Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) KELAS XI PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN DI SMA NEGERI 1 TANJUNG RAJA Sukmaningtyas, Bethalisa; Madang, Kodri; Suratmi, Suratmi
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : fkip unsri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) peserta didik pada materi sistem percernaan kelas XI SMA Negeri 1 Tanjung Raja.  Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Penentuan sampel penelitian menggunakan Simple Random Samping, didapatkan sampel penelitian yaitu kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tes berupa soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunujukkan nilai rata-rata tes akhir kelas eksperimen sebesar 72,43 sedangkan kelas kontrol sebesar 62,34. Berdasarkan uji statistik menggunakan SPSS uji Mann-Whitney, nilai probabilitas (signifikansi) sebesar 0,000 maka hipotesis H0 ditolak sehingga model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) peserta didik pada materi sistem percernaan kelas XI SMA Negeri 1 Tanjung Raja.Kata kunci : Jigsaw, Keterampilan Berpikir Tinggi, Sistem Pencernaan.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECEMASAN DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI UNTIRTA Suratmi, Suratmi; Abdullah, Rukman; Taufik, Muhammad
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : fkip unsri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Kecemasan sering muncul pada individu manakalah berhadapan dengan situasi yang tidak menyenangkan. Salah satunya adalah kecemasan mahasiswa dalam menghadapi ujian.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Tingkat Kecemasan dengan hasil belajar mahasiswa di Program Studi Pendidikan Biologi UNTIRTA.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriftif dengan teknik korelasional.  Instrumen yang digunakan berupa angket, lembar observasi dan pedoman wawancara tentang tingkat kecemasan mahasiswa Biologi dalam menghadapi ujian pada mata kuliah di Program Studi Pendidikan Biologi. Berdasarkan hasil penelitian, mahasiswa  memiliki tingkat kecemasan yang sedang dalam menghadapi Ujian Tengah Semester. Sebagian besar mahasiswa memiliki hasil belajar yang cukup dalam belajar mata kuliah Evaluasi proses dan Hasil Belajar Biologi. Kesimpulannya adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan menghadapi ujian dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Untirta.   Kata kunci: Tingkat kecemasan, hasil belajar
PENGARUH PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN KECOMBRANG (Etlingera elatior) SEBAGAI LARVASIDA NABATI LARVA NYAMUK Culex quinquefasciatus DAN SUMBANGANNYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA Suryanto, Suryanto; Santoso, Lucia Maria; Suratmi, Suratmi
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : fkip unsri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research to determine the potential of kecombrang leaf extract (Etlingera elatior) as plant larvicide against Culex quinquefasciatus has been carried out. Experimental method with Completely Randomized Design (CRD) consisting of 5 treatments and 5 replications was carried out with Culex quinquefasciatus III instar larvae. Kecombrang leaf extract with a concentration of P0 (0%); P1 (1%); P2 (1.5%); P3 (2%); P4 (2.5%). Then the percentage of mortality of Culex quinquefasciatus was calculated at 24 and 48 hours after treatment. The data obtained were then analyzed by ANAVA, followed by Duncan Distance Distinction (BNJD) and Honestly Significant Difference Test (BNJ) and 50% Letal Concentration (KL50). ANAVA results showed that the administration of papaya seed extract had a very significant effect on the mortality of Culex quinquefasciatus larvae. BNJD test and BNJ test showed that the concentration to kill 100% of the Culex quinquefasciatus larvae was 2.5% at 24 hours and 2% at 48 hours. KL50 values for 24 and 48 hours are 1.216% and 0.595% respectively. Information on the results of this study can be used as additional material for Biology learning materials in class X semester 2 Basic Competence 3.8. Applying the classification principle to classify plants into divisio based on morphological observations and plant metagenesis and linking their role in the survival of life on earth.Key words: Kecombrang leaves, Culex quinquefasciatus, vegetable larvacides