Articles

Found 12 Documents
Search

SISTEM PENGENDALI LAJU TETESAN INFUS MENGGUNAKAN PARAMETER DENYUT JANTUNG

BERKALA SAINSTEK Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : My Home

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia medis, dehidrasi merupakan penyebab utama kematian. Diare merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan dehidrasi. Penanganan yang pertama harus dilakukan adalah dengan pemberian cairan infus secara berkala dan harus selalu diawasi oleh petugas medis. Kesalahan dalam pengawasan dapat berakibat fatal terhadap pasien. Dibutuhkan sebuah alat yang dapat memperkecil kesalahan dalam pengawasan terhadap infus pasien. Penelitian tentang “Sistem Pengendali Laju Tetesan Infus Pada Pasien Diare” diharapkan dapat membuat sistem pengendali laju tetes infus menjadi otomatis berdasarkan denyut jantung pasien diare itu sendiri. Denyut jantung diukur menggunakan sensor fotodioda  dan led infrared. Sensor denyut jantung ini diletakkan pada jari tangan pasien. Hasil pengukuran sensor kemudian diolah oleh mikrokontroler dan digunakan sebagai acuan untuk mengendalikan laju tetesan infus menggunakan motor servo. Untuk mengetahui nilai kebenaran laju tetesan infus digunakan sensor fotodioda dan led infrared yang diletakkan di tabung selang infus. Sensor ini mendeteksi laju tetesan pada tabung infus dan ditampilkan pada LCD. Dari perancangan alat yang sudah dijelaskan di atas, didapat hasil bahwa rata-rata eror persen sistem mencapai 9,6 %. Nilai tersebut merupakan hasil dari perbandingan laju tetesan infus pada alat dengan laju tetesan infus yang diharapkan. Kata Kunci: Dehidrasi, Denyut jantung, Diare, Laju, Tetesan Infus .

KAJIAN WERENG PUCUK METE, Sanurus spp., (HEMIPTERA; FLATIDAE) DI PERTANAMAN JAMBU METE PULAU LOMBOK

ZOO INDONESIA Vol 20, No 1 (2011): Juli 2011
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5030.906 KB)

Abstract

Kajian

Sistem Keamanan Ruangan Berbasis WEB Menggunakan Webcam dan Sensor PIR

Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Arus Elektro Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem keamanan pada ruangan memerlukan monitoring dari jarak jauh, salah satu implementasinya adalah menggunakan web yang dapat diakses melalui smartphone atau laptop. Untuk membangun web server diperlukan perangkat yang hemat daya, salah satunya menggunakan raspberry pi. Pada penelitian ini monitoring dilakukan dalam satu jaringan lokal. Raspberry digunakan sebagai web server dan di install motioneye sebagai web interface yang di integrasikan dengan webcam yang berfungsi sebagai sensor yang merekam ketika mendapat respon dari objek bergerak, sementara sensor PIR berfungsi untuk mengirimkan notifikasi terhadap klien ketika mendeteksi adanya gerakan. Klien dapat melakukan monitoring ruangan melalui web browser secara streaming dengan memasukkan url 192.168.1.70:8788. Penggunaan resolusi 640 x 480 pixel dan frame rate 30 fps saat motion aktif memiliki selisih delay paling besar yaitu 0.002 second dibandingkan saat motion tidak aktif. Sementara throughput saat motion aktif dengan resolusi 432 x 240 pixel dan frame rate 30 fps sebesar 185 kbps, lebih besar dibandingkan dengan variasi resolusi dan frame rate lainnya karena banyaknya paket yang terekam oleh software wireshark. Waktu rata-rata yang dibutuhkan sensor PIR untuk mengirimkan notifikasi ke klien sebesar 2.15 – 3.31 second. kamera dapat merekam gerakan ketika intensitas cahaya memiliki range minimal 1 lumens/m2. Kata Kunci — Raspberry Pi, Sistem Keamanan Ruangan, Sensor PIR, Webcam.

ANALISA PERENCANAAN JARINGAN 4G LTE PADA GEDUNG A FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS JEMBER MENGGUNAKAN RADIOWAVE PROPAGATION SIMULATOR 5.4

SINERGI Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.94 KB)

Abstract

Kondisi gedung yang memiliki banyak ruangan juga terdapat banyak redaman yang mengakibatkan pelemahan sinyal sehingga diperlukan adanya perencanaan jaringan nirkabel. Tulisan ini membahas perencanaan jaringan 4G LTE pada Gedung A Fakultas Teknik Universitas Jember yang kemudian disimulasikan oleh perangkat lunak Radiowave Propagation Simulator (RPS) 5.4 dengan variasi pengambilan data berupa jenis antena dan letak ketinggian Femtocell Access Point (FAP). Perencanaan jaringan 4G LTE menggunakan metode propagasi indoor COST 231 Multi Wall diperoleh jumlah FAP yang dibutuhkan pada Lantai 1 sebesar 2 FAP, Lantai 2 sebesar 4 FAP, dan Lantai 3 sebesar 4 FAP. Analisa cakupan yang efektif pada perencanaan jaringan 4G LTE indoor diperoleh saat FAP menggunakan jenis isotropic antenna dan letak ketinggian FAP 2 meter dari permukaan lantai seperti pada Lantai 1 saat ketinggian FAP 2 meter dan menggunakan dipole antenna diperoleh mean level daya sebesar -88,04 dBm dan isotropic antenna diperoleh mean level daya sebesar -87,89 dBm, sedangkan saat FAP 3,5 meter menggunakan dipole antenna diperoleh mean level daya sebesar -88,89 dBm dan isotropic antenna diperoleh mean level daya sebesar -88,33 dBm. Perencanaan jaringan 4G LTE menggunakan RPS 5.4 dan metode COST 231 Multi Wall dapat diterapkan pada Gedung A Fakultas Teknik Universitas Jember.

Wereng pucuk mete Sanurus indecora J (Hemiptera: Flatidae) sebagai inang ngengat parasitoid (Epipyropidae : Lepidoptera) di pertanaman mete pulau lombok

Jurnal Entomologi Indonesia Vol 4, No 2 (2007): September
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1215.474 KB)

Abstract

This research was conducted in three areas, which has different in altitudes;  those areas are Gangga (50 m), Kayangan (4 m) and Bayan (170 m) above sea levels. The aim of this research was to observe monoculture system of cashew plantations from May 2007 until April 2008. The results of this research were (1) the number of Sanurus indecora J collected from the fields are 38.619 adults, which consist of 19.153 adult of green Sanurus and 19.466 adult of white Sanurus, (2) the number of Sanurus parasitited by Epipyropidae are 5.961 adult from 38.619, (3) the number of white Sanurus infested by Epipyropidae are 3.902 adult and 2.059 adult of green Sanurus, (4) white Sanurus is preferred by Epipyropidae than green Sanurus. Around 20 percent of white Sanurus adult are infested by Epipyropidae, (5) the parsitism of female Sanurus is higher compare to male.

ANALISA PERENCANAAN JARINGAN 4G LTE PADA GEDUNG A FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS JEMBER MENGGUNAKAN RADIOWAVE PROPAGATION SIMULATOR 5.4

SINERGI Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi gedung yang memiliki banyak ruangan juga terdapat banyak redaman yang mengakibatkan pelemahan sinyal sehingga diperlukan adanya perencanaan jaringan nirkabel. Tulisan ini membahas perencanaan jaringan 4G LTE pada Gedung A Fakultas Teknik Universitas Jember yang kemudian disimulasikan oleh perangkat lunak Radiowave Propagation Simulator (RPS) 5.4 dengan variasi pengambilan data berupa jenis antena dan letak ketinggian Femtocell Access Point (FAP). Perencanaan jaringan 4G LTE menggunakan metode propagasi indoor COST 231 Multi Wall diperoleh jumlah FAP yang dibutuhkan pada Lantai 1 sebesar 2 FAP, Lantai 2 sebesar 4 FAP, dan Lantai 3 sebesar 4 FAP. Analisa cakupan yang efektif pada perencanaan jaringan 4G LTE indoor diperoleh saat FAP menggunakan jenis isotropic antenna dan letak ketinggian FAP 2 meter dari permukaan lantai seperti pada Lantai 1 saat ketinggian FAP 2 meter dan menggunakan dipole antenna diperoleh mean level daya sebesar -88,04 dBm dan isotropic antenna diperoleh mean level daya sebesar -87,89 dBm, sedangkan saat FAP 3,5 meter menggunakan dipole antenna diperoleh mean level daya sebesar -88,89 dBm dan isotropic antenna diperoleh mean level daya sebesar -88,33 dBm. Perencanaan jaringan 4G LTE menggunakan RPS 5.4 dan metode COST 231 Multi Wall dapat diterapkan pada Gedung A Fakultas Teknik Universitas Jember.

Parasitoid telur Lalatjala (Chrysopa sp.) pada ekosistem jambu mete di lombok

Jurnal Entomologi Indonesia Vol 4, No 1 (2007): April
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.039 KB)

Abstract

The objective of this research was to identify parasitoids associated with eggs of Chrysopa in Lombok cashew ecosytem. Parasitoids were surveyed by collecting eggs of Chrysopa from cashew plantations. Total of 5900 individual parasitoids from a single species were collected from eggs of Chrysopa with parasitization level was approximately 47.0%-85.50%. The parasitoid was identified as Telenomus cyrus (Hymenoptera: Scelionidae).

Rancang Bangun Alat Ukur Kondisi Kesehatan Pada Pendaki Gunung Berbasis Fuzzy Logic

Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas mendaki gunung merupakan salah satu jenis aktivitas olahraga yang sudah banyak diminati dari berbagai kalangan umum untuk melatih fisik dan mental.. Adapun kendala umum yang dihadapi oleh pendaki pada saat melakukan proses pendakian adalah stamina yang dapat menurun drastis pada saat mendekati puncak. Kondisi ini akan terjadi ketika tekanan udara semakin menipis serta dapat berlanjut pada keadaan pendaki yang mulai kehilangan keseimbangan untuk mengontrol tubuh.Untuk mengantisipasi terjadinya penurunan kondisi kesehatan secara drastis maka dibutuhkan instrumentasi pengukuran untuk mengetahui kondisi kesehatan pendaki gunung. Prototype menggunakan beberapa komponen elektronika yang terdiri dari pulse sensor, MLX90615, Galvanic Skin Respone (GSR), dan BMP180. Algoritma yang digunakan dalam pengambilan keputusan menggunakan metodeFuzzy Logicyang berdasarkan tiga parameter,  yaitu detak jantung (bpm), suhu tubuh (oC), dan kadar keringat (s). Pengujian sistem untuk mengukur daya tahan tubuh dilakukan dengan menggunakan dua jenis metode, yaitu metode fartlek dan cross country. Pengambilan data berdasarkan metode fartlek dilakukan pada aktivitas futsal dengan mendapatkan 11 data dimana 1 data yang tidak sesuai. Sedangkan, pengujian berdasarkan metode cross country yang dilakukan dibukit Domba, Pantai Payangan, Kabupaten Jember dengan mendapatkan  84 data dimana 14 data yang tidak sesuai. Berdasarkan keseluruhan data pengujian terdapat 15 data yang tidak sesuai dan 80 data yang sesuai maka diperoleh nilai kesesuaian sebesar 87,54%.

KEANEKARAGAMAN SERANGGA PENGUNJUNG BUNGA KOPI DI HUTAN KEMASYARAKATAN LANTAN KECAMATAN BATUKLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH

CROP AGRO, Jurnal Ilmiah Budidaya Pertanian Vol 10 No 01 (2017): jurnal Crop Agro Januari 2017
Publisher : Department of Agronomy Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman serangga pengunjung bunga di HKm Lantan Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  yang dilakukan dengan teknik survei lapangan dengan pengamatan terhadap serangga pengunjung bunga kopi di HKm Lantan. Penggumpulan data menggunakan teknik ayunan pada daerah sekitar bunga kopi dengan total 16 ayunan per pohon kopi dalam waktu satu minggu sebanyak 4-5 hari selama fase pembungaan. Contoh serangga yang diperoleh selanjutnya diamati ciri-ciri morfologinya di Laboratorium Biologi Fakultas MIPA Universitas Mataram dan kemudian didata untuk dihitung keragaman dan kelimpahan relatif serangga. Hasil penelitian menunjukan bahwa serangga pengunjung bunga kopi di HKm Lantan Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah terdiri dari 6 Ordo dan 16 Famili serangga di antaranya Ordo Hymenoptera, Ordo Neuroptera, Ordo Diptera, Ordo Lepidoptera, Ordo Coleoptera, Ordo Hemiptera, dan dianteranya ditemukan Famili Colletidae, Famili Apidae, Famili Tiphiidae, Famili Ichneumonidae, Famili Myrmeleonidae, Famili Stratiomyide, Famili Tabanidae, Famili Asilidae, Famili Chamaemyiidae, Famili Syrphidae, Famili Scarabaeidae, Famili Tenebrionidae, Famili Coccinelinae, Famili Grasillariidae, Famili Reduviidae, dan Famili Nabidae, dimana tingkat keanekaragaman serangga pengunjung bunga kopi tergolong rendah dengan jumlah serangga yang dominan didapat sebanyak 171 ekor dengan nilai indeks keanekaragaman tertinggi yaitu 0,2375 dari Ordo Hymenoptera, Famili Apidae.    ABSRTRACT This study aimed to determine the diversity of insects in the ecosystem coffee flower visitors HKm Lantan Kecamatan Batukliang Utara Kebupaten Lombok Tengah. This research is a descriptive study conducted by field survey techniques by observing insects flower visitors coffee in HKm Lantan. Data collection by swing technique on the area of  coffee flowers for total swing of 16 swings per coffee tree within one week as much as 4-5 days during the flowering phase. Insect samples obtained their morphology observed in the Laboratorium Biologi Fakultas MIPA Universitas Mataram and then recorded to quantify the diversity and relative abundance of insects. The results showed that the insects visitors floral coffee in Hutan Kemasyarakatan Lantan Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah there are 6 of the Order and 16 Family insects among which the Order Hymenoptera, Order Neuroptera, Order Diptera, Order Lepidoptera, the Order Coleoptera, Order Hemiptera and were found Famili Colletidae, Family Apidae, family Tiphiidae, Family Ichneumonidae, Family Myrmeleontidae, Family Stratiomyidae, family Tabanidae, Family asilidae, Family Chamaemyiidae, family Syrphidae, family Scarabaeidae, Family Tenebrionidae, Family Coccinelinae, Family Grasillariidae, family Reduviidae, and family Nabidae, where the level of diversity of insects coffee flowers visitors is low, where the number of insects were the dominant gained as much as 171 tails with the highest diversity index value is 0.2375 from the Order Hymenoptera, Family Apidae.

Design of Real Time Anemometer Based on Wind Speed-Direction and Temperature

International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Vol 8, No 2: June 2017
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.435 KB)

Abstract

Data acquisition of wind speed, wind direction and environmental temperature are needed to get the data potential of wind power. The aim of this research is to generate a device of wind speed, wind direction and temperature with the real time condition. With this device, we will obtain an analysis about the potential of wind power electrical generation around the Puger beach, Jember, Indonesia. In this study, parameters investigated were made into three types of measurement variables that measure of wind speed, wind direction, temperature and a data  to show real time data..The device which is used to measure wind speed using hall effect sensor as a transducer. With using of the active magnet that spins will be created pwm that will be read by sensor to get the wind speed. As for the shows wind direction, we use a compass sensor CMPS 03 is a digital sensor that outputs in the form of digital bits so that be able to show wind direction from 0° to 360°. The magnitude of angle will be used in analyzing the direction of the wind, the real time clock (RTC) will be used to directly to determine the time and date of recording data. Then the temperature DS1621 sensor to show environmental temperature.