Audita Nuvriasari, Audita
Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

PENERAPAN SISTEM INFORMASI KEUANGAN DAN DATABASE PELANGGAN GUNA MENDUKUNG PENINGKATAN KINERJA UKM Nuvriasari, Audita; As’ari, Hasim
PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.849 KB)

Abstract

The objectives of this study were to: (1). Identifying the factors that become obstacles in financial governance and customer databases as well as assessing the interest and readiness of the partnersin adopting the technology and information systems. Results of this study then followed up byproviding an understanding through education and counseling to SMEs on the importance offinancial governance and customer databases in business and (2). Provide skills training for SMEsin using financial information systems and customer database management, and (3). Evaluate themanagement performance of SMEs before and after counseling and training. The partner in thisstudy is 23 SMEs in “Paguyban TEGAR”, Gamplong Tourism Village, Yogyakarta. The methods ofthis study are observation and action research. The implementation of the action program includethe provision of assistance equipment such as printers, financial module, financial software forSMEs and customer database software. Other program implementations are: the provision ofcounseling on financial management and customer databases, and training skills in using financialsoftware and customer databases. The evaluation of the actions carried out by comparing theperformance improvement of financial management and customer database before and aftertraining. Keywords: financial management, database customer, information system, education and training,action research
PERAN PENGELOLAAN HUBUNGAN PELANGGAN DAN PENGELOLAAN RANTAI PASOKAN TERHADAP KINERJA UKM Nuvriasari, Audita; Udjang, Raswan
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ditujukan untuk: (1). Mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kendala UKM dalam mengelola hubungan dengan pelanggan dan pemasok, (2). Mengetahui pengaruh pengelolaan hubungan dengan pelanggan terhadap kinerja UKM, dan (3). Mengetahui pengaruh pengelolaan rantai pasokan terhadap kinerja UKM.  Indikator pengelolaan hubungan dengan pelanggan meliputi: penyediaan produk dan jasa sesuai dengan keinginan pelanggan, perhatian penuh kepada pelanggan, orientasi penciptaan kepuasan konsumen, standar pelayanan yang baku, strategi untuk mempertahankan dan menambah pelanggan, kepemilikan dan pengelolaan data pelanggan, dan pembinaan dan pengelolaan hubungan dengan pelanggan. Indikator pengelolaan rantai pasokan meliputi strategi rantai pasokan dan resiko rantai pasokan. Variabel kinerja UKM meliputi kinerja pemasaran dan kinerja keuangan. Penelitian dilakukan di UKM Kota Yogyakarta dengan sampel sebanyak 60 UKM dengan bidang usaha aneka kerajinan (handycraft), fashion dan kuliner.  Metode analisis data menggunakan metode deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menjadi kendala dalam mengelola hubungan dengan pelanggan adalah: tidak adanya pencatatan data pelanggan, belum adanya standar pelayanan yang baku, adanya perbedaan persepsi dengan pelanggan, belum dapat secara maksimal memenuhi keinginan pelanggan, keterbatasan variasi produk yang ditawarkan, minimnya feedback dari pelanggan. Faktor yang menjadi kendala UKM dalam mengelola hubungan dengan pemasok adalah:  waktu pengiriman barang, keterbatasan pemenuhan pesanan, ketidaksesuaian pesanan, sistem pembayaran, ketergantungan yang tinggi pada pemasok karena keterbatasan modal, pemasok kurang perduli terhadap kondisi pasar/UKM, harga fluktuatif dari pemasok. Hasil lainnya menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positip dan signifikan antara pengelolaan hubungan dengan pelanggan dan pemasok baik secara parsial maupun simultan terhadap kinerja UKM.  Kata Kunci : Pelanggan, Pemasok 
MODEL STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING UKM INDUSTRI KREATIF BERBASIS ORIENTASI PASAR DAN ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN Nuvriasari, Audita; Wicaksono, Gumirlang; Sumiarsih, Sumiarsih
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1). Memetakan kondisi UKM Industri Kreatif berdasarkan hasil analisis SWOT, (2). Merumusakan strategi untuk mendukung peningkatan daya saing berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada UKM Industri Kreatif, (3). Mengidentifikasi karakteristik UKM Industri Kreatif berbasis orientasi pasar, (4). Mengidentifikasi karakteristik UKM Industri Kreatif berbasis orientasi kewirausahaan, (5). Membangun model strategi peningkatan daya saing UKM Industri Kreatif berbasis orientasi pasar dan orientasi kewirausahaan, dan (6). Merumusakan implementasi strategi peningkatan daya saing UKM Insustri Kreatif berbasis orientasi pasar dan orientasi kewirausahaan.  Jenis penelitian adalah penelitian kualitatid dengan menggunakan pendekatan  action research, yakni kegiatan penelitian yang dilanjutkan dengan aksi atau implementasi. Sampel penelitian adalan 100 UKM Industri Kreatif bidang usaha Handicraft (aneka kerajinan perak, serat alam, gerabah, kulit, dan kayu) dan bidang usaha fashion (aneka Batik) yang berada di Propinsi DIY. Metode pengumpulan data meliputi: observasi, kuesioner, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model strategi peningkatan daya saing UKM berbasis orientasi pasar dapat dikembangkan melalui strategi pemasaran intensif, kepuasan konsumen, keunggulan bersaing dan penguatan budaya organisasi. Model strategi peningkatan daya saing berbasis orientasi pasar dapat dikembangkan melalui strategi peningkatan kemampuan/kompetensi, motivasi diri, inovasi organisasi dan kemitraan. Kata kunci : SWOT Analisis, Daya Saing, Orientasi Pasar, Orientasi Kewirausahaan
Mengelola Hubungan dengan Pelanggan pada Praktik Pemasaran Business to Business (B2B) dengan Orientasi Penciptaan Loyalitas Nuvriasari, Audita
Jurnal Sinergi Vol 13, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The relationship between organization and their customers is a critical issue when establishing a long-term relationship. It is not only in Business to Customer (B2C) relationship but also in Business to Business (B2B). To maintenance the long-term relationship, the organization must create a customer loyalty in the business. The importance and benefits of attracting and maintaining loyal customers has arisen because there is a general acceptance that profitability follows customer loyalty. The objective of this research is to increase the understanding of managing and maintaining the relationship between customer and supplier in B2B marketing. Furthermore, the result of this research is to give some recommendations to create a customer loyalty in B2B marketing practice. Qualitative analysis is used in this research since it is the appropriate method to meet our purpose. In order to accomplish this research, one company in mattress industry (PT. Dinamika Indonusa Prima) has been used as an object. Some indicators to evaluate the practice of B2B marketing are: purpose of exchange, nature of communication, managerial intent, managerial focus, managerial investment, and managerial level. The result of this study indicate that the practice of B2B Marketing has done in a good practice and organization must meet the customer need in order to maintain customers and create a customer’s loyalty.Keywords: Business to Business (B2B) marketing, maintaining customer, customer’s loyalty
Governance di Lingkungan Usaha Kecil Menengah Studi Empiris Pada Usaha Kecil Menengah di Propinsi DIY Nuvriasari, Audita; Hadiyati, Uning
Jurnal Sinergi Vol 10, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the implementation of good governance in Small Medium Sized Enterprises (SMEs). The specific purposes of this study are to analyzing: (1) the implementation of governance’s perspective: structure, mechanism, legal framework, regulations and business environment, (2) the perception of stakeholders (financial institutions) to the implementation of corporate governance in SMEs, (3) the differences of governance’s implementation in small business and medium business, (4) the differences of SMEs performance and (5) the relationship between corporate governance and firm performance.A sample of 60 SMEs and 10 financial institutions as stakeholders was used in this study. The tools that used in this study are: statistic descriptive, quartile, significant mean differences between two groups, regression and correlations. From this study can be concluded that the implementation of good corporate governance in SMEs are poor (score 0.3798 less than 0.50). Only 15% SMEs implementing corporate governance in good level and 85% in poor level. From statistic descriptive can be shown that the implementation of governance structure which consists of organizational structure and internal business process is weak to support the good corporate governance in SMEs. The governance mechanism which consists of corporate strategy, corporate policy and standard operating procedure can support the implementation of good corporate governance in SMEs. External forces including government regulation, business environment and legal framework is weak to support the implementation of good corporate governance in SMEs. From the comparison can be shown that there is no difference between the implementation of corporate governance in Small and Medium business. The business performance between Small and Medium business is different and there is a positive correlation between corporate governance and firm performance.Keywords: Small Medium Sized Enterprises, Good Corporate Governance, governance structure, governance mechanism, external forces
PERAN ORIENTASI PASAR, ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN DAN STRATEGI BERSAING TERHADAP PENINGKATAN KINERJA UKM Nuvriasari, Audita; Wicaksono, Gumirlang; Sumiyarsih, Sumiyarsih
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 19, No 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.108 KB)

Abstract

Pokok permasalahan pada penelitian ini adalah lemahnya kinerja UKM. Hal ini dapat disebabkan oleh faktor budaya bisnis (orientasi pasar dan orientasi kewirausahaan) serta faktor strategi bersaing pada UKM. Masalah penelitian yang diangkat adalah bagaimana pengaruh orientasi pasar, orientasi kewirausahaan dan strategi bersaing terhadap kinerja UKM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh orientasi pasar, orientasi kewirausahaan dan strategi bersaing terhadap kinerja UKM. Sampel penelitian adalah 100 UKM Industri Kreatif di Propinsi DIY dengan bidang usaha handycrapts (aneka kerajinan perak, serat alam, gerabah, kulit, dan kayu) dan bidang usaha fashion (aneka Batik). Pengujian hipotesis menggunaan analisis jalur/path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara orientasi pasar dan orientasi kewirausahaan terhadap strategi bersaing (strategi diferensiasi, biaya rendah, dan fokus). Orientasi pasar dan orientasi kewirausahaan berpengaruh positif terhadap kinerja UKM. Strategi bersaing (strategi diferensiasi, biaya rendah, dan fokus) berpengaruh positif terhadap kinerja UKM. Orientasi kewirausahaan memiliki pengaruh langsung yang lebih tinggi dibanding orientasi pasar.
MEMBANGUN MODEL QUALITY WORK OF LIFE YANG KONDUSIF GUNA MENINGKATKAN KINERJA DI LINGKUNGAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI PROPINSI DIY Nuvriasari, Audita
Jurnal Aplikasi Bisnis Volume 8 Nomor 1, Juni 2009
Publisher : Jurnal Aplikasi Bisnis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purposes of this study are: (1). To identify the implementation of QWL programmes which consist of: work satisfaction, employee involvement and job security in Small Medium Industry, (2). To analysis the differences between theimplementation of QWL programs in Small Industry and Medium Industry, (3).To analysis the influence of the implementation of QWL program to the performance of Small Medium Industry, and (4) to create the conducive QWL Program as a source of competitive advantage in the competition of Small Medium Industry.Using descriptive analysis can be explained that the implementation of QWLprogram which consist of work satisfaction and job security are better in MediumIndustry than Small Industry. It means that work environment, compensation and leadership style is better in Medium Industry than in Small Industry. Medium industry gives more guarantees in job security than in Small Indlstry. Employee Involvement as one of QWL program has the same implementation in Small and Medium Industry. Using inferential analysis can be explained thit: (1). there is a positive influence between work satisfaction and employee involve formance of Small medium Industry, (2) there is no influence betweethe performance of Small Medium Industry, (3) there is a differences between the implementation of QWL Program in Small Industry and Medium Industry, (4). There is a differences between the performance of Small industry and medium industry. The performance in Medium Industry which consists of productivity and employee performance is better than Small Industry.To creare a competitive advantage in small-medium industry, can be developed a conduciveness QWL program as follow; (1). Implementation the effective employee involvement, (2). Job redesign, (3). Innovative reward system, (4). Conductive workplace, (5). Increasing job security, (6). Effective leadership, (7). Human resource development, and (7). Management based Good Corporate Governance.
PENGARUH CITRA MEREK, KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MEREK EIGER (KAJIAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA) Sari, Devi Puspita; Nuvriasari, Audita
Jurnal Penelitan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.944 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek, kualitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian produk merek Eiger. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Berdasarkan hasil analisis dari uji t dapat dijelaskan bahwa citra merek, kualitas produk dan harga secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk merek Eiger, dimana masing-masing variabel independent (citra merek, kualitas produk dan harga) memiliki nilai t sig < 0,05. Berdasarkan hasil analisis dari uji F dapat dijelaskan bahwa citra merek, kualitas produk dan harga secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk merek Eiger, dimana nilai F sig sebesar 0,000 < 0,05. Dari ketiga variabel independent tersebut variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk merek Eiger adalah variabel kualitas produk.Kata Kunci : Citra Merek; Kualitas Produk; Harga; Keputuasan Pembelian
Eksplorasi Evaluasi Kepuasan Pelayanan Pada Kualitas Jasa Pada Pertamina Cabang Yogyakarta NUVRIASARI, AUDITA
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 5, No 1: Februari 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.297 KB)

Abstract

Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan jasa SPBU seluruh cabang yogyakarta dan mengenai strategi pelayanan yang perlu diterapkan agar dapat meningkatkan kepuasan konsumen disini dimensi kualitas yang diteliti meliputu (Fasilitas, Intanjibel dan tanjibel) yang dapat seluruh SPBU seluruh cabang yogyakarta.  Peneliti mengunakan penedekatan analisis deskeriftif, metode penelitian yang dipakai adalah metode survey, data perimer dikumpulkan melakukan dengan penyebaran kuesioner. Tehnik penghitungan yang dilakukan adalah mean arithmatic dan uji validitas, reabilitas, uji asumsi klasik dan regresi linier berganda. Hasil penelitian yang diberikan oleh karyawan SPBU adalah sangat penting untuk ditingkatkan. Telah di hitung dan diketahui hasil pengumpulan kuesioner menyatakan bahwa tingkat fasilitas dan tingkat layanan yang diberikan oleh karyawan SPBU itu kurang baik bagi konsumen. Setelah ada uji validitas dan regresi tingkat fasilitas lah yang kurang baik. Dan harus ditingkatkan oleh karyawan SPBU maka dari itu karyawan harus melakukan perubahan peningkatan kinerja yang lebih baik pada SPBU seluruh cabang yogyakarta, baik meningkatkan SDM, misalnya menambahkan pelatihan karyawan yang bekerjaagar kepuasan konsumen yang melakukan pelayanan jasa tersebut merasa puas. Selain itu komponen yang dianggap tidak perlu, sebaiknya tidak dijadikan fokus utama meningkatkan pelayanan diSPBU seluruh cabang yogyakarta.
Structural Equqtion Modeling Pada Model Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Iklim Kerja Sebagai Variabel Moderasi Rahman, Jamiatur; Nuvriasari, Audita
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 4, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.297 KB)

Abstract

Pentingnya Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah untuk mengatur dinamika proses dalam perusahaan agar tidak terjadi malproduksi serta  menjamin keamanan dan kenyamanan  karyawan dalam bekerja, sehingga keselamatan dan kesehatan kerja yang baik didukung oleh iklim/lingkungan kerja yang baik pula, dengan demikian akan memberikan dampak yang positif terhadap efektifitas dan produktivitas kinerja perusahaan.Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui bagaimana keselamatan dan kesehatan kerja berpengaruh terhadap kinerja perusahaan, bagaimana iklim kerja  berpengaruh terhadap kinerja perusahaan, bagaimana keselamatan dan kesehatan kerja berpengaruh terhadap iklim kerja dan bagaimana keselamatan dan kesehatan kerja berpengaruh terhadap kinerja perusahaan dengan iklim kerja sebagai variabel moderasi di D.I.Yogyakarta yang berasal dari tujuh sektor: sektor jasa, sektor koperasi, sektor bank, sektor ukm, sektor manufaktur, sektor perdagangan, sektor tehnologi dengan jumlah 105 karyawan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kuisoner dan data yang diperoleh kemudian dianalisa menggunakan analisis data SEM(Structural Equation Model).Hasil penelitian membuktikan bahwa ada pengaruh signifikan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kinerja perusahaan dan tidak ada pengaruh signifikan iklim kerja terhadap kinerja perusahaan dan adanya pengaruh yang signifikan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap iklim kerja perusahaan dan adanya pengaruh yang signifikan iklim kerja yang memperkuat keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kinerja perusahaan.