian menunjukkan media online Al Jazeera.com, CNN.com, Kompas.com, dan Republika.co.id telah memberikan porsi terhadap pemberitaan ISIS dalam berkontribusi terhadap terbentuknya stigma Islamofobia (Anti-Muslim) di masyarakat. Dari hasil penelitian, CNN.com sebagai sebuah media barat kelihatan jelas memberikan porsi pemberitaan yang besar terkait ISIS. Lewat struktur sintaksis dan Retoris media ini, diperoleh gambaran adanya penekanan pemberitaan antara Muslim versus non-Muslim. AlJazeera, sendiri dalam melakukan framing berita ISIS memakai kacamata normatif. Bagaimana Muslim memperoleh imbas yang besar terhadap berbagai pemberitaan yang mengaitkan Islam dan ISIS, sementara media lokal Kompas.com melakukan framing berita berimbang walau pada kenyataan artikel yang dimuat dalam portal tersebut masih mengandung opini. Sedangkan, Portal Republika.co.id, jelas sekali dalam pemberitaanya menggambarkan anti- Amerika dan dunia barat. Republika mengemas berita dengan mengkonstruksinya sehingga pembaca akan terpengaruh bahwa Barat memiliki kebencian kepada Muslim karena agama mereka.
OPINI TOKOH MASYARAKAT TERHADAP PERANAN POLISI SEBAGAI PELINDUNG, PENGAYOM DAN PELAYAN MASYARAKAT DI DAERAH RAWAN KONFLIK KOTA MAKASSAR Buluara, Adi Jaya; Cangara, Hafied; Fatimah, Jeanny Maria
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.068 KB)

Abstract

Abstract Public figures are representative of the community itself because he was acting on behalf of the public or opinion leaders in his name so that people become essential for the police in carrying out its role as protector and waiter society. The aim of the research was to determine the opinion of public figures on the roles of police as protectors, paragons, and servants of community in the conflict prone areas of Makassar City. The research was conducted in Makassar District and Tamalate District. The data were presented qualitatively in narrative forms. The methods of obtaining the data were observation and interview and other relevant data. The results of the research indicate that the opinion of public figures on the roles of police as protectors, paragons, and servants of community are manifested when they are overcoming and guarding against conflicts. The protection perceived by community is their actions to drive the community who are conflicting and guard on-site brawl, while the form of service perceived by the community is quick response from the police based on the report from the community. The opinion from public figures is the main reference to fulfill the need of police force especially related to the fulfillment of facilities supporting polices tasks in the field. It is also initial information in investigating the root of conflict among groups in the society which has implications on the actions of professional and accountable police force.Abstrak Tokoh Masyarakat merupakan representatif dari masyarakat sendiri karena dia bertindak mewakili masyarakat atau mengatasnamakannya sehingga opini tokoh masyarakat menjadi hal yang esensi bagi kepolisian dalam melaksanakan perannya sebagai pelindung, Pengayom dan Pelayan mayarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui opini tokoh masyarakat terhadap peranan polisi sebagai pelndung, pengayom, dan pelayan masyarakat di daerah rawan konflik Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Makassar dan Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opini toko masyarakat terhadap peranan polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat diwujudnyatakan dalam kehadirannya pada saat mengatasi ataupun mencegah terjadinya konflik. Bentuk perlindungan yang dirasakan masyarakat adalah tindakan polisi menghalau warga yang bertikai dan melakukan penjagaan di lokasi tawuran. Bentuk pengayoman diaplikasikan dengan memberikan pembinaan kepada warga, baik orang tua maupun anak muda di wilayah rawan konflik. Adapun bentuk pelayanan dapat dirasakan dengan respon yang cepat polisi terhadap laporan masyarakat. Opini tokoh masyarakat menjadi referensi utama dalam pemenuhan kebutuhan lemabaga kepolisian, khususnya terkait pemenuhan akan fasilitas yang menunjang tugas kepolisian di lapangan. Selain itu, merupakan informasi awal dalam menemukan akar maslah konflik antarkelompok di masyarakat, yang tentunya berimplikasi terhadap tindakan kepolisian yang profesional dan akuntanbel. 
OPINI TOKOH MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN SEBAGAI CENTER POINT OF INDONESIA (CPI) Kamaruddin, Kamaruddin; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.806 KB)

Abstract

Abstract The Association of Indonesian Municipalities (APEKSI) which is formed in 2000 aimed to bridge the interests and needs of the city level. The association acts as a unifying, facilitation, mediation and city governments in managing and organizing their governance. This study aims to understand the perspective of the organization APEKSI in communication, both in the review of information systems and communication networks. This type of research is qualitative. The results showed that the system uses the information in APEKSI most mobile and sms, but not so with the use of social media. APEKSI communication network in such activities seminars, workshops, technical assistance, and other activities ensure the sustainability of APEKSI. It can be concluded that membership in APEKSI have followed the dynamics of the development of information technology and structured communications networks.Abstrak Pembangunan megaproyek Center Point Of Indonesia (CPI) tidak lepas dari sebuah masalah dan kritikan, mulai dari anggaran yang besar hingga pembebasan lahan yang kerap kali menjadi masalah utama, bahkan ada yang menganggap sebagai komoditas politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui opini tokoh masyarakat terhadap kebijakan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam membangun Centre Point of Indonesia (CPI), dan untuk mengetahui kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam membangun Centre Point of Indonesia (CPI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa CPI merupakan suatu issue yang menyangkut kepentingan umum dengan demikian memunculkan berbagai opini masyarakat sehingga mega proyek ini tidak lepas dari pro kontra mengenai dampaknya terhadap ekonomi dan lingkungan. Kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam membangun Centre Point of Indonesia (CPI) menunjukkan bahwa konsepsi Center Point Of Indonesia berawal dari satu keinginan bagaimana memulai dan menciptakan satu peradaban baru yang tidak hanya bermanfaat untuk masa sekarang tetapi juga untuk kemaslahatan dan kesejahteraan generasi mendatang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Center Point of Indonesia (CPI) merupakan megaproyek yang mendapatkan perhatian dari tokoh masyarakat dengan menuai pro dan kontra. 
Co-Authors Adi Jaya Buluara, Adi Jaya Aditya Putra, Aditya Ahmad Abdullah Ahmad Rustan, Ahmad Ahmad, Andi Ayatullah Akhmad, Rezhita Adityana Amiruddin Saleh Andi Alimuddin Unde, Andi Alimuddin Andi Azisah Azis, Andi Azisah Andi Dewi Masuara, Andi Dewi Andi Evi Elvira Adnan, Andi Evi Elvira Andi Nur Fitri, Andi Nur Andi Vita Sukmarini, Andi Vita Andi Warnaen, Andi Anuar Rasyid Anwar, Rostini ARDIANSYAH ARDIANSYAH Asrul, La Ode Besse Risnayanti, Besse Citra Dano Putri, Citra Dano Darmawan Syah, Darmawan Decy Wahyuni, Decy Dwi Ratnasari Edi Suharyadi Eko Priyo Utomo, Eko Priyo Fathiyah Fathiyah Febri Herawati Hamzah, Helmy Hasrullah Hasrullah, Hasrullah Husain, Suharliati Nelsy Ibrahim Umar, Ibrahim Indra Lestari, Indra Isnaniah Nurdin, Isnaniah Izki Fikriani Amir, Izki Fikriani Jeanny Maria Fatimah juliadi, juliadi Jumadi Mappanganro, Jumadi Kamaruddin Kamaruddin Kasnawi, Muhammad Tahir La Jaali, La Lewankiky, Lolita Lisa Musfirah, Lisa Mahmud, Siska Makkarana, Abdillah Muhadar, Muhadar Muhammad Farid Muhammad Hasyim, Muhammad Muhammad Iqbal Sultan, Muhammad Iqbal Muhammad Massyat, Muhammad Muhammad Nadjib, Muhammad Muhammad Syahban Sidiq, Muhammad Syahban Muhammad Takdir, Muhammad Muhammad Zulkifli Tahir, Muhammad Zulkifli Murniati Muhtar, Murniati Mutmainnah Khairunnisa, Mutmainnah Nosakros Arya, Nosakros Ory Andriyani, Ory Polikarpus Manase Mana, Polikarpus Manase Pulubuhu, Dwia Aries Tina Qaharuddin Tahir, Qaharuddin Rachmawaty Djaffar Rahim, Nuur Widya Rahman, Nurhayati Ratnasari, Dwi Ratnasari Reni Juliani, Reni Rhiza S. Sadjad Richard Mozes Amahorseya, Richard Mozes Rizky Maulidiana Haris, Rizky Maulidiana Rohani Marlin Situru, Rohani Marlin Saefullah Saefullah, Saefullah Salle, Aminuddin Samal, Zainudin Fajri Sidabutar, Natalia Debora Sitandung, Yulius Siti Fatimah Sitti Murniati Muhtar, Sitti Murniati Sitti Nurmasita Achsin, Sitti Nurmasita Sulvinajayanti Sulvinajayanti, Sulvinajayanti Supardi Supardi Surya Dharmawansyah, Surya Susilawati Belekebun, Susilawati Syahril Furqany, Syahril Syahrir Nawir Nur, Syahrir Nawir Syahruni Haris, Syahruni Syamsu Alam Ali, Syamsu Alam Talatan, Vera Mantong Tuti Bahfiarti Wahyu Budi Priatna Warawarin, Casparina Yulina Wirawan Jaya, Wirawan Yuliarti, Astinana