Very Luftia Azizati, Very Luftia
Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN KOMBINASI OMEGASQUA DAN KLOROFIL TERHADAP FEKUNDITAS, DAYA TETAS DAN KELULUSHIDUPAN LARVA IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias sp.)

Journal of Aquaculture Management and Technology Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015
Publisher : Journal of Aquaculture Management and Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan lele sangkuriang (Clarias sp.) merupakan salah satu jenis ikan ekonomis yang dimanfaatkan sebagai ikan konsumsi air tawar dengan produksi cukup tinggi dan digemari masyarakat. Permasalahan yang ada dalam budidaya ikan lele adalah Induk-induk lele sulit untuk cepat matang gonad, fekunditas, daya tetas, dan kelulushidupan menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kombinasi omegasqua dan klorofil terhadap fekunditas, daya tetas, dan kelulushidupan larva ikan lele sangkuriang, serta untuk mengetahui rasio omegasqua dan klorofil yang paling tepat menghasilkan performansi reproduksi induk ikan lele. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimental menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan lele sangkuriang yang dipelihara dengan penambahan pakan yang dicampur dengan omegasqua dan klorofil berpengaruh sangat nyata terhadap daya tetas telur (P<0,01), namun tidak berpengaruh nyata terhadap fekunditas dan kelulushidupan. Nilai fekunditas berkisar antara 51.515–59.714 butir/Kg. Nilai tertinggi dari daya tetas telur pada perlakuan B (2,5 mL omegasqua/kg pakan dan 2,5 mL klorofil/kg pakan) dengan nilai rerata 50,00±1,76%. Nilai kelulushidupan berkisar antara 66,33–73,20%. Sangkuriang Cat Fish (Clarias sp.) is one of economic fish which as mackerel consumption which is high enough producted and greatly consumed by society. The problem we often find of Cat Fish cultivation is mothers of that sort ripe slowly and its low of gonad, fecundity, crack ability, survival ability. The purpose of this research is to know influence of inceeasing omegasqua and chlorophyll to fecundity, crack ability, and survival ability of Sangkuriang Cat Fish larvae, and to know Omegasqua ratio with the usefull chlorophyll to produce better performance of Cat Fish reproduction. This research adopts experimental method with model of Comprehensive Random Plan (CRP) with 4 treatments and 3 repetations.  The result of this research shows Sangkuriang Cat Fish which is raised with Omegasqua and chlorophyll mixed influences to crack ability (P<0,01) but not influence to fecundity and survival ability. The number of fecundity is between 51.515 -–59.714 eggs number. The highest number of crack abilitycis B treatment (2,5 mL Omegasqua/kg to feed and 2,5 mL chlorophyll/kg to feed) with average number 50,00±1,76%. Number of survival ability between 66,33%–73,20%.

Efektivitas OmegaSqua dan Klorofil sebagai Feed Additive untuk Menigkatkan Fekuinditas, Daya Tetas dan Kelulushidupan Larva Ikan Lele Sangkuriang (Clarias sp.)

Jurnal Masyarakat Akuakultur Indonesia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Masyarakat Akuakultur Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.965 KB)

Abstract

Ikan lele sangkuriang (Clarias sp.) merupakan salah satu jenis ikan ekonomis yang dimanfaatkan sebagai ikan konsumsi air tawar dengan produksi cukup tinggi dan digemari masyarakat. Permasalahan yang ada dalam budidaya ikan lele adalah Induk-induk lele sulit untuk cepat matang gonad, fekunditas, daya tetas, dan kelulushidupan  menjadi  rendah.  Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui  pengaruh  penambahan  kombinasi omegasqua dan klorofil terhadap fekunditas, daya tetas, dan kelulushidupan larva ikan lele sangkuriang, serta untuk mengetahui rasio omegasqua dan klorofil yang paling tepat menghasilkan performansi reproduksi induk ikan lele. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimental menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan lele sangkuriang yang dipelihara dengan penambahan pakan yang dicampur dengan omegasqua dan klorofil berpengaruh sangat nyata   terhadap   daya   tetas   telur   (P<0,01),   namun   tidak   berpengaruh   nyata   terhadap   fekunditas   dan kelulushidupan. Nilai fekunditas berkisar antara 51.515–59.714 butir/Kg. Nilai tertinggi dari daya tetas telur pada perlakuan B (2,5 mL omegasqua/kg pakan dan 2,5 mL klorofil/kg pakan) dengan nilai rerata 50,00±1,76%. Nilai kelulushidupan berkisar antara 66,33–73,20%.