Arya Wijaya, Arya
Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

ENHANCEMENT CITRA PANORAMIK GIGI DENGAN PEMBAGIAN CITRA ARAH MENGGUNAKAN DECIMATION-FREE DIRECTIONAL FILTER BANK Jawas, Naser; Wijaya, Arya; Arifin, Agus
Lontar Komputer Vol. 5, No.1 April 2014
Publisher : Research institutions and Community Service, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citra radiograf panoramik gigi dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit osteoporosis. Sistem deteksi osteoporosis secara digital digunakan untuk meningkatkan ketelitian dan mempermudah pengukuran. Proses enhancement citra digital radiograf panoramik gigi diperlukan untuk membantu memperbaiki atau memperjelas bagian-bagian yang penting di citra tersebut seperti bagian cortical. Bagian cortical yang memanjang secara horizontal sering memiliki bagian dengan iluminasi tidak merata di bagian tengah dengan arah vertikal yang menyulitkan proses pengukuran. Pemerataan iluminasi dengan metode filterisasi homomorfik cenderung mengalami over-enhancement. Oleh karena itu, Pada penelitian ini diusulkan metode enhancement citra radiograf panoramik gigi dengan menggunakan pemecahan citra ke dalam citra arah horizontal dan citra arah vertikal. Pemecahan citra ke dalam citra arah dilakukan dengan menggunakan Decimation-Free Directional Filter Bank. Pemerataan iluminasi dilakukan di masing-masing citra arah. Hasilnya menunjukkan proses filterisasi homomorfik yang dilakukan di citra arah ini efektif membantu menghindari over-enhancement.
ASPEK HUKUM PERJANJIAN ASURANSI JIWA MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2014 TENTANG PERASURANSIAN Wijaya, Arya
LEX CRIMEN Vol 6, No 9 (2017): Lex Crimen
Publisher : LEX CRIMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan dan fungsi asuransi jiwa di Indonesia dan bagaimana aspek hukum pada perjanjian asuransi di Indonesia menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian.  Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, disimpulkan: 1. Perkembangan perjanjian dan fungsi asuransi jiwa di Indonesia semakin pesat. Makin majunya alam berpikir dari alam tradisional ke alam modern, maka jiwa manusia perlu dilindungi dan cara efekttif dan terpercaya terhadap bahaya-bahaya yang memungkinkan timbul akan menimpa jiwa manusia akibat dipergunakannya alat-alat modern adalah asuransi jiwa. Asuransi jiwa adalah salah satu tindakan preventif terhadap peristiwa-peristiwa yang mungkin timbul, apabila terjadi hal-hal yang dapat menimbulkan kerugian atas hilangnya jiwa manusia, karena suatu peristiwa yang tidak tertentu. Hal ini menunjukkan fungsi asuransi terhadap perlindungan bagi pihak tertanggung apabila terjadi suatu resiko. 2. Aspek hukum pada perjanjian Asuransi jiwa melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 memberikan jaminan kepastian hukum bagi yang tertanggung dan juga menjamin baik kepada orang yang jiwanya diasuransikan uang berarti bahwa apabila sampai pada tenggang waktu yang ditentukan tidak terjadi sesuatu maka kepadanya dapat diterima uang pertanggung jawabannya.Kata kunci: Aspek Hukum, Perjanjian, Asuransi Jiwa.
BIOCHAR YANG DIPRODUKSI DENGAN TUNGKU DRUM TERTUTUP RETORT MEMBERIKAN PERTUMBUHAN TANAMAN YANG LEBIH TINGGI (BIOCHAR PRODUCED BY RETORT CLOSED DRUM KILN PROMOTES HIGHER PLANT GROWTH RATE) Syahrinudin, Syahrinudin; Wijaya, Arya; Butarbutar, Tunggul; Hartati, Wahjuni; Ibrahim, Ibrahim; Sipayung, Maurit
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/u-jht.v2i1.1291

Abstract

ABSTRACTInterests on biochar application for the improvement of soil properties and fertily are increasing worldwide nowadays and numerous of production techniques are now available. This research was aimed at the investigation (a) on the characteristics biochar produced by 3 (three) different techniques, i.e: (1) traditional soil pit, (2) retort closed drum and (3) open drum kilns, as well as (b) on growth (height, leaf number and survival) response of Shorea leprosula seedling to 20%v biochar application on bioassay trial in the nursery. Bioassay trial was carried out in nursery of Forestry Faculty of Mulawarman University, Samarinda, Indonesia and was in accordance with Completely Randomized Design (CRD) applying 4 treatments and 3 replications.Of those 3 production techniques, retort closed drum kiln production technique was the most promising for further development and adoption providing not only that the biochar produced gave better properties and soil improvement capacity but also higher production recovery and less time and labour involvement. Furthermore, eventhough it was not statistically significant, biochar produced by retort closed drum gave better growth (height and leaf number) rate to S. leprosula seedlings in bioassay trial compared to those given by biochar produced by other techniques and without biochar treatments.