Aji Heru Muslim, Aji Heru
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS MODEL COOPERATIVE TIPE TGT BERBASIS ATONG BAGI SISWA SEKOLAH DASAR

Dinamika Dinamika Volume VII, Nomor 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This study tried to develop learning material and its implementation using the Cooperative model of  TGT type with ATONG -based. The purpose of this study produce a valid learning device characteristics, practical and effective. These types of devices are developed syllabus, lesson plans, worksheets and learning media. Practicality test done in class V SD Negeri 1 Kendaga, test the effectiveness done in class V SD Negeri 1 Banjarmangu and SD Negeri 2 Kendaga. Data were obtained from: validation, observations, questionnaires and learning achievement test. The data were processed with descriptive analysis. Test validity and practicality mixed with analysis, testing the effectiveness of currently treated with t-test, z test, regression, and test the appeal. The results showed that the learning tools developed declared valid by the validator, with an average score of 94 for the syllabus, 95 for RPP, 100 for LKS, and 92.85 for instructional media. The results of observations obtained 89.57% of teacher activity, student questionnaire results obtained by 93%, this means a device developed practical. Average yield of 84.3 students mastery learning. Student learning activities affect the learning achievement of 85%. The results of experimental class learning achievement better than the control class. This means a device developed effective.Key words: Developing, Learning Material, Social Education, Cooperative of TGT, ATONGAbstrak. Penelitian ini merupakan pengembangan perangkat pembelajaran dengan model Cooperative tipe TGT berbasis ATONG. Tujuan penelitian ini menghasilkan karakteristik perangkat pembelajaran yang valid, praktis dan efektif. Penelitian menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan. Jenis perangkat yang dikembangkan Silabus, RPP, LKSdanMedia Pembelajaran.Uji kepraktisan dilakukan dikelas V SD Negeri 1 Kendaga, uji keefektifan dilakukan dikelas V SD Negeri 1 Banjarmangu dan SD Negeri 2 Kendaga. Kelas V SD Negeri 1 Banjarmangu sebagai kelas eksperimen dan Kelas V SD Negeri 2 Kendaga sebagai kelas kontrol.Data penelitian diperoleh dari: validasi, pengamatan,angket dan tes prestasi belajar. Data diolah dengan analisis deskriptif. Uji validitas dan uji kepraktisan diolah dengan analisis, sedang uji keefektifan diolah dengan uji t, uji z, regresi, dan uji banding. Hasil penelitian menunjukkanperangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid oleh validator, dengan skor rata-rata 94 untuk silabus, 95 untuk RPP, 100 untuk LKS, dan 92,85 untuk  media pembelajaran. Hasil observasi aktivitas guru diperoleh 89,57%, hasil angket siswa diperoleh 93%,hal ini berarti perangkat yang dikembangkan praktis.Hasil rata-rata ketuntasan belajar siswa84,3.Aktivitas belajar siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar sebesar 85%.Hasil prestasi belajar kelas eksperimenlebih baik daripada prestasi belajar kelas kontrol. Hal ini berarti perangkat yang dikembangkan efektif. Kata Kunci: Pengembangan Perangkat Pembelajaran, IPS, Cooperative tipe TGT, ATONG.

PENINGKATAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PGSD UMP PADA MATA KULIAH STRATEGI BELAJAR MENGAJAR DI SD MELALUI COOPERATIVE LEARNING TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER)

Dinamika Dinamika Volume VI, Nomor 1, Maret 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Startegi Belajar Mengajar DI SD melalui Cooperative Learning tipe NHT (Numbered Heads Together). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Obyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas A Semester II Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UMP yang berjumlah 50 mahasiswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 35 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk aktivitas mahasiswa dan angket motivasi untuk motivasi belajar mahasiswa, analisis datanya secara deskriptif kualitatif dipersentasekan. Indikator dalam penelitian ini apabila terjadinya peningkatan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan model Cooperative Learning tipe NHT dapat meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Strategi Belajar Mengajar Di SD. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatnya aktivitas mahasiswa dalam pembelajaran seperti pada siklus I dengan skor rata-rata yang diperoleh mahasiswa yaitu 73,25% dengan kriteria baik dan pada siklus II dengan skor rata-rata yang diperoleh mahasiswa yaitu 84,5% dengan kriteria sangat baik. Hal ini menununjukkan bahwa peningkatan aktivitas belajar mahasiswa menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan Aktivitas belajar mahasiswa mencapai 11,25% dari siklus I ke siklus II. Selain aktivitas mahasiswa juga dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, pada siklus I motivasi belajar mahasiswa mencapai 73,24% termasuk dalam kriteria termotivasi dan pada siklus II motivasi belajar mahasiswa meningkat dengan persentase 77,62% termasuk dalam kriteria sangat termotivasi. Hal itu dapat dilihat dari perolehan persentase yang mengalami peningkatan 4,38% dari siklus I ke siklus II. Kata Kunci :  Aktivitas, Motivasi Belajar, Pembelajaran NHT, Strategi Belajar Mengajar Di SD

PENINGKATAN RASA TANGGUNG JAWAB DAN MINAT BELAJAR MAHASISWA PGSD UMP MELALUI MODEL TEKNIK KLARIFIKASI NILAI TEMA BAHAYA FITNAH PADA MATA KULIAH PEMBELAJARAN PKn

Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk; 1) meningkatkan rasa tanggung jawab mahasiswa melalui pembelajaran model teknik klarifikasi nilai tema Bahaya Fitnah pada mata kuliah Pembelajaran PKn,  2) meningkatkan minat belajar mahasiswa melalui pembelajaran model teknik klarifikasi nilai tema Bahaya Fitnah pada mata kuliah Pembelajaran PKn. Penelitian dilakukan di Kelas IVB Program Studi PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto semester IV tahun akademik 2014/2015. Subjek penelitian adalah mahasiswa kelas IVB peserta kuliah Pembelajaran PKn sebanyak 45 mahasiswa. Jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Teknik Klarifikasi Nilai tema Bahaya Fitnah dapat meningkatkan tanggung jawab dan minat belajar mahasiswa. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatkan tanggung jawab belajar mahasiswa, pada siklus I peningkatan persentase nilai rata-rata minat belajar mahasiswa pada siklus I sebesar 3,8%,siklus II sebesar 4,4% dengan kriteria sangat baik. Selain tanggung jawab mahasiswa juga dapat meningkatnya minat mahasiswa dalam pembelajaran seperti pada skor peningkatan persentase nilai rata-rata minat mahasiswa pada siklus I sebesar 63,19%, siklus II sebesar 88,15% dengan kriteria sangat baik. Kata Kunci : Tanggung Jawab, Minat, Teknik Klarifikasi Nilai Tema Bahaya Fitnah dan PembelajaranPKn

PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PGSD PADA MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN PKn MELALUI TEKNIK BRAINSTORMING MENGGUNKAAN MEDIA TIGA DIMENSI (3D)

Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Media Pembelajaran PKn SD menggunkan Teknik Brainstorming dengan menggunakan media tiga dimensi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Objek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas A Semester IV Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UMP yang berjumlah 45 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan lembar angket untuk minat belajar mahasiswa, analisis datanya secara deskriptif kualitatif. Indikator dalam penelitian ini apabila terjadinya peningkatan minat dan prestasi belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan Teknik Brainstorming dengan menggunakan media tigadimensi dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Media Pembelajaran PKn SD. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatnya minat mahasiswa dalam pembelajaran, seperti pada skor peningkatan persentase nilai rata-rata minat mahasiswa pada siklus I sebesar65,36%, siklus II sebesar 77,44% dengan kriteria sangat baik. Selain minat mahasiswa juga dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa, pada siklus I peningkatan persentase nilai rata-rata prestasi mahasiswa pada siklus I sebesar71,43%, siklus II sebesar 91,43%.Kata Kunci :Minat,Prestasi, Media Pembelajaran PKn dan Teknik Brainstorming Media Tiga Dimensi

PENINGKATAN MOTIVASI DAN KTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PGSD UMP PADA MATA KULIAH STRATEGI BELAJAR MENGAJAR DI SD MELALUI COOPERATIVE LEARNING TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER)

Jurnal Pendas Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurnal Pendas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa pada matakuliah Startegi Belajar Mengajar DI SD melalui Cooperative Learning tipe NHT (Numbered Heads Together). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Obyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas A Semester II Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UMP yang berjumlah 50 mahasiswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 35 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk aktivitas mahasiswa dan angket motivasi untuk motivasi belajar mahasiswa, analisis datanya secara deskriptif kualitatif dipersentasekan. Indikator dalam penelitian ini apabila terjadinya peningkatan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan model Cooperative Learning tipe NHT dapat meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliahStrategi Belajar Mengajar Di SD. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatnya aktivitas mahasiswa dalam pembelajaran seperti pada siklus I dengan skor rata-rata yang diperoleh mahasiswa yaitu 73,25% dengan kriteria baik dan pada siklus II dengan skor rata-rata yang diperoleh mahasiswa yaitu 84,5% dengan kriteria sangat baik. Hal ini menununjukkan bahwa peningkatan aktivitas belajar mahasiswa menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT dapatmeningkatkan Aktivitas belajar mahasiswa mencapai 11,25% dari siklus I ke siklus II. Selain aktivitas mahasiswa juga dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, pada siklus I motivasibelajar mahasiswa mencapai 73,24% termasuk dalam kriteria termotivasi dan pada siklus II motivasi belajar mahasiswa meningkat dengan persentase 77,62% termasuk dalam kriteria sangat termotivasi. Hal itu dapat dilihat dari perolehan persentase yang mengalami peningkatan 4,38% dari siklus I ke siklus II.

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PKn MODEL COOPERATIVE TIPE TGT BERBASIS ATONG BAGI SISWA SEKOLAH DASAR

Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 3, No 1: Februari 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan karakteristik perangkat pembelajaran PKn model cooperative tipe TGT berabasis ATONG. Kompetensi dasar yang digunakan dalam pengembangan perangkat pembelajaran PKn menggunakan model cooperative tipe TGT berbasis ATONG yaitu menjelaskan pengertian dan pentingnya peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan daerah. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan, yang terdiri dari Define, Design, Develop, dan Desseminate. Jenis perangkat yang dikembangkan Silabus, RPP, LKS dan Media Pembelajaran. Uji kevalidan dilakukan oleh tiga pakar yang berkompeten untuk menilai kelayakan perangkat pembelajaran PKn. Data penelitian diperoleh dari hasil validasi pakar.Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran PKn model cooperative tipe TGT berbasis ATONG yang dikembangkan dinyatakan valid oleh validator, dengan skor rata-rata 93,33 untuk silabus, 95,23 untuk RPP, 100 untuk LKS, dan 97,62 untuk  media pembelajaran. Hal ini berarti perangkat pembelajaran yang dikembangkan secara umum dinyatakan valid oleh pakar dan dapat digunakan.

PENINGKATAN MOTIVASI DAN KTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PGSD UMP PADA MATA KULIAH STRATEGI BELAJAR MENGAJAR DI SD MELALUI COOPERATIVE LEARNING TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER)

Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.915 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa pada matakuliah Startegi Belajar Mengajar DI SD melalui Cooperative Learning tipe NHT (Numbered Heads Together). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Obyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas A Semester II Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UMP yang berjumlah 50 mahasiswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 35 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk aktivitas mahasiswa dan angket motivasi untuk motivasi belajar mahasiswa, analisis datanya secara deskriptif kualitatif dipersentasekan. Indikator dalam penelitian ini apabila terjadinya peningkatan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan model Cooperative Learning tipe NHT dapat meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliahStrategi Belajar Mengajar Di SD. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatnya aktivitas mahasiswa dalam pembelajaran seperti pada siklus I dengan skor rata-rata yang diperoleh mahasiswa yaitu 73,25% dengan kriteria baik dan pada siklus II dengan skor rata-rata yang diperoleh mahasiswa yaitu 84,5% dengan kriteria sangat baik. Hal ini menununjukkan bahwa peningkatan aktivitas belajar mahasiswa menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT dapatmeningkatkan Aktivitas belajar mahasiswa mencapai 11,25% dari siklus I ke siklus II. Selain aktivitas mahasiswa juga dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, pada siklus I motivasibelajar mahasiswa mencapai 73,24% termasuk dalam kriteria termotivasi dan pada siklus II motivasi belajar mahasiswa meningkat dengan persentase 77,62% termasuk dalam kriteria sangat termotivasi. Hal itu dapat dilihat dari perolehan persentase yang mengalami peningkatan 4,38% dari siklus I ke siklus II.

ANALISIS STRATEGI BELAJAR MANDIRI SISWA KELAS VI DALAM MENGHADAPI UJIAN DI SEKOLAH DASAR

Jurnal Kiprah Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Kiprah Volume 6 Nomor 2, Desember 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

School exanimation is a determining moment for the students. Some strategies are needed in order to achieve maximal results because they can help the students to understand and implement their knowledge and determine their success in examination. This research aimed to find out the self-studying strategy on the sixth graders of SD Negeri 1 Kedungwuluh Kidul in facing examination using mixed method. The populations of this research were 28 sixth graders for the quantitative method of this research and 10 of them were chosen for the qualitative method using purposive sampling. Questionnaire was used to collect quantitative data while interview and document were used to collect qualitative data. The quantitative data were then analyzed using percentage while the qualitative data were analyzed using Miles and Huberman model. The results of quantitative data analysis showed that self-studying of the sixth graders in facing examination at SD Negeri 1 Kedungwuluh Kidul mostly used some strategies such as: 1) asking strategy which belonged to elaboration learning with the percentage of 60.7%; 2) highlighting which one belonged to the reviewing strategy with the percentage of 57.1%; and reviewing which one belonged to reviewing strategy with the percentage of 53.5%.

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS MODEL COOPERATIVE TIPE TGT BERBASIS ATONG BAGI SISWA SEKOLAH DASAR

DINAMIKA Dinamika Volume VII, Nomor 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan perangkat pembelajaran dengan model Cooperative tipe TGT berbasis ATONG. Tujuan penelitian ini menghasilkan karakteristik perangkat pembelajaran yang valid, praktis dan efektif. Penelitian menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan. Jenis perangkat yang dikembangkan Silabus, RPP, LKSdanMedia Pembelajaran.Uji kepraktisan dilakukan dikelas V SD Negeri 1 Kendaga, uji keefektifan dilakukan dikelas V SD Negeri 1 Banjarmangu dan SD Negeri 2 Kendaga. Kelas V SD Negeri 1 Banjarmangu sebagai kelas eksperimen dan Kelas V SD Negeri 2 Kendaga sebagai kelas kontrol.Data penelitian diperoleh dari: validasi, pengamatan,angket dan tes prestasi belajar. Data diolah dengan analisis deskriptif. Uji validitas dan uji kepraktisan diolah dengan analisis, sedang uji keefektifan diolah dengan uji t, uji z, regresi, dan uji banding. Hasil penelitian menunjukkanperangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid oleh validator, dengan skor rata-rata 94 untuk silabus, 95 untuk RPP, 100 untuk LKS, dan 92,85 untuk media pembelajaran. Hasil observasi aktivitas guru diperoleh 89,57%, hasil angket siswa diperoleh 93%,hal ini berarti perangkat yang dikembangkan praktis.Hasil rata-rata ketuntasan belajar siswa84,3.Aktivitas belajar siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar sebesar 85%.Hasil prestasi belajar kelas eksperimenlebih baik daripada prestasi belajar kelas kontrol. Hal ini berarti perangkat yang dikembangkan efektif.

PENINGKATAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PGSD UMP PADA MATA KULIAH STRATEGI BELAJAR MENGAJAR DI SD MELALUI COOPERATIVE LEARNING TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER)

DINAMIKA Dinamika Volume VI, Nomor 1, Maret 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Startegi Belajar Mengajar DI SD melalui Cooperative Learning tipe NHT (Numbered Heads Together). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Obyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas A Semester II Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UMP yang berjumlah 50 mahasiswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 35 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk aktivitas mahasiswa dan angket motivasi untuk motivasi belajar mahasiswa, analisis datanya secara deskriptif kualitatif dipersentasekan. Indikator dalam penelitian ini apabila terjadinya peningkatan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan model Cooperative Learning tipe NHT dapat meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Strategi Belajar Mengajar Di SD. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatnya aktivitas mahasiswa dalam pembelajaran seperti pada siklus I dengan skor rata-rata yang diperoleh mahasiswa yaitu 73,25% dengan kriteria baik dan pada siklus II dengan skor rata-rata yang diperoleh mahasiswa yaitu 84,5% dengan kriteria sangat baik. Hal ini menununjukkan bahwa peningkatan aktivitas belajar mahasiswa menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan Aktivitas belajar mahasiswa mencapai 11,25% dari siklus I ke siklus II. Selain aktivitas mahasiswa juga dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, pada siklus I motivasi belajar mahasiswa mencapai 73,24% termasuk dalam kriteria termotivasi dan pada siklus II motivasi belajar mahasiswa meningkat dengan persentase 77,62% termasuk dalam kriteria sangat termotivasi. Hal itu dapat dilihat dari perolehan persentase yang mengalami peningkatan 4,38% dari siklus I ke siklus II