Budiono ., Budiono
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Komputerisasi Sistem Pelayanan di Koperasi Jasa Keuangan Syariah Wanita Melati Harapan ., Budiono; Wulandari, Yustina Retno
JURNAL GAUNG INFORMATIKA Vol 2 No 1 (2009): Jurnal Gaung Informatika Vol.2 No.1 Januari Tahun 2009
Publisher : JURNAL GAUNG INFORMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.102 KB)

Abstract

Barokah is store that sales goods such as appliances household. It records all transaction in simple note. This allows the difference in the amount of inventory. Therefore the system needs to be made computer-based inventory information as an alternative to solve problem on the old system. Inventory system is built and developed using data modeling with DFD, implemented using the Delphi programming language and using Paradox database as data storage. The information generated from this inventory system which reports the data item, supplier data, purchase order, and sales transactions. Based on the results of questionnaire that was distributed to 30 respondents obtained that more than 50% of respondents said the system can be fast in service, ease of performance, easy to use, and easy to understand.
Desain dan Pembuatan Inkubator berdasarkan Distribusi Temperatur ., Budiono
Jurnal Gamma Vol 8, No 1 (2012): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Desain dan Pembuatan Inkubator berdasarkan Distribusi TemperaturBudionoStaf Pengajar Jurusan Teknik Mesin, Fakultas TeknikUniversitas Muhammadiyah Malang Email : budiono_ssi_mt_umm@yahoo.comABSTRACTWhen a new born babies (especially premature babies) have not been able to adjust to the temperature  outside.  One  of  the  standard  post-neonatal  procedures  are  all  newborns  should  be incorporated into the incubator, the time it takes depends on the level of health, durability and infant organ system itself. In this case the infant incubator is one tool that can help the newborn to adapt with the outside world, because the conditions in the womb to the outside world is very different, especially at a temperature problem. So with regular heating system so the baby can adapt to the transition period.Therefore, newborns should be helped to adjust to the new environment by putting them into the incubator. Infant incubator temperature is slowly lowered so that it can make the baby feel comfortable. In order for your baby comfortable at room temperature, then the distribution must evenly in incubator. To determine the pattern of temperature distribution in the incubator at my research will provide solutions to design and create an  incubator temperature distribution based on the simulation results based on numerical approach with Matlab programKeywords: incubator, distribution, matlab
Desain dan Pembuatan Inkubator Berbasis Mikrokontroler dengan Logika Fuzzy ., Budiono
Jurnal Gamma Vol 9, No 1 (2013): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Desain dan Pembuatan Inkubator Berbasis Mikrokontroler dengan Logika FuzzyDesign and Making Incubator Based Microcontroller with Fuzzy LogicBudionoJurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah MalangE-mail: budiono_ssi_mt_umm@yahoo.comABSTRACTWhile still in the womb, premature infants living in the mothers abdomen with a temperature equal to the mothers body temperature (36oC-37oC). When the newborn, premature infants have not been able to adjust to the temperature outside the mothers abdomen because it .Therefore newborns should be helped to adjust to the new environment by putting it into the baby inkubator.Inkubator lower the temperature slowly so as to make a baby feel comfortable. Incubator that there is still much that is conventional means tempeatur and humidity controlled so that a constant. While automatic incubator was very expensive, so in penelelitian provide solutions to design and create mikrokontoler bebasis incubator. In the incubator temperature and humidity incubator is the main parameters needed by the baby in an incubator. To maintain a stable temperature and humidity control system design needed to make control decisions. Fuzzy Logic is one method that can provide a control system that resembles human decision-making and as the brain used ATMEGA8535 microcontroller.Key word : incubator, mikrokontroller, fuzzy logicABSTRAKKetika masih dalam kandungan, bayi prematur hidup dalam perut ibunya dengan temperatur yang sama dengan temperatur tubuh ibunya (36oC-37oC). Ketika baru dilahirkan, bayi prematur belum dapat menyesuaikan diri terhadap temperatur di luar lingkungan perut ibunya.Oleh sebab itu bayi yang baru lahir harus dibantu untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungannya yang baru dengan meletakkannya ke dalam inkubator.Inkubator bayi menurunkan suhu secara perlahan sehingga dapat membuat bayi merasa nyaman. Inkubator yang ada saat ini masih banyak yang bersifat konvensional  artinya tempeatur dan kelembaban tidak terkontrol agar konstan.  Sedangkan inkubator yang otomatis harganya sangat mahal, maka pada penelelitian memberikan solusi untuk mendesain dan membuat inkubator yang bebasis mikrokontoler. Pada inkubator temperatur dan kelembaban inkubator merupakan parameter utama yang dibutuhkan oleh bayi di dalam inkubator.Untuk menjaga kestabilan temperature dan kelembaban dibutuhkan perancangan sistem kendali untuk membuat keputusan pengendalian.Fuzzy Logic merupakan salah satu metode sistem kendali yang dapat memberikan keputusan yang menyerupai keputusan manusia dan sebagai otaknya digunakan mikrokontroler ATMEGA8535.Kata kunci : inkubator, mikrokontroler, fuzzy logic
PEMBERDAYAAN PENYANDANG KUSTA DI KECAMATAN PADAS DAN KECAMATAN GENENG KABUPATEN NGAWI ., Budiono; Huda, Khoirul
Adimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v2i1.609

Abstract

Dalam masyarakat masih terdapat sekelompok kecil orang yang berstatus penyandang kusta. Predikat penyandang kusta yang melekat pada penderita, kerap menimbulkan persoalan psikologis, sosial dan ekonomi dalam menjalankan perannya hidup di lingkungan masyarakat. Permasalahan-permasalahan psikiologis yang sering kali menghinggapi para penyandang kusta antara lain; rasa kecewa, takut, malu, tidak percaya diri, merasa tidak berguna, hingga kekhawatiran akan dikucilkan. Hal ini diperkuat dengan opini masyarakat yang menyebabkan penderita kusta dan keluarganya dijauhi bahkan dikucilkan oleh masyarakat. Berdasarkan data dari Puskesmas Padas jumlah penderita kusta di Kecamatan Padas ada 50 orang. Sedangkan jumlah penyandang kusta di Geneng ada 20 orang. Metode pelaksanaan dalam IbM ini adalah (a) Pelatihan Ketrampilan Sosial dengan program kegiatan seperti pelatihan motivasi, bimbingan dan konseling problem kepribadian (b) Penyuluhan peternakan dan perikanan dan pemberian bantuan modal kerja untuk peternakan kambing dan kolam ikan untuk budidaya ikan lele, dengan melibatkan dua kelompok 5 orang di kecamatan Padas dan 5 orang di kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi. Hasil pelaksanaan kegiatan IbM ini adalah pertama, pembuatan kolam ikan lele dengan melibatkan 5 orang penyandang Kusta di setiap kelompok mitra kecamatan Geneng dan Kecamatan Padas Ngawi dengan pertimbangan usia produktif. Kolam lele yang dibuat adalah model kolam ikan lele dari terpal dengan Lahan dibuat ukuran kurang lebih 2 x 4  meter dan menggunakan terpal berukuran 4 x 6 meter, Kedua, kegiatan pembelian kambing yang diberikan kepada penyandang Kusta di Kecamatan Geneng dan Kecamatan Padas sebagai bantuan modal ternak yang setiap masing-masing kelompok mitra diberi bantuan 4 (empat) ekor Kambing, Ketiga, Penyerahan bantuan, penyuluhann dan pendampingan kedua mitra tentang meningkatkan keterampilan sosial dan penyuluhan ternak kambing yang efektif dengan melibatkan tim, programer dan penyandang Kusta.