Sa’dun Akbar, Sa’dun
Unknown Affiliation

Published : 17 Documents
Articles

Found 17 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN NILAI DAN KARAKTER BERBASIS NILAI-NILAI KEHIDUPAN DI SEKOLAH DASAR Akbar, Sa’dun
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 17, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.979 KB) | DOI: 10.17977/jip.v17i1.2619

Abstract

Value-based Model for the Teaching and Learning of Characters in Primary Schools. This is a descriptive study on the teaching and learning process and problems in the teaching and learning of characters and values in primary schools across East Java. On the basis of the study, the article presents a draft of a (proposed) model for the teaching and learning of values in primary schools. The study was conducted in 13 municipalities/regencies in East Java. The data were collected through questionnaires and interviews. The results indicate that primary schools in East Java have carried out integrated, yet not systemic, teaching and learning of characters and values. One of the salient problems is that life values have not been comprehensively accommodated in the visions, missions, and objectives of the schools, as well as regulations in the schools. The draft of the proposed model takes the form of reformulating schools’ visions and their implications for the physical and social arrangements of the schools. Model Pembelajaran Nilai dan Karakter Berbasis Nilai-nilai Kehidupan di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyelenggaraan dan masalah-masalah pembelajaran nilai dan karakter yang terjadi di SD Jawa Timur, serta menghasilkan draf awal model pendidikan nilai-nilai kehidupan di SD. Penelitian deskriptif ini dilakukan pada 13 kota/kabupaten di Jawa Timur. Data dikumpulkan dengan angket dan observasi, serta dianalisis secara deskriptif. Hasilnya adalah SD di Jawa Timur sudah menjalankan pendidikan nilai dan karakter secara terintegrasi, namun penyelenggaraannya belum dilakukan secara sistemik. Masalah yang dihadapi antara lain nilai-nilai kehidupan belum seluruhnya terakomodasi dalam visi, misi, tujuan, dan berbagai tata tertib yang berlaku di sekolah. Draf awal model pendidikannya berupa reformulasi visi sekolah dan implikasinya terhadap program penataan fisik dan sosial.
MODEL TRIPRAKORO DALAM PEMBELAJARAN NILAI DAN KARAKTER KEPATUHAN UNTUK SEKOLAH DASAR Akbar, Sa’dun
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 19, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.685 KB) | DOI: 10.17977/jip.v19i1.3762

Abstract

Abstract: Triprakoro Model for Character Education of Obedience at Elementary Schools. This study aims at developing a theoretically as well as empirically effective model of character education at elementary schools, focusing on obedience character. This multi-year research and development study encom­passes the stages of problem identification, model development, expert validation, small-scale try-out involving two elementary schools, and large-scale try-out involving six elementary schools. The results show that the Tripakoro Model has a very high level of validity, feasibility, and effectiveness to be implemented in elemen­tary schools to develop the targeted competences in the character education. Abstrak: Model Triprokaro dalam Pembelajaran Nilai dan Karakter Kepatuhan untuk Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan menghasilkan model pembelajaran nilai dan karakter kepatuhan yang sesuai dengan teori pendidikan karakter, dapat diterapkan, dan efektif untuk pembelajaran di SD. Digunakan ran­cangan penelitian pengembangan dengan tahapan identifikasi masalah pembelajaran di SD di Jawa Timur (tahun pertama, 2009); perancangan model, validasi ahli, dan ujicoba model dalam skala terbatas di 2 SD di Malang (tahun ke-2, 2010); dan ujicoba model dalam skala luas di SD 6 Kota/Kabupaten di Jawa Timur (tahun ke-3, 2011). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Triprakoro pembelajaran nilai kepatuhan yang dikembangkan dan diujicobakan dalam skala luas ini secara teoretik dan empirik mempunyai validitas sangat tinggi menurut ahli, dapat diterapkan oleh pengguna dengan keterterapan sangat tinggi, dan efektif dapat mengembangkan kompetensi peserta didik sesuai dengan tujuan pembelajaran nilai dan karakter kepatuhan yang ditargetkan.
MODEL PENDIDIKAN KARAKTER YANG BAIK (STUDI LINTAS SITUS BESTS PRACTICES) PENDIDIKAN KARAKTER DI SD Akbar, Sa’dun; Samawi, Ahmad; Muh. Arafiq, Muh. Arafiq; Hidayah, Layli
Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol 23, No 2 (2014): Tahun 23, Nomor 2, November 2014
Publisher : Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.41 KB)

Abstract

Abstract: The grounded qualitative research was intended to produce a construction model of good character building according to The Best Practice of Character Building which was implemented in the best elementary schools in East Java. The results of the study suggested that the visions of schools were informed to all people involved in the schools then were understood, and the commitment to realize the visions was built. Based on the visions, character building activities were planned through the teaching and learning in the classrooms, the cultures of the schools, the extracurricular activities, and the involvement of the parents as well as the society. It could be concluded that the implementation of character building could build good characters in the elementary schools.Keywords: character building, best practices, elementary schools.Abstrak: Penelitian kualitatif dengan rancangan grounded risearch ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah konstruksi model pendidikan karakter yang baik berdasar riset di The Best Practice Pendidikan Karakter yang dipraktikkan SD-SD terbaik di Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan visi satuan pendidikan disosialisasikan kepada seluruh civitas satuan pendidikan yang bersangkutan, dipahami, kemudian membangun komitmen bersama untuk mencapai visi. Berdasarkan visi tersebut disusunlah program kegiatan pembelajaran karakter melalui pembelajaran di kelas, kultur satuan pendidikan, kegiatan ekstra kurikuler, dan pelibatan peran serta orang tua dan masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan pendidikan karakter yang baik dapat menumbuhkan karakter baik di Satuan Pendidikan Dasar.Kata-kata Kunci: Pendidikan Karakter, Best Practices, sekolah dasar.
PERAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR Khofiatun, Khofiatun; Akbar, Sa’dun; Ramli, M.
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.5, Mei 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.499 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i5.6336

Abstract

This research has been conducted to find out the teachers’ pedagogic competence of thematic learning at Paguyangan 2 elementary school, brebes. This research has used qualitative approach with case studies. The data were taken from two teachers at Paguyangan 2 elementary school, Brebes. It showed that the pedagogic competence of those two teachers, teacher of the fourth grade and the fifth grade is different. It can be seen from their own backgrounds and teaching experiences. The teachers’ role, teachers’ pedagogic competence, effects on the thematic learning of students in the class. the teacher with excellent pedagogic skill often successfully runs a thematic learning in the class whereas the teacher with low pedagogic skill rarely makes it in the class.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kompetensi pedagogik guru pada pembelajaran tematik di SD Negeri Paguyangan 2 Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data penelitian ini diambil dari 2 orang guru kelas di SD Negeri Paguyangan 2 Brebes. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi pedagogik yang dimikili oleh guru kelas IV dan guru kelas V di SD Negeri Paguyangan 2 berbeda-beda. Hal tersebut bisa dilihat dari latar belakang dan pengalaman mengajar guru serta dari nilai Uji Kompetensi Guru (UKG) yang diperoleh. Peran kompetensi pedagogik guru dalam proses pembelajaran juga berpengaruh terhadap hasil pembelajaran tematik dikelasnya. Guru yang memiliki kompetensi pedagogik bagus cenderung berhasil dalam pembelajaran tematik di kelasnya. Sedangkan guru yang memiliki kompetensi pedagogik rendah cenderung tidak berhasil dalam pembelajaran tematiknya.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK SCIENTIFIC DENGAN PEMBELAJARAN KARAKTER TERINTEGRASI Yuniawatika, Yuniawatika; Akbar, Sa’dun; Nuraini, Ni Luh Sakinah
ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1445.968 KB)

Abstract

Abstract: A preliminary study conducted at Public Elementary School Bareng IV Malang (SD Negeri Bareng 4 Malang), found the fact that teachers at SD Negeri Bareng IV Malang have not so well understood the demands of learning in the Curriculum 2013 which requires that the Scientific approach be implemented with integrated character learning. On the other hand, they are required to be able to develop lesson plan (RPP) with Scientific approach. Lack of understanding is caused because the Socialization of Curriculum 2013 has not reached them. They also have not yet mastered the principles of integrated thematic learning and how to integrate the education and character education in it. As a result, they are not yet aware of how to design learning with Scientific approach with integrated character learning in it. Assistance of Preparing RPP Scientific Approach with Integrated Character Learning is done with the aim that teachers in Primary School understand how to develop RPP with Scientific Approach with Learning Character Integration and able to arrange it well.Keywords: lesson plan, thematic, scientific, learning integrated charactersAbstrak: Studi awal yang dilakukan di SD Negeri Bareng IV, ditemukan fakta bahwa guru-guru di SD Negeri Bareng 4 Malang belum begitu memahami dengan baik tuntutan pembelajaran pada Kurikulum 2013 yang menuntut agar diimplementasikan pendekatan Scientificdenganpembelajaran karakter terintegrasi. Di sisi lain, mereka dituntut untuk bisa mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan pendekatan Scientific.Kurangnya pemahaman tersebut disebabkan karena Sosialisasi Kurikulum 2013 belum menjangkau mereka. Mereka juga belum begitu menguasai prinsip-prinsip pembelajaran tematik terpadu dan bagaimana mengntegrasikan pendidikan dan pembelajaran karakter di dalamnya. Akibatnya, mereka belum baham bagaimana merancang pembelajaran dengan pendekatan Scientific dengan pembelajaran karakter terintegrasi di dalamnya. Pendampingan Penyusunan RPP Berpendekatan Scientific dengan Pembelajaran Karakter Terintegrasi ini dilakukan dengan tujuan agar guru-guru di Sekolah Dasar memahami bagaimana menyusun RPP dengan Pendekatan Scientific dengan Integrasi Pembelajaran Karakter dan mampu menyusunnya dengan baik.Kata kunci: rencana pelaksanaan pembelajaran, tematik, scientific, pembelajaran karakter terintegrasi
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN PERMAINAN PANJAT PINANG Triastuti, Desty; Akbar, Sa’dun; Irawan, Edy Bambang
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 10: Oktober 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.86 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i10.10073

Abstract

Media is a very important component in the learning process. Media can be used as a toll for learning, that can be easy for the teachers to learn of the material, and at the same time can be facilitate the students to accepting and understanding of the material.  The purpose of this study is to produce the product that are specialized media to help the process of thematic learning. This media serves as a tool for stimulate memory recall and reinforce the material in students of fifth grade in elementary school. The media called board games panjat pinang has been validated on the the content and design, next then tried out on one to one evaluation, 6 students on small group evaluation and 23 students on field trial. The results of the tryouts indicating the level of feasibility of teaching materials is very high. The average validity is 90,025, attractiveness 91,80, effectiveness of 92,75, and practicality 92,18, so that media announced eligible and effective for use in thematic learning especially for matter circulatory systems human and animal. Media memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Media dapat dijadikan sebagai alat bantu belajar yang dapat memudahkan guru dalam penyampain materi sekaligus memudahkan siswa dalam menerima dan memahami materi.  Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk media papan permainan panjat pinang untuk pembelajaran tematik. Media ini berfungsi sebagai alat bantu menstimulasi daya ingat dan penguatan materi bagi siswa kelas V SD. Media divalidasi pada aspek isi dan desain, diujicobakan kepada satu orang siswa pada uji coba perorangan, enam siswa pada uji coba kelompok kecil dan 23 siswa pada uji coba lapangan. Hasil uji coba menunjukkan tingkat kevalidan sangat tinggi. Rata-rata kevalidan 87,7, kepraktisan 90,55, kemenarikan 92,22, dan keefektifan 91,0. Berdasarkan skor perolehan tersebur, media dinyatakan layak dan efektif untuk digunakan di dalam pembelajaran tematik,  khususnya materi sistem peredaran darah manusia dan hewan.
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kontekstual Perwitasari, Suci; Wahjoedi, Wahjoedi; Akbar, Sa’dun
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 3: MARET 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.383 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i3.10623

Abstract

Teaching materials that support thematic learning are essential for teachers and students in the learning process. Teaching materials that are appropriate to the students condition and the students student context (contextual) environment provide a meaningful learning experience for students. Therefore, the purpose of this study is the development of contextual thematic materials that are valid, practical, and effective. The research and development model used is Borg & Gall. This model was chosen because the stages are systematic and appropriate for developing printed materials. Data were collected through questionnaires, obervation sheets, and tests. The results of data analysis show that the book developed valid, practical, and effective use in learning.Bahan ajar yang mendukung pembelajaran tematik sangat penting bagi guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Bahan ajar yang sesuai dengan kondisi siswa dan keadaan lingkungan tempat tinggal siswa (kontekstual) memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah pengembangan bahan ajar tematik berbasis kontekstual yang yang valid, praktis, dan efektif. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah Borg & Gall. Model ini dipilih karena tahapannya sistematis dan sesuai untuk mengembangkan bahan ajar cetak. Data dikumpulkan melalui angket, lembar obervasi, dan tes. Hasil analisis data menunjukkan bahwa buku.
PERAN KELUARGA DAN GURU DALAM MEMBANGUN KARAKTER DAN KONSEP DIRI SISWA BROKEN HOME DI USIA SEKOLAH DASAR Savitri, Desy Irsalina; Degeng, I Nyoman Sudana; Akbar, Sa’dun
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.5, Mei 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.904 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i5.6288

Abstract

This study aims to describe in depth observations on the role of the family and teachers in building the character of students broken home at primary school age. This study used a qualitative approach - a case study. Technique data collecting by interview and observation (at school and home visit) in depth. Subjects of the study included two students broken home. This study menunjukkan that parents (mother) and another family (grandparents, aunts, uncles) that play a role in the childs everyday life. The results of this study are expected to package and represent the role of parents and teachers in building the character of students broken home. So as to cover all levels of students victims of a broken home.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil pengamatan secara mendalam tentang peran keluarga dan guru dalam membangun karakter kepada siswa broken home di usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif - studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, dan observasi (di sekolah dan home visit) secara mendalam. Subjek dari penelitian mencakup 2 siswa broken home. Penelitian ini menujnjukkan bahwa orangtua (ibu) dan keluarga lain (kakek, nenek, bibi, paman) yang berperan dalam keseharian anak. Hasil penelitian ini diharapkan mampu mengemas dan mewakili peran orangtua dan guru dalam membangun karakter siswa broken home. Sehingga mampu mengcover semua lapisan siswa korban keluarga broken home.
AKTIVITAS BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN INSIDE-OUTSIDE CIRCLE MELALUI LESSON STUDY PADA KELAS V SD Nuraeni, Dewi; Utaya, Sugeng; Akbar, Sa’dun
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 9: September 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.979 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i9.9931

Abstract

This article aims to describe the implementation of learning Inside-Outside Circle (IOC) through Lesson Study (LS). IOC learning implementation is important in maximizing the learning activities of students during the learning process. The data collection method in this research using LS combined with Action Research (PTK). LS activity held in SDI Surya Buana at VA-grade students which has 24 total students. Data is taken from the result of student learning activity observation during the learning process. The results showed that (1) the students activity can be optimized by the IOC learning model with more mature planning and preparation and (2) LS activity may contributes to the teacher to develop better learning activities.Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC) melalui kegiatan Lesson Study (LS). Pelaksanaan pembelajaran IOC penting dalam memaksimalkan aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran. Metode pengambilan data pada penelitian ini menggunakan LS dipadu dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kegiatan LS diadakan di SDI Surya Buana pada siswa kelas VA dengan jumlah siswa 24. Data yang diambil adalah data hasil observasi aktivitas belajar siswa selama mengikuti proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas siswa dapat lebih optimal dengan model pembelajaran IOC dengan perencanaan dan persiapan yang lebih matang dan (2) kegiatan LS dapat memberikan kontribusi bagi guru dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran yang lebih baik.
IMPLEMENTASI LESSON STUDY BERBASIS BUDAYA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Suhartati, Suhartati; Akbar, Sa’dun; Gipayana, Muhana
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 5: Mei 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.364 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i5.9204

Abstract

This study aims to determine how the aplication of Lesson study based cultural of Special Region Yogyakarta (DIY) in the class V. The problem in this research is how the implementation of lesson study based cultural of DIY in class VB SD Islam Surya Buana. The purposes of this study to determine the application of the lesson study based cultural of DIY in class VB SD Islam Surya Buana. Collecting data in this study using techniques of documentation, observation, and interviews. The data analysis technique used is descriptive qualitative analysis techniques. The results showed that the implementation of lesson study based cultur DIY study received a positive response from students and teachers.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan lesson study berbasis budaya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di kelas V Sekolah Dasar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan lesson study bermuatan budaya DIY  di kelas VB SD I Surya Buana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan lesson study berbasis budaya DIY di kelas VB SD I Surya Buana. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisa deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan lesson study berbasis budaya DIY mendapat respon yang positif dari siswa dan guru.