Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Penurunan Pencemaran Limbah Domestik di Sungai Code DIY Brontowiyono, Widodo; Kasam, Kasam; L, Ribut; A, Ike
Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Vol 5, No 1 (2013): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol5.iss1.art5

Abstract

Kualitas air sungai terutama yang terletak di kawasan urban saat ini kondisinya semakin memprihatinkan. Upaya mengatasi permasalahan pencemaran air yang paling efektif adalah mencegah masuknya bahan pencemaran ke dalam badan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pencemaran limbah dometik, menganalisis potensi pencemar air yang masuk ke Sungai Code, serta menganalisis strategi pengelolaan Sungai Code untuk menurunkan beban pencemaran yang masuk dari sumber domestik. Pengambilan sampel air limbah untuk uji laboratorium dari sumber pencemar domestik untuk 12 IPAL komunal. Parameter yang dianalisis antara lain COD, TSS, dan NH 3 . Penentuan responden didasarkan pada pendekatan penentuan sampel secara acak pada wilayah tertentu (area random sampling). Analisis Data terdiri dari analisa pencemaran limbah domestik, analisis potensi sumber pencemar, serta analisis strategi penurunan bebab pencemaran. Hasil penelitian menunjukkan kondisi yang baik, dimana konsentrasi outlet lebih rendah daripada inlet antara lain untuk COD di titik 2,3,4, dan 8, TSS di titik 2,3,4,5,6,11, dan 12 serta untuk NH 3 di titik 2,3,4,8, dan 9. Artinya, IPAL pada titik selain itu perlu dicek kembali optimalisasi fungsinya. Strategi sosial penurunan pencemaran limbah domestik antara lain dengan pemberdayaan masyarakat, penguatan komunitas lokal, serta optimalisasi kelembagaan formal. Kata Kunci : Limbah Domestik, Strategi Penurunan, Sungai Code, Yogyakarta.
Pengaruh Ukuran dan Fraksi Organik Terhadap Kuantitas dan Kualitas Timbulan Lindi Kasam, Kasam; Sarto, Sarto; Syamsiah, Siti; Prasetyo, Agus
Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Vol 5, No 1 (2013): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol5.iss1.art3

Abstract

Timbunan sampah pada landfill (TPA) akan mengalami degradasi dan akan menghasilkan cairan (lindi) baik kuantitas maupun kualitasnya. Kuantitas dan kualitas timbulan lindi dari sampah perkotaan akan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: komposisi dan karakteristik sampah, kadar air, umur sampah dan kondisi cuaca (iklim). Pada kegiatan studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi sampah (jumlah fraksi organik) dan karakteristik sampah (ukuran butiran) terhadap karakteristik timbulan lindi.Dalam rangka untuk mendapatkan tujuan studi, maka metode yang diterapkan adalah melakukan percobaan laboratorium menggunakan reaktor biodegradasi volume 1500 mL. Dalam percobaan ini digunakan dua kelompok reaktor yaitu; kelompok pertama, digunakan untuk pengujian pengaruh persentase fraksi organik, sedangkan kelompok kedua dimaksudkan untuk pengujian pengaruh ukuran butiran sampah terhadap karakteristik lindi.Sebagai parameter kualitas lindi ditentukan TSS, BOD, dan COD, sedangkan parameter kuantitas lindi adalah volume cairan yang keluar dari reaktor. Berdasarkan hasil percobaan diketahui bahwa jumlah (persentase) fraksi organik dan ukuran butiran sampah dapat berpengaruh terhadap karakteristik timbulan lindi. Secara keseluruhan konsentrasi TSS, BOD, dan COD semakin besar sejalan dengan bertambahnya persentase fraksi organik. Hal yang sama terjadi untuk ukuran butiran samaph semakin kecil, maka TSS, BOD, dan COD semakin besar. Adapun volume timbulan lindi
EVALUASI DAYA TAMPUNG TERHADAP BEBAN PENCEMAR MENGGUNAKAN MODEL KUALITAS AIR (STUDI KASUS: SUNGAI WINONGO) Marlina, Nelly; Kasam, Kasam; Juliani, Any
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Vol 4, No 2 (2015): May 2015
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol4.iss2.art2

Abstract

The increasing of human’s activities caused the pollution load going up. It affected the amount of the Winongo River’s capacity. One of the river management attempts was find out the amount of the capacity with a modeling method. The modeling program in this research was Qual2Kw. The research method was supported by the secondary and primary data treated by the Qual2Kw program. This research was divided in three scenarios. The trial results showed that the BOD concentration in the along of the river was 16 mg/L, the DO concentration was 2.4 mg/L, 7 of pH, and 26oC of temperature. The condition of BOD from the upstream to the downstream in the existing condition had exceeded the quality standards, 3 mg/L. The attempts to decrease the pollution load capacity of Winongo River by 2012 was decreasing the pollution load from the point source 959.25 kg/day and from the diffuser source was 193.75 kg/day. The another effort was making the IPAL Komunal in each sub-districts. Keywords: Winongo River, capacity, Qual2Kw
PEMANFAATAN LIMBAH KATALIS RCC-15 PERTAMINA UP VI SEBAGAI GENTENG BETON Kasam, Kasam
Purifikasi Vol 6 No 2 (2005): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25983806.v6.i2.281

Abstract

Waste management in particular  catalyst waste of oil cracking industry has been many proposed by land disposal, but waste management  by all at once reuse still be increased. This research are  laboratory scale and application activity by make concrete roof-tile. The concrete roof-tile  materials are used  portland cement, fine coarse (sand), mill, and catalyst waste. The using of catalyst asadditif materials with compotition 0 %, 10%, 20 %, 30%, 40 %, 60 %, 80 %, and 50 %. The result of testing shown bending strength at 10 %, 20%, and 30%  of catalyst waste are more than the normal concrete roof-tile ( 0% waste). That  are 1,20, 12,33, and 11,00  kg/cm2 for10%, 20 %, 30%, % waste at the time that bending strength of normal concrete roof-tile is 10.97 kg/cm2. Testing of permebility shown that all of the sample are impermeable of water.  The leaching experiment of heavy metal Cr, Pb, Zn, Ni and Cu on monolite matrix (concrete roof) by  Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP) shows that the leaching of heavy metal is under standard. The greater leaching is Ni, that is 1,179  mg/L for 50%  proportion  of waste.