I Kadek Andrie Prasetya, I Kadek Andrie
Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN PENGHEMATAN AIR IRIGASI PADA METODE SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION (SRI) DAN tEKNIK IRIGASI BERSELANG (MGENYATIN) PADA BIDUDAYA PADI (STudi Kasus di Subak Sigaran) Prasetya, I Kadek Andrie; Tika, I Wayan
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 2 No 2 (2014): Agustus
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan pengurangan air irigasi dari beberapa budidaya, model budidaya adalah Sistem Intensifikasi Padi (SRI), teknik ngenyatin dan budidaya konvensional, serta membandingkan produktivitas budidaya tanaman padi. Penelitian ini terdiri dari empat perawatan dengan tiga repetisi, yaitu perawatan konvensional, metode SRI, Teknik ngenyatin, dan kombinasi metode SRI dan teknik Ngenyatin. Parameter itu yang diamati dalam penelitian ini adalah: kebutuhan air irigasi, pengurangan air irigasi masing-masing perlakuan dibandingkan dengan K0, berat rumpun, berat biji per rumpun, panjang tangkai, biji jumlah per tangkai, jumlah benih produktif, berat beras per rumpun, persentase beras berdasarkan pada jumlah, persentase beras berdasarkan beratnya, berat 100 butir dan beras yang dihasilkan produksi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan teknik budidaya antara perawatan yang berpengaruh terhadap penghematan air irigasi dalam setiap perawatan dan pengaruh terhadap beras produktivitas tanaman. Perawatan K3 yang menerapkan metode SRI yang dikombinasikan dengan sistem Ngenyatin yang merupakan pengobatan terbaik dengan meminimalkan penggunaan air irigasi hingga 58% dibandingkan dengan K0 perlakuan yang menerapkan penanaman konvensional dan menghasilkan 8,85 ton / ha produktivitas dibandingkan dengan yang lain perawatan. This research was conducted to compare the reducing of irrigation water from some cultivation, cultivation model were System of Rice Intensification method (SRI), ngenyatin technique and the conventional cultivation, as well as compared the productivity of rice plants cultivation. This research consists of four treatments with three repetitions, which is conventional treatment, SRI method, Ngenyatin technique, and the combination of SRI method and Ngenyatin technique. Parameters that observed in this research were: the needs of irrigation water, the reducing of irrigation water each treatments compared to K0, the weight of clumps, the seeds weight per clump, the stalks length, the seeds amount per stalk, the amount of productive seeds, the rice weight per clump, the percentage of rice based on its amount, the percentage of rice based on its weight, the weight of 100 grains and the result rice plants production. The research results show significant differences with cultivation technique between the treatments that influence to the thrift of irrigation water in every treatments and influence to the rice plants productivity. K3 treatment that applied the SRI method that combined with Ngenyatin system which is the best treatment by minimize the using of irrigation water up to 58% compared than K0 treatment that applied conventional planting and produced 8.85ton/ha productivity compared with other treatments.