Hilda Nurul Hidayati, Hilda Nurul
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI NAFKAH PENAMBANG PASIR DUSUN CITERATE DESA UJUNG GENTENG KABUPATEN SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT Hidayati, Hilda Nurul; Nurdin, Ibnu Phonna; Budiandrian, Bayu
SODALITY: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol 3, No 3 (2015): Sodality
Publisher : SODALITY: Jurnal Sosiologi Pedesaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.556 KB)

Abstract

Keberadaan sumber daya alam di daerah tersebut untuk memberikan keputusan bagi orang-orang untukmenggunakannya sebagai sebuah bisnis. Selain itu, jika ditemukan bahwa mata pencaharian utama tidak cukupuntuk kebutuhan sehari-hari, sehingga hal itu dilakukan memanfaatkan sumber daya yang ada. Situasi ini jugaterjadi di lokasi studi lapangan yang ada di Desa Ujung Genteng Ciracap Kabupaten Sukabumi tepatnyadi Dusun Citerate. Berdasarkan keadaan sumber daya yang telah dijelaskan, penelitian ini bertujuan untukmenganalisis bentuk strategi penghidupan yang diadopsi oleh masyarakat, stratifikasi sosial terbentuk sebagaihasil dari strategi mata pencaharian, dan strategi untuk bertahan hidup atau ketahanan sebagai hasil dariperubahan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengumpulaninformasi dilakukan dengan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat setempat. Studi ini menunjukkanbahwa bentuk strategi mata pencaharian yang dilakukan adalah diversifikasi dan migrasi (Scoones 1998).Strategi penghidupan stratifikasi sosial yang akhirnya membentuk lapisan atas pasir ditempati oleh penambangyang memiliki area seluas 2 hektar, lapisan tengah ditempati oleh lahan tambang pasir tidak terlalu lebardan terletak di sebelah rumah, sedangkan lapisan bawah pasir ditempati oleh pekerja. Ketahanan diambilketika perubahan lingkungan yang membuat variasi dan bergerak (migrasi) (Chambers dan Conway 1991).Kata kunci: ketahanan, migrasi, strategi penghidupan, stratifikasi sosial, Ujung Genteng desa
Strategy Living Miners Sand Dusun Citerate, Ujung Genteng Village, Sukabumi, West Java Hidayati, Hilda Nurul; Nurdin, Ibnu Phonna; Budiandrian, Bayu
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol 3, No 3 (2015): Sodality
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22500/sodality.v3i3.10642

Abstract

Keberadaan sumber daya alam di daerah tersebut untuk memberikan keputusan bagi orang-orang untukmenggunakannya sebagai sebuah bisnis. Selain itu, jika ditemukan bahwa mata pencaharian utama tidak cukupuntuk kebutuhan sehari-hari, sehingga hal itu dilakukan memanfaatkan sumber daya yang ada. Situasi ini jugaterjadi di lokasi studi lapangan yang ada di Desa Ujung Genteng Ciracap Kabupaten Sukabumi tepatnyadi Dusun Citerate. Berdasarkan keadaan sumber daya yang telah dijelaskan, penelitian ini bertujuan untukmenganalisis bentuk strategi penghidupan yang diadopsi oleh masyarakat, stratifikasi sosial terbentuk sebagaihasil dari strategi mata pencaharian, dan strategi untuk bertahan hidup atau ketahanan sebagai hasil dariperubahan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengumpulaninformasi dilakukan dengan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat setempat. Studi ini menunjukkanbahwa bentuk strategi mata pencaharian yang dilakukan adalah diversifikasi dan migrasi (Scoones 1998).Strategi penghidupan stratifikasi sosial yang akhirnya membentuk lapisan atas pasir ditempati oleh penambangyang memiliki area seluas 2 hektar, lapisan tengah ditempati oleh lahan tambang pasir tidak terlalu lebardan terletak di sebelah rumah, sedangkan lapisan bawah pasir ditempati oleh pekerja. Ketahanan diambilketika perubahan lingkungan yang membuat variasi dan bergerak (migrasi) (Chambers dan Conway 1991).Kata kunci: ketahanan, migrasi, strategi penghidupan, stratifikasi sosial, Ujung Genteng desa
Kesiapan Petani Kelapa Sawit Swadaya dalam Implementasi ISPO: Persoalan Lingkungan Hidup, Legalitas dan Keberlanjutan Dharmawan, Arya Hadi; Nasdian, Fredian Tonny; Barus, Baba; Kinseng, Rilus A; Indaryanti, Yoyoh; Indriana, Hana; Mardianingsih, Dyah Ita; Rahmadian, Faris; Hidayati, Hilda Nurul; Roslinawati, Ade Mirza
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 17, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Lingkungan,Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.761 KB) | DOI: 10.14710/jil.17.2.304-315

Abstract

The expansion of oil palm plantations run very quickly within two decades in Indonesia. It provides a certain amount of risk against natural resources and the environment. These risks are mainly landscape changes, ecosystems changes and livelihood system change of the rural society.  In order to suppress risk, sustainability standards for plantation operation, needs to be implemented.  One of the instruments that ensure sustainability standards is ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil).  However, its implementation is still limited to be voluntary.  In the near future, ISPO will be implemented as mandatory for all business model of oil palm plantation as well as for oil palm mills.  This research is about to find out the readiness of the oil palm smallholders to implement ISPO, in particular with regard to the parameters of land seeds legality, land legality, and knowledge on the management of the environment. This research was conducted in several villages in three locations, namely in Riau, Central Kalimantan and East Kalimantan Province. A number of respondents were withdrawn from each village and were selected using simple random sampling method. The results showed that land legality parameter, legality of the seed, and knowledge of oil palm smallholders about environmental management reveals unreadiness of the smallholder to carry out ISPO certification. Thus, the risk of a oil palm plantation expansion towards natural resources and the environment, will still be a great challenge in the future.