Muhammad Reza Cordova, Muhammad Reza
Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor

Published : 14 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Oseanologi dan Limnologi di Indonesia

Skrining Kemampuan Absorpsi Merkuri pada Makroalga Cokelat Hormophysa triquetra dan Makroalga Merah Gracilaria salicornia dari Pulau Pari Cordova, Muhammad Reza; Muhtadi, Ahmad
Oseanologi dan Limnologi di Indonesia Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Oseanologi dan Limnologi di Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makroalga atau rumput laut memiliki daya serap yang baik terhadap semua zat yang ada di lingkungan perairan, termasuk logam berat merkuri (Hg). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan merkuri dalam makroalga cokelat Hormophysa triquetra dan makroalga merah Gracilaria salicornia serta pada sedimen, sehingga dapat diketahui potensi kedua jenis makroalga tersebut sebagai bioakumulator merkuri. Sampel makroalga dan sedimen diambil dari kawasan utara, timur, selatan, dan barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu pada bulan April 2016, dianalisis dengan Mercury Analyzer NIC MA-3000. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan merkuri dalam makroalga merah lebih tinggi daripada makroalga cokelat. Kandungan merkuri dalam makroalga dari perairan Pulau Pari berada pada kisaran 21,50 ± 9,59 µg/kg (makroalga cokelat) dan 41,45 ± 14,00 µg/kg (makroalga merah).  Kompleksitas gugus fungsi membuat kandungan merkuri lebih tinggi dalam makroalga merah dibandingkan dalam makroalga cokelat. Kemampuan akumulasi merkuri membuat kedua spesies makroalga berpotensi untuk menjadi bioakumulator
Kandungan Merkuri dalam Ikan Konsumsi di Wilayah Bantul dan Yogyakarta Suratno, Suratno; Cordova, Muhammad Reza; Arinda, Silke
Oseanologi dan Limnologi di Indonesia Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Oseanologi dan Limnologi di Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan merupakan salah satu sumber energi yang penting bagi tubuh dan memiliki banyak fungsi bagi kesehatan, sehingga banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Namun, ikan memiliki kemampuan mengakumulasi logam berat. Salah satu jenis logam berat yang berbahaya dan dapat terakumulasi dalam tubuh ikan adalah merkuri karena memiliki toksisitas tinggi pada konsentrasi rendah. Adanya pencemar dari kegiatan antropogenik yang tidak diolah terlebih dahulu membuat ikan berpotensi mengakumulasi logam berat. Penelitian ini mengkaji konsentrasi merkuri dalam ikan air tawar dan ikan air laut yang dikonsumsi oleh masyarakat Bantul dan Yogyakarta. Sampel ikan dikumpulkan pada 29–30 Agustus 2015 dari Pasar Prawirotaman, Supermarket, Tambak di Sungai Code, dan dibeli dari nelayan yang ada di Pantai Depok. Analisis konsentrasi merkuri dalam ikan dilakukan menggunakan mercury analyzer NIC MA-3000. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan dengan kebiasaan makan bentivora dan planktivora mengakumulasi merkuri lebih tinggi dibandingkan ikan omninora dan karnivora. Konsentrasi merkuri dalam ikan yang diteliti tidak melebihi standar ambang batas dari WHO, BPOM-RI, dan Standar Uni Eropa yang ditetapkan. Namun, hal ini perlu diwaspadai karena sifat merkuri yang bioakumulatif, terutama bila ikan yang dikonsumsi mengakumulasi merkuri secara terus-menerus dalam waktu yang lama.