Partoso Hadi, Partoso
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN POTENSI EKOWISATA DI KABUPATEN BIMA ,, Ihsan; Soegiyanto, Heribertus; Hadi, Partoso
GeoEco Vol 1, No 2 (2015): Jurnal GeoEco Juli 2015
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengetahui; Mengetahui potensi ekowisata yang terdapat di Kabupaten Bima, Menganalisis tingkat persepsi wisatawan dan peranserta masyarakat terhadap pengembangan ekowisata khususnya aspek ekonomi dan lingkungan, Merumuskan arahan pengelolaan dan strategi pengembangan ekowisata yang sesuai dengan potensi yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan spasial.Satuan analisis yang digunakan adalah potensi ekowisata pada bentuklahan.Populasi dalam penelitian ini adalah ekowisata di Kabupaten Bima yang berjumlah 18 obyek. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa; Ekowisata di Kabupaten Bima berjumlah 18 obyek yang tersebar di 2 bentuklahan, yang meliputi bentuklahan vulkanik, dan bentuklaham marin. Bentuklahan vulkanik memiliki 9 obyek, dan bentuklahan marin sebanyak 9obyek;(2) Sebagian besar ekowisata di Kabupaten Bima memiliki potensi tinggi, sedang, dan rendah. Ada 7 obyek atau sebesar 40% obyek dengan potensi tinggi, 9 obyek atau sebesar 50% obyek wisata dengan potensi sedang dan 2 obyek atau sebesar 10% obyek wisata dengan potensi rendah.; (3) Arahan pengelolaan dan strategi pengembangan ekowisata di Kabupaten Bima dapat disimpulkan menjadi tiga strategi pengembangan yaitu : (a) Mencapai pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pariwisata (b) Melengkapi dan memperbaiki infrastruktur, fasilitas sarana dan prasarana ekowisata serta peningkatan sumberdaya manusia (d) Memajukan dan mengembangkan ekowisata yang berwawasanlingkungan dengan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip pengelolaan dan konservasi.Kata Kunci: pengembangan potensi ekowisata
PERAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM PEMBENTUKAN SPATIAL THINKING SKILLS DAN TERAPANNYA DALAM PEMBELAJARAN BENCANA Yusup, Yasin; Sugiyanto, Sugiyanto; Hadi, Partoso
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 14, No 1 (2012)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24895/MIG.2012.14-1.139

Abstract

Budaya keselamatan dan ketangguhan terhadap bencana belum terbentuk di tengah masyarakat, sehingga dampak bencana semakin besar dan masyarakat pun mudah termakan isu. Hal ini mengindikasikan bahwa pemahaman masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekitarnya (“local knowledge”) belum berkembang secara baik. Salah satu penyebabnya adalah pembelajaran geografi belum menghasilkan outcome kecakapan berfikir keruangan secara baik. Salah satu “tool” yang efektif untuk meningkatkan kecakapan berfikir keruangan adalah GIS. Makalah ini membahas pentingnya kecakapan berfikir keruangan (“spatial thinking skills”) dalam pembelajaran geografi dan terapannya dalam pembelajaran bencana. GIS menawarkan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi lingkungan mereka sendiri menggunakan teknologi informasi baru, sehingga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kecakapan berfikir keruangan. Meningkatnya spatial thinking skills menjadikan siswa mengenal kondisi lingkungan sekitarnya dengan baik termasuk ancaman, kerentanan dan risiko bencananya, sehingga saat terjadi bencana siswa bisa menyelamatkan diri sendiri, keluarga dan masyarakatnya. Dengan demikian “spatial thinking skills” merupakan kompetensi dasar dalam geografi yang bisa diterapkan dalam pembelajaran bencana dan pada akhirnya bisa ikut membatu meningkatkan budaya keselamatan dan ketangguhan masyarakat terhadap bencana, sehingga tidak mudah termakan isu bencana yang tidak benar.Kata Kunci: Budaya Keselamatan dan ketangguhan terhadap bencana, Pembelajaran Geografi, Kemampuan Berfikir Spasial, Pembelajaran Bencana ABSTRACTSafety and resilience culture to disaster has not been established in the community, so the impact of disaster tends to increase and the community easily influenced by improper disaster issues. This indicates that peoples understanding to the condition of the surrounding environment (local spatial knowledge) has not developed properly. One of the reasons is the learning outcomes of geography education have yet produced good spatial thinking skills. Therefore, it is considered that GIS could be an effective tool for improving the spatial thinking skills. This paper discusses the importance of spatial thinking skills in geography and applied in the learning of disasters. GIS offers students the opportunity to explore their own environment using new information technologies, which can be used to enhance spatial thinking skills. The increase of spatial thinking skills make students more familiar with the condition of their surrounding environment, including threats, vulnerabilities and disaster risks, so that when disaster strikes the students can help themselves, their families and communities.Thus spatial thinking skills is a basic competence in geography can be applied in the learning of disaster and could ultimately help to improve safety culture and community resilience to disasters, therefore they will easily fall in deceptive disaster issues.Keywords: Culture of safety and resilence to disaster, Geography, Spatial Thinking Skills, Disaster Learning