Articles

Found 3 Documents
Search

STABILITAS FORMALIN TERHADAP PENGARUH SUHU DAN LAMA PEMANASAN N. P. L., Laksmiani,; I. N. K.., Widjaja,; Sonia, Sonia
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 2, Tahun 2015
Publisher : Jurnal Farmasi Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Formalin merupakan senyawa kimia yang dimanfaatkan sebagai agen desinfektan dan agen bacterial yang baik. Namun banyak produsen atau pedagang makanan yang menyalahgunakan formalin sebagai pengawet makanan. Pada dasarnya, bahan makanan sebelum dikonsumsi menjadi makanan jadi maka bahan tersebut diolah terlebih dahulu melalui proses pemanasan dengan suhu rata-rata diatas 100 C. Sehingga formalin yang digunakan sebagai pengawet pada makanan akan mengalami proses penguraian. Maka perlu dilakukan uji stabilitas formalin dengan menggunakan metode spektrofotometri visible memanfaatkan pereaksi nash serta dilakukan pula evaluasi mengenai kinetika kimia formalin. Validasi metode dilakukan sebelum uji stabilitas formalin dengan mengukur absorbansi 3 seri larutan standar formalin dengan konsentrasi 2, 4, 6, 8 dan 10 mg/mL dengan prosedur sebagai berikut: 1 mL larutan standar formalin dengan 2 mL pereaksi Nash. Didiamkan selama 2 jam hingga kompleks senyawa diacetyldihydrolutidine (DDL) yang terbentuk menjadi stabil. Selanjutnya larutan formalin diukur absorbansinya pada panjang gelombang maksimumnya yaitu 412 nm. Suhu dan lama pemanasan mempengaruhi stabilitas formalin. Pemanasan pada suhu larutan 96C selama 40 menit dapat menguraikan formalin sebanyak 88,1%. Kinetika degradasi  formalin mengikuti orde reaksi 1 dengan tetapan laju reaksi sebesar 0,053 mg/mL menit dan waktu paruh selama 13,08 menit.formalin, stabilitas, suhu pemanasan , lama pemanasan, spektrofotometri visibel.formalin, stabilitas, suhu pemanasan , lama pemanasan, spektrofotometri visibel.
Economics of Wheat Production in Mohmand Agency, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan Gul, Hina; Sonia, Sonia; Khan, Munir; Sadozai, Khuram Nawaz
Indonesian Journal of Agricultural Research Vol 1 No 3 (2018): InJAR, Vol. 1, No. 3, November 2018
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.997 KB) | DOI: 10.32734/injar.v1i3.491

Abstract

The central theme of this research endeavour was to compute the cost and net returns of wheat crop. This study has also highlighted the significant variables contributing in wheat productivity. The study universe was two focused villages namely Malok-Korona and Peer-Qila of Ekaghund Tehsil, Mohmand Agency. The proportional allocation sampling technique was used to get the required sample size of 70 respondents. However, 26 respondents from Malok-Korona and 44 respondents from Peer-Qila were interviewed through face to face interview technique. The marked findings of this study divulge that vast majority of the farmers (61.43%) were using certified seed and the study area was predominantly dependent upon rainfall as reported by 60 % of the respondents. It is further revealed that the mean cost of production incurred by the sampled growers was estimated as Rs. 30,000 per acre. Income trend observed by 70 per cent of the respondent through wheat crop was found Rs.40000 per acre. The average income of farmers through wheat crop was Rs.35286 per acre. The estimated results of regression analysis corroborate the expected sign of the majority of coefficient of explanatory variables. Among explanatory variables seed, irrigation and labor days were significant while urea and FYM were found insignificant for crop yield. The study recommends that attempts for awareness, supply of loans, inputs like fertilizer, pesticide, apt agriculture approaches, demonstration plots and training programs should be made available to farmers for higher wheat production in Mohmand Agency.
Zelscope 1.0 Sebagai Pencuplik Data Dalam Percobaan Pengukuran Tegangan DC Rosdianto, Haris; Suryati, Suryati; Juhari, Juhari; Sonia, Sonia; Wati, Natalia; Dafian, Yoda; Alnisa, Salma
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6, No 2 (2018): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.595 KB) | DOI: 10.24252/jpf.v6i2a8

Abstract

Penentuan nilai tegangan rata-rata melalui percobaan pengukuran tegangan DC dengan memanfaatkan Zelscope 1.0 telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan percobaan pengukuran tegangan DC dengan memanfaatkan Zelscope 1.0, dan menentukan nilai tegangan DC rata-rata dengan mengunakan rancangan percobaan tersebut. Metode pengukuran yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan mengukur tegangan keluaran DC dengan menggunakan Zelscope 1.0 sebagai pencuplik data. Hasil dari penelitian ini adalah perangkat lunak Zelscope 1.0 dapat digunakan untuk mencuplik data tegangan keluaran DC. Nilai tegangan rata-rata yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebesar 2,624360376 V dengan nilai simpangan baku sebesar 0,000971326.