A. Heni Setio Rahayu, A. Heni Setio
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VCT UNTUK MENUMBUHKAN KESADARAN HAM PADA PELAJARAN PPKn

Jurnal Studi Sosial Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.875 KB)

Abstract

The objective research was to know and analyze the Value Clarification Technique model application for making human right realization in learning process of civic education learning. This research used classroom action research. The result of the research showed that learning plan by using VCT learning Model in cycle I obtained 15 score with not good category,  cycle II obtained 20 scores with good category, and cycle III obtained 27 scores with very good category. The learning implementation of  teacher ability in managing the learning process. In cycle I obtained 32 scores with enough category, cycle II obtained 40 scores with enough category and cycle III obtained 55 scores with good category. Student human right realization of cycle I obtain 13 scores by no good category, cycle II obtained 25 scores with enough category and cycle III obtained 34 scores with very good category.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penerapan model pembelajaran Value Clarification Technique untuk menumbuhkan kesadaran hak asasi manusia dalam proses pembelajaran melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran VCT, pada siklus I memperoleh skor 15 dengan kategori tidak baik, siklus II memperoleh skor 20 dengan kategori baik dan siklus III memperoleh skor 27 dengan kategori sangat baik. Pelaksanaan pembelajaran dalam kemampuan guru mengelola proses pembelajaran, pada siklus I diperoleh skor 32 dengan kategori Cukup, siklus II memperoleh skor 40 dengan kategori cukup dan pada siklus III memperoleh skor 55 dengan kategori baik. Kesadaran hak asasi manusia siswa pada siklus I memperoleh skor 13 dengan kategori tidak baik, Siklus II memperoleh skor 25 dengan kategori Cukup dan siklus III skor 34 dengan kategori sangat baik.Kata kunci: kesadaran hak asasi manusia, ppkn, vct