Muhammad Cholid Djunaidi, Muhammad Cholid
Department of Chemistry, Faculty of Science and Mathematics, Diponegoro University, Jl. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang 50275

Published : 18 Documents
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Serbuk Titanium Dioksida (TiO2) dalam Fotoelektrokatalisis Fenol dengan Elektroda PbO2/Pb Ariawan, Ardi; Djunaidi, Muhammad Cholid; Widodo, Didik Setiyo
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 14, No 3 (2011): Volume 14 Issue 3 Year 2011
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenol merupakan salah satu pencemar perairan yang beracun, dapat terakumulasi dan stabil. Salah satu metode yang efektif untuk mendegradasi fenol adalah fotoelektrokatalisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendegradasi fenol dengan metode fotoelektrokatalisis menggunakan elektroda PbO2/Pb, mengetahui pengaruh penambahan TiO2dan membandingkan metode fotoelektrokatalisis dengan fotokatalisis dalam degradasi fenol. Larutan fenol 100 mL dielektrolisis dengan potensial 5 V selama 8 jam dan ditambah 0,8 g TiO2 dan dipapar sinar UV. Kemudian larutan sampel dianalisis dengan spektrometer UV-Vis. Untuk memperoleh potensial kerja dilakukan elektrolisis terhadap blanko (akuades ditambahkan Na2SO4 berlebih). Setelah itu dilakukan variasi potensial, variasi waktu fotoelektrokatalisis hingga 10 jam serta variasi penambahan TiO2 hingga 1,0 g. Penambahan TiO2 sebanyak 0,8 g pada fotoelektrokatalisis fenol menaikkan persentase degradasi fenol dari 79,31% menjadi 94,05%. Degradasi fenol ditunjukkan dengan terjadinya penurunan absorbansi pada panjang gelombang 270 nm. Metode fotoelektrokatalisis lebih efektif dalam mendegradasi fenol dalam larutan daripada fotokatalisis.
Recovery Logam Krom (VI) Menggunakan Polymer Inclusion Membran (PIM) dengan Senyawa Pembawa Aliquat 336, Topo dan Campuran Aliquat 336-Topo Ulfia, Khoirin Nita; Khabibi, Khabibi; Djunaidi, Muhammad Cholid
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 14, No 3 (2011): Volume 14 Issue 3 Year 2011
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang recovery logam krom (VI) menggunakan polymer inclusion membran (PIM) dengan senyawa pembawa aliquat 336, TOPO, dan campuran aliquat 336-TOPO. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan PIM, melakukan pemisahan ion krom (VI) menggunakan PIM dengan senyawa tunggal aliquat 336, TOPO, dan campuran aliquat 336-TOPO, menentukan pengaruh komposisi senyawa pembawa, pengaruh konsentrasi fasa umpan, waktu pengadukan, dan frekuensi pemakaian membran terhadap transpor ion logam krom (VI). Efisiensi pemisahan diketahui dengan menentukan pengaruh komposisi senyawa pembawa, menentukan kadar ion krom (VI) dengan variasi konsentrasi fasa umpan, ketebalan membran, dan banyaknya pemakaian membran menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrometry). Morfologi permukaan membran dapat diketahui dengan menggunakan SEM (Scanning Electron Microscopy). Pada proses transpor, fasa umpan adalah limbah elektroplating yang mengandung logam krom dengan pH 4,4 sedangkan fasa penerima adalah larutan NaCl 2 N dengan pH 6,3. Analisis gugus fungsi komponen penyusun membran dilakukan dengan spektroskopi FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transpor ion logam krom (VI) dipengaruhi oleh senyawa pembawa aliquat 336 dan campuran aliquat 336-TOPO. Keduanya lebih mempengaruhi transpor dibandingkan TOPO saja. Konsentrasi fasa umpan dengan konsentrasi awal 8,5 ppm, waktu pengadukan selama 72 jam, serta pemakaian pertama menghasilkan transpor ion logam terbanyak. Transpor terbanyak yaitu 97,8 % dari fasa umpan dan 76,5 % yang tertranspor ke fasa penerima.
Pemanfaatan Kitosan Termodifikasi Asam Askorbat Sebagai Adsorben Ion Logam Kobalt (II) dan Nikel (II) Khamidah, Ita Noor; Djunaidi, Muhammad Cholid; Khabibi, Khabibi
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 14, No 1 (2011): Volume 14 issue 1 Year 2011
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan kitosan termodifikasi asam askorbat sebagai adsorben ion logam Co(II) dan Ni(II). Tujuan penelitian ini adalah membuat kitosan termodifikasi asam askorbat, menentukan pH optimum dan kapasitas adsorpsi maksimum untuk adsorpsi ion Co(II) dan Ni(II) oleh kitosan termodifikasi asam askorbat. Penentuan derajat deasetilasi dilakukan menggunakan spektrofotometer FTIR. Penentuan berat molekul dilakukan menggunakan viskometer ubblohde. Uji kelarutan kitosan termodifikasi dengan kitosan butir sebagai pembanding dilakukan menggunakan larutan asam-asam encer seperti CH3COOH, HCl, HNO3. Sedangkan analisis morfologi permukaan kitosan termodifikasi dan kitosan butiran dilakukan dengan Scanning Electron Microscopy (SEM). Adsorpsi ion logam Co(II) dan Ni(II) dilakukan pada variasi pH 2-6 dan variasi konsentrasi larutan 90; 120; 150; 180; 210 ppm. Ion logam Co(II) dan Ni(II) yang tidak terserap, dianalisis dengan SSA. Penentuan kapasitas adsorpsi maksimum dilakukan dengan menggunakan persamaan isotherm Langmuir. Dari data penelitian diperoleh derajat deasetilasi kitosan adalah 64,74% dan berat molekul sebesar 39.966,85 g/mol. Hasil uji kelarutan menunjukkan kitosan termodifikasi asam askorbat relatif tidak larut terhadap asam-asam encer dibandingkan dengan kitosan butiran. Morfologi permukaan kitosan termodifikasi menunjukkan adanya pori yang menyebar dan tidak beraturan sehingga dapat digunakan sebagai adsorben. pH optimum adsorpsi ion logam Co(II) dan Ni(II) adalah pH 4. Kapasitas adsorpsi maksimum ion Co(II) sebesar 11,364 mg/g dan ion Ni(II) sebesar 5,988 mg/g.
Pemisahan Logam Berat Menggunakan Membran Cair Berpendukung dengan Variabel Konsentrasi Ion Logam dan pH Fasa Umpan Djunaidi, Muhammad Cholid; Haris, Abdul
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 6, No 2 (2003): Volume 6 Issue 2 Year 2003
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.961 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemisahan logam berat Ag, Cu, Fe, Ni, Pb dan Zn menggunakan teknik Membran Cair Berpendukung (SLM) dengan asam di2etilheksilfosfat (D2EHPA) sebagai pembawa. Pemisahan dilakukan dalam perangkat SLM selama 5 jam. Analisa dilakukan dengan mengukur konsentrasi logam di fasa umpan dengan AAS dan pengukuran konsetrasi ion hydrogen dengan pH meter. Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa tranport dipengaruhi oleh konsentrasi logam, konsentrasi ion hidrogen dan selektifitas pembawa terhadap logam. Pembwa D2EHPA cukup selektif untuk pemisahan logam berat dengan urutan: Zn>Ag>Cu>Pb>Ni.Kata kunci: SLM, logam berat, selektifitas, pembawa, D2EHPA.
Pemulihan (Recovery) dan Pemisahan Selektif Logam Berat (Zn, Cu dan Ni) dengan Pengemban Sinergi Menggunakan Teknik SLM Djunaidi, Muhammad Cholid; Aloysius, Mudji Triatmo Melkias; Gunawan, Gunawan
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 6, No 3 (2003): Volume 6 Issue 3 Year 2003
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.36 KB)

Abstract

Telah dilakukan pemisahan logam berat (Zn Cu, Ni) dengan menggunakan pengemban/pembawa sinergi yaitu campuran TBP (tributil fosfat) dan D2EHPA (asam di-2 etil heksil fosfat) dengan perbandingan 1:4 (1 M) dalam alat pemisahan SLM selama 4 jam. Analisa dilakukan dengan mengukur konsentrasi logam di fasa umpan dan penerima menggunakan AAS dan konsentrasi ion hidrogen menggunakan pH meter. Hasil analisa disimpulkan bahwa transport logam dari fasa umpan ke fasa penerima dipengaruhi oleh konsentrasi ion hidrogen (pH) dan ion tanding. Transport sangat dipengaruhi oleh selektifitas pengemban/pembawa terhadap masing-masing logam. Pengemban TBP: D2EHPA 1:4 (1 M) cukup selektif untuk pemisahan logam berat dari limbahnya dengan urutan selektifitas adalah sebagai berikut : Zn>Cu>>Ni.
Pemisahan Ion Logam Timbal(II) Menggunakan Resin Terimpregnasi (SIR) dengan D2EHPA Yunita, Ika; Djunaidi, Muhammad Cholid; Haris, Abdul
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 20, No 2 (2017): Volume 20 Issue 2 Year 2017
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian Pemisahan Ion Timbal (II) Menggunakan Resin terimpregnsai (SIR) dengan D2EHPA. Pemisahan ion timbal(II) dari larutan dilakukan dengan menggunakan resin anion basa kuat (counter ion NO3-) dan D2EHPA (Asam di-2-etilheksilfosfat). Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kondisi optimum pembuatan dan penggunaan resin terimpregnasi (SIR) dengan D2EHPA pada pemisahan ion timbal(II) dari larutan. Penelitian ini menggunakan teknik batch dan teknik kolom. Teknik batch dilakukan untuk menentukan pengaruh konsentrasi D2EHPA terhadap persentase adsorpsi, waktu kontak terbaik pada resin terimpregnasi, kapasitas resin, pengaruh pH larutan terhadap persentase adsorpsi, serta pengaruh pH backwash terhadap persentase recovery ion timbal(II). Teknik kolom dilakukan untuk pemisahan ion timbal(II) pada larutan sampel. Kecepatan alir kolom diatur konstan pada 2 mL/menit. Ion timbal(II) yang tidak teradsorpsi oleh resin terimpregnasi dianalisis secara kuantitatif dengan spektroskopi serapan atom pada panjang gelombang 283 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi D2EHPA terbaik pada 1x10-3 M untuk setiap 50 gram resin anion basa kuat. Waktu kontak pada menit ke 30 sudah menunjukkan hasil yang cukup baik dan optimal pada menit ke 75 dari variasi waktu kontak 0-180 menit. Kapasitas resin terimpregnasi diperoleh 0,4817 mg Pb2+/g resin. Daerah pH terbaik larutan sampel ion timbal(II) pada pemisahan ion timbal(II) diperoleh pada pH 5 dengan persentase adsorpsi 99,52%. Persentase recovery ion timbal(II) yaitu 64,10% pada pH backwash 3. Dengan teknik kolom, semakin lama waktu alir semakin banyak ion logam timbal(II) yang tidak teradsorpsi oleh kolom.
Sintesis Asam Eugenoksi Asetat (EOA) dari Eugenol untuk Ekstraktan Logam Berat dan Recovery Krom dari Limbah Elektroplating Djunaidi, Muhammad Cholid; Khabibi, Khabibi; Trisna, Dede
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 13, No 1 (2010): Volume 13 Issue 1 Year 2010
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.81 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemisahan logam Cu(II), Cd(II) dan Cr(III) dan recovery limbah krom menggunakan senyawa pembawa Eugenil Oksiasetat hasil sintesis. Senyawa pembawa Eugenil oksiasetat disintesis dari eugenol dengan penambahan NaOH dan asam kloroasetat di mana garam yang terbentuk diasamkan dengan HCl. Setelah itu dilakukan pemurnian dengan dietil eter dan NaHCO3. Hasil sintesis dianalisis dengan FTIR dan kromatografi gas. Untuk proses transport, fasa umpan menggunakan campuran ion logam Cu(II), Cd(II), dan Cr(III) masing-masing 50 ppm, fasa penerima adalah HCl dengan variasi pH 1 sampai 6. Sedangkan untuk mengetahui selektifitas senyawa EOA dilakukan transport menggunakan variasi massa eugenil oksiasetat yaitu 0,3 gram; 0,5 gram dan 0,7 gram serta blanko. pH dan massa eugenil oksiasetat terbaik digunakan untuk recovery logam krom dari limbah electroplating dengan dua cara yaitu dengan reduksi limbah krom dan tanpa reduksi limbah krom. Untuk mengetahui jumlah logam yang tertransport dianalisis dengan AAS. Hasil yang diuji menunjukkan bahwa eugenil oksiasetat berhasil disintesis dengan kemurnian 100 %. Hasil transport menunjukkan bahwa EOA memiliki selektivitas tinggi terhadap Cr(III) dengan persen transport terbaik 95,17 % yang diperoleh pada pH fasa penerima 1 dan massa eugenil oksiasetat 0,7 gram. Hasil recovery limbah krom tanpa reduksi mampu mentransport sebanyak 5,42 %, sedangkan hasil recovery krom dengan reduksi mampu mentransport limbah krom sebanyak 68,60%.
SEPARATION OF CHROM (VI) FROM ELECTROPLATING WASTE USING POLYMER INCLUSION MEMBRANE (PIM) METHOD Djunaidi, Muhammad Cholid; Khabibi, Khabibi; Nurfitriana, Rizka
ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Vol 13, No 1 (2017): Alchemy Jurnal Penelitian Kimia
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research of chromium (VI) separation has been done using polymer inclusion membrane (PIM) method. This study aims to generate PIM, separate the metal ion chromium (VI) using PIM and determine the effect of the concentration of the feed phase, the thickness of the membrane and the amount of usage of the membrane for ion chromium (VI) diffusion.Polymer inclusion membrane (PIM) was made by mixing Aliquat 336-TBP as carrier compounds, PVC as the base polymer, DBE as a plasticizer and THF as a solvent. PIM membrane was placed between the source of analyte as a feed phase and result of the separation as a receiver phase. Feed phase was electroplating waste metal containing chromium (VI) at pH 4, while the receiver phase was a 2 N NaCl solution with a pH 6.7. The change of variables in this study were the concentration of the feed phase at various dilution i.e., 100x, 50x and 10x, the thickness of the membrane i.e., 25 μm, 20 μm and 10 μm, and the time of membrane using i.e., 1, 2 and 3 times. The concentration of chromium (VI) diffused after separation process was analyzed by atomic absorption spectroscopy (AAS). The stability of membrane was observed by analyzing the presence of membrane’s component in the feed phase and in the receiver phase. The analysis was conducted by UV-Vis spectrophotometry. Meanwhile, scanning electron microscopy (SEM) analysis was used to determine the morphology of membrane surface.The results showed that the chromium ion concentration diffused from the feed phase was 99.24%, meanwhile the 85.88% of it diffused to the receiving phase. The highest Cr(VI) ions diffusion was occured at the first use of PIM membrane with a thickness of 10 μm and the concentration of the feed phase was 10.55 ppm (resulted from 100 times dilution). Therefore, it can be concluded that the diffusion of chromium (VI) ion was influenced by the concentration of feed phase, the thickness of membrane and the number of membrane application.
Synthesis of Fe Ionic-Imprinted Polyeugenol Using Polyethylene Glycol Diglycidilether as Cross-Linking Agent for Sorption of Fe(III) Djunaidi, Muhammad Cholid; Jumina, Jumina; Siswanta, Dwi; Ulbricht, Mathias
Indonesian Journal of Chemistry Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fe-Ionic Imprinted Polymer (IIP) from polyeugenol as base polymer and polyethylene glycol diglycidyl ether (PEGDE) as cross-linking agent had been synthesized to adsorb Fe(III) from aqueous media. The non-imprinting material (NIP) and polyeugenol were used in the adsorption study as control. Synthesis work included polymerization, template uploading, crosslinking and template removal, optimized for different template ion upload pH and concentrations. The polymers were characterized by FTIR spectroscopy, XRD and SEM-EDX, followed by adsorption test to study the adsorption kinetics and isotherms for all adsorbents. Selective adsorption study of IIP was carried out using binary mixtures of Fe(III) and Cr(III), Pb(II), Cd(II). Experimental results showed that the optimum conditions for the synthesis was template upload pH of 3, Fe/polyeugenol ratio of 1 mg/g, while the optimum adsorption pH was 3. The adsorption mechanism of Fe(III) on all adsorbents was dominated by hydrogen bond formation. The adsorption kinetics followed the pseudo-second-order model while the equilibrium data was best explained by the Langmuir isotherm model. The adsorption capacity of Fe(III) on the IIP was 12.73 mg/g, higher than that of the other adsorbents. Results also show that IIP-Fe was more selective toward Fe than NIP by 2.69 (Cd), 1.66 (Cr) and 1.6 (Pb) fold, respectively.
Synthesis of A Novel Carrier Compound Thiazoethyl Methyl Eugenoxyacetate from Eugenol and Its Use in the Bulk Liquid Membrane Technique Djunaidi, Muhammad Cholid; Wibawa, Pratama Jujur; Murti, Ratna Hari
Indonesian Journal of Chemistry Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research into the synthesis and use of a novel carrier compound, thiazoethyl methyl eugenoxyacetic acid (TMEAA) for selective transport of Cu(II), Cd(II) and Cr(III) metal ions in the bulk liquid membrane (BLM) technique was conducted. TMEAA was synthesized from eugenol. Eugenol was acidified into eugenoxyacetic acid and subsequently esterified using 4-methyl-5-thiazoethanol. Analysis of the result was performed using GC-MS and FTIR. The TMEAA obtained was liquid, viscous, blackish-brown and fragrant, with a yield of 88%. This compound was soluble in benzene and chloroform but insoluble in methanol. The GC-MS analysis result showed the presence of a single peak, with a retention time of 26.5 min and an area of 100%, while the disappearance of vibration mode at 1727 cm-1 was attributed to acid absorption and the FTIR spectrum indicated that formation of an ester group had occurred. TMEAA was used as a carrier compound in the BLM technique to transport Cu(II), Cd(II) and Cr(III), using chloroform as a solvent. The results showed that TMEAA was more selective for Cu(II) and Cd(II) than Cr(III). Moreover, the research proved that N and S groups of TMEAA were selective for Cu (II) and Cd (II).