Sudiyanto -, Sudiyanto
Unknown Affiliation

Published : 16 Documents
Articles

Found 16 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER (LT) MENGGUNAKAN MEDIA ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI Arofah, Anastasia Anggarkusuma; -, Sudiyanto; Octoria, Dini
Tata Arta : Jurnal Pendidikan Akuntansi Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.512 KB)

Abstract

 ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran akuntansi di SMK Negeri 3 Surakarta melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Learning Together (LT) menggunakan media ular tangga.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI AK 2 SMK Negeri 3 Surakarta yang berjumlah 31 siswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Sumber data berasal dari guru, siswa, dan dokumen. Teknik pengumpulan data adalah observasi, tes, dokumentasi dan wawancara. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber data dan  triangulasi teknik. Untuk mengetahui validitas instrumen berupa tes digunakan validitas isi. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif untuk data kuantitatif dan model interaktif untuk data kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan prosedur penelitian untuk masing-masing siklus meliputi empat tahap yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi/ pengamatan, dan (4) analisis dan refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe Learning Together (LT) menggunakan media ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari pratindakan, siklus I, dan siklus II. Pada pra tindakan hasil belajar psikomotorik, afektif dan kognitif siswa belum optimal sebesar 31,36%, 35,91%, dan 38,70%. Penelitian ini menetapkan indikator kinerja untuk masing-masing aspek hasil belajar sebesar 80%. Pada siklus I diperoleh persentase hasil belajar psikomotorik siswa sebesar 75,98%, hasil belajar afektif siswa 76,55%, dan hasil belajar kognitif siswa sebesar 67,74%. Pada siklus II mengalami peningkatan, persentase hasil belajar psikomotorik meningkat menjadi 85,30%, hasil belajar afektif meningkat menjadi 83,65%, dan hasil belajar kognitif meningkat menjadi 87,10%.Simpulan penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif tipe Learning Together (LT) menggunakan media ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran akuntansi di SMK Negeri 3 Surakarta.Kata kunci: Learning Together (LT), media ular tangga, hasil belajar, pembelajaran akuntansi.ABSTRACT The objective of this research is to improve the learning result in the Accounting subject matter of the students of State Vocational High School 3 of Surakarta through the application of the cooperative learning model of the Learning Together (LT) type using the snake and ladder game board media.This research used the classroom action research with two cycles. Each cycle consisted of four phases, namely: planning, implementation, observation, and analysis & reflection. Its subjects were the students as many as 31 in Grade XI AK 2 of State Vocational School 3 of Surakarta. The data of research consisted of quantitative and qualitative ones. They were obtained from the Accounting subject matter teacher, students, and documents of the school and collected through observation, test, documentation, and in-depth interview. The data were validated by using the data source and technique triangulations. The instrument of research i.e. test was validated by using the content validity. The data were analyzed by using the statistical descriptive technique of analysis for the quantitative data and the interactive technique of analysis for the qualitative ones.The result of research shows that the application of the cooperative learning  model of the LT type using the snake and ladder game board can improve the students’ learning result from pre-treatment to Cycle II. Prior to the treatment, the learning results of the psychomotor, affective, and cognitive aspects were not optimal i.e. 31.36%, 35.91%, and 38.70%, which are still below the stipulated performance indicator for each aspect, namely: 80% Then They become 75.98%, 76.55%, and 67.74% in Cycle I and 85.30%, 83.65%, and 87.10% in Cycle II.Thus, the cooperative learning model of the LT using the snake and ladder game board media can improve the learning result in the Accounting subject matter of the students of State Vocational High School 3 of Surakarta.Keywords: Learning Together (LT), snake and ladder game board, learning result, accounting learning. 
PENERAPAN TEKNIK PENILAIAN DIRI DENGAN RUBRIK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI SMK Khomidah, Tri Nurul; -, Sudiyanto; Ivada, Elvia
Tata Arta Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.911 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penilitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran diri, motivasi berprestasi, partisipasi aktif dan prestasi belajar siswa melalui penerapan teknik penilaian diri dengan rubrik pada siswa kelas X Akuntansi 2 SMK Batik 1 Surakarta.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan interpretasi, dan analisis dan refleksi tindakan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi 2 SMK Batik 1 Surakarta yang berjumlah 34 siswa. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengamatan, angket sederhana, tes dan dokumentasi.Berdasarkan penelitian pada siklus I menunjukan bahwa penerapan teknik penilaian diri dengan rubrik dalam pembelajaran akuntansi mampu meningkatkan prestasi belajar siswa meskipun belum optimal. Hal ini ditunjukan oleh pencapaian indikator prestasi belajar siswa yang mencapai 64,71% dari kondisi awal sebesar 38,24%. Indikator kesadaran diri sebesar 70,15%, motivasi berprestasi sebesar 74,20%, dan partisipasi aktif siswa sebesar 73,56%. Pada siklus II, hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan teknik penilaian diri dengan rubrik dalam pembelajaran akuntansi mampu meningkatkan prestasi belajar siswa secara optimal. Hal ini ditunjukan oleh prestasi belajar siswa yang telah mencapai 85,29%, disertai adanya peningkatan kesadaran diri siswa sebesar 78,34%, motivasi berprestasi siswa sebesar 81,45%, dan partisipasi aktif siswa sebesar 80,38%.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi teknik penilaian diri dengan rubrik dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Peningkatan prestasi belajar tersebut juga disertai dengan adanya peningkatan kesadaran diri, motivasi berprestasi, dan partisipasi aktif siswa.Kata kunci: kesadaran diri, motivasi berprestasi, partisipasi aktif ABSTRACTThe objective of this research is to improve the self-awareness, achievement motivation, active participation, and learning achievement of the students in Grade X of Accounting 2 of Batik Vocational High School 1 of Surakarta, through the application of the self-assessment technique with rubric.This research used the classroom action research (CAR) with two cycles. Each cycle consisted of four phases, namely: planning, implementation, observation and interpretation, and analysis and reflection. The subjects of research were 34 students in Grade X of Accounting 2 of Batik Vocational High School 1 of Surakarta. The data of the research were collected through observation, simple questionnaire, test, and documentation.The result of this research in Cycle I shows that the application of the self-assessment technique with rubric in Accounting learning can improve the students’ learning achievement although not optimal yet. It was shown by the students’ learning achievement indicator which reached 64.71% from its early condition (38.24%). Self-awareness as much as 70.15%, achievement motivation as much as 74.20%, and student’s active participation as much as 73,56%. In Cycle II, the result of the research showed that the application of the self assessment technique with rubric in accounting learning can improve students’ learning achievement optimally. It was shown by students’ learning achievement that reached 85.29%, followed by the improvement of students’ self-awareness as much as 78.34%, students’ achievement learning as much as 81.45%, and students’ active participation as much as 80.38%.Thus, the application of the self assessment technique with rubric can improve the students’ learning achievement. The improvement of learning achievement is also followed by the improvement of self-awareness, achievement motivation, and students’ active participation.Keywords: self-awareness, achievement motivation, and active participation
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF KOMBINASI PEER TUTORING DAN TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI Valia, Rina; -, Sudiyanto; Ivada, Elvia
Tata Arta Vol 1, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.184 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran akuntansi di SMA Negeri 1 Ngemplak tahun pelajaan 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif kombinasi peer tutoring dan Teams Games Tournament (TGT).Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah guru akuntansi dan siswa kelas XI IPS 1 di SMA negeri 1 Ngemplak yang berjumlah 27 siswa. Data penelitian meliputi data hasil belajar ranah kognitif, data hasil belajar ranah afektif, data hasil belajar ranah psikomotorik, dan data pelaksanaan pembelajaran. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, penilaian diri, dan dokumentasi. Validitas instrumen tes hasil belajar menggunakan validitas isi dan untuk hasil belajar afektif dan psikomotorik menggunakan triangulasi penyidik. Penelitian dilaksanakan dua siklus yang terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif kombinasi peer tutoring dan Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan keterampilan guru dalam pelaksanaan pembelajaran diikuti dengan peningkatan hasil belajar akuntansi pada pratindakan, siklus I, dan siklus II. Keterampilan guru dalam pelaksanaan pembelajaran pada pratindakan sebesar 32,61%, siklus I sebesar 78,26%, dan siklus II sebesar 92,39%. Hasil belajar ranah kognitif meningkat setiap siklusnya. Pada pratindakan persentase ketuntasan siswa 14,81%, siklus I sebesar 78,26%, dan siklus II sebesar 92,39%. Pada hasil belajar ranah afektif siswa, persentase siswa yang memperoleh nilai Sangat Baik (SB) dan Baik (B) meningkat dari pratindakan sebesar 29,63%, siklus I sebesar 88,89%, dan siklus II sebesar 100%. Hasil belajar ranah psikomotorik pada pratindakan sebesar 11,11%, siklus I sebesar 33,33%, dan siklus II meningkat menjadi 100%.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif kombinasi peer tutoring dan Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran akuntansi di SMA Negeri 1 Ngemplak.Kata kunci: Peer tutoring. Teams Games Tournament (TGT). Hasil belajar ABSTRACTThe objective of this research is to improve learning outcomes in Accounting learning of the students of State Senior Secondary School 1 of Ngemplak through the application of the cooperative learning model of combined PT and TGT.This research used classroom action research (CAR) with two cycles, and each cycle consisted of four phases, namely: planning, implementation, observation, and reflection. Its subjects were accounting teacher and 27 students in Grade XI of Social Science 1 of the school. The data of research were those of students’ learning outcomes in cognitive, affective, and psychomotor aspects and those of the learning implementation. They were collected through test, observation, self assessment, and documentation. The validation of learning outcome test used the content validity, while the affective and psycomotor data were validated by using the investigator triangulation.The result of research shows that the application of the Cooperative learning model of combined PT and TGT can improve the Accounting learning outcomes. The percentages of the teachers’ skills in the learning implementation were 32.61% in Pre-cycle, 78.26% in Cycle I, and 92.39% in Cycle II. The percentages of students completing the minimal learning criterion were 14.81% in Pre-cycle, 78.26% in Cycle I, and 92.39% in Cycle II respectively; in the affective aspects, the percentages of students with Grades A (Very Good) and B (Good) were 29.63% in Pre-cycle, 88.89% in Cycle I, and 100% in Cycle II respectively; and in psychomotor aspect, the percentages of students were 11.11% in Pre-cycle, 33.33% in Cycle I, and 100% in Cycle II respectively.Thus, the application of the Cooperative learning model of combined PT and TGT can improve the Accounting learning outcomes of State Senior Secondary School 1 of Ngemplak.Keywords: Peer tutoring (PT). Teams Games Tournament (TGT). Learning outcomes.
PENERAPAN MODEL KONTEKSTUAL MENGGUNAKAN MEDIA WORD SQUARE PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI SMKNKARANGANYAR Wahyuni, Gandes Tri; -, Sudiyanto; -, Sukirman
Tata Arta Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.587 KB)

Abstract

  ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan karena hasil belajar akuntansi pada peserta didik SMK Negeri 1 Karanganyar relatif rendah. Salah satu penyebabnya karena masih menggunakan model pembelajaran konvensional dan kurangnya respon serta antusiasme siswa terhadap pembelajaran akuntansi. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran Akuntansi dikelas SMK Negeri 1 Karanganyar tahun ajaran 2014/2015 melalui penerapan strategi pembelajaran dengan model pembelajaran contekstual teaching learning (CTL) dilengkapi dengan media word square.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakandilaksanakan dengan kolaborasi antara peneliti, guru, dan melibatkan partisipasi siswa. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X Ak 1 SMKN 1 Karanganyar tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 36 siswa.Sumber data yang digunakan dalam penelitian tindakan ini antara lain: informan, tempat/lokasi, aktivitas, dokumen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan: observasi/pengamatan, wawancara, kajian dokumen, dan tes. Untuk menguji validitas data, peneliti menggunakan teknik triangulasi metode, triangulasi sumber data, review informan kunci, dan validitas isi. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif komparatif untuk data kuantitatif dan teknik analisis kritis untuk data kualitatif. Prosedur penelitian meliputi tahap: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi, dan (4) analisis dan refleksi. Siklus pertama dan kedua dilakukan masing-masing dalam tiga kali pertemuan selama 6 x 45 menit.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajarancontekstual teaching learning (CTL) dilengkapi media word square untuk meningkatkan hasil belajar akuntansi siswa kelas X SMK Negeri 1 Karanganyar mulai dari pratindakan, siklus I, dan siklus II. Pada pratindakan prestasi belajar rendah, dengan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) sebesar 75 atau 3,0 (skala 4), hanya 60% pada aspek afektif, 68% pada aspek psikomotor, dan 69,35% pada aspek kognitif dalam mata pelajaran ekonomi. Penelitian ini menetapkan indikator kinerja untuk ketuntasan prestasi belajar adalah 75%. Aspek kognitif siswa meningkat dari 73,35% pada siklus I menjadi 80,21% pada siklus II. Aspek afektif siswa meningkat dari 66% pada siklus I menjadi 84% pada siklus II. Aspek psikomotor  siswa meningkat dari 70% pada siklus I dan 80% pada siklus II.Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Contekstual Teaching Learning (CTL) dilengkapi media word square dapat meningkatkan hasil belajar mata pelejaran akuntansi siswa kelas X Ak 1 SMK Negeri 1 Karanganyar.Kata kunci: Contekstual Teaching Learning (CTL), hasil belajar, media word square, Pembelajaran Akuntansi. ABSTRACT  This research was held because achievement of accounting in the students of SMK Negeri 1 of Karanganyar was relatively low. One cause of the problem because of the conventional learning models that used and the lack of response and the enthusiasm of students to learning accounting.Thereforethe objective of research was to find out the improvement of student learning achievement of State Vocational High School 1 Karanganyar in the school year of 2014/2015,  using learning strategy with Contextual Teaching Learning (CTL) model equipped with word square.This study was a Classroom Action Research (CAR). This study was conducted with the collaboration between author, teacher, and involving the student participation. The subject of research was the 10thFinance graders of SMK Negeri 1 Karanganyar in the school year of 2014/2015, consisting of 36 students. The data sources used in this action research were: observation, interview, document study, and test. To validate the data, the author employed method triangulation, data source triangulation, key informant review, and content validity. The data analysis was carried out using a descriptive comparative technique for qualitative data and critical analytical technique for qualitative data. The research procedureincluded: (1) planning, (2) acting, (3) observing and interpreting, and (4) analyzing and reflecting. The first and second cycles were conducted in three 6 x 45 minute-meetings, respectively.The result of research showed that the application of Contextual Teaching Learning (CTL)learning equipped with word square media to improve the accounting learning achievement in the 10th graders of State Vocational High School 1 Karanganyar from precycle, cycle I, and cycle II. In pre-cycle, the learning achievement was low, with Minimum Passing Criterion (KKM) of 75 or 3.0 (scale 4), only 60% in affective aspect, 68% in psychomotor aspect, and 69.35% in cognitive aspect in economic subject. This research determined performance for learning achievement passing was 75%.The students’ cognitive aspect increased from 70.91% in cycle I to 80.21% in cycle II. The students’ affective aspect increased from 66% in cycle I to 84% in cycle II. The students’ psychomotor improved from 70% in cycle I and 80% in cycle II.The conclusion was that the application of Contextual Teaching Learning (CTL) model equipped with word square media could improve the accountingachievement in the 10th graders of State Vocational High School 1 Karanganyar in the school year. Keywords: Contextual Teaching Learning (CTL), achievement, word square media, accounting learning.
PENERAPAN KOMBINASI METODE PROBLEM POSING DAN RESITASI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI MA Anggraini, Aulia; -, Sudiyanto; Hamidi, Nurhasan
Tata Arta Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.165 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar melalui penerapan kombinasi metode pembelajaran Problem Posing dan Resitasi pada pembelajaran akuntansi di Madrasah Aliyah Surakarta.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Surakarta. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas XI IPS 1 Madrasah Aliyah Surakarta yang berjumlah 24 siswa. Sumber data berasal dari guru, siswa, dan mitra kolaborator. Teknik pengumpulan data adalah tes, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Validitas data menggunakan Validitas isi. Analisis data menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode kombinasi Problem Posing dan Resitasi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dari pra siklus hingga siklus II. Proses pembelajaran pada pra siklus masih terpusat pada guru sehingga siswa tidak terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Dari hasil observasi pada pra siklus persentase kinerja guru sebesar 48,77%, prestasi aspek kognitif sebesar 45,83% dan aspek afektif sebesar 49,72%. Pada siklus I penggunaan metode kombinasi Problem Posing dan Resitasi dapat meningkatkan kinerja guru sebesar 68,52%, prestasi belajar akuntansi siswa aspek kognitif meningkat menjadi 62,50%, dan aspek afektif meningkat menjadi 68,33%. Pelaksanaan siklus II menyebabkan peningkatan pada kinerja guru sebesar 79,17%, prestasi belajar aspek kognitif siswa meningkat sebesar 79,17% dan aspek afektif siswa meningkat menjadi 76,67%.Simpulan penelitian ini adalah penerapan metode kombinasi Problem Posing dan Resitasi dapat meningkatkan prestasi belajar pada pembelajaran akuntansi di Madrasah Aliyah Al Islam Jamsaren Surakarta.Kata Kunci : Problem Posing, Resitasi, prestasi belajar. ABSTRACTThe objective of the research is to increase the student’s achievement in accounting subject at MA Al Islam Jamsaren Surakarta using Problem Posing and Recitation.This research was categorized into Classroom Action Research (CAR) which was implemented at MA Al Islam Jamsaren Surakarta. The subjects of this research were the 24 students of XI IPS MA Al Islam Jamsaren Surakarta. The sources of the data were teacher, students and collaborator. Data collecting techniques used in this research were test, observation, documentation and field note. Data validity used in this research was content validity. Data analyzing techniques used in this research were quantitative and qualitative technique.The research finding showed that the implementation of Problem Posing and Recitation could increase the student’s achievement from pre-cycle until after cycle II. The learning process in pre-cycle was still teacher-centered, so the students were not active in the learning process. From the result of observation in the pre-cycle, the presentation of teacher’s performance was 48.77%, cognitive achievement was 45.83%, and affective achievement was 49.72%. At cycle I, the use of Problem Posing and Recitation could increase the teacher’s performance that was 68.52%, the students’ achievement in accounting subject for cognitive aspect was 62.50%, and affective aspect was 68.33%. At cycle II, the increasing of teacher’s performance was 79.17%, the increasing of students’ achievement for cognitive aspect was 79.17%, and affective aspect was 76.67%.The conclusion of the research is the implementation of Problem Posing and Recitation can increase the students’ achievement in accounting Subject at Madrasah Aliyah Al Islam Jamsaren Surakarta.Keywords: Problem Posing, Recitation, Students’ Achievement
PENGEMBANGAN LIVING LABORATORY PENDIDIKAN AKUNTANSI MELALUI EDUKASI AKUNTANSI PADA UMKM (Observasi dan Identifikasi pada UMKM di Kota Solo, Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Sragen, Boyolali, dan Karanganyar) -, Sudiyanto; Santoso, Sigit; -, Sohidin; Ivada, Elvia
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan 2015: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.412 KB)

Abstract

Perkembangan praktik akuntansi sedemikian pesatnya membawa konsekuensi logis perlunya peningkatan materi pembelajarn yang disesuaikan dengan perkembangan praktik akuntansi diindustri. Oleh karena itu agar UMKM dapat menyelenggarakan pencatatan transaksi dan menyusun laporan keuangan yang terstandar merupakan motivasi penelitian ini, yaitu dengan membangun live laboratory untuk memberikan edukasi akuntansi UMKM dan melakukan pendampingan implementasi SAK ETAP pada UMKM. Perumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimanakah keberadaan UMKM jika dilihat dari posisi aset dan omset serta bagaimanakah kondisi administrasi dan keuangan serta bagimanakah upaya UMKM untuk menerapkan standar akuntansi keuangan sebagai sarana untuk menyiapkan informasi akuntansi dan keuangannya untuk disiapkan menjadi live laboratory bagi pendidikan akuntansi? Tujuan utama penelitian ini adalah menerapkan pembelajaran berbasis industri  (Living laboratory) pada beberapa mata kuliah yang objeknya adalah industri UMKM.Sumber data berasal dari industri UMKM yang digali langsung dengan cara identifikasi, pengolahan, perancangan dan implementasi. Data diambil secara langsung dengan teknik wawancara serta didukung dengan data-data sekunder dari berbagai sumber yang relevan. Penelitian ini dilaksanakan pada UMKM di Karesidenan Surakarta, yakni Kabupaten Karanganyar, Klaten, Sukoharjo, Boyolali, Wonogiri, dan Kota Surakarta. Data diolah dengan cara melakukan tabulasi dan menyusun gambaran umum mengenai sistem informasi akuntansi keuangan pada UMKM, serta dianalisis dengan menggunakan analisis tabel.Hasil penelitian mengacu pada tujuan khusus penelitian pada tahun pertama yakni; 1) peneliti berhasil mengidentifikasi dan menetapkan seluruh kegiatan administrasi akuntansi pada UMKM, 2) peneliti telah mengidentifikasi dan menetapkan kesesuaian antara standar akuntansi yang berlaku dengan pencatatan dan pembukuan yang terjadi di UMKM, 3) peneliti menyusun daftar perencanaan kegiatan pembenahan UMKM dari sisi administrasi usaha dan kegiatan operasinya. Kata kunci: live laboratory, SAK-ETAP, UMKM, edukasi akuntansi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS MADRASAH ALIYAH SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015 Wirastanti, Aprin; -, Sudiyanto; -, Sukirman
Tata Arta Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.858 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar akuntansi. Metode  penelitian yang digunakan adalah deskripsi kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS Madrasah Aliyah Surakarta yang berjumlah 51 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis faktor dalam hal ini adalah Exploratory Factor Analisis.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada dua belas faktor yang mempengaruhi prestasi belajar akuntansi. Faktor- faktor tersebut adalah faktor motivasi,faktor pancaindera, faktor relasi guru dengan siswa, faktor perhatian orang tua, faktor disiplin sekolah, faktor relasi siswa dengan siswa, faktor relasi antar angggota keluarga, faktor alat pembelajaran, faktor teman bergaul, faktor pancaindera, faktor pengertian orang tua, faktor relasi guru dengan siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat faktor baru yang dapat mempengaruhi prestasi belajar pada mata pelajaran akuntansi siswa kelas XI IPS Madrasah Aliyah Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata kunci: faktor ekstenal dan internal, prestasi belajar Akuntansi ABSTRACT The aim of this research is to know what the factors are influencing students accounting. Research method used in this research is descriptive quantitative. Population in this research is all students of XI IPS Madrasah Aliyah Surakarta which consist of 51 students. The collecting data techniques done by observing, interviewing, documentating, and questionnaire. The analysis data techniques that used in this research was factor analysis called Exploratory Factor AnalysisThe result of research concluded are 12 factors affecting accounting. Those factors are the motivation factors, the five sense factors, relationship between theacher and students factors,relationship between family member factors, shcool dicipline factors, relation between the students factors, the learning tools factors, the associate friends factors, the five sense factors, relationship between family member factors,and between theacher and students factors, the parents understanding factors, and the The conclusion from this research was there are a new factor affecting accounting learning achievement in XI IPS graders of Madrasah Aliyah Surakarta in the school year 2014/2015.Keywords: internal and external factor, accounting learning achievement
PENGGUNAAN METODE PEER LESSONS DILENGKAPI MEDIA POWER POINT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR AKUNTANSI Saputri, Kartika Yunita; -, Sudiyanto; Ivada, Elvia
Tata Arta Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.662 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi siswa pada pembelajaran akuntansi dengan menggunakan metode Peer Lessons dilengkapi media Power Point di kelas X Akuntansi B SMK Wikarya Karanganyar.Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan secara kolaborasi antara peneliti dan guru pengampu akuntansi dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan interpretasi, serta analisis dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Akuntansi B SMK Wikarya Karanganyar yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi (metode dan sumber). Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif dan analisis data kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Peer Lessons dilengkapi media Power Point mampu meningkatkan motivasi siswa pada pembelajaran akuntansi dari pra siklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Proses pembelajaran pada saat pra siklus masih berupa ceramah satu arah dan media papan tulis sehingga persentase motivasi siswa pada pembelajaran hanya sebesar 53,57%. Pada siklus I sudah digunakan metode Peer Lessons dilengkapi media Power Point walapun masih ada beberapa kekurangan, hasil persentase motivasi siswa pada pembelajaran meningkat sebesar 7,14% dari 53,57% menjadi 60,71%. Peningkatan secara signifikan terlihat pada siklus II yang telah menggunakan metode Peer Lessons dilengkapi media Power Point  secara optimal sehingga diperoleh hasil persentase motivasi siswa pada pembelajaran sebesar 78,57%.Simpulan penelitian ini adalah penggunaan metode Peer Lessons dilengkapi media Power Point mampu meningkatkan motivasi siswa pada pembelajaran akuntansi di kelas X Akuntansi B SMK Wikarya Karanganyar.Kata kunci: Peer Lessons, Power Point, motivasi belajar akuntansi ABSTRACT The objective of this research is to improve the Accounting learning motivation of the students through the use of Peer Lessons method equipped with power point media in Grade X Accounting B of Wikarya Vocational High School of Karanganyar.This research used the classroom action research with two cycles. Each cycle consisted of four phases i.e. planning, implementation, observation and interpretation, and reflection. The research was collaboratively done by the researcher the Accounting teacher of the school. The subjects of research were the students as many as 28 in Grade X Accounting B of Wikarya Vocational High School of Karanganyar. The data of research were collected through questionnaire, observation, and documentation. They were validated by using the method and source triangulations and analyzed by using the descriptive comparative analysis and the qualitative data analysis.The result of research shows that the use of the Peer Lessons equipped with the Power Point media can improve the students’ Accounting learning motivation from the pre-treatment through Cycle II. The learning process during the pre-treatment used the one-direction lecture method and blackboard, and the students’ Accounting learning motivation was 53.57%. Then, in Cycles I, the learning process used the Peer Lessons equipped with Power Point media. Although there were some weaknesses, the students’ Accounting learning motivation increased as much as 7.14% from 53.57% to 60.71%. The significant increase was seen in Cycle II, in which the learning process used the Peer Lessons equipped with Power Point media optimally so that the students’ learning motivation percentage became 87.57% in Cycle II.Thus, the use of the Peer Lessons method equipped with the Power Point media can improve the Accounting learning motivation of the students in Grade X Accounting B of Wikarya Vocational High School of Karanganyar.Keywords: Peer Lessons, Power Point, students’ Accounting learning motivation.  
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI Rahmah, Ari Isnaini; -, Sudiyanto; Octoria, Dini
Tata Arta Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.259 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar interaktif agar dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa pada pembelajaran akuntansi di kelas XI Akuntansi SMK Batik 2 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development) yang dilaksanakan di SMK Batik 2 Surakarta. Model pengembangan yang digunakan adalah four-D model yang meliputi tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (dissemination). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa program keahlian Akuntansi SMK Batik 2 Surakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah puposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 38 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t sampel berpasangan (paired sample t-test) dengan taraf signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap uji coba terbatas terdapat peningkatan yang signifikan mengenai kemandirian belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan CD pembelajaran interaktif. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji-t sampel berpasangan yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 11,250 dari 73,92 ke 85,17 dengan signifikansi 0,000 dan taraf kesalahan 5%. Pada tahap uji coba luas terdapat peningkatan kemandirian belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan CD pembelajaran interaktif yang dapat dilihat dari hasil uji-t sampel berpasangan yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 9,237 dari 72,13 ke 81,37 dengan signifikansi 0,000 dan taraf kesalahan 5%. Simpulan penelitian ini adalah pengembangan bahan ajar interaktif dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa pada pembelajaran akuntansi di kelas XI Akuntansi SMK Batik 2 Surakarta.Kata kunci: bahan ajar interaktif, kemandirian belajar, pembelajaran berbasis komputer  ABSTRACTThe objective of this research is to develop interactive teaching materials to improve the learning independence in Accounting of the students in Grade XI of Accounting Department of Vocational High School Batik 2 of Surakarta. This research used the research and development method. It was conducted at Vocational High School Batik 2 of Surakarta. The research used the four-D development model of Model which includes the following steps respectively: defining, designing, developing, and disseminating. Its population was all of the students of Accounting Expertise Program of Vocational High School Batik 2 of Surakarta. The samples of research consisted of 38 students and were taken by using the purposive sampling technique. The data of research were collected through observation, in-depth interview, questionnaire, and documentation. The data of research were analyzed by using the paired sample t-test at the significance level of 5%. The result of research shows that in the limited testing, there was a significant improvement in the students’ learning independence prior to and following the use of interactive learning CD (Compact Disc) as indicated by the result of the paired sample t-test in which there was an increase of score as much as 11.250 from 73.92 to 85.17 at the significance level of 0.000 and the error level of 5%. Furthermore, in the extended testing, there was an improvement in the students’ learning independence prior to and following the use of the interactive learning CD (Compact Disc) as pointed out by the result of the paired sample t-test in which there was an increase of score as much as 9.237 from 72.13 to 81.37 at the significance level of 0.000 and the error level of 5%. Thus, the development of interactive learning material can improve the learning independence in Accounting of the students in Grade XI of Accounting Department of Vocational High School Batik 2 of Surakarta.Keywords: interactive learning material, learning independence, computer-based learning
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI KOTA SURAKARTA Nurhamsah, Rita; -, Sudiyanto; Sumaryati, Sri
Tata Arta Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.728 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kompetensi profesional guru dalam pembelajaran akuntansi di SMK Negeri Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.  Subyek penelitian adalah guru pembelajaran akuntansi di SMK Negeri Kota Surakarta yang berjumlah 25 guru. Objek penelitian adalah kompetensi profesional. Populasi penelitian adalah semua guru dalam pembelajaran akuntansi di SMK Negeri Kota Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan kuesioner. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif.Hasil penelitian menunjukan, secara keseluruhan kompetensi profesional guru dalam pembelajaran akuntansi di SMK Negeri Kota Surakarta mencapai rata-rata-rata 2,9048, nilai terendah 2,70, nilai tertinggi 3,37 atau sebesar 72,58% dari skor ideal yang diharapkan 100%. Secara rinci, kompetensi profesional guru dalam kemampuan menyebutkan landasan kependidikan, kemampuan menjelaskan landasan kependidikan, kemampuan mengorganisasi program pembelajaran, kemampuan pelaksanaan program pembelajaran, kemampuan mengevaluasi proses pembelajaran dan kemampuan pengembangan keprofesionalan secara berkelanjutan, berturut-turut 72,52%: 71,44%: 71,80%: 72,54%: 73,50% dan 73,71% dari skor ideal yang diharapkan 100%. Baik secara keseluruhan maupun secara rinci, tingkat kompetensi profesional guru masih di bawah 75%.Kata kunci :  kompetensi profesional guru, pembelajaran akuntansi, SMK Negeri Kota SurakartaABSTRACT The objective of this research is to investigate the level of teachers’ professional competencies in Accounting learning at State Vocational High Schools of Surakarta City.This research used the descriptive quantitative research method. The population of research was all of the Accounting teachers at State Vocational High Schools of Surakarta City. Its subjects were Accounting teachers as many as 25 at State Vocational High Schools of Surakarta City, and its objects were their professional competencies. The data of research were collected through test, observation, and questionnaire. They were analyzed by using the descriptive statistical analysis.The result of research shows that overall the professional competencies in Accounting learning at State Vocational High Schools of Surakarta gained the average score of 2.9048 with the lowest score of 2.70 and the highest score of 3.37 or the gained score was 72,.8% of the expected ideal score of 100%. In detail, the teachers’ professional competencies which include the ability to define the base of education, the ability to organize the learning programs, the ability to implement the learning programs, the ability to evaluate the learning processes, and the ability to develop the professionalism sustainably were 72.52%; 71.44%; 71.80%; 72.54%; 73.50%; and 73.71% respectively out of the expected ideal score of 100%. However, overall and in detail, the level of their professional competencies was still below 75%.Keywords: Teacher’ professional competencies, Accounting learning, State Vocational High Schools of Surakarta City