Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS ARSITEKTUR TEKNOLOGI INFORMASI PADA SMK NEGERI 1 MAJALENGKA MENGGUNAKAN FRAMEWORK TOGAF Wahyuni, Tantri; Rodiansyah, Sandi Fajar; Munandar, Amin Aris
Computatio : Journal of Computer Science and Information Systems Vol 1, No 1 (2017): Computatio : Journal of Computer Science and Information Systems
Publisher : Faculty of Information Technology Tarumanagara University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.504 KB)

Abstract

SMK Negeri 1 Majalengka merupakan Sekolah Menengah Kejuruan negeri yang cukup besar di wilayah Kabupaten Majalengka, namun teknologi informasinya masih kurang efisien karena belum semua terintegrasi ke sistem, kurangnya aplikasi pendukung untuk menunjang sistem informasi dan adanya permasalahan pada jaringan. Solusi untuk mengatasi hal ini adalah dibuatkannya beberapa aplikasi untuk menunjang keefisienan sistem informasi dan dari beberapa aplikasi tersebut diintegrasikan ke sistem informasi SMKN 1 Majalengka,. Penerapan arsitektur tersebut bertujuan untuk menciptakan keselarasan antara proses bisnis dan sistem informasi. Untuk membuat perancangan arsitektur sistem informasi membutuhkan suatu framework yang lengkap dan mudah untuk digunakan. TOGAF ADM(The Open Group Architecture Framework Architecture Development Method) merupakan metodologi yang lengkap serta mudah untuk digunakan dalam pembuatan arsitektur sistem informasi ini karena tahapannya yang jelas dan terstruktur. Tahapan perancangan arsitektur ini bertujuan untuk merencanakan implementasi sistem informasi. Keluaran yang dihasilkan sebagai acuan dalam pengembangan sistem informasi untuk mencapai tujuan yang diharapkan.
MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL KOLB DENGAN VISUALISASI VIRTUAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PADA MATA KULIAH FISIKA DASAR LISTRIK (STUDI KASUS: TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS MAJALENGKA) Wahyuni, Tantri
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.285 KB)

Abstract

Based on the results of a case study that researchers do at one Colleges in Majalengka, obtained test student understanding of concepts in basic physics course with an average rating of 5.5. Thus it can be said that the students understanding of the concept is still relatively low. This is because the lecturers teaching model applied. The learning model used is the conventional learning models, so that students tend to be passive. Consequently, understanding the concept of low student. For that, we need appropriate learning models. Kolb experiential model of the virtual visualization of one of the appropriate alternative, because the students are actively and creatively build knowledge. The purpose of this study was to determine an improved understanding of the concept after application of Kolb's model of experiential virtual visualization. The study design pretest-posttest control group design, engineering informatics IIA, half as experiental class.?
Filter Air dengan Metode Elektrolisa Wahyuni, Tantri
Information and Technology Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Majalengka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.003 KB)

Abstract

Air adalah materi esensial di dalam kehidupan. Air sangat diperlukan sebagai pelarut dan proses biokimia di dalam tubuh, air juga digunakan untuk menunjang kegiatan kehidupan manusia, namun jika air tercemar dan banyak mengandung zat kimia berbahaya dan melebihi batas ambang batas, maka air harus difilterkan. Salah satu filterisasi air dapat dilakukan dengan metode elektrolisa. Pengujian dilakukan dengan cara mengamati secara langsung dan secara elektris, mengamati secara langsung yaitu dengan melakukan pengamatan terhadap cepatnya proses reaksi elektrolisa (reaksi reduksi dan reaksi oksidasi) dalam menghasilkan partikel-partikel endapan (flok) dengan menggunakan panjang logam elektroda, diameter logam elektroda, jarak antar logam elektroda dan tegangan input yang berbeda. Pengujian secara elektris yaitu dengan melakukan pengukuran daya yang digunakan alat ini dalam proses elektrolisa. Dengan filterisasi menggunakan proses elektrolisa, persentase penurunan kadar Fe (besi) dari sumber air sumur di Dusun Kilung RT/RW 04/02 Kranggan Galur, Kulonprogo, Yogyakarta adalah 92,59 % sedangkan untuk persentase penurunan kadar Mn (mangan) adalah 94 %. Persentase penurunan kadar Fe (besi) dengan filterisasi menggunakan proses elektrolisa terlihat lebih besar dibandingkan persentase penurunan kadar Fe (besi) dengan filterisasi tanpa menggunakan proses elektrolisa ( 92,59 % >  85,18 % ) serta persentase penurunan kadar Mn (mangan) dengan filterisasi menggunakan proses elektrolisa juga terlihat lebih besar dibandingkan persentase penurunan kadar Mn (mangan) dengan filterisasi tanpa menggunakan proses elektrolisa ( 94 % > 40 % ).
Studi Pemakaian Superkonduktor pada Generator Arus Bolak-Balik Wahyuni, Tantri
Information and Technology Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Majalengka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.363 KB)

Abstract

Pada suhu kritis tertentu, nilai resistansi dari merkuri jatuh pada nilai yang sangat kecil. Bahkan pada beberapa bahan khususnya logam, pada keadaan suhu yang sangat rendah, hambat jenisnya akan menurun secara tajam bahkan bisa hilang. Dan juga semua logam hampir memiliki sifat yang sama pada suhu 0,5°K- 18°K. Gejala ini disebut dengan superkonduktivitas. Melihat dari sifat yang istimewa ini, aplikasi superkonduktor akan membawa kemajuan pada bidang teknologi khususnya industri peralatan listrik seperti generator, transformator dan motor listrik. Berdasarkan sifat istimewa yang ditawarkan superkonduktor, yaitu dapat menghantarkan arus tanpa kehilangan daya sedikitpun dan tidak adanya energi yang terbuang menjadi panas, diharapkan dengan pemakaian superkonduktor akan mereduksi rugi- rugi yang hilang  seperti yang biasa terjadi pada konduktor biasa. Dibawah operasi steady state, hubungan antara arus dan tegangan dalam generator tiga fasa dapat mengabaikan drop resistansi jangkar. Walaupun isolasinya unggul, disipasi energi dalam daerah kriogenik dari rotor akan sangat mempengaruhi, selama adanya gangguan khusus adanya ayunan rotor yang menyertai kembalinya pada kondisi steady- state yang baru. Untuk itu perlu dilihat parameter kedua dari kinerja generator superkonduktor yaitu: stabilitas transient dengan pengukuran CFCT. Perbaikan CFCT untuk Generator Superkonduktor berada diatas yang ditawarkan generator konvensional dari rating yang sama. Penggunaan teknologi superkonduktor pada belitan medan generator bolak balik akan mampu mereduksi sebagian besar rugi- rugi yang dialami oleh generator konvensional.
ANALISIS STATISTIK MENGHITUNG KUALITAS LAYANAN AKADEMIK TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA MEMBENTUK LOYALITAS MAHASISWA Wahyuni, Tantri
J-ENSITEC Vol 4, No 01 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.11 KB)

Abstract

The purpose of this research is to analyze how the dimensions of academic service quality had a significant positive effect on student satisfaction which in turn provide significant positive impact on student loyalty. The role of media intervening: student satisfaction on student loyalty is expected to be confirmed. This research uses non-probability sampling method with purposive technique. The instrument of this research use questionnaire that analyzed by Structural Equation Modelling: Amos 22. From the analysis of the research, model tested shows that the model is fit and can be accepted based on the indices of the model with the RMSEA of 0,073. The results of this research indicate that the Five dimensions of Reliability, Assurance, Tangibles, Empathy and Responsiveness have a positive influence on the Quality of Academic Service. And there is a positive effect of Academic Service Quality on Student Satisfaction in the form of student loyalty.Keywords: Academic Service Quality, Customer Satisfaction, Student Loyalty, Amos 22
SISTEM PAKAR UNTUK MENGIDENTIFIKASI MASALAH PSIKOLOGI REMAJA MENGGUNAKAN METODE INFERENSI FORWARD CHAINING BERBASIS ANDROID Wahyuni, Tantri
J-ENSITEC Vol 2, No 02 (2016): Mei 2016
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.986 KB)

Abstract

Perkembangan Telepon seluler pada saat ini sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Dengan menggunakan Metode Inferensi Forward Chaining berbasis android, setiap orang tua dapat mengetahui masalah apa yang sedang terjadi dengan anaknya, khususnya yang  berusia remaja.   Teknologi ini menggunakan sistem, sehingga membuat suatu keputus andan mengambil keputusan dari sejumlah fakta yang ada. Sistem Pakar ini menggunakan WML dan PHP pada perangkat mobile, melaksanakan tahapan-tahapan yaitu: pengumpulan data dan analisa masalah psikologi remaja menjadi tree, analisa dan perancangan sistem yang berorientasi objek, implementasi berupa percoba anak sistem melalui emulator dan perangkat mobile, serta penarikan kesimpulan dan kegunaan dari sistem pakar yang diterapkan. Fasilitas yang ditawarkan pada sistem pakar ini untuk user umum dan administrator, sehingga sistem bias digunakan oleh sistem dan administrator sesuai dengan hak akses dan kebutuhannya masing- masing. User diberikan informasi mengenai berbagai gejala kenakalan remaja, menuntut user untuk menjawab pertanyaan- pertanyaan sistem untuk mengetahui hasil diagnosa. Sedangkan administrator dimudahkan dalam memanajemen sistem, baik proses tambah, hapus maupun update data terbaru.Kata Kunci : Perangkat mobile, Sistem Pakar, Forward Chaining
ANALISA PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DALAM MEMBENTUKLOYALITAS PELANGGAN ( Studi kasus: PT.Telkomsel Cirebon) Wahyuni, Tantri
J-ENSITEC Vol 1, No 02 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.355 KB)

Abstract

Salah satu sektor industri yang berada pada situasi persaingan yang ketat adalah industri Telekomunikasi, tidak terlepas dari masalah bagaimana mempertahankan pelanggan agar tidak berpindah ke operator yang lain (churning). Indikator yang menunjukkan tingkat kesulitan dalam mempertahankan pelanggan adalah kecenderungan pada pelanggan pra-bayar yang tidak aktif mengisi ulang pulsa hingga mencapai 40%.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kualitas layanan dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan dalam membentuk loyalitas pelanggan.Penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive. Instrumen dari penelitian ini menggunakan kuesioner yang dianalisis dengan Structural Equation Modelling : Amos versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima dimensi yaitu Reliability, Assurance, Tangibles, Empathy dan Responsiveness positif mempengaruhi Kualitas Pelayanan. Hasil lain menunjukkan bahwa Kualitas Layanan mempengaruhi Kepuasan  Pelanggan ( C.R=4,055). Ini berarti bahwa semakin baik call quality, value added service, procedure , customer support, tarif telepon dan sms yang semakin murah, maka pelanggan akan semakin puas. Didukung oleh incumbent advantage dari PT. Telkomsel yang memiliki network dan infrastruktur yang sudah terbangun luas, sehingga saat melakukan voice phone ,PT. Telkomsel memiliki kekuatan sinyal dan kualitas suara yang jernih . Kualitas Layanan mempengaruhi Loyalitas Pelanggan (C.R= 4,445) .Keberhasilan dari pengaruh ini  ini ditandai dengan adanya penurunan dalam perpindahan pelanggan (churn rate yang semakin rendah). Kepuasan Pelanggan mempengaruhi Loyalitas Pelanggan(C.R=4,900). Artinya, semakin pelanggan merasa puas atas kejujuran dalam menetapkan tarif, yaitu percakapan dan sms , maka mereka akan semakin loyal.  Keywords: Kualitas Layanan, Kepuasan Pelanggan, Loyalitas Pelanggan dan Structural Equation Modelling
METODE PEMBELAJARAN SCAFFOLDING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN INTEGRAL PADA MATA KULIAH KALKULUS II Wahyuni, Tantri
PROCEEDING STIMA PROCEEDING STIMA 2.0
Publisher : PROCEEDING STIMA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.077 KB)

Abstract

Kalkulus merupakan salah satu matakuliah yang mempunyai peranan yang penting dalam menyelesaikan masalah teknik. Oleh karena itu, mahasiswa Teknik Universitas Majalengka perlu menguasai kalkulus khususnya integral tentu sebagai bekal untuk menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan bidang keteknikan. Namun demikian, kenyataan menunjukkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep integral serta menggunakannnya dalam memecahkan masalah masih rendah. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah diterapkannya model pembelajaran Scaffolding. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan pemahaman mahasiswa tentang integral. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi teknik informatika semester II tahun akademik 2015/2016 Universitas Majalengka. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah tes kemampuan memecahkan masalah, lembar pengamatan aktivitas dosen, lembar pengamatan aktivitas mahasiswa, dan angket respon mahasiswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Kata Kunci: Scaffolding, Integral, PTK