Tri Effiyanti, Tri
Prodi Magister Pendidikan Ekonomi, Pascasarjana, FKIP-UNS

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH COMPUTER ANXIETY DAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) TERHADAP TECHNOSTRESS PADA GURU SMK DI KABUPATEN KARANGANYAR

Jurnal Pendidikan Insan Mandiri Vol 1, No 1 (2014): Pendidikan Ekonomi
Publisher : Jurnal Pendidikan Insan Mandiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.528 KB)

Abstract

The research objective was to determine: 1) the influence of computer anxiety to the TAM, 2) TAM effect on work overload, 3) the influence of computer anxiety against job insecurity, 4) effect of work overload and job insecurityto technostress of teacher in SMK Karanganyar. This research is quantitative survey methods. The study population was all vocational teachers SMK Karanganyar Business and Management. The research sample was taken as the population by purposive sampling technique. Data collection techniques used were observation and questionnaires. Techniques of data analysis done with path analysis. Results of this study are as follows: 1) computer anxiety significantly affects the TAM, 2) TAM significant part of affects the work overload, 3) computer anxiety effect is not significant to job insecurity, 4) work overload and job insecurity significant part of affects technostress vocational teachers in SMK Karanganyar, 5) directly, technostress influenced by the work overload and job insecurity by 58%, 6) effective overall contribution models is 83%.Keywords: Computer Anxiety, Technology Acceptance Model (TAM),Technostress

INISIASI PEMASARAN DARING DI KELOMPOK USAHA MELUR DI DESA SAMBIREJO, KECAMATAN PERCUT SEI TUAN

JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 1 (2017)
Publisher : LPM Unimed

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                         AbstrakKelompok Usaha Melur yang merupakan Mitra kegiatan pengabdian ini memiliki beberapa permasalahan tata kelola manajerial, yaitu: 1) Belum terorganisasinya pembukuan dengan baik. 2) pemasaran produk masih sangat sederhana dan belum memanfaatkan teknologi informasi. 3) Kurangnya alat mesin jahit untuk menambah produksi. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan pemasaran pada Kelompok Usaha Melur di Desa Sambirejo, Percut Sei Tuan. Tujuan tersebut dicapai melalui pendampingan kepada Kelompok Usaha Melur di bidang pembukuan/pengelolaan keuangan dan strategi marketing berbasis internet. Kelompok Usaha rumah tangga ini bergerak dalam bidang pembuatan keset kaki. Bahan baku produk tersebut menggunakan limbah kain/produksi penjahit lain. Pembuatan keset kaki ini juga memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di daerah sekitar yang ingin menambah pengetahuan jahit menjahit dan pada gilirannya menambah penghasilan ibu-ibu anggota kelompok usaha tersebut. Pelatihan pembukuan dilakukan dengan memberikan pemahaman dan pendampingan terkait pencatatan kas masuk dan keluar, penghitungan harga pokok produksi dan pembuatan laporan keuangan. Selanjutnya, pendampingan pemasaran berbasis internet dilakukan dengan memberikan wawasan untuk memaksimalkan teknologi yang ada untuk memasarkan produk mereka. Metode yang dipakai dalam pengabdian ini adalah dengan menggunakan penyuluhan dan pendampingan hingga kelompok usaha melur memiliki pembukuan yang rapih dan memiliki toko online di media sosial. Kata kunci: Pendampingan, Pengelolaan Keuangan, Pemasaran Online, UKM Melur.                                                          Abstract “Melur Entrepreneur Community” have several gavernance problem, such as: 1) the absence of bookkeeping systems. 2) traditional marketing strategy, and 3) ineffectiveness of production. This community service activity conducted in Melur Entrepreneur Community aims to overcome the problems as mentioned. That purpose was achieved through training and guiding the member of Melur Entrepreneur Community in bookeeping dan marketing strategy based on Information Technology. Melur Entrepreneur Community are focus in making doormats from the waste of tailor production. They also empowering woman of households who want to gain a knowledge of sewing and in turn would increase their income. Bookkeeping training is done by providing insight and assistance related to the recording of incoming and outgoing cash, cost analysis of production and financial reporting. Furthermore, knowledge of internet based marketing is delivered by providing insight to maximize existing technology to marketing their products. The method which used in this activity is counseling and training to achieve the outcome, that is the availability of bookkeeping and online store on social media.Keywords: training/guiding, financial administration, online marketing, SMEs.

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI KKNI PADA MATA KULIAH EKONOMI SYARIAH

NIAGAWAN Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 No 1 Maret 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi dalam dua tahun terkhir ini diwajibkan untuk menyesuaikan kurikulum dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, termasuk pada mata kuliah Ekonomi Syariah. Menyikapi hal tersebut, Universitas Negeri Medan (UNIMED) mewajibkan pelaksanaan enam tugas kepada mahasiswa, yaitu Tugas Rutin (TR), Critical Book Review (CBR), Journal Review (JR), Miniriset (MR), Rekayasa Ide (RI), dan Projek (PR). Untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut tentunya dibutuhkan penyesuaian pada desain pembelajaran agar sesuai dengan karakteristik peserta didik dan karakteristik mata kuliah, terutama pada mata kuliah Ekonomi Syariah yang memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan mata kuliah lainnya. Selanjutnya desain pembelajaran idealnya dibakukan dalam Satuan Acara Perkuliahan (SAP). Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran (SAP) Ekonomi Syariah yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di prodi Pendidikan Ekonomi. Luaran penelitian ini berupa perangkat pembelajaran Ekonomi Syariah berkualifikasi KKNI yang sesuai dengan karakteristik mahasiswa di jenjang sarjana. Populasi penelitian ini mahasiswa Pendidikan Ekonomi, sementara sampelnya mahasisswa Pendidikan Ekonomi yang sedang mengambil mata kuliah Ekonomi Syariah yang dipilih dengan teknik penyampelan bertujuan. Penelitian dioperasionalkan dengan tahap pengembangan yang mengacu pada Plomp dan Nieveen (2010), yaitu: tahap investigasi awal, desain, realisasi, dan tahap tes validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah mempunyai nilai validitas, kepraktisan, dan keefektifan yang tinggi. Hal ini terlihat dari pendapat validator, respons dosen, dan respons mahasiswa. Respon mahasiswa mengindikasikan bahwa mereka dapat mengikuti pembelajaran dengan baik, dapat menyelesaikan enam tagihan yang ditugaskan, dan aktivitas belajar semakin baik karena bertambahnya wawasan mahasiswa sebagai modal untuk berdiskusi di kelas. Kecocokan pemilihan materi dan tugas yang diberikan menjadi aspek utama untuk meningkatkan kinerja kegiatan belajar mengajar. Kata kunci: KKNI, ekonomi syariah, desain pembelajaran, perangkat pembelajaran

NILAI HEDONIS DAN KUALITAS WEBSITE PADA PEDAGANG ECERAN DI MEDIA SOSIAL

NIAGAWAN Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 No 1 Maret 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini media social telah jamak digunakan untuk aktivitas bertujuan bisnis baik oleh entitas bisnis maupun oleh perorangan. Fenomena tersebut tentunya memiliki nilai tersendiri dalam sudut pandang system informasi keperilakuan. Di satu sisi, riset yang telah banyak berkembang didominasi oleh riset pada system informasi yang berorientasi tugas. Sementara, di sisi lain fenomena yang terjadi di media social tidak terlepas dari nilai hedonis yang melekap pada media social tersebut. Karenanya kajian literature ini bertujuan untuk membangun kerangka konseptual yang mengintegerasikan unsur entertainment system informasi (Hedonic Information System) dengan unsur produktivitas system informasi (website quality) dalam membangun keberterimaan system informasi. Objek amatan pada kajian literature ini adalah pedagang eceran di social media dan pengguna media social yang menjadi konsumen. Kajian literature ini mengasilkan kerangka konseptual yang selanjutnya dapat divalidasi melalui riset-riset empiris. Sementara ini kerangka konseptual yang dihasilkan juga memiliki rekomendasi praktis dan teoritis. Kata kunci: Nilai Hedonis, Kualitas Website, Pedagang Eceran, Media Sosial

NILAI HEDONIS DAN KUALITAS WEBSITE PADA PEDAGANG ECERAN DI MEDIA SOSIAL

NIAGAWAN Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 No 1 Maret 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini media social telah jamak digunakan untuk aktivitas bertujuan bisnis baik oleh entitas bisnis maupun oleh perorangan. Fenomena tersebut tentunya memiliki nilai tersendiri dalam sudut pandang system informasi keperilakuan. Di satu sisi, riset yang telah banyak berkembang didominasi oleh riset pada system informasi yang berorientasi tugas. Sementara, di sisi lain fenomena yang terjadi di media social tidak terlepas dari nilai hedonis yang melekap pada media social tersebut. Karenanya kajian literature ini bertujuan untuk membangun kerangka konseptual yang mengintegerasikan unsur entertainment system informasi (Hedonic Information System) dengan unsur produktivitas system informasi (website quality) dalam membangun keberterimaan system informasi. Objek amatan pada kajian literature ini adalah pedagang eceran di social media dan pengguna media social yang menjadi konsumen. Kajian literature ini mengasilkan kerangka konseptual yang selanjutnya dapat divalidasi melalui riset-riset empiris. Sementara ini kerangka konseptual yang dihasilkan juga memiliki rekomendasi praktis dan teoritis. Kata kunci: Nilai Hedonis, Kualitas Website, Pedagang Eceran, Media Sosial

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI KKNI PADA MATA KULIAH EKONOMI SYARIAH

NIAGAWAN Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 No 1 Maret 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi dalam dua tahun terkhir ini diwajibkan untuk menyesuaikan kurikulum dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, termasuk pada mata kuliah Ekonomi Syariah. Menyikapi hal tersebut, Universitas Negeri Medan (UNIMED) mewajibkan pelaksanaan enam tugas kepada mahasiswa, yaitu Tugas Rutin (TR), Critical Book Review (CBR), Journal Review (JR), Miniriset (MR), Rekayasa Ide (RI), dan Projek (PR). Untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut tentunya dibutuhkan penyesuaian pada desain pembelajaran agar sesuai dengan karakteristik peserta didik dan karakteristik mata kuliah, terutama pada mata kuliah Ekonomi Syariah yang memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan mata kuliah lainnya. Selanjutnya desain pembelajaran idealnya dibakukan dalam Satuan Acara Perkuliahan (SAP). Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran (SAP) Ekonomi Syariah yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di prodi Pendidikan Ekonomi. Luaran penelitian ini berupa perangkat pembelajaran Ekonomi Syariah berkualifikasi KKNI yang sesuai dengan karakteristik mahasiswa di jenjang sarjana. Populasi penelitian ini mahasiswa Pendidikan Ekonomi, sementara sampelnya mahasisswa Pendidikan Ekonomi yang sedang mengambil mata kuliah Ekonomi Syariah yang dipilih dengan teknik penyampelan bertujuan. Penelitian dioperasionalkan dengan tahap pengembangan yang mengacu pada Plomp dan Nieveen (2010), yaitu: tahap investigasi awal, desain, realisasi, dan tahap tes validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah mempunyai nilai validitas, kepraktisan, dan keefektifan yang tinggi. Hal ini terlihat dari pendapat validator, respons dosen, dan respons mahasiswa. Respon mahasiswa mengindikasikan bahwa mereka dapat mengikuti pembelajaran dengan baik, dapat menyelesaikan enam tagihan yang ditugaskan, dan aktivitas belajar semakin baik karena bertambahnya wawasan mahasiswa sebagai modal untuk berdiskusi di kelas. Kecocokan pemilihan materi dan tugas yang diberikan menjadi aspek utama untuk meningkatkan kinerja kegiatan belajar mengajar. Kata kunci: KKNI, ekonomi syariah, desain pembelajaran, perangkat pembelajaran