Emmawaty Sofia, Emmawaty
FKIP Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro No.1

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN GENERATING PADA MATERI HIDROLISIS GARAM

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.912 KB)

Abstract

The research which was conducted using Non Equivalent (Pretest-Postest) Group Design with the aim to describe the effectiviness of increase generating ability on salt hidrolysis has been done. The sample was taken by using purposive sampling technique from all of studentin the 11th grade of MIA at SMA Negeri 3Bandar Lampung for 2014/2015 academic year and it was obtained the MIA4 and MIA5 of the 11th grade. The results showed that average n-Gain of generating ability in salt hydrolysis topic in the control class (0.41) and in experiment class (0.56) was different significantly. Based on t-test, it was concluded that scientific approach learning was effective to increase generating ability in salt hydrolysis topic, especially in the questioning and associating, step.Penelitian ini telah dilakukan menggunakan Non Equivalent (Pretest-Postest) Control Group Design dengan tujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pendekatan saintifik dalam meningkatkan kemampuan generating pada materi hidrolisis garam. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dari seluruh siswa kelas XI MIA SMA Negeri 3 Bandar Lampung tahun ajaran 2014/2015 dan diperoleh MIA 4 dan MIA 5 dari kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata n-Gain kemampuan generating pada kelas kontrol (0,41) dan kelas eksperimen (0,56) berbeda secara signifikan. Berdasarkan uji-t, disimpulkan bahwa pendekatan saintifik efektif dalam meningkatkan kemampuan generating pada materi hidrolisis garam yaitu pada tahap menanya dan menalar.Kata kunci: hidrolisis garam, kemampuan generating, pendekatan saintifik

Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.237 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the practicality, effectivity, and effect size of problem solving learning model to improve students concept mastery. Selected topic was electrolyte and non electrolyte solution. Method used was poor experimental with one group pretest-posttest design. The population was all of tenth grader science students of SMAN 13 Bandarlampung. It was obtained that X MIPA-2 as the sample by cluster random sampling. Practicality was determined by implementation of problem solving model and student response. Effectivity was determined by teachers ability, student activity, and improvement of students concept mastery using t test and effect size test. The results showed that the problem solving learning model has practicality, effectivity and large effect size to improve students concept mastery.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepraktisan, keefektivan, dan ukuran pengaruh model pembelajaran problem solving dalam meningkatkan penguasaan konsep siswa. Materi yang dipilih adalah larutan elektolit dan non elektrolit. Metode yang digunakan poor experimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMAN 13 Bandarlampung. Sampel penelitian adalah siswa kelas X MIPA-2 yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Kepraktisan ditentukan dari keterlaksanaan model problem solving dan respon siswa. Keefektivan ditentukan dari kemampuan guru, aktivitas siswa, dan peningkatan penguasaan konsep siswa menggunakan uji t dan uji ukuran pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran problem solving memiliki kepraktisan, keefektivan dan berpengaruh besar dalam meningkatkan penguasaan konsep siswa.Kata kunci: keefektivan, kepraktisan, penguasaan konsep, problem solving, ukuran pengaruh

Pengembangan LKS Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Berbasis Problem Solving

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.21 KB)

Abstract

This research was conducted to develop student worksheets based on problem solving on electrolyte and non electrolyte solution. This research used the method of research and development (R&D). The research phase begun with design and made the initial draft based on literature studies and field studies with teacher and student respondents. Then carried out the development of student worksheets and validated by an expert. Characteristics of student worksheets that validated include aspects of readability, construction, and suitability content which validation results in the category strongly agree. The next phase was limited trial to find out teacher and student responses from XthIPA 2 SMAN 13 Bandarlampung. Results of teacher and student responses was included in the category strongly agree. The conclusions of this research showed that development result of student worksheets based on problem solving is good to use.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis problem solving pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Tahap penelitian diawali dengan perancangan dan pembuatan draft awal berdasarkan hasil studi pustaka dan studi lapangan dengan responden guru dan siswa. Selanjutnya, dilakukan pengembangan LKS dan divalidasi oleh seorang ahli. Karakteristik LKS yang divalidasi tersebut meliputi aspek keterbacaan, konstruksi, dan kesesuaian isi materi dengan hasil validasi termasuk dalam kategori sangat setuju. Tahap selanjutnya dilakukan uji coba terbatas untuk mengetahui tanggapan guru dan siswa kelas X IPA 2 SMAN 13 Bandarlampung terhadap LKS yang dikembangkan. Hasil tanggapan guru dan siswa terhadap LKS termasuk dalam kategori sangat setuju. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil pengembangan LKS berbasis problem solving baik untuk digunakan.Kata kunci: larutan elektrolit dan non elektrolit, LKS, problem solving

PERBANDINGAN SIMAYANG TIPE-II DENGAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNISI DAN PENGUASAAN KONSEP

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.162 KB)

Abstract

This reseach was aimed to determine whether SiMaYang Tipe II learning model in improving metacognition abilities and concept mastery of electrolyte and non-electrolyte was better than problem solving learning model. The samples on this study were students of the 10th grade of MIA 1 as the 1st experiment class were applied to SiMaYang Type II model and the 10th grade of MIA 4 as the 2nd experiment class were applied to problem solving model at SMAN 1 Purbolinggo where they were got by using cluster random sampling. The results research indicates that SiMaYang Type II learning model to improve metacognition abilities and concept mastery was better than use problem solving learning model. Penelitian ini ber­tujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran SiMaYang Tipe II dalam me­ningkatkan kemampuan metakognisi dan penguasaan konsep lebih baik di­banding­kan dengan model pembelajaran problem solving pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit. Sampel dalam peneliti­an ini adalah kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen I yang di­terap­kan  model SiMaYang Tipe II dan X MIA4sebagai kelas eksperimen II yang di­terap­kan model problem solving di SMAN 1 Purbolinggo dengan teknik cluster random sampling. Hasil Penelitian me­nunjuk­an bahwa model pembelajaran SiMaYang Tipe II dalam meningkat­kan kemampu­an metakognisi dan penguasaan konsep lebih baik dibandingkan dengan model pem­belajaran problem solving. Kata kunci: metakognisi, problem solving, SiMaYang Tipe II

LKS Pendekatan Saintifik dalam Meningkatkan KPS Konsep Laju Reaksi Berdasarkan Kemampuan Kognitif

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.193 KB)

Abstract

This research was aimed to describe effectiveness of student worksheets based on scientific approach on reaction rate concept to increase science process skills based-on cognitive ability. Samples of this research are XI IPA4 and XI IPA1 at SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Method of research is Quasi Experimental with The Matching Only Pretest and Postest Control Group Design. Instruments used were student worksheets based-on scientific approach and conventional, pretest and postest questions. Data analysis techniques used were two path anova test and t-test. Result of research concluded are student worksheets based-on scientific approach was effective to increase science process skills students not only high cognitive ability students but also low cognitive ability students; implementation of student worksheets based-on scientific approach to increase science process skill are not influenced by cognitive ability; and increased of science process skill high cognitive ability students is not different as significant with low cognitive ability studentsPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas LKS berbasis pendekatan saintifik dalam meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) pada konsep laju reaksi ditinjau dari kemampuan kognitif. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA4 dan kelas XI IPA1 di SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalahQuasi EksperimentdenganThe Matching Only Pretest and Postest Control Group Design. Instrumen yang digunakan adalah LKS berbasis pendekatan saintifik dan konvensional, soal pretes dan postes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji anova dua jalur dan uji-t. Hasil penelitian menyimpulkan LKS berbasis pendekatan saintifik efektif dalam meningkatkan KPS siswa baik siswa kemampuan kognitif tinggi maupun siswa kemampuan kognitif rendah; pembelajaran LKS berbasis pendekatan saintifik dalam meningkatkan KPS tidak dipengaruhi oleh kemampuan kognitif; dan peningkatan KPS siswa kemampuan kognitif tinggi tidak berbeda secara signifikan dengan siswa kemampuan kognitif rendah.Kata kunci: kemampuan kognitif, konsep laju reaksi, KPS, LKS berbasis pendekatan saintifik.

Pengembangan Instrumen Asesmen Pengetahuan untuk Mengukur Penguasaan Konsep Siswa

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.43 KB)

Abstract

This research was conducted to describe characteristics, teachers responses and students responses to the knowledge assessment on topic of electrolyte and non electrolyte solution to measure mastery of student concept. This research method was a research and development. The research phase begun with designing and making of initial draft based on the results of literature studies and studies with teachers and students respondents. Next step was development of assessment and validated by an expert with the category results strongly agree. Then initial field trials to determine teacher and students responses at Xth IPA 2 SMAN 13 Bandarlampung to assessments developed. Characteristics of the developed assessment included the aspects of legibility, construction, and conformity of material content. Results of teacher and student responses fall into strongly agree category. Conclusions of this research showed that the assessment instrument was good and can be used for teachers to conduct an evaluation at the end of chemistry learning.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik, tanggapan guru, dan tanggapan siswa terhadap instrumen asesmen pengetahuan pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit untuk mengukur penguasaan konsep siswa. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Tahap penelitian diawali dengan perancangan dan pembuatan draf awal berdasarkan hasil studi pustaka dan studi lapangan dengan responden guru dan siswa. Tahap selanjutnya dilakukan pengembangan asesmen dan divalidiasi oleh seorang ahli dengan hasil kategori sangat setuju. Selanjutnya dilakukan uji coba lapangan awal untuk mengetahui tanggapan guru dan siswa kelas X IPA 2 SMAN 13 Bandarlampung terhadap asesmen yang dikembangkan. Karakteristik asesmen yang dikembangkan meliputi aspek keterbacaan, konstruksi, dan kesesuaian isi materi. Hasil tanggapan guru dan siswa termasuk kedalam kategori sangat setuju. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen asesmen sudah baik dan dapat digunakan bagi guru untuk melakukan evaluasi pada akhir pembelajaran kimia.Kata kunci: asesmen, larutan elektrolit dan non elektrolit, penguasaan konsep

Efektivitas LKS Laju Reaksi Berbasis Pendekatan Saintifik dalam Meningkatkan KPS Berdasarkan Gender

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.457 KB)

Abstract

This quasi eksperimen research with factorial 2x2 design aimed to describe the effectiveness of student worksheets based on scientific approach to increase SPS on reaction rate topic based on gender. this population of research are students of class XI IPA SMAN 13 Bandar Lampung. Selection of sample using purposive sampling technique and selected student class XI IPA2 and XI IPA3. This instruments of research is students worksheet based scientifcic approach and convensional, pretest and postest question, and attitude assessment. Data analysis technique used were two ways ANOVA test and t-test.The result of hyphothesis test showed no interaction between the use of worksheet based scientific approach with gender on students SPS; worksheet base on scientific approach effectively increase students SPS; SPS of male and female used student worksheets base on scientific approach was higher than conventional worksheet; SPS of male student was higher than females using worksheet based on scientific approach.Penelitian kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2x2 bertujuan mendeskripsikan efektivitas LKS berbasis pendekatan saintifik dalam meningkatkan KPS pada materi laju reaksi berdasarkan gender. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMAN 13 Bandar Lampung. Pemilihan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling dan terpilih siswa kelas XI IPA2 dan XI IPA3. Instrumen penelitian ini berupa LKS berbasis pendektaan saintifik dan konvensional, soal pretes dan postes, serta lembar penilaian sikap. Teknik analisis data yang digunakan adalah ANOVA dua jalur dan uji t. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara penggunaan LKS berbasis pendekatan saintifik dengan gender terhadap KPS siswa; LKS berbasis pendekatan saintifik efektif meningkatkan KPS siswa; KPS siswa laki-laki dan perempuan yang menggunakan LKS berbasis pendekatan saintifik lebih tinggi daripada LKS konvensional; KPS siswa laki-laki lebih tinggi daripada KPS siswa perempuan yang menggunakan LKS berbasis pendekatan saintifik.Kata kunci: gender, KPS, LKS, pendekatan saintifik

Peningkatan KPS Siswa Laki-Laki dan Perempuan Menggunakan LKS Laju Reaksi Berbasis Pendekatan Saintifik

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.799 KB)

Abstract

This research purpose was to describe the effectiveness of students worksheets (LKS) based-on scientific approach in reaction rate concept topic to increase science process skills (KPS) based on gender. This research used quasy experiment methods with factorial 2x2 design. Population of this research were students of XI IPA at SMA Negeri 13 Bandar Lampung with XI IPA2 and XI IPA3 classes as research samples that were got by purposive sampling technique. Instrument of this research were LKS based-on scientific approach and conventional, pretest and posttest questions, and attitude assessment sheets. Analysis technique of the data were used two ways ANOVA test and Mann Whitney U test. The research result showed that LKS based-on scientific approach learning in reaction rate concept topic was effective to increase students KPS based-on gender and male students KPS was higher than female students KPS.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektivan dari LKS berbasis pendekatan saintifik pada materi konsep laju reaksi dalam meningkatkan keterampilan proses sains (KPS) siswa laki-laki dan perempuan (gender). Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 13 Bandar Lampung dengan kelas XI IPA2 dan XI IPA3 sebagai sampel penelitian yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa LKS berbasis pendekatan saintifik dan konvensional, soal pretes dan postes, serta lembar penilaian sikap. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji ANOVA dua jalur dan uji Mann Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran LKS berbasis pendekatan saintifik pada materi konsep laju reaksi efektif dalam meningkatkan KPS siswa berdasarkan gender dan KPS siswa laki-laki lebih tinggi daripada KPS siswa perempuan.Kata kunci: gender, laju reaksi, KPS, LKS berbasis pendekatan saintifik