Jeannette F. Pangemanan, Jeannette F.
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PERANAN PEREMPUAN PADA RANTAI NILAI PEMASARAN TUNA CAKALANG DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) AERTEMBAGA KOTA BITUNG Gude, Lestiawaty; Pangemanan, Jeannette F.; Lumenta, Vonne
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 5, No 9 (2017): (April 2017)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.812 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilaksanakan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Aertembaga Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara dengan tujuan (1) Untuk menganalisis peran, akses dan kotrol atas asset dan sumberdaya dan kekuatan pengambilan kepeutusan perempuan pedagang ikan (2) Untuk menganalisis peranan perempuan pedagang ikan pada rantai nilai pemasaran tuna-cakalang. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini yaitu: (1) Menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama kuliah melalui penelitian yang dilakukan di lapangan. (2) Menambah pengetahuan sebagai bekal dalam mengaplikasikan pengetahuan teoritik terhadap masalah praktis. (3) Memberikan sumbangan yang berarti bagi pemerintah dan berbagai pihak juga sebagai bahan tambahan informasi pada yang membutuhkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan perempuan pada rantai nilai pemasaran tuna cakalang sangat besar yaitu mulai dari membeli hingga memasarkan. Laki-laki berperan hanya pada kegiatan mengangkut ikan, baik dari atas kapal maupun ke pasar. Hasil analisis juga menunjukkan perempuan pedagang ikan memiliki peran yang lebih dalam kegiatan domestik, publik dan sosial kemasyarakatan. Perempuan pedagang ikan juga memiliki peran terhadap akses dan kontrol atas aset dan sumber daya perikanan, sedangkan untuk pengambilan keputusan mengenai usaha memasarkan ikan, hal ini sebagian besar dilakukan oleh perempuan. Laki-laki hanya berperan dalam pengambilan keputusan mengenai penetapan dan peminjaman modal.Kata kunci : Peranan perempuan, rantai nilai, pemasaran
PERANAN KELOMPOK USAHA BERSAMA TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN NELAYAN TRADISIONAL AURORA MALALAYANG DUA KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO Posumah, Monica Vega; Pangemanan, Jeannette F.; Wagiu, Max H.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 3, No 5 (2015): (April 2015)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.536 KB)

Abstract

Abstract Fishermen in Malalayang included in one of category all fishermen in North Sulawesi. They included in one of business group called joint business group traditional fishermen Aurora which is active in arrest area. The purpose of this research is to determine the income from joint business group. This research is using census method and the population in this research is fifteen people. Sampling is with questionnaire way, interview with informant and observation. The analysis method in this research is using descriptive a quantitative analysis, description quantitative analysis and statistical analysis with t-test. The result shows the role of fishermen consisted of arrest activity and organizational harmony through the activities that did by joint business group Aurora the show increase of the motivated because of the assistance provided by government in the form of boats and fishing gear. Keywords: the Role ofthe Joint Business Group, Fishermen Income, AURORA   Abstrak Nelayan yang ada di Kelurahan Malalayang dua merupakan salah satu bagian dari jumlah keseluruhan nelayan yang ada di Sulawesi Utara. Mereka termasuk salah satu kelompok usaha bersama yang diberi nama kelompok usaha bersama nelayan tradisional Aurora yang bergerak dibidang penangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan nelayan tradisional kelompok usaha bersama Aurora dan mengetahui peranan dari kelompok usaha bersama. Menggunakan metode sensus dan populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat nelayan Kelurahan Malalayang dua kota Manado yang berjumlah 15 orang. Pengambilan sampel dengan cara kuesioner, wawancara langsung dengan narasumber dan observasi lapangan. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif, analisis deskriptif kualitatif dan analisis statistik dengan uji-t Hasil penelitian menunjukan peranan nelayan terdiri atas aktivitas penangkapan dan organisasi kerukunan, melalui kegiatan yang dilakukan oleh kelompok usaha bersama Aurora menunjukan terjadinya peningkatan pendapatan dan para anggota nelayan termotivasi karena bantuan yang diberikan oleh pemerintah berupa perahu dan alat tangkap. Kata kunci: Peranan Kelompok Usaha Bersama,Pendapatan Nelayan, AURORA
EKSISTENSI PEDAGANG PERANTARA DI TPI KALI JENGKI KELURAHAN CALACA KOTA MANADO Manangkot, Meyne Gretty; Andaki, Jardie A.; Pangemanan, Jeannette F.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 3, No 5 (2015): (April 2015)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.536 KB)

Abstract

Abstract The activity of the broker usually encompass like searching for information about fisherman existence. They have usually like a marketing chain system which start from thecommunicator and furnisher, after that, the communicator/furnisher contact and in fleeting oftime, the trader has coming and bring a vehicle like a truck, scales and money cash and afterbeing pondered, the fisherman has received the money or waiting for the salling result suitable within the first deal directly. This activity of the broker is a existence form related function ofbroker as intermediation on buying and selling fisheries result. The broker is intermediation agen buying and selling fisheries result. This important role iscause by facilities and infrasructur domination of buying and selling fisheries result related. Thisresearch intend to specify of procedur domination facilities and infrasructur related existencefisheries result broker and to specify broker existence determinants factor fisheries result in TPI Kali Jengki Kelurahan Calaca Kota Manado. Data aggregation technic do with survey procedure, which direcly observation and direcly observation in some community, in this point is a broker. To aggregation data with direcly interview procedure and questionnaiires for the primer data. Primer data is a data who find which visit and interview all the respondents directly, withpolite and good manners attitude and easy language. While it, a secondary data is a data who findwhich by copying statistical data through in relevant agencies offices. This research result has showing business experience are important existence factor as fisheries result broker, ownership of capital goods and trust in borrow capital goods become success key of broker and domination market link via authorization system information that givea broker ability as a risk taker fisheries result which too easy having damage if not as soon asbring to a consumer for prepared and preserved. Key words : existence, broker, intermediation agen, risk taker   Abstrak Aktivitas pedagang perantara biasanya meliputi mencari informasi tentang keberadaan para nelayan, biasanya mempunyai rantai sistem pemasaran yang dimulai dari adanya penghubung dan pemberi informasi, setelah itu, penghubung/pemberi informasi mengkontak dan dalam waktu sekejap pedagang perantara pun langsung datang dengan membawa alat angkut berupa truk, alat timbang dan uang cash /tunai, dan setelah ditimbang, nelayan langsung menerima uang atau menunggu hasil penjualan sesuai dengan kesepakatan awal. Kegiatan pedagang perantara ini merupakan bentuk eksistensi terkait fungsi pedagang perantara sebagai intermediasi dalam pembelian dan penjualan hasil perikanan. Pedagang perantara merupakan agen intermediasi pembelian dan penjualan hasil perikanan. Peran penting ini disebabkan penguasaan fasilitas dan infrastruktur terkait pembelian dan penjualan hasil perikanan. Penelitian ini bertujuan menentukan cara penguasaan fasilitas dan infrastruktur terkait eksistensi pedagang perantara hasil perikanan dan menentukan factor penentu eksistensi pedagang perantara hasil perikanan di TPI Kali Jengki Kelurahan Calaca Kota Manado. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara survei, yaitu observasi langsung atau pengamatan secara langsung pada suatu komunitas, dalam hal ini pedagang perantara. Data dikumpulkan menggunakan cara wawancara langsung dan kuisioner untuk data primer. Data primer ialahdata yang diperoleh melalui kunjungan dan wawancara pada responden secara langsung, dengan sikap yang sopan dan ramah serta menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Sedangkan data sekunder ialahdata yang diperoleh dengan cara mengutip data statistik melalui kantor–kantor atau instansi–instansi yang terkait. Hasil penelitian menunjukan pengalaman usaha merupakan factor penting eksistensi sebagai pedagang perantara hasil perikanan, kepemilikan barang modal dan kepercayaan dalam pinjam-meminjam barang modal menjadi kunci sukses pedagang perantara, dan penguasaan jaringan pemasaran melalui penguasaan sistem informasi dapat memberikan kemampuan pedagang perantara sebagai risk taker hasil perikanan yang mudah mengalami kerusakan jika tidak segera ditibakan kekonsumen untuk diolah dan atau diawetkan. Kata kunci : eksistensi, pedagang perantara, agen intermediasi, risk taker
PERANAN KELOMPOK USAHA BERSAMA TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN NELAYAN TRADISIONAL “AURORA” MALALAYANG DUA KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO Posumah, Monica Vega; Pangemanan, Jeannette F.; Wagiu, Max H.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 3, No 5 (2015): (April 2015)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.946 KB)

Abstract

Abstract Fishermen in Malalayang included in one of category all fishermen in North Sulawesi. They included in one of business group called joint business group traditional fishermen Aurora which is active in arrest area. The purpose of this research is to determine the income from joint business group. This research is using census method and the population in this research is fifteen people. Sampling is with questionnaire way, interview with informant and observation. The analysis method in this research is using descriptive a quantitative analysis, description quantitative analysis and statistical analysis with t-test. The result shows the role of fishermen consisted of arrest activity and organizational harmony through the activities that did by joint business group Aurora the show increase of the motivated because of the assistance provided by government in the form of boats and fishing gear. Keywords: the role of the joint business group, fishermen income, aurora   Abstrak Nelayan yang ada di Kelurahan Malalayang dua merupakan salah satu bagian dari jumlah keseluruhan nelayan yang ada di Sulawesi Utara. Mereka termasuk salah satu kelompok usaha bersama yang diberi nama kelompok usaha bersama nelayan tradisional Aurora yang bergerak dibidang penangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan nelayan tradisional kelompok usaha bersama Aurora dan mengetahui peranan dari kelompok usaha bersama. Menggunakan metode sensus dan populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat nelayan Kelurahan Malalayang dua kota Manado yang berjumlah 15 orang. Pengambilan sampel dengan cara kuesioner, wawancara langsung dengan narasumber dan observasi lapangan. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif, analisis deskriptif kualitatif dan analisis statistik dengan uji-t Hasil penelitian menunjukan peranan nelayan terdiri atas aktivitas penangkapan dan organisasi kerukunan, melalui kegiatan yang dilakukan oleh kelompok usaha bersama Aurora menunjukan terjadinya peningkatan pendapatan dan para anggota nelayan termotivasi karena bantuan yang diberikan oleh pemerintah berupa perahu dan alat tangkap. Kata kunci: Peranan Kelompok Usaha Bersama,Pendapatan Nelayan, AURORA
EKSISTENSI PEDAGANG PERANTARA DI TPI KALI JENGKI KELURAHAN CALACA KOTA MANADO Manangkot, Meyne Gretty; Andaki, Jardie A.; Pangemanan, Jeannette F.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 3, No 5 (2015): (April 2015)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.946 KB)

Abstract

Abstract The activity of the broker usually encompass like searching for information about fisherman existence. They have usually like a marketing chain system which start from thecommunicator and furnisher, after that, the communicator/furnisher contact and in fleeting oftime, the trader has coming and bring a vehicle like a truck, scales and money cash and afterbeing pondered, the fisherman has received the money or waiting for the salling result suitable within the first deal directly. This activity of the broker is a existence form related function ofbroker as intermediation on buying and selling fisheries result. The broker is intermediation agen buying and selling fisheries result. This important role iscause by facilities and infrasructur domination of buying and selling fisheries result related. Thisresearch intend to specify of procedur domination facilities and infrasructur related existencefisheries result broker and to specify broker existence determinants factor fisheries result in TPI Kali Jengki Kelurahan Calaca Kota Manado. Data aggregation technic do with survey procedure, which direcly observation and direcly observation in some community, in this point is a broker. To aggregation data with direcly interview procedure and questionnaiires for the primer data. Primer data is a data who find which visit and interview all the respondents directly, withpolite and good manners attitude and easy language. While it, a secondary data is a data who findwhich by copying statistical data through in relevant agencies offices. This research result has showing business experience are important existence factor as fisheries result broker, ownership of capital goods and trust in borrow capital goods become success key of broker and domination market link via authorization system information that givea broker ability as a risk taker fisheries result which too easy having damage if not as soon asbring to a consumer for prepared and preserved. Key words : existence, broker, intermediation agen, risk taker   Abstrak Aktivitas pedagang perantara biasanya meliputi mencari informasi tentang keberadaan para nelayan, biasanya mempunyai rantai sistem pemasaran yang dimulai dari adanya penghubung dan pemberi informasi, setelah itu, penghubung/pemberi informasi mengkontak dan dalam waktu sekejap pedagang perantara pun langsung datang dengan membawa alat angkut berupa truk, alat timbang dan uang cash /tunai, dan setelah ditimbang, nelayan langsung menerima uang atau menunggu hasil penjualan sesuai dengan kesepakatan awal. Kegiatan pedagang perantara ini merupakan bentuk eksistensi terkait fungsi pedagang perantara sebagai intermediasi dalam pembelian dan penjualan hasil perikanan. Pedagang perantara merupakan agen intermediasi pembelian dan penjualan hasil perikanan. Peran penting ini disebabkan penguasaan fasilitas dan infrastruktur terkait pembelian dan penjualan hasil perikanan. Penelitian ini bertujuan menentukan cara penguasaan fasilitas dan infrastruktur terkait eksistensi pedagang perantara hasil perikanan dan menentukan factor penentu eksistensi pedagang perantara hasil perikanan di TPI Kali Jengki Kelurahan Calaca Kota Manado. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara survei, yaitu observasi langsung atau pengamatan secara langsung pada suatu komunitas, dalam hal ini pedagang perantara. Data dikumpulkan menggunakan cara wawancara langsung dan kuisioner untuk data primer. Data primer ialahdata yang diperoleh melalui kunjungan dan wawancara pada responden secara langsung, dengan sikap yang sopan dan ramah serta menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Sedangkan data sekunder ialahdata yang diperoleh dengan cara mengutip data statistik melalui kantor–kantor atau instansi–instansi yang terkait. Hasil penelitian menunjukan pengalaman usaha merupakan factor penting eksistensi sebagai pedagang perantara hasil perikanan, kepemilikan barang modal dan kepercayaan dalam pinjam-meminjam barang modal menjadi kunci sukses pedagang perantara, dan penguasaan jaringan pemasaran melalui penguasaan sistem informasi dapat memberikan kemampuan pedagang perantara sebagai risk taker hasil perikanan yang mudah mengalami kerusakan jika tidak segera ditibakan kekonsumen untuk diolah dan atau diawetkan. Kata kunci : eksistensi, pedagang perantara, agen intermediasi, risk taker
ANALISIS FINANSIAL USAHA IKAN ASAP PINEKUHE DI KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Bue, Danny Rofiyanto; Andaki, Jardie A.; Pangemanan, Jeannette F.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 3, No 6 (2015): (Oktober 2015)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.006 KB)

Abstract

Abstract Pinekuhe smoked fish business is often faced with the lack of capital and lack of management in an effort to increase production. The lack of efficient production processes in the suspect is a problem that arises due to ignorance of the fishermen in regulating the financial factors of production, that the maximum benefit is not achieved. Based on these things, then the problem can be formulated as follows: What are the factors that affect the business financial analysis of smoked fish Pinekuhe in the rate of business profits smoked fish Pinekuhe in Tahuna Sangihe Islands Regency. As well as how to optimize financial Pinekuhe smoked fish in order to achieve the maximum rate of profit. The purpose of this study, namely 1) make a financial analysis of smoked fish business Pinekuhe Tahuna on Sangihe Islands Regency and 3) to study the rate of profit on Pinekuhe smoked fish business. Basic research will be used is a case study, the research form by studying a particular case in which the object is limited (Widi, 2010). The results showed that the sale of smoked fish "pinekuhe" conducted only in the area of ​​Market Towoe in Tahuna. Sales made in addition to the market Towoo Tahuna also based on orders from customers. Based on the criteria of financial analysis efforts smoked fish "pinekuhe" in Tahuna eligible to run. Small-scale enterprises of smoked fish business "pinekuhe" causes the value of a little profit. Keywords: pinekuhe, smoked fish, financial analysis Abstrak Usaha ikan asap Pinekuhe seringkali dihadapkan pada keterbatasan modal dan kurangnya manajemen dalam upaya peningkatan produksi. Ketidak efisiennya proses produksi di duga merupakan suatu masalah yang timbul akibat ketidaktahuan nelayan dalam mengatur finansial pada faktor-faktor produksinya, sehingga keuntungan maksimal tidak tercapai. Berdasarkan hal-hal tersebut, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : Faktor apa saja yang berpengaruh pada analisis finansial usaha ikan asap Pinekuhe dalam tingkat keuntungan usaha ikan asap Pinekuhe di Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe. Serta bagaimana cara mengoptimalkan finansial ikan asap Pinekuhe agar tercapai tingkat keuntungan secara maksimal. Tujuan penelitian ini, yaitu 1) membuat analisis finansial usaha ikan asap Pinekuhe Tahuna di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan 3) mempelajari tingkat keuntungan pada usaha ikan asap Pinekuhe. Dasar penelitian yang akan digunakan adalah studi kasus, yaitu bentuk penelitian yang dilakukan dengan cara mempelajari suatu kasus tertentu pada obyek yang terbatas (Widi, 2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan ikan asap “pinekuhe” dilakukan hanya di wilayah Pasar Towo’e di Tahuna. Penjualan dilakukan selain di Pasar Towo’o Tahuna juga dilakukan berdasarkan pesanan dari konsumen. Berdasarkan kriteria analisis finansial usaha ikan asap “pinekuhe” di Tahuna layak dijalankan. Skala usaha yang kecil dari usaha ikan asap “pinekuhe” menyebabkan nilai keuntungan sedikit. Kata kunci: pinekuhe, ikan asap, analisis financial
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDI DAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) SISTEM KARAMBA JARING TANCAP DI DESA PASLATEN KECAMATAN REMBOKEN KABUPATEN MINAHASA Wowor, Injilly V.; Pangemanan, Jeannette F.; Lumenta, Vonne
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 4, No 8 (2016): Oktober (2016)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.136 KB)

Abstract

Abstract This study aims to determine the feasibility of cultivation of Tilapia system net cages step in the Village Paslaten District of Remboken Minahasa based business feasibility analysis net cages step for determining operating profit (OP), net profit (π), the profit rate (PR), benefit cost ratio (BCR), profitability, break-even point (BEP) and payback period (PP). The results of the business analysis system aquaculture net cages Paslaten step in the Village District of Remboken eligible to run for Value operating profit (OP) is Rp. 73.564 million. Value of net profit or Rp absolute advantage. 65,994,296. Profit rate (PR) of 98.45%. The value of the benefit cost ratio (BCR) more than 1 is 1.98. Business profitability into the category of nice because more than 100%, ie 166%. Break even point sales of Rp. 13,517,328 and BEP unit 540 kg with a payback period of 7.2 months or seven months and six days. Based on these calculations, the business system Tilapia aquaculture net cages Paslaten step in the Village District of Remboken feasible. Keywords : cultivation, net cages, feasibility, financial   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha budi daya ikan Nila sistem karamba jaring tancap di Desa Paslaten Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa berdasarkan analisis kelayakan usaha karamba jaring tancap untuk menentukan operating profit (OP), net profit (π), profit rate (PR), benefit cost ratio (BCR), rentabilitas, break even point (BEP) dan payback period (PP). Hasil analisis usaha budi daya ikan sistem karamba jaring tancap di Desa Paslaten Kecamatan Remboken layak untuk dijalankan karena Nilai operating profit (OP) yaitu Rp. 73.564.000. Nilai net profit atau keuntungan absolut Rp. 65.994.296. Profit rate (PR) sebesar 98,45%. Nilai benefit cost ratio (BCR) lebih dari 1 yaitu 1,98. Rentabilitas usaha masuk dalam kategori baik sekali karena lebih dari 100% yaitu 166%. Break even point penjualan sebesar Rp. 13.517.328 dan BEP satuan 540 kg dengan jangka waktu pengembalian 7,2 bulan atau tujuh bulan enam hari. Berdasarkan perhitungan tersebut maka usaha budi daya ikan Nila sistem karamba jaring tancap di Desa Paslaten Kecamatan Remboken layak untuk dijalankan. Kata Kunci : budidaya, jaring tancap, kelayakan, finansial
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDI DAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) SISTEM KARAMBA JARING TANCAP DI DESA PASLATEN KECAMATAN REMBOKEN KABUPATEN MINAHASA Wowor, Injili V.; Pangemanan, Jeannette F.; Lumenta, Vonne
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 5, No 9 (2017): (April 2017)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.815 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha budi daya ikan Nila sistem karamba jaring tancap di Desa Paslaten Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa berdasarkan analisis kelayakan usaha karamba jaring tancap untuk menentukan operating profit (OP), net profit (π), profit rate (PR), benefit cost ratio (BCR), rentabilitas, break even point (BEP) dan payback period (PP). Hasil analisis usaha budi daya ikan sistem karamba jaring tancap di Desa Paslaten Kecamatan Remboken layak untuk dijalankan karena Nilai operating profit (OP) yaitu Rp. 73.564.000. Nilai net profit atau keuntungan absolut Rp. 65.994.296. Profit rate (PR) sebesar 98,45%. Nilai benefit cost ratio (BCR) lebih dari 1 yaitu 1,98. Rentabilitas usaha masuk dalam kategori baik sekali karena lebih dari 100% yaitu 166%. Break even point penjualan sebesar Rp. 13.517.328 dan BEP satuan 540 kg dengan jangka waktu pengembalian 7,2 bulan atau tujuh bulan enam hari. Berdasarkan perhitungan tersebut maka usaha budi daya ikan Nila sistem karamba jaring tancap di Desa Paslaten Kecamatan Remboken layak untuk dijalankan.Kata Kunci : budidaya, jaring tancap, kelayakan, finansial
ANALISIS PERAN PEREMPUAN DALAM RANTAI NILAI IKAN KALENG PRODUK TUNA CAKALANG DI PT. DELTA PASIFIC INDOTUNA DI KOTA BITUNG PROVINSI SULAWESI UTARA Jumadi, Irna S.; Pangemanan, Jeannette F.; Tambani, Grace O.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 5, No 9 (2017): (April 2017)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.944 KB)

Abstract

AbstrakPerempuan merupakan sumber daya yang tidak kalah pentingnya dengan tenaga kerja pria. Perempuan memberikan sumbangan yang besar bagi kelangsungan perekonomian dan kesejahteraan rumah tangga serta masyarakat. Salah satu kawasan pengembangan perikanan, di kota Bitung memiliki banyak perusahaan perikanan yang bergerak dibidang pengalengan ikan. Tenaga kerja dalam perusahaan pengalengan kota Bitung tidak hanya mencakup kaum pria saja, akan tetapi kaum perempuan juga. Perempuan sesungguhnya merupakan sumber daya ekonomi yang tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan pria. Keberadaan perempuan dalam rumah tangga bukan sekedar sebagai pelengkap fungsi reproduksi saja, namun lebih dari itu perempuan terbukti memberikan sumbangan yang besar bagi kelangsungan ekonomi dan kesejateraan rumah tangga serta masyarakat. Penelitian ini menggunakan dasar penelitian studi kasus dengan pendekatan survey, yang dilakukan dengan cara sampling acak sederhana dan yang menjadi populasi yaitu karyawan perempuan yang ada di PT. Delta Pasific Indotuna. Data yang dikumpulkan berupa data primer yaitu data yang dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan kuisioner serta pengamat langsung dan data sekunder yang diperoleh dari instansi-instansi yang dapat dapat menyediakan data untuk penelitian ini antara lain : Dinas Perikanan Sulawesi Utara, Dinas Perikanan kota Bitung serta hasil dari searching internet. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian terkait peranan perempuan dalam rantai nilai ikan kaleng di PT. Delta Pasific Indotuna memberikan informasi bahwa peranan terbesar perempuan terdapat pada kegiatan Beheading, Skinning dan Loinning. Alasannya karena pada ketiga kegiatan ini sangat dituntut ketelitian tinggi yang sulit untuk dilakukan oleh laki-laki. Peran perempuan yang paling sedikit terdapat pada kegiatan cooling, kegiatan ini dinilai sulit untuk dilakukan oleh perempuan karena resiko dari pekerjaanya yang cukup tinggi.Kata kunci: analisis, peran, perempuan, produk
KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI DESA TATELI DUA KECAMATAN MANDOLANG KABUPATEN MINAHASA PROVINSI SULAWESI UTARA Erakapia, Hendrikus K.; Tambani, Grace O.; Pangemanan, Jeannette F.
AKULTURASI (Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan) Vol 6, No 12 (2018): Oktober 2018
Publisher : AKULTURASI (Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.736 KB)

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to reveal and assess the socio-economic conditions of fishing communities in Tateli Dua Village, Mandolang District.The method used in this study is descriptive method, sampling using random sampling technique. There were 20 respondents who worked as fishermen.The social conditions of the fishermen of Tateli Dua Village in terms of education are mostly elementary school education, there are 2 respondent religions, namely Islam and Protestant Christianity, the age of fishermen is in the productive age range of 7 people, most respondents have experienced pain with medical treatment and use traditional medicine family dependents ranged between 2-7 and from housing owned by most (50%) respondents had semi-permanent housing types.The economic conditions of the fishermen in Tateli Dua Village are from business capital, almost all (95%) of respondents use their own capital. Most of the marketing places for the catch are in the market with the highest income of the respondents being Rp. 500,000 - Rp. 1,000,000. The work of respondents other than fishermen partly has a side job as a builder with an income of Rp. 500,000 - Rp. 1,000,000 and the respondent's expenditure ranges from Rp. 500,000 - Rp. 1,000,000.Keywords: socio-economic, fisherman, Tateli Dua Village AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan dan mengkaji kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan di Desa Tateli DuaKecamatan Mandolang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling.Responden berjumlah 20 orang yang berprofesi sebagai nelayan.Kondisi sosial nelayan Desa Tateli Dua dari segi pendidikan paling banyak berpendidikan SD, terdapat 2 agama responden yaitu Islam dan Kristen Protestan, umur nelayan berada pada kisaran umur produktiv sebanyak 7 orang, sebagian besar responden pernah mengalami sakit dengan tempat berobat ke Puskesmas dan memakai obat tradisional, tanggungan keluarga berkisar antara 2 – 7 dan dari perumahan yang dimiliki sebagian besar (50%) responden memiliki jenis rumah semi permanen.Kondisi ekonomi nelayan Desa Tateli Dua dari modal usaha, hampir seluruh (95%) responden menggunakan modal sendiri.Tempat pemasaran hasil tangkapan sebagian besar di pasar dengan pendapatan responden paling tinggi adalah Rp 500.000 – Rp 1.000.000.Pekerjaan responden selain nelayan sebagian memiliki pekerjaan sampingan sebagai tukang bangunan dengan pendapatan Rp 500.000 – Rp 1.000.000 dan tingkat pengeluaran responden berkisar antaraRp 500.000 – Rp 1.000.000.Kata kunci: sosial ekonomi, nelayan, Desa Tateli Dua