Novita Sekarwati, Novita
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

DAMPAK LOGAM BERAT TEMBAGA DAN PERAK PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI PERAK TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR DI KOTAGEDE YOGYAKARTA

Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Volume 09/Nomor 01/2016
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Air dan sumber-sumbernya merupakan salah satu kekayaan alam yang mutlak dibutuhkan oleh makhluk hidup guna menopang kelangsungan hidupnya dan berguna untuk memelihara kesehatannya. Saat ini, masalah utama yang dihadapi oleh sumber daya air meliputi kualitas air untuk keperluan domestik yang semakin menurun sehingga tidak dapat digunakan masyarakat sebagai air minum yang sehat karena tidak memenuhi syarat dan kuantitas air. Hal ini dikarenakan adanya kegiatan industri, domestik dan kegiatan lain mempunyai pengaruh negatif terhadap sumber daya air. Kotagede merupakan salah satu sentra industri kecil kerajinan perak yang sedang berkembang. Salah satunya adalah limbah cair yang mengandung salah satu logam yaitu Tembaga Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak logam berat Cu Jenis penelitian dilakukan dengan jenis deskriptif kualitatif dalam skala pemeriksaan laboratorium pada limbah cair dan air sumur. Hasil menunjukkan bahwa kadar Cu dalam limbah cair sebesar 84, 9350 mg/l dan melebihi baku mutu Pergub DIY No. 7 Tahun 2010. Hasil analisa laboratorium dari 13 sampel air sumur didapatkan kadar Cu Kata Kunci: Logam Berat, Cu, Ag, Limbah Cair, Kualitas Air

Efektivitas Karbon Aktif Dan Kaca Wol Sebagai Adsorben Dalam Mengurangi Emisi Karbon Monoksida Dan Hidrokarbon Sepeda Motor

Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Voume 07/Nomor 01/2014
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKUDENGAN KEJADIAN CHIKUNGUNYA DI DUSUNPRINGWULUNG, CONDONG CATURDEPOK SLEMAN

Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Volume 10/ Nomor 01
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: Chikungunya is one disease should be noticed because its amount always rises. The amount of Chikungunya cases in Sleman regency were 344 cases in 2013, whereas in 2014 there were 253 cases and the highest case was 36 people at Pringwulung village, Condong catur, Sleman. Objective: To determine the relationship Relationship Level Knowledge, Attitude and Behavior with Genesis Chikungunya in Village Pringwulung, Condong Catur Depok Sleman. Methods: The design and type of research use analytic observational study with cross sectional design. The sampling technique used random sampling. Its population is the overall head of a family of 141 families, samples of 58 housewives. Data taken using a questionnaire. Bivariate analysis using the Chi-square test. Results: The results of correlation Chi Square test showed that the variable level of knowledge with Chikungunya obtained Sig = 0,001, variable attitude with Chikungunya obtained Sig = 0.009, and behavioral variables with the value obtained Chikungunya Sig = 0.029. Conclusion: There is a significant relationship between the level of knowledge, attitudes and behavior with Chikungunya in Village Pringwulung, Condong Catur Depok Sleman. Keywords: Knowledge, Attitude,Behaviour, and the Genesis Chikungunya

KAJIAN KANDUNGAN FORMALIN PADA BAKSO TUSUK YANG DI JUAL DI SD NEGERI WILAYAH KECAMATAN DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA

Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Volume 09/Nomor 01/2016
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Dengan berkembangnya jaman, saat ini sangat banyak produk pangan cepat saji atau istilahnya makanan instan, tentu saja hal ini dipengaruhi oleh pola hidup masyarakat yang menginginkan segalanya berjalan dengan cepat. Hal ini lah yang menyebabkan digunakan bahan pengawet pada bahan pangan.Menurut Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 942/MENKES/SK/VII/2003, pada pasal 2 disebutkan penjamah makanan jajanan adalah orang yang secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan makanan dan peralatannya sejak dari tahap persiapan, pembersihan, pengolahan, pengangkutan sampai dengan penyajian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar formalin yang ada pada Bakso Tusuk Yang Dijual Di Sekolah Dasar Wilayah Depok, Sleman, Yogyakarta Metode:Jenis Penelitian ini adalah survey yang bersifat deskriptif dengan pemeriksaan laboratorium untuk pemeriksaan formalin pada bakso tusuk yang dijual di Sekolah Dasar Negri Wilayah Depok Sleman Yogyakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah para penjual bakso tusuk di Sekolah Dasar Negeri Wilayah Depok Sleman sebanyak 37 SD. melakukan pemeriksaan formalin di laboratorium terhadap 7 tempat penjualan bakso tersebut yang masing-masing tempat tersebut diambil sampel sebanyak 10 gram/ 1 butir bakso tusuk. Hasil : Dari hasil pemeriksaan tersebut didapatkan hasil bahwa 7 tempat penjualan bakso tusuk di SD N Wilayah Kecamatan Depok negatif terhadap penggunan formalin, Kata Kunci: Formalin, Bakso Tusuk

HUBUNGAN SANITASI ALAT MAKAN “PIRING” DENGAN ANGKA KUMAN PADA PERALATAN MAKAN PECEL LELE DI TAMBAKBAYAN BABARSARI SLEMAN

Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6, No 2 (2013): Jurnal Kesehatan Masyarakat Voume 06/Nomor 02/2013
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTTo get qualified health foods , we need to hold control of hygiene and sanitation of food and eating utensils such as spoons , plates and cups , thisis for menghindarikan of pollution elements both physical , chemical andbacteriological.

HUBUNGAN TEMPAT PENAMPUNGAN AIR BUATAN DENGAN KEBERADAAN JENTIK Aedes aegypti DI DUSUN KEBONAGUNG DESA TRIDADI KECAMATAN SLEMAN KABUPATEN SLEMAN

Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8, No 3 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Environmental Health Department of The Polytechnic of Health of Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sangat rendahnya ABJ di Dusun Kebonagung (5,26 %) dibandingkan angka nasional (95 %) di-pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu perilaku penduduk menampung air untuk keperluan sehari-hari tidak hanya pada satu tempat dan jarang membersihkan bak penampungan air. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tempat penampungan air buatan dan keber-adaan jentik nyamuk Aedes aegypti di Dusun Kebonagun yang terletak di Desa Tridadi Keca-matan Sleman Kabupaten Sleman. Metoda penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. 106 buah rumah sampel diperoleh dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan check-list serta be-berapa alat bantu untuk pemeriksaan jentik. Hasil penelitian menemukan bahwa tempat penam-pungan air buatan yang positif jentik nyamuk Aedes aegypti sebanyak 12 buah dengan nilai HI 11,32 %. Berdasarkan hasil uji dengan Fisher’s Exact pada derajat kepercayaan 95 %, diketahui  bahwa antara tempat penampungan air buatan dan keberadaan jentik Aedes aegypti, ada hu-bungan yang bermakna (nilai p < 0,001). Dari hasil uji regresi logistik diperoleh nilai Exp(B) se-besar 0,128 yang berarti bahwa tiap satu tempat penampungan air buatan akan meningkatkan risiko keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti sebesar 0,128 kali.

ANALISIS IDENTIFIKASI BAHAYA (JOB SAFETY ANALYSIS ) DAN PENILAIAN RISIKO (RISK ASSESSMENT )DI UD. TEGEL KUNCI KALIAJIR KIDUL KALITIRTO BERBAH SLEMAN YOGYAKARTA

Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Volume 10/ Nomor 02
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                                 INTISARISetiap tempat kerja selalu mengandung berbagai potensi bahaya yang dapatmempengaruhi kesehatan tenaga kerja atau dapat menyebabkan timbulnya penyakit akibat kerja. Potensi bahaya adalah segala sesuatu yang berpotensi menyebabkan terjadinya kerugian, kerusakan, cidera, sakit, kecelakaan atau bahkan dapat mengakibatkan kematian yang berhubungan dengan proses dan sistem kerja

PENURUNAN KADAR TOTAL Phosphat (PO4) PADA LIMBAH LAUNDRY DENGAN METODE AERASI-FILTRASI DI DUSUN TAMBAKBAYAN CATUR TUNGGAL, DEPOK, SLEMAN, YOGYAKARTA

Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Masyarakat Volume 11/Nomor 01/2018
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kegiatan laundry menghasilkan limbah cair yang mengandung phosphat tinggi. Limbah cair dapat berpotensi untuk menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan terutama pada badan air. Berdasarkan uji laboratorium terhadap laundry di Dusun Tambakbayan, Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta mempunyai kadar total phosphat sebesar 11,3330 mg/L. Hasil tersebut tidak sesuai dengan persyaratan dalam peraturan pemerintah No 82 Tahun 2001 yaitu sebesar 5 mg/L untuk kadar total phosphat dalam limbah cair golongan IV.

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU ANAK SEKOLAH TENTANG CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) PADA SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI KALASAN 1, KALASAN SLEMAN YOGYAKARTA

Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 2, No 1 (2017): Vol 2 Nomor 1 April 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.939 KB)

Abstract

Latar belakang : Anak sekolah merupakan generasi penerus Bangsa yang perlu di jaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya. Jumlah usia sekolah yang cukup besar yaitu 30% dari jumlah penduduk Indonesia merupakan masa keemasan untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (proverawati, A & Rahmawati, E, 2012). Derajat kesehatan anak pada saat ini belum bisa dikatakan baik karena masih banyak terdapat masalah kesehatan khususnya pada anak sekolah. Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Kalasan 1, Kalasan Sleman Yogyakarta.Metode : Rancangan penelitiannya menggunakan Eksperimen semu (Quasi eksperimen), dengan pendekatan pre test-post test sampel dalam penelitian ini adalah 61 siswa & siswi SDN Kalasan 1. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji T-test. Penelitian ini akan dilakukan pada bulan Mei sampai dengan bulan Juli 2016 di SD Negeri Kalasan 1, Kecamatan Kalasan, Sleman Yogyakarta.Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukan nilai anlisis Bivariate dengan rumus T-test menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Kalasan 1, Kalasan Sleman Yogyakarta, diketahui Sig (2-tailed 0,000<0,05) Ada pengaruh yang signifikan antara pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Kalasan 1, Kalasan Sleman Yogyakarta. Kata kunci : Pendidikan kesehatan, perilaku cuci tangan pakai sabun

Total coliform dalam Air Bersih dan Escherichia coli dalam Air Minum pada Depot Air Minum Isi Ulang

Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 2 (2016): Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Refill drinking water station are industrial that perform processing raw water into drinking water and sell directly to consumers. It caused Coliform bacteria in the water would be infectious. Escherecia coli bacteria in drinking water have provisions 0/100 ml. The potentially pathogenic of the bacteria in certain circumstances can cause diarrhea.The purpose of this study was to determine the number of Total coliform Bacteria and Escherechia coli in Drinking Water at Refill Water Station in Kalasan, Yogyakarta. Method: This research was descriptive  with laboratory test.The population of this study was 8 refill water station in Kalasan. This research used checklist to determine the physical condition and laboratory test to determine the number of total coliform and Escherecia coli in the water. Results: The results of this study showed that influence the number of bacteria is the source of water, filter tubes, pumping equipment, operator or employee hygiene, the low qualification of micro filter and inadequate the facilities, There were seven water refill station which the number of bacteria upper than standard.Conclusion: All of the refill water station unmeet the standard of drinking water.