Cory Novi, Cory
Jurusan Kimia FMIPA UGM

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Ion Pb(Ii) Dan Ion Cd(Ii) Terhadap Efektivitas Fotoreduksi Ion Hg(Ii) Yang Terkatalisis Tio2 Novi, Cory; Wahyuni, Endang Tri; Aprilita, Nurul Hidayat
Berkala Ilmiah MIPA Vol 23, No 1 (2013)
Publisher : FMIPA UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini telah dipelajari pengaruh ion Pb(II) dan Cd(II) pada konsentrasi terhadap efektivitas fotoreduksi ion Hg(II) yang terkatalisis TiO2. Proses fotoreduksi dilakukan dengan menyinari campuran yang terdiri dari larutan ion Hg(II) dan serbuk fotokatalis TiO2 dengan dan tanpa adanya ion Pb(II) maupun ion Cd(II), dalam reaktor yang dilengkapi dengan lampu UV. Kondisi proses fotoreduksi adalah 50 mL larutan ion Hg(II) 5 ppm, ion Pb(II) dan Cd(II) dengan konsentrasi yang bervariasi, TiO2 seberat 15 mg, pH larutan 4 dan waktu reaksi selama 24 jam. Jumlah Hg(II) yang tereduksi dihitung berdasarkan selisih antara konsentrasi ion Hg(II) awal dengan konsentrasi ion Hg(II) sisa dalam larutan setelah proses fotoreduksi. Konsentrasi Hg(II) sisa ditentukan  dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom teknik pembangkit uap dingin atau Cold Vapor Atomic Absorption Spectrophotometric  method (CV-AAS). Hasil penelitian menunjukkan efektivitas fotoreduksi ion Hg(II) terkatalisis TiO2 dengan adanya ion Pb(II) mengalami peningkatan seiring dengan kenaikan konsentrasi ion Pb(II) yaitu dari 80,8% menjadi 98,92%, hal ini terjadi karena adanya efek sinergi. Sebaliknya fotoreduksi ion Hg(II) dengan adanya penambahan ion Cd(II) dengan konsentrasi yang semakin besar menjadi berkurang yaitu dari 80,8% menjadi 33,32% disebabkan terjadi kompetisi adsorpsi.
FITOREMEDIASI LOGAM SENG (ZN) MENGGUNAKAN HYDRILLA SP. PADA LIMBAH INDUSTRI KERTAS Novi, Cory; Sartika, Sartika; Shobah, Afifah Nur
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI Volume 5, No. 1, May 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Syarif Hidayatullah State Islamic Uni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.441 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v5i1.8814

Abstract

Logam seng pada konsentrasi tertentu dapat terakumulasi di dalam air, biota dan sedimen pada perairan yang dapat menimbulkan efek toksik terhadap organisme sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut telah dikembangkan teknologi alternatif yang dikenal dengan fitoremediasi. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan Hydrilla sp. sebagai agen fitoremediasi untuk menurunkan konsentrasi logam seng (Zn) pada limbah industri kertas. Tahap penelitian meliputi uji karakteristik awal air limbah dan Range Finding Test (RFT), penyiapan 75 g Hydrilla sp. dan aklimatisasi Hydrilla sp. selama 5 hari. Hydrilla sp. ditumbuhkan  pada reaktor selama 18 hari dalam 5 liter limbah industri kertas dengan konsentrasi 100% dan 5 liter akuades sebagai kontrol (0%). Variabel pengamatan meliputi pengukuran nilai pH, suhu dan identifikasi perubahan warna daun Hydrilla sp. Limbah hasil fitoremediasi pada waktu pemaparan 3, 6, 9, 12, 15, dan 18 hari dilakukan analisis logam seng (Zn) dengan ICP-OES. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa pada hari ke-0 sampai hari ke-12 persentase logam seng yang hilang sebesar 50% dan pada hari ke-18 mengalami penurunan persentase sebesar 25%. Kata kunci : Fitoremediasi, Hydrilla sp., limbah industri kertas, logam seng. Zinc metal at certain concentrations can accumulate in water, biota, sedimentary in waters which can cause toxic effects on organisms. So as to overcome these problems alternative technologies have been developed known as phytoremediation. The purpose of this research is to utilize Hydrilla sp. as a phytoremediation agent to reduce zinc metal concentrations in paper industry wastes. The research phase included preliminary research that is initial characteristic of wastewater and Range Finding Test (RFT), preparation of 75 g of Hydrilla sp. and Hydrilla sp. acclimatization for 5 days, then Hydrilla sp. grown on reactor for 18 days in 5 liters of paper industry waste with 100% concentration and 5 liters of akuadest as control (0%). Observation variables include measuring pH values, temperature and identify discoloration of Hydrilla sp. leaves, then the phytoremediation waste at exposure time of  3, 6, 9, 12, 15 and 18 days was analyzed zinc (Zn) with ICP-OES. Based on the analysis results show that on days 0 to day 12 the percent amount lost by 50% and on the 18th day the amount of zinc metal lost decreased by 25%. Keywords : Phytoremediation, Hydrilla sp., paper industry waste, zinc metals.