This Author published in this journals
All Journal ALCHEMY
Himmatul Barroroh, Himmatul
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

IDENTIFIKASI DAN UJI AKTIVITAS GOLONGAN SENYAWA ANTIOKSIDAN EKSTRAK KASAR BUAH PEPINO (Solanum muricatum Aiton) BERDASARKAN VARIASI PELARUT Husnah, Muhibbatul; Barroroh, Himmatul; Hayati, Elok Kamilah
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.1 No.1
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/al.v0i0.1664

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan mengidentifikasi dan menguji aktivitas golongan senyawa antioksidan ekstrak kasar buah pepino (Solanum muricatum Aiton) berdasarkan variasi pelarut. Buah tersebut diekstrak menggunakan pelarut aquades, etanol 70 %, etil asetat p.a., kloroform p.a., petroleum eter p.a. dan heksana p.a. Analisis kimia pada ekstrak  menunjukkan bahwa dalam ekstrak terdapat golongan senyawa asam askorbat, alkaloid dan karotenoid. Kekuatan Aktivitas antioksidan pada ekstrak diukur  menggunakan metode DPPH dengan parameter nilai EC50. Nilai EC50 Aktivitas antioksidan tertinggi dari berbagai ekstrak berturut-turut (etanol 70 %, 22,11 g/ml), (etil asetat, 23,81g/ml), (aquades, 28,31g/ml), (kloroform, 30,06g/ml), (petroleum eter, 32,80g/ml) dan (heksana, 38,92g/ml).Aktivitas antioksidan; buah pepino; alkaloid; asam askorbat; karotenoid; DPPH
KAJIAN PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI DARI BERBAGAI SUHU PENGABUAN TERHADAP PLASTISITAS KAOLIN Umah, Saiyidatul; Prasetyo, Anton; Barroroh, Himmatul
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.1 No.2
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/al.v0i0.1671

Abstract

Abu sekam padi merupakan bahan buangan dari padi yang mengandung silika (SiO2). Oleh karena itu abu sekam padi mempunyai peluang sebagai bahan aditif pada pembuatan keramik. Pembuatan abu sekam padi dilakukan pada variasi suhu pengabuan 600 0C, 700 0C dan 800 0C selama 4 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecerahan warna dari abu sekam padi semakin tinggi seiring kenaikan suhu pengabuan 600 0C, 700 0C dan 800 0C yaitu 60,8; 61,4; 66,5. Kadar air dari abu sekam padi dari hasil pengabuan pada suhu 600 0C, 700 0C dan 800 0C sebesar 0,596 %; 0,895 %; dan 0,296 %. Kadar karbon (termasuk kontribusi kadar air) dari masing-masing abu sekam padi sebesar 0,045%; 0,048%; 0,037%, jumlah kualitatif SiO2 dari abu sekam padi hasil pengabuan pada suhu pengabuan 600 0C < 700 0C < 800 0C sedangkan komposisi kimia dari abu sekam padi yang dominan adalah Si hingga mencapai 91,2 %. Difraktogram dari masing-masing abu sekam padi menunjukkan pola difraksi sinar X dengan kristalinitas yang rendah dan cenderung amorf. Indeks plastisitas kaolin semakin turun dengan penambahan abu sekam padi yang diabukan pada variasi suhu 600 0C, 700 0C dan 800 0C yaitu; 21,49; 18,45; 10,77.
STUDI KESEIMBANGAN ADSORPSI MERKURI(II) PADA BIOMASSA DAUN ENCENG GONDOK (Eichhornia crassipes) Al-ayubi, Muhammad Chalid; Barroroh, Himmatul; Dewi, Diana Candra
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.1 No.2
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/al.v0i0.1675

Abstract

Metal ion adsorption research with utilizing Eichhornia crassipes leaf biomass has been done. Metal ions which are ever researched are Cr, Cd, Pb and Ni, but research with utilizing Hg metal ion is never done, so need to be implemented a mercury adsorption research to eichhornia crassipes leaf biomass. Because pH solution is very influential to metal ion adsorption by biomass, so in this research is inspected determining of optimum pH to mercury adsorption. This research is experimental research which is started with determining of optimum pH, this determining of optimum pH is implemented with way of interacting 60 mmg/L mercury metal ion with 0,1 gr eichhornia crassipes leaf biomass for 60 minutes at range of pH 2, 3, 4, 5, 6, 6, 4, 6, 7, 7 and 8, then continued with control solution production to know the solubility of mercury in every pH. The determination of adsorption capacity, adsorption constanta and adsorption energy are implemented with way of interacting eichhornia crassipes leaf biomass with mercury metal ion by 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80, 90, 100 and 150 mmg/L variation of concentration for 60 minutes in pH optimum. Data the result of experiment then processed using the similarity of Langmuir isotherm and Freunlich.. The result of the research indicates that pH 6 is mercury adsorption optimum pH in eichhornia crassipes leaf biomass. The mercury isotherm adsorption in eichhornia crassipes leaf biomass takes a part of the similarity of langmuir isotherm with point R2 = 0,982, from the similarity of langmuir isotherm gotten adsorption capacity (Xm) in the mount of 4, 806 x 10-5 mol/gr with adsorption constanta (K) 27130,85 mol/L and adsorption energy (E) in the mount of 25,46079 kJ/mol.