Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DENGAN MEDIA KARTU SOAL DAN MODEL PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE DENGAN MEDIA MODUL PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN MATRIKS KELAS X SEMESTER II SMK NEGERI 1 DEMAK TAHUN AJARAN 2012/2013

AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.892 KB)

Abstract

Proses belajar mengajar yang bertujuan untuk mentransfer ilmu pengetahuan dari guru kepada siswa akan mengalami hambatan bila siswa merasa segan terhadap mata pelajaran terutama matematika. Untuk mengatasi hambatan tersebut sekaligus untuk meningkatkan hasil belajar matematika, pendidik harus menerapkan stategi pembelajaran yang menyenangkan, salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif. Salah satu model yang dapat dimanfaatkan adalah model pembelajaran Make a Match dan Rotating Trio Exchange.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada dan tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa yang mendapat pembelajaran dengan model pembelajaran Make a Match dengan media kartu soal dan model pembelajaran Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran pada materi pokok Matriks pada siswa kelas X semester II SMK Negeri 1 Demak Tahun Pelajaran 2012/2013.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasinya adalah semua siswa kelas X SMK N 1 Demak tahun pelajaran 2012/2013. Sedangkan yang dijadikan sampel penelitian yaitu kelas X AP 1, X AP 2, dan X AP 3. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode cluster random sampling.Berdasarkan hasil perhitungan uji anava diperoleh Fhitung> Ftabel sehingga Ho ditolak. Jadi, terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas dengan model pembelajaran Make a Match dengan media kartu soal, kelas dengan model pembelajaran Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran dan kelas kontrol. Kemudian dilanjutkan dengan uji-t dan diperoleh hasil: hasil belajar siswa kelas dengan model Make a Match dengan media kartu soal lebih baik dari kelas kontrol, hasil belajar siswa kelas dengan model pembelajaran Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran lebih baik dari hasil belajar siswa kelas kontrol. Dan tidak ada perbedaan hasil belajar siswa kelas dengan model pembelajaran Make a Match dengan media kartu soal dan kelas dengan model pembelajaran Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran.Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil simpulan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Make a Match dengan media kartu soal dan Rotating Trio Exchange dengan media modul pembelajaran lebih baik dari pembelajaran konvensional pada pokok bahasan matriks kelas X semester II SMK Negeri 1 Demak tahun ajaran 2012/2013.

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI DISCOVERY LEARNING DENGAN MEDIA VISUAL

Jurnal Pedagogik Vol 3, No 5 (2015): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to increase the activity and study result of student by implementing discovery learning with visual media. Type of research was Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Steps of the cycle were planning, acting, observing, and reflecting. The instrument of research data was using the observation sheet and questions test. The technique of data analysis used qualitative analysis and quantitative analysis. The results of the research showed that the implementation of discovery learning method in social studies learning can increase the activity and study result of student.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan model discovery learning dengan media visual. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus. Setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi dan soal tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model discovery learing dengan media visual pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata kunci: model discovery learning, media visual, aktivitas, hasil belajar.   

Strategi Promosi Kesehatan Terhadap Upaya Peningkatan Pengetahuan Pengelola Kantin Sehat

MPPKI (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia): The Indonesian Journal of Health Promotion Vol 1, No 3 (2018): MPPKI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantin merupakan tempat atau bangunan dimana segenap warga sekitar lingkunganya dapat membeli pangan jajanan, baik berupa pangan siap saji maupun pangan olahan. Kantin sekolah mempunyai peranan yang penting dalam mewujudkan pesan-pesan kesehatan dan dapat menentukan perilaku makan sehari-hari melalui penyediaan makanan jajanan di sekolah. Pada tahun 2014 terjadi kasus keracunan makanan di berbagai wilayah Indonesia disebabkan oleh pangan jajanan sebanyak 15 insiden dengan korban 468 korban. Desain penelitian yang diterapkan adalah dengan pendekatan kuantitatif penelitian untuk melihat perbedaan sebelum intervensi-sesudah intervensi. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling atau seluruh populasi pengelola kantin di UPN Veteran Jakarta. Pengumpulan data menghasilkan data primer dengan alat bantu kuesioner. Pengolahan data menggunakan uji wilcoxon untuk membandingkan nilai rata-rata pengetahuan kantin sehat sebelum intervensi (1,00,) sesudah intervensi (2,00),pengetahuan hygiene perorangan sebelum intervensi (1,78) sesudah intervensi (2,00), pengetahuan sanitasi makanan sebelum intervensi (1,81) sesudah intervensi (2,00), dan pengetahuan gizi seimbang sebelum intervensi (1,72) sesudah intervensi (2,00). Hasil penelitian menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,000, 0,008, 0,014 dan 0,003. Kesimpulannya yaitu terdapat pengaruh promosi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan pengelola kantin yang meliputi kantin sehat, hygiene perorangan, sanitasi makanan, dan gizi seimbang.

STUDI TERHADAP PEMBAGIAN DIVIDEN DAN DAMPAKNYA TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2014

JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 2, No 1 (2016): Juni 2016 Edisi 2
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to elucidate whether there is a role in influencing patterns of distribution of dividend stock prices. Data processing methods used were descriptive and comparative analysis. The results of this study indicate that not all issuers listed on the Stock Exchange dividends and the distribution of the dividend were varied. Of the 285 listed companies there are 13 issuers that pay dividends above Rp500 per share and most large issuers that pay dividends (MLBI). Issuers who regularly distribute dividends from 2011-2014 as many as 122 listed companies, with issuers who have an average dividend yield and the standard deviation is SQBB largest and the smallest is the SMMA. Of the 122 listed companies that distribute dividends on a regular basis, issuers that have a relative risk (covariance) is lowest that ASDM. After compared with stock prices, issuers that have a positive correlation between the distribution of dividends and stock prices is larger, ie 75.41%. From this study we can conclude that the theory says that the dividend distribution will affect the stock price can not be generalized. The dividend distribution does not necessarily affect the movement of the stock price still due to the dividend distribution of listed companies is negatively correlated with stock prices. In investing stock investors need not sticking to the distribution of dividends, since not all issuers that pay dividends positively correlated to the stock price. Keywords: dividend, stock price, listed on the Stock Exchange

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja Pada Petugas Pemadam Kebakaran Kompi C di Kota Padang

Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : STIKes Aisyah Pringsewu Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.402 KB)

Abstract

Stress is actually a form of response to a person, both physically and mentally, to a change in the environment that felt annoying and cause self  in danger. One of the professions that have a very high risk of exposure to stress is a firefighters. This study was conducted in Fire department South Padang in May – June 2016. Study sample as many as 116 respondents. In this study, analysis performed descriptive analyzes to look at the picture of the frequency distribution of each variable both dependent and independent variables, including: work stress, workload, a routine work, work environment, interpersonal relations with a boss, interpersonal relations with colleagues, promotion (the increase in the level of office), salary, a role in the organization, family problems, economic issues and type of personality. While the bivariate analysis aims to see whether the relationship between the independent variables and the dependent variable and observed differences in the frequency value. Based on the results study, firefighters who experienced job stress as much as 29,3 percent. While the variables that have an association with job stress events such as workload (p- value = 0,020), a routine work (p-value = 0,033), and promotion (the increase in the level of office) (p-value = 0,024). There are some suggestions that can of work stress in firefighters by held a relaxation activities and conduct spiritual cleansing.

HUBUNGAN PENERAPAN PEDOMAN GIZI SEIMBANG DAN CITRA TUBUH DENGAN STATUS GIZI DI SMK NUSATARA 02 KESEHATAN TAHUN 2016

JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 1, No 1 (2017): JIK - Oktober Volume 1 No 1 Tahun 2017
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.084 KB)

Abstract

School aged are strategic of peoples nutritional improvement. For most young dream of the ideal body, but if not done properly, these efforts may result in a decline in nutritional status. The aim of this study was to analyze correlation between aplication of balance nutrition guidelines and body image with nutrition status students at health senior high school. This cross sectional method research has 121 samples. Nutrition status by z-score based in BMI/age. 24 hours food recall questionnaire of know their intake, physical activity was identify by modified questionnaire of PAL and body image was identify by modified questionnaire of body shape. Bivariat analysis showed there was a significant correlation between protein intake  (p=0,003), fat intake (p=0,000), physical activity (p=0,000) and body image (p=0,022) with nutrition status. But had no significant correlation between carbohydrate intake (p=0,536), breakfast with nutrition status (p=1,000). We suggest to held a education about balance nutrition at school.  Anak sekolah  merupakan sasaran strategis dari peningkatan gizi masyarakat. Dan sebagian besar remaja memiliki tubuh ideal merupakan impian namun bila upaya tersebut tidak dilakukan dengan benar dapat berakibat pada penurunan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerapan pedoman gizi seimbang dan citra tubuh dengan status gizi di SMK Nusantara 02 Kesehatan. Penelitian cross sectional ini menggunakan sampel sebanyak 121 siswa. Data asupan diperoleh dengan wawancara asupan makanan dengan menggunakan formulir food recall 24 jam, sedangkan penilaian aktivitas fisik diperoleh dari pengisian kuesioner modifikasi PAL dan penilaian citra tubuh diperoleh dengan pengisian kuesioner modifikasi body shape. Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara protein (p=0,003), lemak (p=0,000), aktivitas fisik (p=0,000) dan citra tubuh (p=0,022) dengan status gizi. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan karbohidrat (p= 0,536), kebiasaan sarapan dengan status gizi (p=1,000). Peneliti menyarankan pihak sekolah untuk mengadakan penyuluan tentang gizi seimbang. 

STUDI TERHADAP PEMBAGIAN DIVIDEN DAN DAMPAKNYA TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2014

JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 2, No 1 (2016): Vol 2, No 1 (2016) Edisi 2
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to elucidate whether there is a role in influencing patterns of distribution of dividend stock prices. Data processing methods used were descriptive and comparative analysis. The results of this study indicate that not all issuers listed on the Stock Exchange dividends and the distribution of the dividend were varied. Of the 285 listed companies there are 13 issuers that pay dividends above Rp500 per share and most large issuers that pay dividends (MLBI). Issuers who regularly distribute dividends from 2011-2014 as many as 122 listed companies, with issuers who have an average dividend yield and the standard deviation is SQBB largest and the smallest is the SMMA. Of the 122 listed companies that distribute dividends on a regular basis, issuers that have a relative risk (covariance) is lowest that ASDM. After compared with stock prices, issuers that have a positive correlation between the distribution of dividends and stock prices is larger, ie 75.41%. From this study we can conclude that the theory says that the dividend distribution will affect the stock price can not be generalized. The dividend distribution does not necessarily affect the movement of the stock price still due to the dividend distribution of listed companies is negatively correlated with stock prices. In investing stock investors need not sticking to the distribution of dividends, since not all issuers that pay dividends positively correlated to the stock price.Keywords: dividend, stock price, listed on the Stock Exchange