p-Index From 2014 - 2019
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Interaksi Online
Pandu Hidayat, Pandu
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan dan Pengelolaan Situs Berita Hidayat, Pandu; Rahardjo, Turnomo; Nugroho, Adi; Lukmantoro, Triyono
Interaksi Online Vol 4, No 13 (2016): Wisuda Januari
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.211 KB)

Abstract

Menyadari tidak adanya media resmi yang fokus membahas isu terkait dengan alam, sejarah, dan budaya di Dieng, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa berinisiatif untuk membuat situs berita yang bernama www.diengsavanaindonesia.com. Hal ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada khalayak luas berkaitan dengan tema-tema tersebut.Konten yang ditampilkan di situs ini, ditulis dalam ragam tulisan jurnalistik. Karena itu, pembagian tugas dalam pengelolaan situs ini pun terdiri dari; reporter, fotografer, editor dan desainer grafis. Reporter bertugas mencari dan menulis berita. Fotografer mencari gambar terkait dengan berita yang ingin dimuat. Editor menyunting tulisan yang akan dimuat. Sementara itu, desainer grafis merancang tampilan pada laman yang tersedia di situs tersebut, serta mengunggah berita yang sudah siap muat.Selama satu bulan pengelolaan, situs ini berhasil memuat 31 berita di rubrik atau kanal-kanal yang tersedia. Kanal-kanal itu terdiri dari kanal alam yang berisi tentang potensi dan keadaan alam di Dieng. Kanal sejarah yang menyajikan informasi berkaitan dengan peristiwa sejarah yang pernah terjadi di sana. Kanal budaya, berisi tentang keragaman budaya, adat istiadat dan kesenian yang ada di Dieng dan sekitarnya, dan terakhir, kanal galeri, yang berisi foto essai dan foto-foto yang diambil di Kawasan Dieng.Dalam pelaksanaannya, karya bidang ini tidak lepas dari kendala yang terjadi selama proses pengelolaan. Kendala berupa pelaksanaan yang tertunda akibat terjadinya kesalahan komunikasi, tema berita yang tidak bisa diliput sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat serta sulitnya mencari sumber untuk berita yang akan ditulis. Meskipun begitu, kendala-kendala tersebut dapat diatasi melalui diskusi dari anggota tim yang ada di „Dieng Savana Indonesia‟. Selain pengelolaan dalam bidang jurnalistik, karya bidang ini juga melaksanaan pengeloaan dalam penyebaran informasi. Media yang digunakan adalah jejaring sosial seperti instagram, twitter, dan facebook.Selanjutnya, untuk mengetahui jumlah pengunjung situs selama satu bulan pengelolaan, digunakan aplikasi webalizer. Hasil penghitungan sebanyak 31 berita yang telah diunggah, meraih total 5538 pengunjung. Hasil tersebut didapat dari empat kanal yang ada pada situs “Dieng Savana Indonesia”, yaitu kanal alam, sejarah, budaya dan galeri. Meskipun begitu masih terdapat beberapa kekurangan dalam situs berita ini, seperti kualitas tulisan berita yang tidak terjaga, tampilan situs yang kerap mengalami gangguan teknis serta kurangnya publikasi untuk berita yang dimuat. Hal tersebut perlu diperbaiki agar situs “Dieng Savana Indonesia‟ menjadi lebih baik.
Pengembangan dan Pengelolaan Situs Berita Hidayat, Pandu; Rahardjo, Turnomo; Nugroho, Adi; Lukmantoro, Triyono
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyadari tidak adanya media resmi yang fokus membahas isu terkait dengan alam, sejarah, dan budaya di Dieng, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa berinisiatif untuk membuat situs berita yang bernama www.diengsavanaindonesia.com. Hal ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada khalayak luas berkaitan dengan tema-tema tersebut.Konten yang ditampilkan di situs ini, ditulis dalam ragam tulisan jurnalistik. Karena itu, pembagian tugas dalam pengelolaan situs ini pun terdiri dari; reporter, fotografer, editor dan desainer grafis. Reporter bertugas mencari dan menulis berita. Fotografer mencari gambar terkait dengan berita yang ingin dimuat. Editor menyunting tulisan yang akan dimuat. Sementara itu, desainer grafis merancang tampilan pada laman yang tersedia di situs tersebut, serta mengunggah berita yang sudah siap muat.Selama satu bulan pengelolaan, situs ini berhasil memuat 31 berita di rubrik atau kanal-kanal yang tersedia. Kanal-kanal itu terdiri dari kanal alam yang berisi tentang potensi dan keadaan alam di Dieng. Kanal sejarah yang menyajikan informasi berkaitan dengan peristiwa sejarah yang pernah terjadi di sana. Kanal budaya, berisi tentang keragaman budaya, adat istiadat dan kesenian yang ada di Dieng dan sekitarnya, dan terakhir, kanal galeri, yang berisi foto essai dan foto-foto yang diambil di Kawasan Dieng.Dalam pelaksanaannya, karya bidang ini tidak lepas dari kendala yang terjadi selama proses pengelolaan. Kendala berupa pelaksanaan yang tertunda akibat terjadinya kesalahan komunikasi, tema berita yang tidak bisa diliput sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat serta sulitnya mencari sumber untuk berita yang akan ditulis. Meskipun begitu, kendala-kendala tersebut dapat diatasi melalui diskusi dari anggota tim yang ada di ?Dieng Savana Indonesia?. Selain pengelolaan dalam bidang jurnalistik, karya bidang ini juga melaksanaan pengeloaan dalam penyebaran informasi. Media yang digunakan adalah jejaring sosial seperti instagram, twitter, dan facebook.Selanjutnya, untuk mengetahui jumlah pengunjung situs selama satu bulan pengelolaan, digunakan aplikasi webalizer. Hasil penghitungan sebanyak 31 berita yang telah diunggah, meraih total 5538 pengunjung. Hasil tersebut didapat dari empat kanal yang ada pada situs ?Dieng Savana Indonesia?, yaitu kanal alam, sejarah, budaya dan galeri. Meskipun begitu masih terdapat beberapa kekurangan dalam situs berita ini, seperti kualitas tulisan berita yang tidak terjaga, tampilan situs yang kerap mengalami gangguan teknis serta kurangnya publikasi untuk berita yang dimuat. Hal tersebut perlu diperbaiki agar situs ?Dieng Savana Indonesia? menjadi lebih baik.