Edy Sofyan, Edy
Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAPISAN PERMUKAAN DALAM NOSEL ROKET RKX100 DENGAN Cr2C3-NiCr HVOF: OPTIMASI KEKUATAN LEKAT MELALUI VARIASI KEKASARAN PERMUKAAN T.Sofyan, Bondan; Prasetyo, Yus; Ardiansyah, Sayid; Prasetyo, Yus; Sofyan, Edy
Jurnal Teknologi Dirgantara Vol 2, No.1 Juni (2004)
Publisher : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.752 KB)

Abstract

Nozzle of RKX100 rocket contributes 30 percent to the total weight of the structure, so that allowing further research on weight reduction. An alternative for this is by substitution of massive graphite, which is currently used as thermal protector in the nozzle, with thin layer of HVOF (High Velocity Oxy-Fuel) thermal spray layer. A series of study on the characteristics of various type of HVOF coating material have been being conducted. This paper presented the investigation on the HVOF Cr2C3-NiCr thermal spray coating, in particular, the optimization of bonding strength by varying surface roughness of substrates. Characterization included bonding strength test, micro hardness measurement and micro structural observation with optical microscope and scanning electron micriscope (SEM). The results showed that grit blasting pressure increass the surface roughness from 4,54 um to 5.72 um at the pressure of 6 bar. Average micro hardness of the coating was 631 VHN 300. Coating applied to the surface with rougness of 5.42 um possessed the highest bonding strength, 44 MPa. Microstructural observation by using optical microscope and scanning electron microscope (SEM) confirmed dense lamellae structure with variable composition. High coating adherence was found to be due to mechanical interlocking.
UJI PRESTASI PENDINGINAN EVAPORASI KONTAK TIDAK LANGSUNG (INDIRECT EVAPORATIVE COOLING) DENGAN VARIASI DEBIT AIR DAN KECEPATAN UDARA FAN Sofyan, Edy; Yunianto, Bambang
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.284 KB)

Abstract

Evaporative cooling merupakan sistem pengkondisian udara kuno yang menggunakan media air untuk mendinginkan dan menambah kadar air atau kelembaban pada aliran udara. Sistem kerjanya dimana udara lingkungan di dinginkan dengan cara kontak langsung antara air dan udara, sehingga terjadi perpindahan kalor dari udara ke air yang mengakibatkan proses penguapan,sehingga temperatur udara turun dan nilai kelembabanya konstan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debit air dan kecepatan udara terhadap efektivitas direct-indirect evaporative cooling. Penelitian dilakukan dengan eksperimen. Variabel penelitian adalah debit air pada 0.125 L/detik dan 0.09 L/detik. Debit aliran udara pada heat exchanger dengan variasi kecepatan 2.2, 2.5 dan 2.8 m/s.. Data yang diambil meliputi data temperatur input, RH input, temperatur output dan RH output. Data-data tersebut digunakan untuk menentukan penurunan DBT (Dry Bulb Temperature), dan WBT (Wet Bulb Temperature). Hasilnya digunakan untuk menghitung efektifitas evaporative cooler. Hasil perhitungan ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik serta dianalisa berdasarkan teori yang ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa debit air dan kecepatan udara fan berpengaruh terhadap penurunan temperatur dan tidak meningkatkan kelembaban udara keluaran indirect evaporative cooler yang mana berpengaruh terhadap efektivitasnya. Pada indirect evaporative cooler pada debit 0.125 L/detik mempunyai efektivitas sebesar 32% lebih tinggi dibandingkan debit 0.09 L/detik yang hanya mempunyai efektivitas 30%.